Sedangkan dengan CPU Intel generasi terbaru ini, P Core akan menghandle game tanpa akan diganggu sedikitpun dengan beban lain, sedangkan E Core akan menghandle semua beban ringan. Jadi, kalian tidak akan mengalami penurunan performa saat bermain gim atau melakukan rendering.
Namun, yang paling akan mendapatkan benefit dari arsitektur ini adalah para konten kreator atau streamer. Mereka akan mendapatkan performa terbaik saat melakukan render atau bermain game tanpa harus khawatir mengalami penurunan performa.
Chipset Dan Socket Motherboard Terbaru
Intel memulai debut dari CPU desktop Core Generasi ke-12 pada akhir tahun 2021 secara eksklusif hanya dengan varian “K” dan “KF” yang merupakan CPU unlocked dengan catatan varian “F” merupakan varian tanpa hadirnya IGP Intel Graphics, jadi Intel saat itu hanya meluncurkan chipset Z690 yang merupakan chipset kelas atas pada platform ini.

Chipset Z690 adalah chipset klien pertama Intel dengan konektivitas PCI-Express 4.0 yang berkomunikasi ke prosesor “Alder Lake-S” melalui bus chipset DMI 4.0 x8. Konektivitas PCIe mencakup jalur 12 x Gen 4 dan 16 x Gen 3 PCIe. Konektivitas lain yang terpasang pada chipset sama seperti seri Z590, termasuk dukungan MIPI SoundWire, NVMe RAID, 8-port SATA 6 Gbps, dan antarmuka jaringan yang direkomendasikan meliputi 2,5 GbE dan Wi-Fi 6E dengan acuan dari Intel AX200.


















![[Review] Omron HEM-7156T Akurat, Nyaman Dan Mudah Digunakan Dengan Bluetooth](https://gadgetholic.id/wp-content/uploads/2022/11/P_20221116_075706-218x150.jpg)
![[review] Lexar SSD NVMe M.2 2280 NM760 Cocok Bagi Para Gamer dan Profesional](https://gadgetholic.id/wp-content/uploads/2022/11/P_20221114_212609-218x150.jpg)
![[Review] Smartphone Paling Kuat dengan Helio G99 & Super AMOLED di Segmennya](https://gadgetholic.id/wp-content/uploads/2022/11/P_20221104_165801-218x150.jpg)













