Gadgetholic – Dalam rangka memperingati Hari Bumi pada 22 April 2026, Telkomsel kembali menghadirkan inisiatif pelestarian lingkungan bertajuk Telkomsel Jaga Bumi Movement di berbagai wilayah Indonesia. Mengusung tema global “Our Power, Our Planet”, program ini bertujuan menekan jejak emisi karbon secara kolektif dengan melibatkan partisipasi masyarakat luas—mulai dari kompetisi inovasi hijau hingga program donasi pohon melalui penukaran Telkomsel Poin.
Vice President Corporate Communication & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menjelaskan bahwa inisiatif ini dirancang sebagai wadah kolaborasi yang memudahkan masyarakat untuk berkontribusi langsung terhadap pelestarian lingkungan. Telkomsel menghadirkan ekosistem terintegrasi, mulai dari kompetisi inovasi hingga fitur penukaran poin menjadi pohon, agar setiap individu dapat memberikan dampak nyata bagi bumi.
Tiga Pilar Telkomsel Jaga Bumi Movement
Untuk mendorong keterlibatan publik, Telkomsel menghadirkan tiga pilar utama:
1. Telkomsel Jaga Bumi Future Impact Challenge
Kompetisi nasional bagi generasi muda usia 15–35 tahun untuk menghadirkan solusi inovatif terhadap isu lingkungan dan perubahan iklim. Pendaftaran dibuka sejak 22 April hingga proses kurasi pada 5–10 Juli 2026. Final pitching akan digelar pada 15 Juli, dilanjutkan awarding di Yogyakarta pada 18 Juli 2026.
2. Talkshow Series
Rangkaian diskusi yang mempertemukan praktisi, pakar, komunitas, dan pelaku industri dalam enam sesi bertema isu iklim, ekonomi sirkular, dan masa depan lingkungan. Kegiatan ini berlangsung dari 19 Mei hingga 16 Juli 2026.
3. Penanaman Pohon & Lokakarya
Telkomsel mengajak komunitas untuk turun langsung melalui kegiatan penanaman pohon dan lokakarya di empat lokasi, yaitu:
- Ciampea (4–6 Juni)
- Palu (18–20 Juni)
- Pesisir Selatan (2–4 Juli)
- Kulon Progo (16–18 Juli 2026)
Tukar Poin Jadi Pohon dan Daur Ulang Limbah
Melalui kolaborasi dengan Jejak.in, Telkomsel kembali menghadirkan program carbon offset yang memungkinkan pelanggan menukarkan Telkomsel Poin menjadi penanaman pohon. Penukaran dapat dilakukan melalui MyTelkomsel atau SMS, dengan laporan perkembangan pohon dikirim secara berkala ke email pelanggan.
Di sisi pengelolaan limbah, Telkomsel bekerja sama dengan PlusTik dan Liberty Society untuk mendaur ulang limbah plastik seperti kemasan kartu SIM menjadi produk bernilai guna, termasuk paving block, tempat sampah, dan perlengkapan outlet. Selain itu, program ini juga mengolah pakaian bekas karyawan menjadi produk baru yang memiliki nilai tambah.
Dorong Peran Karyawan dan Dampak Nyata
Telkomsel juga melibatkan karyawan sebagai agen perubahan melalui berbagai program internal, seperti Green Challenge, Smart Mobility Initiative, Energy Saving Movement, dan Carbon Calculator Activation, guna mendorong gaya hidup ramah lingkungan dalam keseharian.
Sejak 2022, Telkomsel Jaga Bumi telah melibatkan lebih dari 121 ribu pelanggan dalam program carbon offset melalui penukaran poin. Inisiatif ini berhasil menanam lebih dari 39 ribu pohon di 13 kota/kabupaten, mencakup area konservasi seluas 37 hektare, serta menyerap lebih dari 83 ton emisi karbon (tCO2e).
Melalui Telkomsel Jaga Bumi Movement, Telkomsel terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan dampak berkelanjutan dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi menjaga kelestarian lingkungan.


















![[Review] Omron HEM-7156T Akurat, Nyaman Dan Mudah Digunakan Dengan Bluetooth](https://gadgetholic.id/wp-content/uploads/2022/11/P_20221116_075706-218x150.jpg)
![[review] Lexar SSD NVMe M.2 2280 NM760 Cocok Bagi Para Gamer dan Profesional](https://gadgetholic.id/wp-content/uploads/2022/11/P_20221114_212609-218x150.jpg)
![[Review] Smartphone Paling Kuat dengan Helio G99 & Super AMOLED di Segmennya](https://gadgetholic.id/wp-content/uploads/2022/11/P_20221104_165801-218x150.jpg)














