Home Blog Page 366

Inilah Juara Bertahan PBNC 2019

HardwareHolic.com – Jakarta, 16 Oktober 2019 – PBNC 2019 Season 2 telah diselenggarakan di Basketball Hall GBK selama dua hari yaitu pada tanggal 11-12 Oktober sudah berakhir. Ada 22 Tim yang bertanding di hari pertama untuk memperebutkan posisi pertama di PBJL dan PBLC serta 2 perwakilan Indonesia yang akan bertanding dikeesokan harinya pada PBIC 2019.

Pada pertadingan final PBJL, Raftel Youth yang merupakan Juara 1 regional Jakarta dihadapkan dengan Korsa yang merupakan Juara 1 regional Palembang. Tim Korsa memberikan perlawanan sengit pada Raftel Youth yang juga merupakan Juara Bertahan PBJL Season 1. Tetapi, Raftel Youth masih terlalu tangguh dan mampu mendominasi permainan di Blowcity kepada Tim Korsa.

Selain itu, PBLC diakhiri dengan pertarungan sengit antara Evos Galaxy Sades MRN dan The Prime Noki iNEA. Setelah melewati pertarungan yang sangat sengit, Evos Galaxy Sades MRN berhasil mempertahankan gelar Ratu Point Blank setelah mengalahkan The Prime Noki iNEA dengan skor 2-0 di map Provence dan Downtown. Dengan begitu, Evos Galaxy Sades MRN berhasil menjadi juara kembali dan masih mempertahankan juara berturut-turut mereka, dimana setiap tahun mereka terus menjuarai ajang PBLC.

Dan terakhir pada PBNC, kita telah mendapatkan 2 perwakilan Indonesia yaitu RRQ EPIC dan The Prime RSNC, dimana RRQ EPIC mengalahkan Chemical Gaming dan The Prime RSNC mengalahkan RRQ Endeavour di Semi Final. RRQ EPIC bertemu dengan The Prime RSNC di Final dalam partai Best of Three, dimana sebelumnya mereka juga pernah bertemu pada Final PBNC 2019 Season 1 lalu. Persis seperti season sebelumnya juga, RRQ EPIC berhasil mengalahkan The Prime dan mempertahankan gelar juara bertahan mereka.

Apakah RRQ EPIC, EVOS Galaxy Sades dan Raftel Youth dapat mempertahankan gelar bertahan mereka pada season mendatang? Sampai berjumpa di PBNC 2020! 

Tim Esports MAN 2 Model Medan dan SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Malang Raih Juara 1 Pada Turnamen Fruit Tea YNEC 2019

JAKARTA, INDONESIA – 15 Oktober 2019 – Turnamen Fruit Tea Youth National Esports Championship (YNEC) 2019 telah sukses digelar pada tanggal 12 Oktober kemarin. Sebagai turnamen esports antar sekolah pertama dan terbesar di Indonesia, MAN 2 Model Medan dan SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Malang berhasil menjadi yang terbaik dalam turnamen yang digelar di Tennis Indoor Senayan kemarin.

Turnamen Grand Final Fruit Tea YNEC 2019 di hari Sabtu tersebut menjadi semakin meriah dengan kehadiran Bapak Gatot S. Dewa Broto (Sekretaris Menteri Kementerian Pemuda dan Olahraga), Bapak Hans Kurniadi Saleh (Direktur PT Garena Indonesia), Bapak Isa Anshary (Kepala Bagian Humas Kemenpora), Ibu Norma Sari Dewi (General Manager PT Sinar Sosro), dan Bapak Asril Sadikin (Direktur Pelaksana).

SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Malang menjadi juara untuk kategori game Free Fire dengan perolehan poin tertinggi, yaitu 1,080 poin pada turnamen Fruit Tea YNEC 2019. Sedangkan MAN 2 Model Medan, berhasil mengalahkan salah satu pesaing terberatnya, SMK TI Garuda Nusantara Cimahi, berhasil menjuarai turnamen Arena of Valor (AOV) di babak final dengan skor akhir 2-1.

Perjalanan kedua sekolah ini untuk meraih gelar juara terbilang tidak mudah. Untuk bisa menjadi yang terbaik, mereka harus melewati kualifikasi panjang yang diikuti lebih dari 8,000 tim dari 2,500 sekolah di seluruh Indonesia.

Para pemain yang masih berusia muda ini berhasil menunjukkan kualitas dan potensi yang baik dalam kemajuan esports di Indonesia. Harapannya, para atlet esports Indonesia dapat terus berprestasi di kancah nasional maupun internasional.

Grand Final Fruit Tea YNEC 2019 didukung oleh Fruit Tea Sosro selaku Title Sponsor, Sukro dari Dua Kelinci, PT Kereta Api Indonesia, Biore dan McDonald’s selaku Sponsor.

Summoners War E-Sports: Setelah Asia Pacific Cup, Final Dunia SWC 2019 Semakin Dekat!

HardwareHolic.com – Jakarta, 15 Oktober 2019 – Com2us (CEO James Song) mengumumkan bahwa Asia Pacific Cup ‘SWC 2019’ telah sukses digelar di Taipei pada tanggal 28 September kemarin. DILIGENT dari Australia berhasil keluar sebagai juara dan akan maju ke Final Dunia pada tanggal 26 Oktober bersama LAMA (Taiwan – Hong Kong) dan JUDAS (Thailand).

Asia Pacific Cup SWC2019 telah disiarkan secara online di YouTube dan Twitch. Turnamen tersebut disiarkan dalam 10 bahasa termasuk Bahasa Korea, Jepang, Mandarin, Kanton, Thai, Vietnam, Indonesia, Inggris, Prancis dan Jerman. Jumlah penonton yang melebihi 110.000 orang juga membuktikan popularitas dari game serta event ini.

Di turnamen ini, para pemain veteran dan pemain baru bertanding untuk menjadi pemenang. Di babak quarter-final, DILIGENT, PERR, JUDAS dan LAMA berhasil mengalahkan musuh mereka tanpa ampun. Setelah DILIGENT dan LAMA berhasil maju ke babak final dan mendapatkan tiket untuk bertanding di Final Dunia di Paris, strategi ban yang baik dari DILIGENT berhasil menempatkannya sebagai juara 1 Asia Pacific Cup. Sementara itu, pertandingan Penentuan Juara 3 & 4 antara PERR (Korea) dan Judas untuk merebut tiket terakhir ke Final Dunia berhasil dimenangkan oleh JUDAS.

SWC 2019 memulai perjalanannya di bulan Juli, dan telah mengadakan 3 turnamen (Americas Cup, Europe Cup, dan Asia-Pacific Cup). Dari ketiga turnamen ini, 8 pemain akan maju dan bertanding untuk menjadi Summoner terbaik di Final Dunia dan merebut hadiah uang sebesar $100.000.

8 Pemain akan bertanding di Final Dunia pada tanggal 26 Oktober di Paris, Prancis. Tabel turnamen telah ditentukan sebagai berikut:

  1. 8 Pemain telah dibagi menjadi Unggulan Atas dan Unggulan Bawah berdasarkan rekor di piala regional.

Unggulan Atas: THOMPSHIN, ROSITH, L’EST dan DILIGENT

Unggulan Bawah: TREE, BAUS~, LAMA dan JUDAS

  • Pemain Unggulan Atas telah ditempatkan di MATCH secara acak.
  • Setelah itu, pemain Unggulan Bawah juga ditempatkan di MATCH secara acak.

Silakan lihat tabel turnamen Final Dunia dibawah!

Final Dunia SWC 2019 akan disiarkan langsung pada tanggal 26 Oktober dari Channel YouTube Official Summoners War E-Sports (https://www.youtube.com/c/SummonersWarEsports).

Info lebih lanjut tentang Summoners War dapat dilihat di Official Facebook Page Summoners War: https://www.facebook.com/SummonersWarID

12 Tim Free Fire Indonesia Akan Bertanding Di Grand Final Metaco Circuit Cup Season 2

HardwareHolic.com – Jakarta, 15 Oktober 2019 – Turnamen Free Fire Metaco Circuit Cup Season 2 akan mencapai babak grand final akhir pekan ini. Dari 192 tim yang ikut serta, 12 tim lolos dari kualifikasi dan akan bertemu di tanggal 19 Oktober nanti di Ligagame Esports Arena.

Metaco Circuit Cup Season 2 adalah turnamen Free Fire terbuka dengan hadiah sebesar Rp56 juta. Semua tim dari seluruh Indonesia, baik itu amatir, semi-pro, maupun profesional bisa mengikuti turnamen ini dan memperlihatkan kebolehan mereka.

Dari kurang lebih 2000 tim yang berminat, 192 tim terpilih. Beberapa di antaranya adalah tim-tim Free Fire amatir dan semi-pro, tapi tidak sedikit juga tim profesional yang punya prestasi, misalnya RRQ Hades dan RRQ Poseidon, ONIC Valhalla, The Prime Esports, dan BOOM Esports Cerberus. Mereka kemudian dibagi ke dalam empat kualifikasi online untuk memperebutkan masing-masing tiga slot ke babak final.

Keempat kualifikasi berlangsung seru dan menghadirkan beberapa kejutan. Beberapa tim seperti ArmoredProject Kraken dan ONIC Valhalla melenggang dengan mudah di kualifikasi mereka masing-masing. Sementara tim seperti RRQ Poseidon dan BOOM Esports Cerberus harus bertarung mati-matian agar bisa jadi salah satu peserta di grand final. Tapi nasib mereka tidak sebaik Star8 Esports atau juara Free Fire Asia Invitational 2019 Island of Gods yang gugur dari turnamen.

Berikut adalah 12 tim yang akan bertanding di babak final Metaco Circuit Cup Season 2:

Grand final Metaco Circuit Cup Season 2 akan diadakan pada hari Sabtu, tanggal 19 Oktober 2019 di Ligagame Esports Arena, Jakarta. Kamu yang ingin mendukung tim favoritmu bisa langsung datang ke Ligagame Esports Arena dari jam 12:00 WIB hingga selesai. Grand final Metaco Circuit Cup Season 2 ini bisa kamu saksikan gratis tanpa dipungut biaya.

Metaco Circuit Cup diadakan oleh Metaco, didukung langsung oleh Garena Indonesia, serta disponsori oleh Brazen Gaming Chair, Codashop, Teh Pucuk Harum.

Bukan Janji Semata, Lords Mobile Berangkatkan Pemainnya ke Tanah Suci

HardwareHolic.com – Jakarta, 15 Oktober 2019 – Di bulan Ramadan tahun 2019 ini, tepatnya pada 13 Mei – 9 Juni 2019, game strategi Lords Mobile mengadakan sebuah event super menarik bernama Lord Goes Umroh. Betapa tidak, para peserta memperebutkan banyak hadiah atraktif mulai dari pulsa, voucher makan, merchandise resmi, hingga Samsung Galaxy S10, dan ganjaran utamanya berupa 2 paket perjalanan Umroh! Unik, bukan?

Hanya dengan berkomentar di postingan event dan mention nama teman yang ingin diajak umroh, seluruh pemain Lords Mobile yang sudah mencapai minimal level kastil 7 (gampang dan bisa dicapai dalam sehari!) bisa mengikuti event ini. Alhasil, sebanyak total 30.038 peserta pun mengikuti event tersebut dan masuk ke tahap pengundian oleh tim IGG Indonesia.

Pada akhirnya, seorang pemain dengan IGG ID 572959931 dan akun Instagram bernama @dwink_bro diumumkan menjadi pemenang utama event yang berhasil meraih hadiah utama berupa 2 paket Umroh. Detail lebih lanjut bisa disimak di sini.

Kabar mengharukan pun muncul ketika tim Lords Mobile menghubungi Muhammad Darwing (nama asli pemilik akun @dwink_bro). Alih-alih dinikmati bersama sang istri, ia justru menghibahkan hadiahnya kepada kedua orangtuanya. Bagaimana perasaan sang ibu dan bapak saat pertama kali mengetahuinya, ya?

Bekerja sama dengan pergiumroh.com, IGG dan Lords Mobile telah memberangkatkan Kedua orangtua @dwink_bro dari Wajo, Sulawesi Selatan menuju ke tanah suci via Jakarta pada 8 Oktober 2019 silam. Berbekal sepaket merchandise fungsional dari tim IGG, di antaranya termos dan payung, kedua bapak ibu insya Allah akan kembali lagi ke Tanah Air pada tanggal 16 Oktober 2019. Semoga ibadah keduanya mabrur dan IGG melalui Lords Mobile dapat mengadakan event serupa ke depannya.

Juarai FFSIM 2019 Season 2, Dranix Esports Mewakili Indonesia Ke Turnamen Internasional Free Fire World Series 2019

JAKARTA, INDONESIA – 14 Oktober 2019 – Pada akhir pekan lalu, lebih dari 6,000 pengunjung memenuhi Tennis Indoor Senayan untuk menjadi saksi dari pertarungan Grand Final Free Fire Shopee Indonesia Masters 2019 Season 2. Tim Dranix Esports sukses membawa pulang hadiah juara 300 juta rupiah dan akan mewakili Indonesia di turnamen internasional Free Fire World Series 2019, Brazil.

Perjalanan Dranix Esports meraih kemenangan tidak selamanya mulus. Meskipun hingga ronde ketiga, klasemen tertinggi masih didominasi oleh RRQ Poseidon, namun Dranix Esports berhasil memutar balikkan keadaan dengan merebut klasemen di ronde keempat. Berhasil Booyah! (sebutan untuk kemenangan di game Free Fire) tiga kali, Dranix Esports keluar sebagai juara dengan skor akhir 2,320. Diikuti oleh RRQ Poseidon di posisi kedua dengan skor akhir 1,750, dan Onic Olympus di posisi ketiga dengan skor akhir 1,435.

Menambah gudang prestasi di hari Minggu tersebut, turnamen Free Fire Shopee Indonesia Masters 2019 Season 2 berhasil menerima rekor lainnya dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk rekor sebagai Pertandingan Esports dengan Jumlah Peserta Terbanyak Di Indonesia yaitu 12,672 tim (59,878 orang peserta).

Di hari yang bersamaan, pembukaan Piala Presiden Esports (PPE) 2020 juga resmi digelar dengan meriah. Didukung oleh Kantor Staf Presiden (KSP), Kementerian Pemuda dan Olahraga (KEMENPORA), Kementerian Komunikasi dan Informatika (KEMENKOMINFO), Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF), Indonesia Esports Premier League (IESPL), dan Garena Indonesia, PPE 2020 diharapkan dapat menjadi ajang para pemain untuk berprestasi dan mengharumkan Indonesia.

Seluruh Survivors (sebutan untuk pemain Free Fire) sudah dapat melakukan registrasi untuk turnamen Piala Presiden Esports 2020 cabang game Free Fire melalui link: https://pialapresidenesports.iespl.id/2020/registrasi/ff. Piala Presiden kali ini akan mengundang peserta dari negara Thailand, Vietnam, Singapura, Malaysia, Filipina, dan Kamboja. Daftar Sekarang dan Banggakan Indonesia!

Berbagai artis ternama mulai dari Motomobi, Anya Geraldine, MLI Gaming, Danang, Saykoji, Imam Darto, Kartika Berliana, hingga Brisia Jodie serta YouTuber kece Free Fire seperti Dyland Pros, Meri Olivia, Kulgar, Letda Hyper, Moz1la, Cepcill, dan Deandra juga hadir untuk meramaikan acara.

Free Fire Shopee Indonesia Masters Season 2 didukung oleh Shopee sebagai Title Sponsor, serta Malkist, Fruit Tea Sosro, dan Sukro sebagai Sponsor.

Indonesia Juara 1 LINE Lets Get Rich Battle of Nations 2019

HardwareHolic.com – Jakarta, 14 Oktober 2019 – Hendrawan, atlet eSport Indonesia yang berasal dari Pare-Pare, Sulawesi Selatan, berhasil membawa pulang juara pertama dalam ajang Line Lets Get Rich Battle of Nations. Acara tersebut diselenggarakan di Thailand eSport Arena 12 Oktober 2019 lalu dan berskala regional Asia Tenggara.

Pemain dengan username “Ndraa F2” ini berhasil melepaskan Indonesia dari kutukan kalah selama tiga tahun dan memperoleh hadiah sebesar $ 2,500. Ndraa berhasil mengalahkan tiga finalis lain dari Thailand dan Indonesia. Peringkat kedua dan ketiga turnamen ini dimenangkan oleh wakil dari Thailand dan peringkat keempat diduduki oleh wakil dari Indonesia.

Dirilis pada tahun 2014, gim LINE Let’s Get Rich mulai ramai ditandingkan dalam ajang eSport pada tahun 2017. Berkonsep online multiplayer dan strategi ringan, LINE Lets Get Rich sempat merajai industri gim mobile di Indonesia pada tahun 2015 dan masih ramai dimainkan hingga saat ini.

Smart Watch Huawei Terbaru, Tingkatkan Dukungan ke Gaya Hidup Sehat & Modern

Jakarta, 10 Oktober 2019 – Sejak memasuki pasar wearable pintar, Huawei terus menghadirkan produk-produk inovatif bagi konsumennya. Seperti halnya di segmen smartphone, Huawei juga berusaha memimpin pasar arloji pintar. Huawei meluncurkan Watch GT sebagai pamungkas lini smart watch untuk menjawab beragam kebutuhan konsumen terkini.

“Untuk memproduksi Watch GT, Huawei selalu menghadirkan hal baru, dan yang dibutuhkan konsumen. Bukan hanya estetika, tetapi teknologi mutakhir. Smart watch bukan hanya sekadar jam tangan pintar, tetapi Watch GT dapat meningkatkan dukungan gaya hidup sehat dan modern,” jelas Lo Khing Seng, Deputy Country Director Huawei CBG Indonesia.

Seperti diketahui, saat ini jam tangan pintar sudah umum digunakan untuk keperluan olahraga, kesehatan, dan komunikasi. Jam tangan pintar Huawei sendiri terus memperluas fitur cerdasnya, termasuk fungsi pemantauan harian, pengingat cerdas, dan sistem pembayaran terkini. Perkembangan pesat fungsi aplikasi tersebut memunculkan kebutuhan yang makin tinggi pada masa pakai baterai dan desain smartwatch itu sendiri.

“Dengan teknologi yang terus berkembang dan selera konsumen yang berubah, Huawei selalu berusaha untuk membangun dan terus meningkatkan ekosistem produk yang akan meningkatkan jumlah penggunanya. Dan tentunya inovasi produk menjadi kunci keberhasilan kami,” tambah Lo Khing Seng.

Untuk memenuhi kebutuhan desainnya, Huawei sangat memperhatikan faktor ergonomi dan estetikanya. Watch GT akan nyaman dan fungsional bukan hanya dalam sesi olahraga, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Huawei memahami bahwa konsumen menggunakan jam tangan pintar yang sesuai dengan jati diri mereka. Smart Watch Huawei membantu konsumen meningkatkan kualitas hidup mereka melalui fitur yang nyaman, modis dan menyenangkan.

Dengan melihat kesuksesan seri arloji GT sebelumnya dan kebutuhan market Indonesia yang berkembang, Huawei Indonesia kembali menghadirkan generasi terbaru dari Watch GT yang akan lebih menjawab kebutuhan dan gaya hidup konsumen Indonesia. Huawei berusaha menciptakan keseimbangan hidup antara kehidupan kerja dan kemampuan menjelajahi pengalaman baru dalam setiap produknya. Pekan ini, Huawei akan membawa generasi terbaru dari seri Watch GT, yakni Watch GT 2 dengan sederet fitur teknologi terknini, salah satunya daya tahan baterai hingga 2 pekan.

Huawei Smartwatch GT 2

Huawei Pimpin Industri Wearable

Hingga saat ini Huawei sendiri telah berhasil mengirimkan 5 juta unit wearable pada kuartal pertama. Pencapaian tersebut sesuai dengan Laporan IDC yang menyampaikan 5 (lima) peringkat teratas produsen wearable pintar pada kuartal pertama tahun 2019. Angka pengiriman tersebut menunjukkan pertumbuhan 282,2% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Huawei tidak hanya menduduki peringkat ketiga di dunia dalam hal total pengiriman, namun juga menjadi jawara dunia dalam hal tingkat pertumbuhan tahun ke tahun. Laporan Lembaga lainnya, GFK juga melaporkan bahwa Huawei memiliki 33% dari total pasar di China dalam Q2 China Smart Wearable Report.

Pada Juli lalu, pengiriman global tahunan jam tangan pintar dan band Huawei melebihi 10 juta unit, mencapai peningkatan cepat dibandingkan tahun lalu. Penjualan domestik wearable pintar Huawei juga mengesankan. Volume penjualan meningkat 8% dari tahun ke tahun, sementara total penjualan meningkat sebesar 31%, dan Huawei menyumbang 22,9% di pasar wearable pintar. Penjualan smartwatch Huawei melampaui Apple untuk menjadi nomor 1 (satu) di pasar.

Federasi Esports Indonesia, Lembaga Independen yang Berkomitmen Wujudkan Standarisasi pada Ekosistem Esports Indonesia Telah Diresmikan

Jakarta, 8 Oktober 2019 – Hari ini, Federasi Esports Indonesia (FEI) yang merupakan lembaga esports independen di Indonesia resmi dibentuk. FEI didirikan untuk membina, mengembangkan, dan menjamin keadilan esports Indonesia. Organisasi ini terwujud sebagai hasil kerjasama para professional team owners, cybercafe, event organizer, esports player, game developer, serta publisher. Beberapa inisiatif yang akan digarap oleh FEI adalah proses regenerasi melalui aktivitas grassroots, kompetisi esports, standarisasi kualitas acara esports, dan kontrak pemain esports profesional.

Di Indonesia, esports mulai berkembang secara signifikan saat warung internet (warnet) mulai menjamur. Berawal dari game PC dan konsol, esports di Indonesia kemudian merambah ke ranah mobile dengan perkembangan pemain dan fans yang jauh lebih pesat. Seiring dengan kemajuan teknologi, game yang dipertandingkan dalam esports kian beragam sehingga mendorong pertumbuhan industri menjadi semakin memuncak. Apalagi kejuaraan olahraga paling bergengsi se-Asia, yaitu Asian Games juga sudah resmi menjadikan esports sebagai salah satu cabang olahraga sejak tahun 2018 lalu.

Kini, pihak yang terlibat dalam sebuah kejuaraan esports bukan hanya sebatas pemain, game publisher, penyelenggara, dan juga penggemar, namun juga pihak sponsor. Industri ini berhasil memikat berbagai brand, baik brand endemik maupun non-endemik untuk berinvestasi pada esports. Keterkaitan stakeholder yang semakin kompleks ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pelaku untuk mewujudkan standarisasi demi meningkatkan mutu dalam ekosistem esports.

Namun, hingga saat ini belum ada organisasi yang benar-benar serius menggarap persoalan ‘rumah tangga’ esports di Indonesia. Berangkat dari persoalan tersebut, beberapa perwakilan team owner, event organizer, cybercafe, professional players, dan esports enthusiasts berinisiatif untuk mendirikan Federasi Esports Indonesia (FEI), sebuah lembaga esports independent yang didirikan untuk membina, mengembangkan, dan menjamin keadilan esports Indonesia.

Giring Ganesha, President Federasi Esports Indonesia

“Esports bukan lagi sekadar hobi, tetapi sudah menjadi industri profesional yang harus dikelola secara profesional pula. Sebagai pelaku bisnis yang masih aktif terjun langsung di dunia esports, kami berkomitmen untuk selalu menghadirkan langkah nyata dalam membangun ekosistem esports Indonesia. Melalui FEI, kami berupaya untuk menerapkan inklusivitas esports, dimana semua esports enthusiasts dapat bergabung di FEI. Lembaga ini bukan hanya untuk player, tetapi juga EO, media, coach, dan talent lainnya seperti caster dan influencer. Semua dapat menjadi anggota FEI dengan mendaftar (sign up) di website https://federasiesportsindonesia.com/.” ujar Giring Ganesha, President Federasi Esports Indonesia.

G.SKILL Releases New DDR4 32GB Module Specs with Memory Kits Up to 256GB

(9 Oktober 2019) – G.SKILL International Enterprise Co., Ltd., produsen terkemuka dunia untuk memori kinerja ekstrim dan peripheral gaming, mengumumkan spesifikasi kit memori berkapasitas tinggi dan berperforma tinggi berdasarkan modul 32GB di beberapa seri memori , termasuk Trident Z Royal DDR4-3200 CL16 256GB (32GBx8) , Trident Z Royal DDR4-4000 CL18 128GB (32GBx4) , Trident Z Neo DDR4-3600 CL18 128GB (32GBx4) , dan Trident Z Neo DDR4-3800 C18 64GB (32GBx2 ) . Dibangun dengan komponen 16Gb kepadatan tinggi terbaru, kit memori DDR4 ini adalah pilihan yang sempurna untuk mendorong batas kinerja kapasitas memori tinggi.

Kinerja Kapasitas Sangat Tinggi – Trident Z Royal DDR4-3200 CL16 256GB (32GBx8) 
Dengan ketersediaan memori kepadatan lebih tinggi di tingkat konsumen, memori G.SKILL mendorong batas kinerja ke DDR4-3200 pada platform HEDT saat ini dengan hingga 8 modul 32GB dengan total 256GB. Seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah, Trident Z Royal DDR4-3200 CL16 256GB (32GBx8) divalidasi pada motherboard ASUS ROG Rampage VI Extreme Encore terbaru berbasis X299 dan prosesor Intel ™ Core® i9-9820X . Kit memori berkapasitas sangat tinggi tersebut adalah pilihan ideal untuk workstation yang kuat atau untuk sistem yang menjalankan beberapa mesin virtual. Memecah Penghalang DDR4-4000 dengan Modul 32GB – Trident Z Royal DDR4-4000 CL18 128GB (32GBx4)


Modul 32GB berkapasitas tinggi tidak membungkuk ketika datang ke frekuensi tinggi, menerobos DDR4-4000 CL18 dengan 128GB (32GBx4), seperti yang ditunjukkan dengan motherboard ASUS ROG Rampage VI Extreme Encore dan prosesor Intel ™ Core® i9-9820X . 128GB Berkecepatan Tinggi Besar pada Dual-Channels – Trident Z Neo DDR4-3600 CL18 128GB (32GBx4) Bahkan tanpa sistem HEDT, sekarang mungkin untuk mencapai total 128GB pada motherboard 4-DIMM saat ini. Di bawah seri AMD Trident Z Neo yang dioptimalkan oleh AMD, screenshot berikut di bawah ini menunjukkan Trident Z Neo DDR4-3600 CL18 128GB (32GBx4) sedang diuji stres pada motherboard MSI MEG X570 GODLIKE dan prosesor AMD Ryzen 5 3600 .




Melanjutkan untuk Mendorong Batas AMD Ryzen 3000 – Trident Z Neo DDR4-3800 CL18 64GB (32GBx2)
Pada batas ekstrim platform AMD Ryzen 3000, G.SKILL juga merilis kit modul raksasa modul ganda berkecepatan 64GB (32GBx2) di DDR4-3800 CL18 di bawah seri Trident Z Neo, divalidasi pada motherboard MSI MEG X570 GODLIKE dan prosesor AMD Ryzen 9 3900X , seperti yang ditunjukkan di bawah ini. Daftar Spesifikasi Untuk daftar spesifikasi memori berdasarkan modul 32GB yang baru, silakan lihat tabel di bawah ini: Ketersediaan & Dukungan XMP 2.0


Spesifikasi memori kinerja berkapasitas sangat tinggi ini akan mendukung Intel XMP 2.0 terbaru untuk overclocking yang mudah dan akan tersedia melalui G.SKILL mitra distribusi di seluruh dunia pada Q4 2019.

Recent Posts