Gadgetholic – Telkomsel kembali menghadirkan IndonesiaNEXT sebagai bagian dari program CSR yang kini memasuki tahun ke-10. Mengusung tema “AI Driven Digital Talents: Enhancing Skills for Future Challenges”, program ini bertujuan menyiapkan talenta muda menghadapi transformasi industri digital berbasis Artificial Intelligence (AI).

IndonesiaNEXT dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri melalui pembelajaran aplikatif dan berorientasi masa depan. Peserta dibina berdasarkan peran spesifik, yaitu Hustler (Project Manager), Hipster (UI/UX Designer), dan Hacker (Programmer), dengan pengembangan kompetensi melalui Tech-Based Certification, Placement Test, Ideation Bootcamp, hingga Digitalent Academy.

Untuk meningkatkan kesiapan karier, Telkomsel menghadirkan empat penguatan utama dalam kurikulum:

  • Hackathon untuk menyelesaikan tantangan digital secara kreatif
  • Role-Oriented Tutoring berbasis simulasi kerja nyata
  • Career Coaching dengan akses ke jaringan industri
  • 1-on-1 Mentoring bersama pakar berpengalaman

Kehadiran IndonesiaNEXT relevan dengan tingginya kebutuhan talenta digital di Indonesia yang mencapai sekitar 400 ribu orang per tahun, di tengah meningkatnya adopsi AI oleh perusahaan dan masih terbatasnya integrasi AI di pendidikan tinggi.

VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menegaskan komitmen perusahaan dalam membekali generasi muda dengan keterampilan AI yang aplikatif, eksposur industri, serta pendampingan terarah agar mampu berkontribusi dalam ekosistem digital nasional.

Program ini juga menyeleksi peserta terbaik di tiap peran untuk meraih predikat The Best Hustler, The Best Hipster, The Best Hacker, serta tim dengan solusi paling inovatif.

Sebagai bagian dari implementasi, IndonesiaNEXT Goes to Campus digelar di sejumlah kampus, dimulai dari ITB (14 April 2026), UGM (30 April), BINUS Bekasi (7 Mei), dan Universitas Brawijaya (12 Mei).

Sejak diluncurkan, IndonesiaNEXT telah menjangkau lebih dari 96.000 mahasiswa dari 705 perguruan tinggi di 38 provinsi, serta memberikan lebih dari 9.000 sertifikasi berstandar industri.

Pendaftaran IndonesiaNEXT ke-10 dibuka hingga 31 Mei 2026 melalui tsel.id/10indonesiaNEXT.