Selain itu, HUAWEI WATCH D2ini juga dapat dilakukan secara  offline melalui jaringan HUAWEI Authorized Experience Store di seluruh Indonesia, atau bisa juga melalui mitra ritel Erafone, Urban Republic, BliBli Store, digiplus, dan toko-toko berlisensi  lainnya.

Untuk setiap pembelian HUAWEI WATCH D2, pelanggan juga akan mendapatkan potongan sebesar 50% untuk Layanan Home Lab dari Halodoc hingga Rp200.000, yang berlaku di JABODETABEK, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Bali.

Smartwatch Huawei Pertama dengan Pemantauan Tekanan Darah Ambulatori (ABPM) 24 Jam

Menurut Kementerian Kesehatan RI, Hipertensi hingga saat ini masih menjadi  penyebab kematian nomor satu di dunia, dengan 90-95% kasus didominasi oleh hipertensi esensial.[1] Bahkan, hipertensi juga disebut sebagai the silent killer, karena sering kali penderita tidak merasakan keluhan apapun, sehingga mereka tidak mengetahui bahwa dirinya menyandang hipertensi, dan baru diketahui setelah terjadi komplikasi.[2]

Dilansir dari Kementerian Kesehatan RI, menurut Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dan studi penyakit tidak menular (PTM) 2011-2021, hipertensi merupakan faktor risiko tertinggi penyebab kematian keempat dengan persentase 10,2% di Indonesia.[3]

Banyak kasus hipertensi tidak terdeteksi karena masyarakat jarang melakukan pengecekan darah, sehingga angka kasusnya cenderung meningkat dari tahun ke tahun, termasuk di Indonesia.[4] Fakta tersebut, menurut Dr. dr Vito Anggarino Damay SpJP(K), M.Kes, AIFO-K, FIHA, FICA, FAsCC selaku dokter spesialis jantung dan pembuluh darah di Jakarta, perlu menjadi perhatian serius oleh masyarakat demi terwujudnya angka harapan hidup yang lebih baik. “Lebih dari 34,1% orang dewasa di Indonesia menderita hipertensi, yang sering kali tidak menunjukkan gejala apa pun. Ini yang membuat hipertensi dijuluki silent killer atau pembunuh diam-diam, karena bisa menyebabkan komplikasi yang sangat berbahaya tanpa kita sadari, padahal sebenarnya bisa kita cegah,” jelas dr. Vito.

Fakta tersebut menguatkan bahwa hipertensi merupakan penyakit serius yang perlu diperhatikan dan memiliki langkah pencegahan yang tepat. Perlunya memantau tekanan darah secara rutin pun dianjurkan, sehingga kehadiran perangkat teknologi yang dapat memantau kondisi ini menjadi penting. Menjawab kebutuhan tersebut, HUAWEI WATCH D2 hadir sebagai smartwatch Huawei pertama dengan fitur pemantauan tekanan ambulatori (ABPM) 24 jam ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memantau kondisi kesehatannya, terutama tekanan darah, sepanjang hari bahkan saat tidur.

Lebih lanjut, dr. Vito memaparkan bahwa tensi atau tekanan darah bisa dinamis naik atau turun menurut kondisi psikis atau fisik seseorang. Hal tersebut mengaburkan tekanan darah kita yang sebenarnya. “Untuk menemukan tekanan darah kita yang sebenarnya direkomendasikan menggunakan Metode Ambulatory Blood Pressure Monitoring (ABPM), yaitu memantau tekanan darah selama 24 jam, bahkan saat kita beraktivitas atau tidur. Hal ini sangat membantu dokter untuk mendapatkan data yang lebih akurat, mendeteksi pola tekanan darah yang mungkin berubah di waktu tertentu, misalnya saat tidur, yang bisa jadi tanda risiko tinggi untuk komplikasi jantung atau stroke. Dengan ABPM ini maka deteksi hipertensi sebagai pencegahan risiko jantung dan pembuluh darah dapat dilakukan lebih awal,” paparnya.

Penasaran ingin tahu lebih lanjut tentang bagaimana HUAWEI WATCH D2 hadirkan manfaat pemantauan kesehatan dan gaya hidup sehat terdepan? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini!

  1. Teknologi Ambulatory Blood Pressure Monitor (ABPM) dukung pemantauan tekanan darah 24 jam

Berkat dukungan teknologi Ambulatory Blood Pressure Monitor (ABPM), HUAWEI WATCH D2 memungkinkan pengguna untuk mengecek tekanan darah dengan mudah di mana saja dan kapan saja. HUAWEI WATCH D2 didukung oleh teknologi HUAWEI TruSense yang dapat menghasilkan data pemantauan yang akurat.

Fitur ABPM di HUAWEI WATCH D2 memungkinkan pengguna untuk mendapatkan pengingat getar (vibration reminder) dan memantau tekanan darah otomatis pada malam hari saat tidur.

Pengguna juga dapat mengatur frekuensi monitoring tekanan darah di HUAWEI WATCH D2 dengan pengaturan awal 30 menit.

  1. Cukup satu klik, fitur Health Glance hadirkan 9 informasi indikator kesehatan yang lengkap secara real-time

Dengan fitur Health Glance di HUAWEI WATCH D2, pengguna dapat memantau kesehatan secara komprehensif dalam satu kali klik untuk 9 indikator kesehatan secara langsung. Mulai dari detak jantung, tekanan darah, kadar oksigen dalam darah, hingga tingkat stres dan suhu tubuh, semuanya dapat dipantau dengan mudah. Tersedia pula fitur EKG yang memungkinkan deteksi dini masalah jantung, serta teknologi PPG yang dapat mendeteksi gangguan detak jantung. Selain itu, smartwatch baru ini turut dilengkapi oleh teknologi pemantauan kekakuan arteri untuk memantau adanya risiko penyakit kardiovaskular.

HUAWEI WATCH D2 juga bisa merekam dan menganalisis gangguan pernapasan penggunanya saat tidur melalui fitur sleep breathing awareness. Sehingga apabila terjadi henti napas, sistem akan langsung mendeteksi dan memberikan peringatan otomatis.