Home Blog Page 363

GRAND FINAL FREE FIRE , FIRST WARRIORS di Mall Taman Anggrek 27 Oktober 2019

FIRST WARRIORS yang digelar di enam kota di Indonesia terdiri dari kompetisi offline dan online. Untuk kompetisi offline akan dimulai dari kota Medan bertempat di Sun Plaza pada 15 September 2019, Surabaya di Galaxy Mall pada 22 September 2019, Bandung di Istana Plaza pada 29 September 2019 dan Jakarta pada 6 Oktober 2019 bertempat di Lippo Mall Puri. Sedangkan untuk kompetisi online akan dibuka pertama di kota Batam mulai 9 September hingga 13 September 2019, dan dilanjutkan di kota Semarang pada 16 September hingga 20 September 2019. Audisi finalis akan berlangsung di High Ground Cafe, PIK pada 15 Oktober hingga 26 Oktober 2019.

untuk Grand Final FIRST WARRIORS akan dilakukan di Jakarta bertempat di Mall Taman Anggrek pada 27 Oktober 2019 dan menghadirkan para juri expert di bidangnya, seperti SKYLA, Kapten Liong, Meri Olivia, dan Kulgar (duo)

Sosok “Big Six” Ujung Tombak Setiap Tim Finalis MPL ID Season 4

Menatap gelaran Grand Finals MPL ID Season 4 yang akan diselenggarakan di Tennis Indoor Senayan pada 26-27 Oktober 2019 mendatang, para tim berlomba-lomba meracik strategi terbaiknya. Ajang akbar Mobile Legends: Bang Bang yang membawa total hadiah lebih dari $300,000 ini siap diperebutkan oleh 6 tim terbaik yang melaju ke babak Playoffs. Sengitnya pertarungan dan panasnya persaingan mewarnai babak Regular Season yang sudah berlangsung selama 8 Minggu. Geek Fam dan Genflix Aerowolf menjadi korban ganasnya pertarungan para tim terbaik di panggung XO Hall MPL Arena. Bukan tanpa alasan, nama-nama tim beken yang mewarnai gelaran MPL ID sejak Season 1 masih bertengger sebagai tim favorit juara. Perjalanan sang juara bertahan selama Regular Season kali ini, ONIC Esports, terbukti menjadi gambaran betapa ketatnya persaingan menjadi tim Mobile Legends terbaik di Indonesia. Tinggal menghitung hari hingga gelaran Grand Finals MPL ID Season 4 berlangsung. Beragam permainan khas yang ditunjukkan para tim yang lolos sangat menarik untuk dibahas. Lantas, setiap tim yang lolos juga memiliki sosok “Big Six”; pemain atau pelatih yang menghadirkan perbedaan dari segi keseimbangan internal tim, komposisi draft pick hingga strategi unik yang tidak jarang membuat para penonton setia MPL ID Season 4 terhibur.
Shoutcaster MPL ID Season 4, Wibi “8KEN” Irbawanto turut memberikan pandangannya mengenai sosok yang patut diacungi jempol di balik performa tim yang berhasil lolos hingga ke babak Playoff.


Membuka obrolan hangat, Wibi justru memberikan apresiasi kepada sosok pelatih Bigetron Esports. “Ruben, pelatih dari Bigetron Esports. Selain permainan para pemain Bigetron yang memang konsisten, saya sedikit banyak memberikan kredit terhadap permainan Bigetron di first half kepada sang pelatih. Pemolesan taktik serta drafting hero terlihat banyak dialihkan kepada sang pelatih, Ruben, yang memang mantan veteran esports dengan koleksi juara yang sangat banyak. “Saya menyukai drafting dari Bigetron yang banyak menggunakan varian counter pick dalam drafting. Tujuannya untuk menghentikan laju permainan lawan. Well deserved recognition untuk sang pelatih.” Bigetron memang tercatat memiliki peringkat yang tinggi dalam urusan kinerja tim, seperti; tim dengan KDA tertinggi (5.2), partisipasi Kill terbesar kedua (63.27%) dan rata-rata game tercepat yang diselesaikan di waktu 12:38 menit. Meskipun demikian, Bigetron kurang menonjol dari individual bila disandingkan kinerja tim dan DreamS menjadi eksperimen strategi Bigetron yang setidaknya sudah menggunakan 15 hero berbeda selama gelaran Regular Season berlangsung.

“Untuk Aura Esports jatuh kepada Phoenix. Meskipun rotasi Tank mulai menjadi suatu hal yang awam di musim ini, tetapi Phoenix membawa suatu gaya bermain yang berbeda dari pemain yang lain. Dia seorang Tank yang memperhatikan ekonomi tim (jumlah minion, level, HP turret, posisi hero dan spell usage) serta fase lanning sebelum melakukan gank dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi. Konsep “Lane Equilibrium” atau garis tengah suatu lane menjadi identik dengan gaya bermain Phoenix yang gesit ketika melakukan gank. Hampir setiap gank yang dia lakukan selalu dalam posisi musuh yang sedang melakukan push di garis tengah lane. Konsistensi dia terhadap prinsip ganking ini menarik perhatian, serta kalkulasi dia dalam melakukan gank dapat mengubah alur permainan di awal, maka layak bila sosok Phoenix menjadi perhatian lebih di tim Aura Esports,” tutup Wibi. Phoenix tampil layaknya penyeimbang di balik kemenangan tim Aura. Meskipun tidak memuncaki statistik di dalam tim, namun pemain ini terbukti memberikan keseimbangan dengan memberikan Gold Share, Kill Participation, Assist yang merata. Pemain ini juga memberikan pembagian gold yang sesuai, tercatat hanya menorehkan 511 GPM, namun mengamankan lahan farming untuk sang Marksman, Alive yang memiliki 730 GPM.

“Rekt is a definite powerhouse for EVOS, dia melambangkan era baru untuk EVOS yang tidak pernah membawa piala selama 3 Season terakhir. Dengan Rekt sebagai ujung tombak tim yang selalu memberikan performa konsisten selama Season ini. Saya pribadi punya banyak harapan terhadap EVOS yang sedang terlahir kembali.” EVOS Esports menjadi tim favorit juara sejak Season 1 berlangsung. Bahkan, tim Harimau Putih ini sudah mencicipi pertandingan puncak di Season 1 dan 2. Namun kegagalan di partai final seakan menjadi kutukan yang terus menghantui tim EVOS meskipun diisi komposisi pemain yang berpengalaman. Rekt tampil layaknya obat atas masalah tim EVOS yang kurang tajam di lini serang. Mantan pemain Bigetron tersebut mampu mengantongi KDA tertinggi (6.9) di EVOS, pemain dengan Kill terbanyak kedua (188), dan pemain dengan GPM tertinggi di angka 778 gold per menit.

“ONIC Esports? Definitely Udil. Meskipun tidak begitu banyak ter-highlight di antara “ombak permasalahan”, ONIC tetap sang pemegang titel tim Mobile Legends terbaik di dunia sampai hari ini — setidaknya sebelum M1 yang akan digelar tanggal 15-17 November 2019. Bisa dibilang tim ONIC banyak terpusat dari power play yang kerap dilakukan oleh Udil. Jika ia bisa membawa 120% kemampuannya lagi, maka ia bisa tampil layaknya seorang Hokage dengan kekuatan rubah ekor sembilan. Tentu ONIC bisa menjadi tim yang amat sangat ditakuti pada babak Playoff mendatang,” tambah Wibi yang ternyata juga seorang wibu. Selama ini ONIC Esports memang sepenuhnya masih mengandalkan sosok Udil. PR dari tim landak kuning ini terpusat pada menjaga serta memberikan farming sebanyak-banyaknya pada Udil. Kemampuan farming yang cepat akan memberikan keuntungan di segi level, damage dan item. Eksekusi pada peperangan di awal game menjadi gaya agresif yang diterapkan ONIC. Tercatat, Udil hampir merajai seluruh aspek yang ditorehkan oleh tim ONIC, mulai dari Gold per Minute, KDA, Damage per Minute hingga Kill Participation.

“Untuk tim Rex Regum Qeon saya pilih Lemon. Salah satu pemain mechanical Mage terbaik yang pernah ada di ranah esports Mobile Legends: Bang Bang. Sang pemain ikonik tersebut ingin membuktikan bahwa dia dan RRQ bisa kembali ke tahta juara layaknya penampilan mereka di MPL Season 2. Banyak yang harus dibuktikan oleh Lemon di Season 4 dan babak Playoff ini akan menjadi panggung untuk membuktikan kembali ke dunia bahwa dirinya memang pantas berada di tahta juara.” RRQ sendiri menjadi salah satu tim dengan pemain terbanyak, yaitu 10 orang. Pembagian jatah bermain serta variasi strategi yang ditunjukkan kerap membuat lawan kebingungan. Namun Lemon masih menjadi pusat perhatian sebagai Mage yang wajib disegani. Meskipun demikian, tidak terlalu banyak statistik mencolok dari Lemon mengingat kolaborasinya dengan Tuturu di setiap pertandingan yang berlangsung. Lemon menempati posisi kedua di seluruh statistik dan data yang ditorehkan RRQ selama gelaran Regular Season berlangsung. RRQ juga mengandalkan Lemon sebagai “pedang kedua” bila Tuturu gagal dalam beberapa clash yang berlangsung.

“Dan yang terakhir Alter Ego, The Dark Horse. Tim yang selalu mengalami kesulitan menembus juara satu, walau selalu mengekori para juara setiap Season di penampilan gelaran MPL. Celiboy menjadi pemain yang layak ditonton di tim Alter Ego.


The Miracle Boy berjasa banyak dalam meletakkan Alter Ego sebagai tim peringkat ketiga di Regular Season. Jika performa Celiboy dan para pemain Alter Ego lainnya bisa konsisten dibawa hingga babak Playoff, bukan tidak mungkin MPL Season 4 menjadi trofi perdana tim Alter Ego,” tutup caster dengan nickname 8KEN tersebut. Bukan rahasia lagi bahwa Celiboy menjadi pemain yang paling memberikan kesan selama gelaran Regular Season berlangsung. Pemain yang menjadi Rising Star ini membukukan berbagai data dan statistik menarik mengalahkan para pemain yang sudah terkenal. Sebut saja status sebagai pemain dengan Kill terbanyak (215) selama gelaran MPL Regular Season. Meskipun demikian, tubuh tim Alter Ego secara keseluruhan memang dalam kondisi yang prima. Bahkan sang Tank, LeoMurphy juga menggeser torehan “Raja Assist” dari RRQ.Vyn dengan jumlah 306 Assist. Patut dinantikan performa Alter Ego yang siap menggetarkan panggung utama Grand Finals MPL ID Season 4 dengan roster bermutunya. Tentu sosok “Big Six” harus menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk meraih gelar tim Mobile Legends: Bang Bang terbaik di Indonesia. Gengsi dan ambisi setiap tim untuk mengukuhkan gelar juara MPL Indonesia Season 4 akan tersaji di babak Playoff yang berlangsung di Tennis Indoor Senayan.
Mampukah ONIC Esports mengembalikan gengsinya sebagai tim terbaik dunia dan mempertahankan gelar juara MPL? Sanggupkah EVOS Esports menjaga kans juara yang terbangun sejak babak Regular Season? Atau, prediksi juara baru dari tim-tim papan tengah akan terwujud dengan berbagai kejutan menarik? Jangan lupa, saksikan langsung gelaran Grand Finals MPL ID Season 4 di Tennis Indoor Senayan pada tanggal 26-27 Oktober 2019 karena acara ini gratis! Dapatkan pula hadiah berupa diamonds selama acara untuk penonton yang beruntung.

Huawei Mengkonfirmasi Kehadiran Mate 30 Series ke Pasar Indonesia

Jakarta, 26 Oktober 2019 – Bulan lalu, Huawei kembali menggemparkan pasar smartphone dengan meluncurkan seri Mate terbarunya di ajang Global Launch di Jerman. Huawei Mate 30 Series masih melanjutkan tradisi keluar Mate, yaitu smartphone yang dilengkapi dengan teknologi terbaru dari Huawei, dan akan menentukan roadmap produk smartphone Huawei berikutnya.

Jika membicarakan seri Mate dari Huawei, fitur pertama yang biasanya dibahas adalah teknologi kameranya yang memang terbukti unggul dari seri Mate sebelumnya. Tapi sebelum pasar bisa merasakan dan mengalami sendiri kecanggihan seri Mate terbaru dari Huawei, inilah perjalanan seri Mate hingga bisa menjadi penentu teknologi smartphone Huawei sepanjang tahun.

Huawei Mate Series – diciptakan untuk segmen high-end

Seri Mate merupakan seri flagship kedua dari Huawei yang biasanya diluncurkan di akhir tahun. Seri flagship lainnya, yaitu seri P, biasanya diperkenalkan di awal tahun. Produk pertama dari seri Mate diberi nama Huawei Ascend Mate dan diluncurkan pada tahun 2013, mengusung layar 6.1 inci dan display LCD, ukuran yang dianggap cukup besar pada masa tersebut. Saat itu teknologi kameranya adalah satu kamera 8MP yang ada di belakang ponsel, dan kamera 1MP di bagian depan. 

Penerusnya, Ascend Mate2 4G diperkenalkan di tahun 2014. Dengan mengusung konektivitas 4G sebagai fitur utama, ponsel ini merupakan smartphone pertama yang menawarkan fitur konektivitas tersebut. Dengan ukuran layar masih tetap sama, bezel di Ascend Mate3 4G lebih tipis dan dilengkapi dengan on-screen button untuk menggantikan tombol besar di generasi sebelumnya. Produk selanjutnya dari seri Mate mulai memakai bahan metal unibody, dan seri Ascend Mate7 bahkan menjadi smartphone pertama yang dilengkapi dengan pemindai sidik jari.

Mulai seri Mate 8, Huawei memutuskan untuk menghilangkan kata Ascend dan konsisten menggunakan kata Mate sebagai seri produk. Sedangkan mulai seri Mate 9, Huawei memperkenalkan tiga varian sekaligus untuk memenuhi kebutuhan pasar yang beragam. Terdapat Mate 9, Mate 9 Pro, dan Mate 9 Porsche Design yang memiliki fitur unggulan masing-masing dan menargetkan kelas segmen yang berbeda. Kamera di ponsel ukuran 5,9 inci ini mulai menggunakan lensa Leica  untuk pertama kalinya, dan dilengkapi resolusi kamera 12MP dan 20MP di belakang. Seri Mate 10 juga menawarkan hal serupa.

Yang mulai menarik perhatian publik yang lebih luas adalah Mate 20 dengan varian Mate 20, Mate 20 Pro, Mate 20 X dan Mate 20 RS Porsche Design. Keempat varian ini memiliki ukuran dan keunggulan yang berbeda, sama seperti pendahulunya. Mate 20 Pro yang dianggap sebagai varian teratas, melengkapi teknologi kameranya dengan tiga kamera Leica di belakang dengan formasi wide, ultra-wide, dan tele. Menurut DXOMARK, Mate 20 Pro menduduki salah satu peringkat teratas untuk skornya, karena mampu menangkap gambar dan video dengan warna yang apik, exposure yang akurat dan detail, dan berkat 3x optical zoomnya, bisa mengambil gambar zoom dengan baik.

Smartphone dengan skor DXOMARK tertinggi

Sebentar lagi, Huawei Indonesia akan memboyong seri terbaru dari Mate, yaitu Mate 30 Series. Sama seperti pendahulunya, Mate 30 Pro yang akan dibawa ke Indonesia merupakan varian dengan segmen paling atas. Mengusung sub tagline “Rethink Photography and Videography”, Mate 30 Series dilengkapi dengan Supersensing Cine Camera untuk menghasilkan gambar dan video yang mengesankan. Di bagian belakang, Mate 30 Pro mengusung quad camera system dengan 40MP Cine Camera, 40MP SuperSensing Camera, 8MP Telephoto Camera, dan satu 3D Depth Sensing Camera.

Keempat kamera ini memiliki tugas masing-masing. 40MP Cine Camera memungkinkan pengguna untuk menghasilkan video layaknya di film dengan fitur Ultra Low-light, Ultra-slow Motion, dan Ultra Wide Angle Time-lapse video. 40MP SuperSensing Camera memberikan detail dan kejernihan yang kaya di tiap foto, baik dalam kondisi gelap ataupun terang. 8MP Telephoto Camera memberikan fitur 3x Optical Zoom, 5x Hybrid Zoom, dan 30x Digital Zoom untuk menangkap gambar yang lebih jelas. Sedangkan 3D Depth Sensing Camera memberikan efek Bokeh yang profesional untuk foto dan video portrait.

Mengutip dari DXOMARK sebagai penentu benchmark kamera smartphone, Huawei Mate 30 Pro meraih skor 121, tertinggi sampai saat ini. Fitur kamera belakang dengan empat modul, termasuk time-of-flight sensor untuk bokeh mode yang lebih baik merupakan satu hal yang disorot. Begitu pula dengan fitur ultra-wide camera ukuran 18mm, yang merupakan terluas dibandingkan dengan smartphone lain di kelasnya.

Huawei Mengkonfirmasi Kehadiran Mate 30 Series ke Pasar Indonesia

Smartphone flagship dari Huawei ini akan mengusung teknologi kamera smartphone terbaik di kelasnya

Hardwareholic.com , 25 Oktober 2019 – Bulan lalu, Huawei kembali menggemparkan pasar smartphone dengan meluncurkan seri Mate terbarunya di ajang Global Launch di Jerman. Huawei Mate 30 Series masih melanjutkan tradisi keluar Mate, yaitu smartphone yang dilengkapi dengan teknologi terbaru dari Huawei, dan akan menentukan roadmap produk smartphone Huawei berikutnya.

Jika membicarakan seri Mate dari Huawei, fitur pertama yang biasanya dibahas adalah teknologi kameranya yang memang terbukti unggul dari seri Mate sebelumnya. Tapi sebelum pasar bisa merasakan dan mengalami sendiri kecanggihan seri Mate terbaru dari Huawei, inilah perjalanan seri Mate hingga bisa menjadi penentu teknologi smartphone Huawei sepanjang tahun.

Huawei Mate Series – diciptakan untuk segmen high-end

Seri Mate merupakan seri flagship kedua dari Huawei yang biasanya diluncurkan di akhir tahun. Seri flagship lainnya, yaitu seri P, biasanya diperkenalkan di awal tahun. Produk pertama dari seri Mate diberi nama Huawei Ascend Mate dan diluncurkan pada tahun 2013, mengusung layar 6.1 inci dan display LCD, ukuran yang dianggap cukup besar pada masa tersebut. Saat itu teknologi kameranya adalah satu kamera 8MP yang ada di belakang ponsel, dan kamera 1MP di bagian depan. 

MKT_Mate30Pro_ProductKV_SP_Silver+Green_EN_HQ_AI_RGB

Penerusnya, Ascend Mate2 4G diperkenalkan di tahun 2014. Dengan mengusung konektivitas 4G sebagai fitur utama, ponsel ini merupakan smartphone pertama yang menawarkan fitur konektivitas tersebut. Dengan ukuran layar masih tetap sama, bezel di Ascend Mate3 4G lebih tipis dan dilengkapi dengan on-screen button untuk menggantikan tombol besar di generasi sebelumnya. Produk selanjutnya dari seri Mate mulai memakai bahan metal unibody, dan seri Ascend Mate7 bahkan menjadi smartphone pertama yang dilengkapi dengan pemindai sidik jari.

Mulai seri Mate 8, Huawei memutuskan untuk menghilangkan kata Ascend dan konsisten menggunakan kata Mate sebagai seri produk. Sedangkan mulai seri Mate 9, Huawei memperkenalkan tiga varian sekaligus untuk memenuhi kebutuhan pasar yang beragam. Terdapat Mate 9, Mate 9 Pro, dan Mate 9 Porsche Design yang memiliki fitur unggulan masing-masing dan menargetkan kelas segmen yang berbeda. Kamera di ponsel ukuran 5,9 inci ini mulai menggunakan lensa Leica  untuk pertama kalinya, dan dilengkapi resolusi kamera 12MP dan 20MP di belakang. Seri Mate 10 juga menawarkan hal serupa.

Yang mulai menarik perhatian publik yang lebih luas adalah Mate 20 dengan varian Mate 20, Mate 20 Pro, Mate 20 X dan Mate 20 RS Porsche Design. Keempat varian ini memiliki ukuran dan keunggulan yang berbeda, sama seperti pendahulunya. Mate 20 Pro yang dianggap sebagai varian teratas, melengkapi teknologi kameranya dengan tiga kamera Leica di belakang dengan formasi wide, ultra-wide, dan tele. Menurut DXOMARK, Mate 20 Pro menduduki salah satu peringkat teratas untuk skornya, karena mampu menangkap gambar dan video dengan warna yang apik, exposure yang akurat dan detail, dan berkat 3x optical zoomnya, bisa mengambil gambar zoom dengan baik.

Smartphone dengan skor DXOMARK tertinggi

Sebentar lagi, Huawei Indonesia akan memboyong seri terbaru dari Mate, yaitu Mate 30 Series. Sama seperti pendahulunya, Mate 30 Pro yang akan dibawa ke Indonesia merupakan varian dengan segmen paling atas. Mengusung sub tagline “Rethink Photography and Videography”, Mate 30 Series dilengkapi dengan Supersensing Cine Camera untuk menghasilkan gambar dan video yang mengesankan. Di bagian belakang, Mate 30 Pro mengusung quad camera system dengan 40MP Cine Camera, 40MP SuperSensing Camera, 8MP Telephoto Camera, dan satu 3D Depth Sensing Camera.

Keempat kamera ini memiliki tugas masing-masing. 40MP Cine Camera memungkinkan pengguna untuk menghasilkan video layaknya di film dengan fitur Ultra Low-light, Ultra-slow Motion, dan Ultra Wide Angle Time-lapse video. 40MP SuperSensing Camera memberikan detail dan kejernihan yang kaya di tiap foto, baik dalam kondisi gelap ataupun terang. 8MP Telephoto Camera memberikan fitur 3x Optical Zoom, 5x Hybrid Zoom, dan 30x Digital Zoom untuk menangkap gambar yang lebih jelas. Sedangkan 3D Depth Sensing Camera memberikan efek Bokeh yang profesional untuk foto dan video portrait.

Mengutip dari DXOMARK sebagai penentu benchmark kamera smartphone, Huawei Mate 30 Pro meraih skor 121, tertinggi sampai saat ini. Fitur kamera belakang dengan empat modul, termasuk time-of-flight sensor untuk bokeh mode yang lebih baik merupakan satu hal yang disorot. Begitu pula dengan fitur ultra-wide camera ukuran 18mm, yang merupakan terluas dibandingkan dengan smartphone lain di kelasnya.

“Kehadiran Mate 30 Series dengan segala keunggulan teknologi kamera yang sudah diakui oleh berbagai pihak tentunya akan semakin meramaikan pasar smartphone Indonesia,” kata Lo Khing Seng, Deputy Country Director, Huawei Consumer Business Group Indonesia. “Kami sendiri tidak sabar memberikan kesempatan kepada konsumen di Indonesia untuk merasakan kembali kecanggihan produk smartphone flagship kami melalui Mate 30 Series.”

vivo V17 Pro Sematkan Teknologi E3 Super AMOLED

Jakarta, 25 Oktober 2019 – vivo selalu berusaha menghadirkan sejumlah fitur dan teknologi inovatif yang berguna untuk konsumen muda dalam aktivitas harian mereka. vivo V17 Pro, smartphone flagship terbaru dari vivo yang resmi diluncurkan di pasar Indonesia pada bulan September lalu menawarkan berbagai fitur unggulan bagi para pengguna, salah satunya dalam hal tampilan layar melalui teknologi E3 Super AMOLED.

“Bukan hanya menghadirkan tampilan layar penuh dengan bezel yang semakin tipis, pengalaman visual serta user experience kami maksimalkan melalui implementasi teknologi  E3 Super AMOLED yang meningkatkan tampilan warna dan kontras pada layar secara signifikan. Berbagai aktivitas baik multitasking, streaming, hingga menampilkan gambar hasil kamera pun menjadi semakin nyaman bagi pengguna dengan vivo V17 Pro,” ujar Yoga Samiaji, Senior Product Manager vivo Indonesia.

Kehadiran E3 Super AMOLED dengan 100% DCI-P3 pada vivo V17 Pro memberikan pengaruh positif pada tingkat kekayaan warna yang dihasilkan pada layar smartphone. Pengguna dapat memperoleh hasil gambar yang lebih tajam dan warna yang lebih jelas saat menikmati konten pada smartphone seperti saat membaca berita, menonton video, maupun bekerja menggunakan smartphone.

Pemanfaatan layar ini juga mampu menambah tingkat kecerahan layar hingga 600 nits pada smartphone menjadi lebih terang dibandingkan dengan layar smartphone pada umumnya yang dapat diatur penggunaannya. Hal ini berguna bagi para pengguna yang sering melakukan aktivitas di luar ruangan untuk dapat tetap melihat tampilan pada layar smartphone dengan jelas. Walaupun memiliki tingkat kecerahan yang lebih tinggi, layar vivo V17 Pro ini mampu menyaring paparan sinar biru yang dihasilkan oleh smartphone terhadap mata sebesar 42%. Hasilnya, mata pengguna akan lebih nyaman saat menggunakan smartphone

Penggunaan E3 Super AMOLED di vivo V17 Pro ini juga mampu mengurangi konsumsi energi rata-rata sebesar 8% dibandingkan teknologi layar jenis lain, sehingga penggunaan baterai pada smartphone dapat lebih efisien dan pengguna tidak perlu khawatir baterai akan cepat habis.

Melengkapi fitur yang ditawarkan melalui pemanfaatan E3 Super AMOLED, vivo V17 Pro hadir dengan Ultimate All Screen berukuran 6,44” FHD+ dengan screen-to-body ratio sebesar 91,65%untuk memberikan tampilan layar penuh dan luas bagi para pengguna. V17 Pro juga memiliki aspect ratio layarsebesar 20:9 untuk memastikan tidak ada bagian tampilan yang terpotong saat pengguna membaca berita maupun membuka aplikasi media sosial.

vivo V17 Pro hadir dalam 2 pilihan warna yakni Silk White dan Satin Black. Ditawarkan dengan harga resmi Rp. 5.699.000,-, vivo V17 Pro bisa didapatkan vivo store dan retail mitra resmi vivo yang telah tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

RRQ.Lemon Sabet Gelar MVP pada Regular Season MPL Musim Ini

Siapa yang tidak kenal dengan sosok Ikhsan “Lemon” dari tim Rex Regum Qeon? Rasanya sudah dapat ditebak ketika namanya menjadi salah satu calon Blackshark Most Valuable Player (MVP) pada Regular Season MPL Indonesia Season 4. Periode voting telah berlangsung dari tanggal 12 hingga tanggal 21 Oktober 2019 dimana tidak hanya para fans yang turut berpatisipasi tetapi juga para caster dan media.


Berdasarkan hasil vote, Ikhsan “Lemon” dinobatkan sebagai Blackshark MVP Regular Season MPL Indonesia Season 4 yang kemudian disusul oleh EVOS.Rekt di peringkat kedua dan AE.Celiboy di peringkat ketiga.
Lemon adalah salah satu ikon nasional Mobile Legends: Bang Bang yang sudah dikenal komunitas dan pecinta esports sejak lama, namun prestasinya di musim ini memang patut diacungi dua jempol. Kembalinya Lemon ke role asalnya yaitu mid-laner, menandai bangkitnya Rex Regum Qeon yang sempat terpuruk di minggu pertama Regular Season, menjadi salah satu dari dua tim yang menempati peringkat teratas klasemen.
Tidak sedikit pemain yang kehilangan daya magisnya setelah bermain kompetitif cukup lama, namun Lemon tetap menunjukkan bahwa dirinya masih punya spirit untuk menjadi yang terbaik, dan memang layak untuk dipilih sebagai MVP.


Hal unik yang ditemukan adalah adanya perbedaan dalam pemilihan MVP. Dari tiga kategori pemilih, Lemon paling banyak dipilih oleh fans, sedangkan Rekt menjadi favorit di kalangan caster, dan Celiboy meraih peringkat tertinggi dari rekan-rekan media. Hmm, menarik bukan?
Setujukah kalian dengan terpilihnya Lemon sebagai MVP pada Regular Season MPL Season 4?

TEAMGROUP T-FORCE Merilis Memori Gaming Khusus Dibuat untuk Mendukung AMD RYZEN 3000 Series

T-FORCE DARK Z α DDR4 Gaming Memory adalah memori AMD yang dibuat khusus untuk prosesor Ryzen 3000 series AMD terbaru dan motherboard X570. Untuk memuaskan pengalaman gamer dengan prosesor seri AMD 3000 dan platform X570, DARK Z α menggunakan chip IC berkualitas tinggi yang dipilih melalui proses pengujian yang ketat. Dengan kemampuan overclocking yang sangat baik dan kompatibilitas yang sempurna, memori DDR4 ini dapat memberikan kinerja yang sangat unggul pada platform AMD generasi baru. Tubuh T-FORCE DARK Z α DDR4 Gaming Memory dirancang berdasarkan konsep ksatria lapis baja. Tali perang suci menawarkan perlindungan yang lebih lengkap. Warna hitam gurih itu selamanya klasik. Proses anodisasi elektrolitik dan desain logo electroforming logam digunakan untuk bergema dengan baju besi berteknologi tinggi logo T-FORCE.
 

        X570 adalah platform motherboard pertama di dunia yang mendukung PCI-E 4.0. Untuk mendukung platform AMD X570 terbaru, T-FORCE merilis produk game CARDEA ZERO, CARDEA ZERO Z440 PCIe Gen4x4 M.2 Solid State Drive. Menggunakan antarmuka PCIe Gen4 x4 terbaru dan tercepat, ia sesuai dengan standar NVMe 1.3 dan menawarkan penyimpanan besar hingga 1TB / 2TB. Kecepatan baca / tulis berurutan dapat mencapai hingga 5.000 / 4.400 MB / s¹ tanpa jeda. Tebal kurang dari 1mm, modul pendingin tembaga foil graphene yang dipatenkan menawarkan kinerja pendinginan yang sangat baik seperti perangkat seluler kelas atas dan menciptakan estetika ketipisan T-FORCE. Pada saat yang sama, CARDEA ZERO Z440 dapat secara efektif menghilangkan gangguan perangkat pada platform motherboard AMD X570 selama instalasi. Itu dapat diinstal pada semua platform motherboard utama dan slot M.2 laptop,

DARK_Za_BK_01_EN
CARDEA_ZERO_Z440_01_BK_EN

* AMD dan Ryzen adalah merek dagang terdaftar dari Advanced Micro Devices, Inc. di AS dan negara atau wilayah lain.

Cubinet Interactive memperoleh hak penerbitan untuk IP Game Mobile Naruto: Slugfest untuk Rilis Wilayah Asia Tenggara.

18 Oktober 2019 – Kesepakatan itu, yang baru sahaja diumumkan hari ini, mencakup Naruto: Slugfest Mobile Game yang sangat dinanti-nantikan yang merupakan MMORPG Aksi Dunia Terbuka 3D pertama di dunia yang akan dirilis pada Mobile Platform. Permainan ini awalnya diluncurkan dalam Tes Alpha baru-baru ini pada bulan April 2019.

Cubinet Interactive (anggota 7 Senses Group) telah ditubuhkan pada tahun 2006 dan telah menerbitkan lebih daripada 40 judul PC dan Mobile termasuk World Perfect, Celestial Destory, Forsaken World, Battle of Immortals, 9Yin, Yulgang 2 dan lain-lain. Dengan lebih daripada 12 tahun kecemerlangan, Cubinet tetap menjadi salah satu penerbit permainan yang paling lama di dunia hiburan di Asia Tenggara dan kini memperluaskan penerbitan ke negara-negara dan wilayah lain seperti AS, Rusia, Australia, New Zealand, Turki, Timur Tengah, mengumpulkan miliar unduhan game. Cubinet Interative mempunyai kantor-kantor utama yang terletak di Malaysia, Singapura, Filipina, Taiwan, Hong Kong, Thailand dan Turki. Apa yang menonjol tentang Naruto: Slugfest adalah bahawa permainan ini berlesen dan dibuat secara rasmi. Ini menjanjikan adaptasi sejati dari Naruto Shippuden Series yang sangat disukai penggemar! Naruto adalah merek berdiri 20 tahun yang populer di seluruh dunia dengan basis penggemar jutaan jika tidak miliaran.


Cubinet Interactive bersedia untuk mengeluarkan Naruto: Slugfest akan datang.
Sentiasa berhati-hati untuk berita Rasmi Permainan Rasmi dengan mengikuti Rasmi Naruto: Slugfest

Final Dunia Turnamen Esports Global Summoners War di Paris

24 Oktober 2019 – Final Dunia Summoners War World Arena Championship (selanjutnya SWC 2019) yang dipersembahkan oleh Google Play akan diadakan pada tanggal 26 Oktober (waktu lokal) di Paris, Prancis. Final Dunia dimana para finalis akan bersaing untuk menjadi juara turnamen E-Sports global SWC 2019, akan berlangsung di Maison de la Mutualité di Paris mulai dari 26 Oktober 14.00 (waktu lokal).

Prancis, yang menjadi tuan rumah Final Dunia tahun ini sudah menjadi peringkat no.1 pada rangking game untuk waktu yang lama sejak perilisan Summoners War. Com2us telah mengadakan turnamen regional di Paris setiap tahun sejak 2017 (tahun pertama SWC diadakan) dan Com2us memilih Paris sebagai lokasi Final Dunia tahun ini setelah Los Angeles, Amerika Serikat dan Seoul, Korea Selatan.

Final Dunia akan berlangsung dengan sistem gugur dan 8 peserta telah dipilih dari turnamen regional. TOMPSIN (Juara Americas Cup) dan JUDAS (Juara 3 Asia-Pacific Cup) akan bertanding pada Match 1, DILIGENT (Juara Asia-Pacific Cup) dan BAUS (Juara 2 Europe Cup) pada Match 2, ROSITH (Juara Europe Cup) dan TREE (Juara 2 Americas Cup) pada Match 3, L’EST (Juara China Selection Tournament) dan LAMA (Juara 2 Asia-Pacific Cup) akan bertanding pada Match 4.

Perempat final akan berlangsung dengan format Best of Three dan semi final dengan Best of Five. Pemenang akan dinobatkan sebagai Juara Dunia dan menerima piala serta hadiah 100.000 USD yang merupakan uang hadiah terbesar sampai saat ini. Juara 2 akan menerima 20.000 USD dan Juara 3 (bersama) akan menerima 10.000 USD.

Selain itu, artis hip-hop Flowsik dan YNR akan tampil untuk memulai turnamen. Mereka akan menampilkan lagu Let The War Begin, lagu SWC 2019 yang sudah didengarkan oleh fans Summoners War melalui video yang diunggah ke YouTube dengan lebih dari 1.400.000 view.

Live streaming Final SWC 2019 yang dipersembahkan oleh Google Play akan tersedia pada Channel YouTube Summoners War E-Sports (https://www.youtube.com/c/SummonersWarEsports).

Info lebih lanjut tentang Summoners War dapat dilihat di Official Facebook Page Summoners War: https://www.facebook.com/SummonersWarID

64MP Quad Camera Xpert realme XT, Smartphone Harga Rp 3 Jutaan Yang Paling Ditunggu

Jakarta, 23 Oktober 2019 – realme, merek smartphone dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia, memperkuat kepemimpinannya di pasar dengan meluncurkan 64MP Quad Camera Xpert – realme XT. realme XT adalah bagian dari seri X premium realme yang dikenal sebagai ‘leap of imaging’ untuk menghadirkan pengalaman quad camera terbaik bagi konsumen yang cerdas. realme juga mengumumkan portofolio asesoris terbarunya dengan realme Buds Wireless. Mengusung semangat ‘Dare to Leap’, realme XT menggunakan teknologi kamera dengan sensor resolusi tertinggi 64MP pada smartphone.

Fitur utama dari realme XT adalah kamera beresolusi ultra tinggi 64MP sebagai sensor tertinggi yang pernah dilihat pada smartphone. Pengaturan quad camera dapat mengambil foto berukuran 9216×6912 dengan resolusi sangat tinggi dan sangat tajam melalui mode Ultra 64MP. Quad camera realme XT juga dilengkapi lensa ultra-wide angle, lensa ultra-macro dan lensa potret, serta kamera depan 16MP AI.

Kamera ultra-wide angle sanggup mengambil foto dengan bidang pandang 119° yang 50% lebih luas, bersama dengan mesin DLDC realme yang secara cerdas mengoreksi distorsi pada tepi foto. Lensa ultra-macro memungkinkan pengguna untuk menemukan keindahan dunia mikro dengan jarak pemotretan 4cm untuk memberikan detail yang kaya. Untuk menjamin pengalaman kamera yang tak tertandingi, realme juga telah berkolaborasi dengan fotografer National Geographic terkemuka, Aaron Huey, yang juga bertindak sebagai realme Chief Photography Director dalam memberikan pandangan dan saran ahli tentang menyetel kamera untuk menangkap berbagai scene seperti lautan, gunung, hutan dan lanskap kota.

Mengganggu pasar secara konsisten dengan penawaran produknya yang luar biasa, Josef Wang – Marketing Director realme SEA menyatakan, “Kami sangat gembira meluncurkan segmen X lainnya melalui realme XT, 64MP Quad Camera Xpert yang akan memberikan pengalaman pengambilan gambar terbaik, menarik dan menjadi terobosan di pasar. Filosofi ‘Dare to Leap’ kami telah menjadi pionir dengan membawa pengalaman flagship ke dalam segmen menengah dan realme XT merupakan bukti filosofi kami, dengan pengalaman kamera utamanya. Lini produk terbaru kami, realme 5, realme 5 Pro dan realme XT adalah satu-satunya lini smartphone quad camera terlengkap mulai dari segmen Rp 2 Juta hingga Rp 4 Juta. Dan saya yakin 64MP Quad Camera di realme XT akan memimpin pasar, mendapatkan dukungan dari realme Fans.”

realme juga mengumumkan jajaran aksesoris ponsel barunya dengan meluncurkan earphone realme Buds Wireless dengan harga Rp 499.000, tersedia dalam tiga warna – Hitam-kuning, Hijau dan Oranye. Fitur utamanya termasuk driver bass boost 11.2mm yang besar, desain IPX 4 Splash Proof yang minimalis dan ringan, ditambah dengan sistem pairing cepat dan baterai yang mampu bertahan hingga 12 jam. Kualitas suara pada realme Buds Wireless disetel oleh DJ Alan Walker, yang berpartisipasi dalam penelitian dan pengembangan sebagai realme Chief Earbuds Officer. Menjadi salah satu DJ top di dunia saat ini, Alan Walker telah bekerja sama dengan tim ahli penyetelan suara profesional realme untuk menghadirkan pengalaman mendengarkan yang lebih baik, terutama untuk musik EDM.

“Perluasan portofolio aksesori kami dengan realme Buds Wireless akan membuat hidup lebih menyenangkan dan lebih mudah bagi pengguna kami. realme Buds Wireless yang baru memiliki kualitas suara terbaik dengan driver suara terbesar di segmennya dan disetel oleh DJ Alan Walker yang terkenal di dunia. realme berkolaborasi dengannya untuk berpartisipasi dalam penelitian, pengembangan, dan penyetelan realme Buds Wireless, memberikan bass yang dinamis untuk Anda.’” tambah Josef.

realme XT: Pengalaman Fotografi Terbaik

Sensor 64MP adalah sensor kamera resolusi tertinggi yang pernah ada di smartphone. Sensor 1/1,72″ GW1 64MP ultra-besar hingga 34% lebih besar dari sensor 48MP dan memiliki fitur 4-in-1 intelligent pixel binning, aperture besar f/1,8, dan lensa 6P dengan kemampuan light-gathering yang superior – mengadirkan pengalaman fotografi setingkat flagship di realme XT.

Teknologi ISOCELL Plus, sensor Samsung GW1 64MP dan teknologi HDR 3D akan memungkinkan pengguna mengambil foto lebih jelas dan detil dalam kondisi apa pun. Pengaturan quad camera menghasilkan foto beresolusi lebih tajam, lebih berwarna, dan sangat detail dalam mode Ultra 64MP.

Mode Chroma Boost memastikan efek fotografi yang lebih baik dan lebih banyak pilihan untuk warna dan gaya. Mesin AI memungkinkan realme XT untuk mengenali data pemandangan dan gambar layaknya manusia yang unik untuk mengembalikan detail nyata, kecerahan, finishing, dan warna di mata penggunanya. Algoritma pemetaan warna level-pixel kemudian digunakan untuk membentuk gambar yang lebih jelas dan berkualitas tinggi.

realme XT membawa mode Nightscape yang ditingkatkan, sebuah algoritma pemandangan malam yang lebih mengoptimalkan gambar yang diambil dalam mode malam sambil memberikan warna kulit yang lebih cerah dan lebih alami. Fitur ini secara efektif mengontrol eksposur pada bagian yang disorot dan menawarkan gambar terperinci bahkan dalam kondisi pencahayaan yang sangat lemah.

realme XT: Layar Full Screen Super AMOLED dengan Dewdrop Yang Cerah dan Berkualitas Tinggi

realme XT menggabungkan elemen 3D hot bending Gorilla Glass 5, menjadikan layar FHD 6,4 inci memiliki desain visual yang fantastis dan menarik. realme XT dilengkapi dengan layar Super AMOLED yang tajam dan jelas sehingga menawarkan lebih banyak kejernihan tampilan kepada pengguna dalam hal menonton video dan melihat gambar. Teknologi dispensing presisi tinggi dan pengemasan COF memungkinkan ponsel untuk mencapai rasio screen-to-body hingga 91,9%. Mode malam bawaannya juga memberikan pengalaman bermain game dan membaca yang baik dalam kondisi cahaya redup.

realme XT: Sensor In-Display Fingerprint Tercepat

realme XT hadir dengan sensor sidik jari optik Goodix 3.0 terbaru dengan sistem identifikasi multi-monitor yang dapat mengidentifikasi warna untuk pengalaman membuka kunci yang lebih aman. Solusi terbaru menggandakan area sensitivitas, meningkatkan intensitas sinyal hingga 40%, dan hanya membutuhkan rata-rata 334ms untuk membuka kunci ponsel. Ini adalah salah satu pengalaman membuka kunci melalui in-display fingerprint tercepat di pasar saat ini.

realme XT: Kecepatan dan Performa Yang Mengagumkan

Berbicara sektor performa, realme XT menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 712 fabrikasi 10nm dengan arsitektur delapan inti Kryo, kecepatan clocking hingga 2.3GHz yang meningkatkan kinerja hingga 10% dan peningkatan kinerja grafis hingga 35% jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Selain itu, mesin AI 3.0 mampu meningkatkan efisiensi dalam pengenalan suara, pemrosesan gambar, dan optimisasi. Ditambah dengan Qualcomm® Adreno™ 616 GPU, realme XT menjamin visual nyata dan rendering gambar 3D yang lebih efisien dan canggih. Modem Snapdragon X15 yang dipakai juga membantu mengunduh file lebih cepat dan memberikan peningkatan signifikan pada kapasitas jangkauan Wi-Fi-nya.

Hyperboost 2.0 dan Game Boost 2.0 yang dipadukan dengan Frame Boost dan Touch Boost akan menurunkan latensi game hingga 73,7%. Fitur-fitur tersebut juga memprediksi status real-time dari smartphone dan secara efisien mengalokasikan sumber daya yang relevan, sehingga menghindari kemungkinan adanya jeda. Tentunya hal tersebut akan mengurangi lag secara signifikan dan memberikan pengalaman gaming yang lebih baik kepada pengguna. Selain itu, UFS 2.1 Flash Storage memungkinkan pengguna memuat dan memainkan game dengan lancar dan menyimpan semua data game ke dalam Game Space untuk menikmati pengalaman gaming yang lebih mendalam. Lebih jauh, mode Do-Not-Disturb dan pop-up semi-transparan dapat membantu menghindari gangguan notifikasi yang masuk.

realme XT: Memanfaatkan teknologi AI freezer

Teknologi AI freezer yang digunakan dalam realme XT mampu membekukan aplikasi secara otomatis untuk penghematan daya dan memaksimalkan masa pakai baterai. VOOC Flash Charge 3.0 sebesar 20W bawaan hanya perlu 80 menit untuk mengisi daya realme XT hingga penuh. Selain itu, teknologi ini mendinginkan ponsel dengan secara signifikan sehingga dapat mengurangi panas yang dihasilkan selama penggunaan intensitas tinggi. Fitur hemat daya layar dan pendinginan AI semakin mengurangi konsumsi daya dan memperpanjang usia baterai.

realme XT: ColorOS 6.0 pada Android 9.0 Pie dengan fitur khusus

ColorOS 6.0 terbaru yang digunakan dalam realme XT adalah hasil kerja sama yang mendalam dengan penggemar dan komunitas. ColorOS 6.0 sendiri berbasis Android 9.0 Pie dengan UI baru yang menyegarkan dan memberikan estetika tanpa batas. Clone Apps dapat mendukung lebih banyak aplikasi daripada sebelumnya; dan pengguna dapat lebih lanjut menyesuaikan pengalaman visual mereka dengan mengubah font sistem. realme juga menambahkan Google Digital Wellbeing bagi pengguna untuk melacak waktu yang mereka habiskan untuk aplikasi dan menemukan keseimbangan yang paling sesuai untuk mereka.

Harga dan ketersediaan

realme XT memiliki dua varian – varian 4+128GB seharga Rp 3.799.000 dari Rp 3.999.000 pada flash sale dan varian 8+128GB seharga Rp 4.499.000 dan anak muda di Indonesia tidak perlu menunggu lama untuk segera memiliki realme XT 64MP Quad Camera Xpert. realme XT 4+128GB akan tersedia mulai HARI INI pukul 18.00 WIB melalui program flash sale perdana di Shopee & website resmi realme Indonesia dengan tambahan bonus cashback Rp 200.000 + Kartu Perdana Smartfren + Headphone Sennheiser. Flash sale kedua akan diselenggarakan pada 25 Oktober mulai dari 13:00 WIB dan penjualan ketiga akan diselenggarakan pada 31 Oktober mulai dari 13:00 WIB. Anak muda di Indonesia juga dapat melakukan pre-order offline realme XT 8+128GB mulai dari tanggal 24 Oktober hingga 1 November 2019 dan dapat mengambil unitnya pada 2 November. realme XT tersedia dalam dua warna – Pearl White & Pearl Blue.

Recent Posts