Home Blog Page 416

Dua Game Indonesia Usungan Toge Productions Menangkan Penghargaan di Kancah Internasional

Tangerang, 5 November 2018 – Penghargaan tahunan SEA Game Awards yang kedua baru saja berlangsung pada tanggal 31 Oktober 2018 kemarin dalam acara Level Up KL 2018 di Malaysia. SEA Game Awards adalah sebuah penghargaan yang bertujuan untuk mengapresiasi dan merayakan kreativitas, kesenian, dan kelihaian teknik para pengembang game terbaik dari seluruh wilayah Asia Tenggara.

Pada tahun ini, terdapat 10 jenis penghargaan yang diberikan untuk game-game dari berbagai jenis platform. Dari 104 game yang didaftarkan secara online dari seluruh kawasan Asia Tenggara, terpilih 40 game sebagai finalis yang kemudian dinilai oleh tim juri secara offline sebelum dianugerahi penghargaan.Di sanalah penghargaan Best Story Telling dan Best Visual Art dimenangkan oleh game-game usungan Toge Productions dari Indonesia, yaitu Coffee Talk dan She and The Light Bearer (dikembangkan oleh Mojiken Studio).

Coffee Talk adalah game di mana pemainnya dapat mendengarkan berbagai problema karakter-karakter yang ada di dalamnya, dan membantu mereka dengan cara menyajikan minuman hangat menggunakan berbagai bahan yang tersedia di cafe. Game tersebut mencoba untuk menggambarkan kehidupan dengan se-manusiawi mungkin, dengan karakter-karakter yang bahkan bukan hanya manusia.

Sementara She and The Light Bearer adalah sebuah game petualangan yang dikemas dengan musik dan ilustrasi yang memanjakan indera. Game tersebut mengambil estetika dari buku cerita dan dongeng, di mana keindahan ilustrasi, puisi, dialog, dan musiknya akan membawa para pemainnya merasakan pengalaman bermain game yang syahdu.

Merupakan sebuah kebanggaan bagi Toge Productions untuk dapat membawa game-game dari Indonesia masuk ke dalam kancah internasional seperti pada SEA Game Awards tahun ini.Sebagai penerbit game yang terus aktif merilis game, Toge Productions juga akan segera mengeluarkan game terbarunya yang berjudul Rage in Peaceyang dikembangkan oleh developer Rolling Glory Jam. Rage in Peace dijadwalkan untuk dirilis di PC dan Mac via Steam dan Nintendo Switch pada tanggal 8 November 2018.

 

Berikut adalah daftar lengkap para pemenang penghargaan SEA Game Awards 2018:

  • Grand Jury Award – No Straight Roads (Metronomik/Malaysia)
  • Audience Choice Award – Iteno (Why Creative/Malaysia)
  • Rising Star Award – Songbird Symphony (Joysteak Studios/Singapore)
  • Best Technology – Nightstream (Streamline Games/Malaysia)
  • Best Visual Art – She and The Light Bearer (Mojiken Studio/Indonesia)
  • Best Game Design – Re: Legend (Magnus Games/Malaysia)
  • Best Audio – Songbird Symphony (Joysteak Studios/Singapore)
  • Best Storytelling – Coffee Talk (Toge Productions/Indonesia)
  • Best Innovation – Simulacra: Pipe Dreams (Kaigan Games/Malaysia)
  • Best Student Game – Terminus Lockdown (Glenmarie Games KDU University/Malaysia)

ANANTARUPA STUDIO MENJADI SATU-SATUNYA DEVELOPER GAME MOBA & ESPORTS DARI INDONESIA & ASIA TENGGARA UNTUK MENJAWAB TANTANGAN POTENSI PASAR SENILAI LEBIH DARI 90 TRILIYUN RUPIAH

Jakarta, Novermber 2018 – Anantarupa Studio adalah developer game, AR dan VR Indonesia yang berbasis di Jakarta dan sudah beroperasi sejak 2011. Selama 7 tahun berdiri, Anantarupa sudah banyak memproduksi game custom dan aplikasi untuk klien korporasi, seperti Mayora, Indofood, BCA, Samsung, Suzuki, Asian Games 2018, Kementerian Pariwisata, Telkomsel, dan banyak lagi lainnya.

Dengan pengalaman selama 7 tahun, Anantarupa telah menjadi pioner dalam pengembangan game berbasis teknologi Augmented Reality dan Virtual Reality serta teknologi inovatif lainnya. Sebagai contoh, games AR yang mereka kembangkan sukses mempromosikan produk Choki-Choki dengan kampanye digital Boboiboy di tahun 2016 dan Petualangan Nabati Doraemon di tahun 2018.

Bahkan, salah satu game AR buatan mereka, Oriinokards, sempat menjadi top 10 toys di UK Toys Fair 2016.  VR museum yang mereka kembangkan di tahun 2014 sempat diliput National Geographic Indonesia. VR tourism platform yang mereka sajikan di event internasional World Expo Milano 2015, menjadikan Pavilion Indonesia masuk sebagai “TopTen Pavilion” di Milan. Anantarupa juga terpilih sebagai partner resmi dalam mengembangkan Official Game Asian Games 2018, dimana Indonesia menjadi tuan rumahnya.

Tahun ini, Anantarupa berambisi untuk memeriahkan dunia esports di tanah air, dengan mengembangkan game esports bergenre MOBA (Multiplayer Online Battle Arena). Esports berkembang pesat sejak bertahun-tahun lalu di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Sampai saat ini, game esports didominasi oleh pengembang dari Amerika, Cina,dan Korea. Anantarupa mengembangkan game MOBA dengan tujuan untuk menjadi game developer pertama di Asia Tenggara yang mampu mengembangkan game esports, tentunya dengan tema yang kental dengan kebudayaan Indonesia.

Portofolio & game Anatarupa lainnya lihat disini: https://studio.youtube.com/video/1VhqSNLObS0/edit

Tim lead Anantarupa MOBA Dev.: https://www.youtube.com/watch?v=Td7xAHK1znc&feature=youtu.be

“Alasan kami mengembangkan game bergenre MOBA adalah karena kami ingin supaya Indonesia bukan hanya menjadi target-market dari game buatan luar negeri, tetapi mampu mengembangkan game yang mampu menembus pasar internasional dan sekaligus mengenalkan budaya Indonesia. Dari data yang kami kumpulkan, 67% esports game bergenre MOBA masih memiliki demand yang tinggi, sementara CAGR berkembang lebih dari 28% per-tahun. Indonesia sendiri, market-nya berkembang lebih dari 37% per-tahun, sehingga peluang untuk mendapatkan market baru sangat besar,” kata Diana Paskarina, selaku co-founder dan COO Anantarupa.

Anantarupa optimis untuk mampu membawa nama  Indonesia ke dunia Internasional, karena proyek game MOBA ini dibimbing oleh developer Korea yang sudah mempunyai pengalaman lebih dari 20 tahun dalam mengembangkan online games. “Untuk bisa bersaing dengan international-level game-developer, kami melakukan transfer teknologi dan knowledge dari tim developer Korea yang sudah sangat berpengalaman,” lanjut Diana. “Untuk membuat game serupa di China, dana yang diperlukan minimal adalah mulai dari USD $8 juta.”

Ketika ditanya apa harapan kedepannya, Diana menjawab, “Dukungan pemerintah dan berbagai pihak tentunya, karena industri game berpotensi mendatangkan devisa negara. Sebagai contoh, satu judul esports game yang sekarang populer di Indonesia dapat menghasilkan 15 triliun rupiah hingga 90 triliun rupiah dalam satu tahun.”

Penelitian Kaspersky Lab: Peretasan Otak Untuk Manipulasi dan Pencurian Ingatan

Jakarta, 6 Novermber 2018 – Berdasarkan laporan terbaru para peneliti dari Kaspersky Lab dan University of Oxford Fuctional Neurosurgery Group, di masa depan para pelaku kejahatan siber mungkin dapat mengeksploitasi implan memori untuk mencuri, memata-matai, mengubah atau mengendalikan ingatan manusia. Sementara ancaman radikal mungkin baru muncul beberapa dekade kemudian, teknologinya sekarang sudah hadir dalam bentuk perangkat simulasi otak mendalam. Para ilmuwan kini sedang mempelajari bagaimana memori diciptakan dalam otak dan bisa menjadi target, tempat penyimpanan dan ditingkatkan menggunakan perangkat yang ditanam. Namun, kerentanannya justru terdapat dalam perangkat lunak dan keras yang terhubung. Hal ini perlu diperhatikan agar kita dapat bersiap menghadapinya.

Para peneliti menggabungkan analisis praktis dan teoritis dalam mengeksplorasi kerentanan perangkat yang ditanamkan dan digunakan untuk stimulasi otak dalam. Dikenal sebagai Implantable Pulse Generators (IPG) atau neurostimulator, perangkat ini mengirim impuls listrik ke target spesifik di otak untuk pengobatan seperti gangguan penyakit Parkinson, tremor esensial, depresi berat dan gangguan kelainan obsesif-kompulsif. Generasi terbaru dari implan ini dilengkapi dengan manajemen perangkat lunak untuk dokter dan pasien, yang dipasang pada tablet dan ponsel pintar kelas komersial. Koneksi yang dihubungkan antar mereka berdasarkan pada protokol Bluetooth standar.

Para peneliti menemukan sejumlah skenario risiko yang ada dan berpotensi dapat dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan siber, termasuk:

Infrastruktur Koneksi yang Tidak Terlindungi – Para peneliti menemukan satu kerentanan serius dan beberapa kesalahan konfigurasi yang mengkhawatirkan dalam platform manajemen online. Platform tersebut cukup populer di kalangan tim bedah dan dapat menyebabkan pelaku kejahatan siber menyerang  data sensitif dan prosedur perawatan.

Ketidakamanan atau transfer data yang tidak terenkripsi antara implan, perangkat lunak pemrograman, dan seluruh jaringan terkait dapat menimbulkan gangguan berbahaya baik pada pasien atau bahkan seluruh kelompok implan (dan pasien) yang terhubung ke infrastruktur yang sama. Manipulasi dapat menyebabkan perubahan pengaturan yang menyebabkan rasa sakit, kelumpuhan atau pencurian data pribadi dan rahasia.

Kendala desain sebagai keselamatan pasien lebih diutamakan daripada keamanan. Sebagai contoh, implan medikal perlu dikendalikan oleh dokter dalam situasi darurat, termasuk ketika seorang pasien dilarikan ke rumah sakit yang jauh dari rumah mereka. Ini menghalangi penggunaan kata sandi apa pun yang tidak banyak diketahui oleh kalangan dokter. Lebih lanjut, hal itu menunjukkan bahwa secara default, implan tersebut harus dilengkapi dengan ‘backdoor’ perangkat lunak.

Perilaku tidak aman oleh staf medis – programer dengan perangkat lunak patient-critical ditemukan dengan kata sandi default, digunakan untuk menjelajah internet atau dengan aplikasi tambahan yang diunduh ke dalamnya.

Mengatasi area rentan ini adalah kuncinya. Karena para peneliti memperkirakan bahwa selama beberapa dekade mendatang, akan lebih banyak neurostimulator canggih dengan pemahaman lebih mendalam tentang bagaimana otak manusia membentuk dan menyimpan ingatan. Neurostimulator ini juga akan kemungkinan akan mempercepat pengembangan dan penggunaan teknologi serta menciptakan peluang baru bagi para pelaku kejahatan siber.

Dalam lima tahun, para ilmuwan berharap dapat merekam sinyal otak secara elektronik dalam membangun dan meningkatkan ingatan atau bahkan menulis ulang sebelum mengembalikannya ke otak. Satu dekade dari sekarang, akan mulai muncul implan peningkatan memori secara komersial pertama di pasar, dan 20 tahun mendatang, teknologi akan cukup mumpuni untuk memiliki kontrol besar atas ingatan.

Ancaman baru yang dihasilkan dari segala kemungkinan ini dapat mencakup manipulasi massal kelompok melalui ingatan yang ditanamkan atau penghapusan memori mengenai peristiwa atau konflik politik. Sementara ancaman siber ʻrepurposed`dapat dijadikan target sebagai peluang baru untuk cyberpostageage atau pencurian, penghapusan atau ‘penguncian’ memori (sebagai contoh, digunakan sebagai imbalan untuk tebusan).

Mengomentari hasil penyelidikan tersebut, Dmitry Galov, Junior Security Researcher Tim Riset dan Analisis Global, Kaspersky Lab mengatakan, “Kerentanan perlu diperhatikan karena teknologi saat ini akan menjadi landasan untuk apa yang akan ada di masa depan. Meskipun belum ada serangan yang menargetkan neurostimulator yang telah diamati di lingkungan, namun titik kelemahan itu nyata adanya bahkan tidak sulit untuk dieksploitasi. Kita perlu menyatukan para profesional di bidang kesehatan, industri keamanan siber dan produsen untuk membantu mengamati dan mengurangi semua potensi kerentanan, baik yang kita lihat hari ini maupun yang akan muncul di masa mendatang.

Laurie Pycroft, Doktor peneliti di University of Oxford Fungsional Neurosurgery Group menambahkan: “Implan memori adalah prospek nyata dan menarik bahkan menawarkan manfaat kesehatan yang signifikan. Prospek untuk dapat mengubah dan meningkatkan ingatan kita dengan elektroda mungkin terdengar seperti fiksi, tetapi hal tersebut berlandaskan pada fondasi sains kuat yang sudah ada saat ini. Prostesis ingatan ini hanya tinggal masalah waktu saja. Usaha untuk berkolaborasi dalam memahami dan mengatasi risiko kerentanan yang muncul dengan teknologi yang relatif baru, pastinya akan berguna di masa depan nanti.”

Salinan laporan, The Memory Market: Preparing for a future where cyber-threats target your past tersedia di Securelist.

Video yang menunjukkan bagaimana teknologi implan memori dapat berevolusi dalam beberapa dekade mendatang dan lanskap ancaman siber terkait dapat dilihat di sini.

Baywalk Game Festival Lancar Tanpa Cela, Tetapi Indonesia Harus Mulai Berbenah Diri untuk Mengembangkan Industri Esports Lokal dan Masuk ke Industri Game & Esports Sebagai Producer

Jakarta (4/11/2018) – AGe Network bekerja sama dengan Baywalk Mall sukses menggelar acara yang diberi tajuk Baywalk Game Festival (BGF) yang berjalan dari tanggal 1 hingga 4 November 2018.  BGF mengadakan kompetisi video game yang berhadiah belasan juta rupiah dan talk-show yang bertujuan untuk mengedukasi penonton mengenai dunia esports.dari sisi yang hampir tidak diketahui oleh banyak orang.

Acara BGF ini menampilkan game Pro Evolution Soccer 2019 (PES 2019) dan Playerunknown’s Battleground Mobile (PUBGM) sebagai kompetisi utamanya dengan Shellfire sebagai mobile game esports yang baru saja dirilis dan dipamerkan dalam boothresmi vendor Dunia Games & Indofun. Total peserta babak final PUBGM adalah 16 tim (masing-masing tim berjumlah 4-5 orang), sementara peserta babak final PES 2019 berjumlah 108 orang. Tak hanya di kompetisi saja, pengunjung juga diperkenankan untuk mencoba permainan di sekitar area BGF dan terlihat para penonton yang datang cukup antusias dengan permainan-permainan yang ada.

Pada kompetisi PUBGM, Tim Gado-Gado Esports keluar sebagai juara pertama disusul dengan tim Elite8 sebagai runner-up dan tim Keris Gaming sebagai juara ketiga. Sementara itu kompetisi PES 2019 di BGF ditutup dengan kemenangan Fiqri Rahardian (DomNoLimit Aliban) sebagai juara satu. Sedangkan posisi juara kedua dan ketiga diraih oleh Yozz Tama dan Aliaz Rizal. Atas kemenangannya, Fiqri akan tergabung dalam laga final LIGA1PES Indonesia tingkat Nasional dalam waktu yang akan datang.

Turnamen PUBGM yang diadakan di BGF sukses menarik perhatian para penggemar PUBGM tak hanya dari wilayah Jakarta Utara saja, namun dari daerah luar DKI Jakarta pula. Pertandingan ini menggunakan sistem last-man-standing, di mana yang mampu bertahan hidup paling akhir yang mendapatkan poin tertinggi.

Beralih ke kompetisi PES 2019, turnamen ini bisa dibilang sebagai kompetisi yang sangat ditunggu-tunggu oleh para fans berat PES 2019. Seperti halnya PUBGM, gaung kompetisi PES ini menarik perhatian tidak hanya pemain dari wilayah Jakarta Utara namun juga mereka yang berasal dari luar DKI Jakarta. Selain karena hadiah uang tunai, salah satu hadiah utama yang diperebutkan dalam kompetisi yang juga sebagai turnamen pra-musim LIGA1PES ini adalah tiket menuju laga final kompetisi LIGA1PES nasional dan kemudian internasional, di Bangkok Thailand 2019.

Di tengah-tengah hiruk pikuk kompetisi yang meriah itu, BGF juga menampilkan acara talkshow yang menghadirkan narasumber-narasumber yang berpengaruh terhadap perkembangan esports maupun video game di tanah air. Mereka adalah Glen a.k.a DG Kurus (Manager dan Pro Player tim AoV DG Esports), Titan Tjahjono (Head of Production Mobile Games Shellfire), Diana Paskarina (COO & Co-Founder Anantarupa Studios), Setia Widianto dan Rizky Faidan (Atlet esports PES), Valentinus Sanusi (Founder Liga1PES), dan Herry Sudharma (esports caster).

Khusus untuk sesi talkshow yang melibatkan Glen, Titan Tjahjono, dan Diana, ada sesuatu yang menarik dalam perbincangan mereka terkait tantangan mengembangkan industri esports dan video game di Indonesia. Glen mengungkapkan bahwa manajemen personil serta kemampuan sosial yang memadai dibutuhkan seorang atlet esports yang berkeinginan untuk menjadi manajer dan memastikan kondisi tim dalam keadaan yang sehat, baik secara fisik maupun finansial. Selain itu sebagai manajer harus bisa menjembatani kebutuhan player ke manajemen begitu juga target manajemen kepada player. Tim DG Esports asuhannya, kebetulan sedang melakukan perekrutan tim-tim esports yang berpotensi supaya bisa berkembang lebih jauh lagi dalam wadah Tim DG Esports.

Sedangkan Titan dan Diana mengungkapkan bahwa terbatasnya pembelajaran mengenai produksi video game di tanah air membuat peluang industri di bidang ini untuk bersaing dengan negara lain cukup sulit sehingga diharapkan adanya pengembangan minat dan bakat yang lebih lanjut di bidang ini bagi generasi-generasi muda.

Diana lebih lengkap menjelaskan, “Di Indonesia kualitas pendidikannya belum cukup qualified untuk mengirimkan SDM masuk ke Industri Gim, selain itu juga minimnya pengetahuan dan pengalaman hingga terpaksa harus mendatangkan SDM dari Luar Negeri, salah satunya kami mendatangkan dari Korea”. Apalagi menurut dia, gim apapun saat ini bersaingnya sudah tingkat global, jadi dari segi kualitas harus juga layak untuk di terbitkan ke pasar global. Anantarupa sendiri pernah membuat gim simpel dengan durasi 1 bulan hingga gim yang kompleks yang memakan waktu hingga tahunan. “Semua itu tergantung budget dan tingkat kompleksitas game yang mau di buat”, tambahnya. “Saat ini kami sedang mengembangkan gim dengan genre MOBA dan adalah satu-satunya developer lokal Indonesia bahkan Asia Tenggara yang sedang membuat game MOBA yang tingkat kesulitannya sangat besar.”

 

Tak beda dengan yang lain, Herry Sudharma salah satu pelaku esports yang saat ini menekuni dunia Caster menilai bahwa esports di Indonesia cukup potensial jika di kembangkan dengan serius. Selain itu industri caster atau komentator di dunia gim sama halnya seperti komentator bola, dimana di tantang membawakan aura pertandingan agar selalu menarik terutama untuk penonton. Sebagai talent diapun mengisahkan tentang bagaimana dia melihat talent dari luar negeri sebagai inspirasinya.

Selain itu dari Founder AGe Liga1PES,Valentinus menambahkan, industri esports dalam gim PES sendiri saat ini sudah mulai di lirik oleh klub-klub Sepak Bola internasional seperti AS Monaco dan Schalke, apalagi dengan masuknya PES ke gelaran olahraga ASIAN Games 2018 kemarin. Kompetisi esports untuk PES di Indonesia pada tingkat Nasional hingga Internasional pun gaungnya semakin besar, hal itu di amini juga oleh Setia Widianto dan Rizky Faidan selaku atlit PES.

Liga1PES 2019 Memulai Musim 2019 di Bulan November 2018, untuk Mencari Juara Nasional & Wakil Indonesia keajang SEA Finals 2019 Thailand

Jakarta, Novermber 2018 – Acara BGF sendiri berlangsung seru dan ramai oleh peserta dan pengunjung yang antusias menyaksikan pertandingan dan juga talkshow yang membahas tentang “Misteri Dunia Esports”. Juara di BGF, DomNoLimit Aliban asal Bandung lolos dan akan tampil di Putara Final Nasional Liga1PES 2019 di Jakarta untuk memperebutkan slot Wakil Indonesia ke ajang SEA Finals 2019 Thailand.

Juara 1 – DomNoLimit Aliban, Bandung

Juara 2 – Yozz Tama, Bandung

Juara 3 – Sakti Badut Esports, Bekasi

Talkshow “Misteri Dunia Esports”

Anstusias penonton dan pengunjung Baywalk Mall

Setelah tampil sebagai cabang olah-raga demonstrasi​ esports di ajang Asian Games 2018, PES di Indonesia menjadi game yang semakin populer dan diminati di kalangan gamer untuk meraih prestasi. ​Liga1PES adalah satu-satunya wadah komunitas PES di Indonesia yang memiliki struktur kompetisi berjenjang,  sehingga memungkinkan bagi komunitas dan gamer dari level mana pun, dari Sabang sampai Merauke, untuk bisa ​berpartisipasi dan berprestasi di level nasional maupun internasional​​.


Sumber: Youtube Channel 18th Asian Games 2018 “Asian Games 2018 – eSports Exhibition” / Mercadolibre

4 orang pemain PES terbaikakanmenjadiwakil Indonesia,untukbersaingdengan 20 pemain PES lainnya dari Negara-negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Thailand, Vietnam, Myanmar, danSingapura. Ajangtahunaninisudahberjalanselama ​4 musim atau 4 tahun​​, sejakpertama kali diadakanpada tahun 2016 di Hanoi, Vietnam, 2017 di Bandung Indonesia, dan 2018 di Kuala Lumpur Malaysia.

Meski Vietnam selalu berhasil meraih prestasi tertinggi selama 3 musim berturut-turut, prestasi Liga1PES di ajang ini adalah selalu melahirkan bakat dan talenta muda dari daerah yang mampu bersaing di level internasional. ​Rizky Faidan dari Bandung, Jamaluddin dari Makassar, dan terakhir Akbar Paudie dari Gorontalo​​ yang berhasil meraih prestasi ​Runner-up di SEA Finals 2018 Malaysia​​.

Akbar Paudie – Gorontalo (kedua dari kiri)

Musim ini struktur kompetisi Liga1PES akan ada sedikit perubahan dibanding musim kemarin, khususnya untuk jalur kualifikasi offline. Kami membagi Indonesia menjadi ​7 Regional​​: Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, JawaTimur, Sumatera, Kalimantan, dan Indonesia Timur.Dari masing-masing regional tersebut akan dicari 2 pemain terbaik untuk bisa tampil di putaran Final Nasional yang akan diadakan di Indonesia Esports Stadium, Jakarta pada bulan April atau Mei 2019.

Liga1PES juga akan membuka jalur kualifikasi via online hanya untuk pengguna PS4 dan kalau memungkinkan untuk pengguna Steam atau PC. Di jalur online, Juara akan otomatis menjadi salah satu dari 4 wakil Indonesia di ajang SEA Finals 2019 Thailand, dan Runner-up darijalur online berkesempatan tampil di putaran Final Nasional.

Kualifikasi akan segera dimulai bulan Desember 2018 – April 2019 di seluruh Indonesia.Sebagai wadah esports Nasional untuk Pro Evolution Soccer (PES) kami selalu berusaha melakukan inovasi-inovasi untuk mengembangkan komunitas, dan di musimini Liga1PES akan merilis 2 inovasi yang diperuntukkan bagi komunitas PES tentunya, yaitu: ​Liga1PES SHOW ​​& ​Liga1PES RANKINGS​​!

Liga1PES SHOW adalah produksi stream mingguan yang akan mengulas (highlight) mulai dari kualifikasi di daerah selama minggu tersebut sampai dengan putaran final nasional di Jakarta. Tujuannya adalah untuk memberi ruang eksposure kepada player-player di daerah untuk tampil di media.

Dan Liga1PES RANKINGS sendiri adalah platform rankings yang mendokumentasi data para pemain dari setiap kompetisi PES yang diadakan di Indonesia, tidak hanya untuk Liga1PES, tapi juga untuk semua pihak yang menyelenggarakan event PES di manapun di Indonesia. Tujuannya supaya prestasi pemain sekecil apapun di daerah atau di event manapun akan tercatat, terdata, dan terkelola secara profesional. Karena Liga1PES adalah wadah bagi komunitas PES di Indonesia untuk meraih prestasi dan menjadi teladan untuk komunitas gamer dan masyarakat!

GIGABYTE Hadirkan Motherboard Z390 DESIGNARE untuk Para Profesional

Taipei, Taiwan – GIGABYTE TECHNOLOGY Co. Ltd, produsen motherboard dan kartu grafis terkemuka, mengumumkan perilisan motherboard Z390 DESIGNARE dengan dukungan penuh untuk prosesor Intel® Core ™ i9-9900K 8-core terbaru. Penambahan terbaru pada seri GIGABYTE DESIGNARE ini adalah fitur yang lebih cepat dan efisien menciptakan konten sesuai dengan kreatifitas dan keahliannya.

Motherboard seri GIGABYTE DESIGNARE, memaksimalkan kinerja SSD M.2 dan RAM DDR4, serta mendukung penuh CPU yang cepat seperti CPU 8-core Intel® Core ™ i9-9900K terbaru. Dengan adanya USB Type-C ™ Thunderbolt ™, dan USB 3.1 Gen 2 menyediakan kecepatan transmisi 40Gb / s, motherboard ini dirancang memiliki kinerja penyimpanan yang efektif sebagai fitur utama. Teknologi GIGABYTE Ultra-Durable dan perangkat lunak yang eksklusif juga membawa nilai tambah bagi pembuat konten digital dan desain profesional.

Pembuat konten dan desain profesional dapat fokus pada pekerjaan mereka tanpa takut bermasalah dengan pasokan listrik. Area catu daya yang lebih besar dengan desain 2x PCB tembaga membuatnya selangkah lebih maju dalam meningkatkan stabilitas pasokan listrik.Motherboard Z390 DESIGNARE memanfaatkan heatsink VRM yang sangat berfungsi dalam pembuangan panas. Heatsink yang dirancang dengan indah ini efektif membantu melepas panas dengan adanya sirip pembuangan panas dan Direct-Touch Heatpipe membantu menambah luas permukaan sehingga pendinginan lebih efektif dan cepat.

Thermal pad yang lebih tebal juga membantu mengurangi panas yang dihasilkan oleh modul DrMOS, menjaga sistem suhu PC tetap dingin untuk meningkatkan efisiensi dan memastikan bahwa kinerja sistem tidak terpengaruh ketika para desain professional membutuhkan performa maksimal saat dihadapkan pada beban kerja yang lebih berat.

Selain performa yang luar biasa dan konektivitas berkecepatan tinggi, kecepatan transmisi secepat kilat dari perangkat penyimpanan eksternal juga merupakan sesuatu yang sangat dinantikan oleh para profesional desain. Z390 DESIGNARE memiliki dua set built-in USB Type-C ™ Thunderbolt ™ dan USB 3.1 Gen 2, untuk menyediakan kecepatan transmisi 40 Gbps.

Dari PCB hitam pekat dengan desain armor blackplate hingga heatsink perak metalik, estetika keren dari Z390 DESIGNARE motherboard cocok untuk desain para profesional. Pencahayaan LED yang halus dan bersahaja pada motherboard juga memberikan pembawaan yang lebih tenang dan santai sehingga para profesional desain dapat fokus pada karya seni mereka.

Sebagai tambahan, profesional desain dapat menggunakan header RGB untuk memasang strip pencahayaan RGB dan bermain dengan aplikasi eklsuif GIGABYTE Ambient LED untuk menyinkronkan strip pencahayaan LED dengan konfigurasi pencahayaan LED yanag ada pada motherboard. Dengan penyesuaian pola dan desain pencahayaan dari konfigurasi RGB motherboard, profesional desainer dapat benar-benar memamerkan gaya mereka sendiri.

4 Tim Terkuat AOV National Championship 2018 Siap Bertarung Di Sabuga Bandung

JAKARTA, INDONESIA – 5 November 2018 – Grand Final ANC Season 2 sudah semakin dekat! Berbeda dengan musim kemarin yang mengambil lokasi di mall, ANC kali ini memilih Sasana Budaya Ganesha Bandung sebagai saksi dari pertarungan sengit antara tim AOV WAW, ONIC, NXL> dan AURA.

Tim AOV esports yang dibentuk oleh Youtubers Indonesia Reza “Arap” Oktovian, WAW Esports telah menarik cukup banyak perhatian. Beranggotakan 3 mantan Tim ASL yaitu, Mumuy, Taxstump dan Naitomeia (sebelumnya dikenal sebagai Ahmad), menjadikan tim ini dengan segudang pengalaman dan sudah pasti tidak boleh dianggap remeh.

Selain ketiga pemain profesional AOV tersebut, BTR Bay bermain untuk Bigetron di ASL Season 2, memutuskan untuk mengucapkan selamat tinggal dan bergabung dengan Tim AURA. Merubah nama in-gamenya menjadi Zelov-, pemain ini mencoba keberuntungannya melalui ANC Season 2. Hal yang sama dilakukan oleh DG Eunha yang telah mengundurkan diri dari Tim DG Esports. Pemain ini kini bermain untuk Tim ONIC dengan nama Tyrant dan siap membantu ONIC untuk menggapai kemenangan.

Meskipun Tim NXL> tidak memiliki mantan pemain ASL seperti ketiga tim lainnya, namun berkat pengalamannya di panggung Grand Final ANC musim kemarin, tim ini pastinya juga akan siap memperebutkan trofi kemenangan.

Selain mempertemukan keempat tim terkuat AOV, Grand Final ANC Season 2 juga akan menyuguhkan Grand Final AOV Princess Cup sebagai salah satu rangkaian acara. DG Ladies dan SES Ladies berhasil membuktikan skill tercantiknya dan siap menjadi pemain ladies AOV terbaik di Indonesia.

Pertandingan Grand Final ANC Season 2 ini dipastikan akan menjadi salah satu pertandingan panas yang tidak boleh kalian lewatkan karena akan mempertarungkan para pemain yang sudah berpengalaman di ASL maupun ANC. Yuk, dukung tim favorit kalian dan sampai bertemu di Sabuga Challengers!

ANC 2018 didukung oleh Shopee Indonesia, perusahaan e-commerce terdepan di Asia Tenggara dan Taiwan. Country Brand Manager Shopee, Rezki Yanuar mengungkapkan, “Esports secara konsisten tumbuh dan membuka peluang baru terutama dalam produk digital. Shopee ikut berkomitmen untuk memudahkan pengguna yang ingin mengakses produk digital, termasuk voucher game. ANC sudah tidak diragukan lagi telah menjadi ajang kompetisi bergengsi yang dinantikan oleh para pecinta AOV. Senang sekali, kali ini Shopee juga dapat turut ambil bagian dalam mendukung pertumbuhan Esports Indonesia serta tetap berkomitmen memberikan pengalaman belanja online yang mudah dan menyenangkan bagi seluruh pengguna kami.”

AOV National Championship 2018 didukung oleh Shopee sebagai Title Sponsor, serta AXIS dan Game.ly sebagai Main Sponsors.

Makin Lancar Mobile Gaming Dengan Vivo V11 Pro

Jakarta, 5 November 2018 – Vivo V11 Pro, smartphone flagship yang telah dirilis hampir dua bulan oleh Vivo Indonesia, tak hanya unggul dalam hal Screen Touch ID dan kamera semata namun juga memiliki kemampuan lain untuk mendukung aktivitas mobile gaming. Vivo V11 Pro yang ditenagai dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 660 AIE octa-core 2.0 GHz dengan dukungan RAM sangat memumpuni untuk kebutuhan bermain game“Sekarang ini aktivitas yang sering dilakukan oleh pengguna smartphone adalah bermain mobile gaming. Berbagai macam genre game yang bermunculan menuntut performa smartphone yang memumpuni, agar pengalaman bermain tak terganggu. Vivo V11 Pro pun mendukung hal tersebut dengan hadir dalam spek dan fitur yang mendukung.” ujar Jason Fanjaya, Product Manager PT Vivo Mobile Indonesia.

Selain prosesor SD 660 AIE dan RAM besar yang mencapai 6GB, Vivo V11 Pro juga memiliki beberapa syarat awal sebagai peranti untuk gaming, yaitu adanya kapasitas simpan data internal yang cukup besar mencapai 64GB, yang masih bisa ditambahi dengan microSD hingga kapasitas maksimal  256GB. Terdapat pula konektivitas dual-SIM 4G yang salah satunya bisa dipakai khusus untuk koneksi data, sehingga pengguna Vivo V11 Pro bisa terus terhubung dengan internet saat memainkan online game.Syarat berikutnya yakni layar luas yang mencapai 6.41 inci Ultra All Screen dengan desain poni atau notch yang semakin kecil dan rapi membuat layar Vivo V11 Pro terlihat lebih luas. Panel Super AMOLED FHD+ pada Vivo V11 Pro pun juga mampu menampilkan warna game lebih jelas hingga resolusi 1080 x 2340 pixel, bahkan saat bermain diluar ruangan.

Untuk bermain game yang memerlukan grafis tinggi dan memori besar seperti PUBG dan Asphalt, Vivo V11 Pro memngakomodasi pengalaman mobile gaming. Prosesor grafis (GPU) Adreno 512 akan  membantu kinerja CPU Snapdragon 660AIE agar mampu menjalankan game dan memproses aplikasi yang berjalan secara background.Yang semakin membuat Vivo V11 Pro menjadi peranti yang tepat untuk bermain mobile game adalah tersedianya AI Game Mode yang telah dibuat semakin cerdas. Dengan memanfaatkan semua mode Auto Gaming yang baru, pengguna Vivo V11 Pro dapat terus menjalankan game meski layar dalam keadaan terkunci. Tak hanya itu, jika berniat membalas pesan pun, pengguna tak perlu keluar permainan, sebab bisa mengetik pesan sembari bermain.

Pada versi terbaru ini, AI Game Mode Vivo V11 Pro tampil baru yakni cukup geser jari pengguna dari sisi samping, maka pengguna bisa mengakses semua fitur pada AI Game Mode secara mudah. Atau menggeser tiga jari dari atas kebawah, akan muncul aplikasi messangger yang dapat menampilkan pop-up chat dengan posisi dan ukuran yang dapat diatur, sehingga tidak mengganggu permainan.Tak kalah penting adalah kapasitas baterai 3400mAH pada Vivo V11 Pro yang cukup besar dan irit untuk mendukung gaming. Apalagi smartphone ini telah dilengkapi dengan fitur Dual Engine Fast Charging yang cepat untuk mengisi ulang daya baterai saat menipis. Dalam setengah jam permainan, daya baterai Vivo V11 Pro hanya berkurang sebanyak 12 persen. Hal ini berkat adanya prosesor Snapdragon 660AIE yang menggunakan desain 14nm, membuat pemakaian daya dari baterainya sangat efisien. Hanya dengan mencolokkan Vivo V11 Pro ke charger selama 5 menit maka permainan bisa dilakukan hingga hampir 1 jam. Saat ini, Vivo V11 Pro dibanderol seharga Rp4.999.000. Vivo V11 Pro bisa didapatkan pada Vivo Store Indonesia serta e-commerce partner vivo, mitra ritel, dan gerai-gerai IM3 Ooredoo tertentu di seluruh Indonesia.

Vivo juga menggelar promo khusus untuk salah satu seri teranyar, Vivo V11 6GB/64GB, dengan promo cashbacksenilai Rp 500.000 baik melalui gerai Vivo Store atau mitra ritel vivo se-Indonesia; maupun melalui e-commerce official store Vivo seperti Shopee, JD.ID, Lazada, dan Akulaku. Dengan cashback Rp 500.000, Vivo V11 6GB/64GB bisa didapatkan dengan harga menarik yaitu Rp3.999.000, dari sebelumnya Rp 4.499.000.

Giada merilis PC berukuran buku DD68 Didukung oleh Prosesor 8-Generasi Terbaru Intel

Satu perangkat dengan tiga layar, hingga resolusi 4K, diberdayakan oleh CPU Intel Whisky Lake

Shenzhen, Cina, 30 Oktober 2018 – Giada, penyedia PC tertanam, motherboard tertanam, server dan peralatan penyimpanan, dengan bangga mengumumkan Giada DD68 ringkas, PC berukuran buku terbaru perusahaan, ideal untuk aplikasi pemain signage di perhotelan , ritel, komersial, layanan, dan peran periklanan. Perangkat ini membawa organisasi semua kinerja dan efisiensi CPU Whiskey Lake baru Intel, output independen ke beberapa layar 4K, ditambah kemudahan penggunaan dan serapan cepat karyawan dan klien yang ditawarkan oleh dukungan layar sentuh intuitif.

PERFORMA TINGGI DIDUKUNG OLEH PROSESOR CORE 8-GEN TERBARU INTEL

The Giada DD68 didukung oleh prosesor Whisky Lake Generasi 8 terbaru Intel. Intel mengumumkan CPU Whiskey Lake dengan daya rendah pada bulan Agustus tahun ini. Menurut Intel, CPU, menggunakan teknologi proses 14 nm, menawarkan keuntungan kinerja dua digit jika dibandingkan dengan bagian Kaby Lake Refresh. Intel juga mengklaim prosesor baru ini menawarkan performa web yang lebih baik 1.8x. Pengeditan video dalam Adobe diproyeksikan hampir tiga kali lebih cepat, dan video 4K harus menghabiskan separuh waktu untuk membuatnya.

Didukung oleh prosesor Intel Core dual-core, DD68 memiliki performa tinggi. Ini dapat digunakan secara luas dalam solusi papan reklame digital di mana kekuatan komputer hemat energi dan kinerja grafis berkualitas tinggi diperlukan.

PILIHAN IDEAL UNTUK SOLUSI TAMPILAN LAYAR SENTUH

Interaktivitas mengambil pasar dengan badai. Saat pengguna terbiasa dengan perangkat seluler dan tablet, mereka menginginkan pengalaman yang sama pada desktop dan tampilan tempat umum. Penelitian antarmuka manusia alami menunjukkan bahwa Touch ada di mana-mana.

DD68, yang berisi prosesor paling modern dan kuat dan berjalan pada Intel UHD 620 sebagai unit grafis, merupakan dukungan ideal untuk tampilan interaktif. Pemain, dengan frekuensi 2,10 GHz (Hingga 3,90 GHz) dan slot M.2 SSD super-kecepatan tinggi onboard, dapat memberikan bandwidth transmisi kecepatan tinggi untuk pengalaman interaktif penukaran pelanggan.

TIGA LAYAR 4K BESAR DAPAT DIGERAKKAN OLEH SATU PERANGKAT KECIL

Untuk unit yang ringkas, DD68 memberikan kualitas tampilan yang luar biasa, hingga 4K, pada sebanyak tiga layar pada saat yang sama – dengan setiap layar jelas mampu menunjukkan data yang sepenuhnya berbeda, bila diperlukan, dan menampilkan keluaran yang mendukung resolusi hingga 4096 x 2304 hingga 60Hz. Sambungan output display terdiri dari satu konektor Port Display, dan dua port HDMI, dan PC mampu menampilkan satu video sub-4K melalui DP sambil menampilkan dua gambar 4K melalui HDMI. Kemampuan untuk menjalankan beberapa layar dari satu perangkat kecil yang hemat daya jelas dapat menawarkan penghematan biaya yang besar jika dibandingkan dengan sistem yang lebih lama.

PEMAIN SIGNAGE BERUKURAN BUKU KELAS ATAS

Dengan CPU Intel Whiskey Lake yang menyediakan daya pemrosesan yang cukup pada intinya, DD68 menawarkan hingga 32GB memori DDR4 dalam dua slot SO-DIMM. Dukungan sistem operasi termasuk varian Windows 10 dan Linux 64 bit terbaru.

Dengan casing khusus berukuran tipis 26mm dan volume 0,7 liter mungkin adalah mini PC Whiskey Lake paling tipis di dunia dan karena itu ideal untuk dipasang di belakang layar datar. Konektivitas jaringan disediakan oleh konektor RJ45 Gigabit Ethernet LAN, dan slot SIM untuk kenyamanan konektivitas seluler. Ada juga slot Mini-PCIe yang menawarkan pilihan opsi penyimpanan atau koneksi nirkabel – mSATA, WIFI, 3G dan 4G.

Soket penyimpanan, output dan ekspansi lainnya dan koneksi termasuk lima slot USB 3.1, 1 x mSATA, 1 x M.2 (2242/2280) untuk SSD. Semua opsi ini memungkinkan penyimpanan berkecepatan tinggi yang sangat besar untuk aplikasi yang membutuhkannya. Ada juga port serial RS-232 untuk aplikasi lengkap dan dukungan perangkat keras.

10 Games Terbaru asal Korea di GCA Global Game Expo II

Bekasi, Novermber 2018 – Melihat pasar games di Indonesia yang semakin pesat, Elite Games bersama GCA (Gyeonngi Content Agency) mengadakan GCA GLOBAL GAME EXPO II untuk mengenalkan 10 games terbaru asal Korea Selatan ke Indonesia, yang dilaksanakan pada 3 November 2018, dan bertempat di Mall Summarecon Bekasi.

Gyeonngi Content Agency merupakan salah satu organisasi yang berkecimpung di dunia konten hiburan yang membawa 10 game developer berpotensi dari Gyeonggi, Korea Selatan. Sekerdar info, GCA (Gyeonngi Content Agency) adalah badan pemerintah yang memfasilitasi hal terkait games. Untuk lebih mudahnya GCA (Gyeonngi Content Agency) itu merupakan BEKRAF versi Korea Selatan.

GCA (Gyeonngi Content Agency) mengenalkan 10 Games mobile menarik dengan berbagai genre mulai dari RPG, Card Battle, Arcade dan Casual yang dapat dimainkan oleh semua kalangan. 10 Games yang dikenalkan oleh GCA (Gyeonngi Content Agency) antara lain :

• Area Master II

• Spirit Clash

• Stella Maiden

• Tap Tales

• CrownMasters

• Garbage Day

• Humvee Dogs

• The Skull

• Machi Knights

• Last Island

10 Games tersebut dapat dimainkan secara cuma-cuma di booth yang tersedia di GCA Global Game Expo II. Tidak hanya itu, bagi para pengunjung yang hadir dan telah mencoba 10 games dapat membawa pulang merchandise menarik. Selain dapat mencoba games, pengujung yang hadir juga dapat menyaksikan keseruan Cosplay Competition dan juga dapat bertemu Cosplayer Indonesia yang terkenal, Yukitora Keiji sebagai juri di Cosplay Competition.

GCA (Gyeonngi Content Agency) Global Games Expo II dihadiri oleh Managing Director Elite Games Inc, Mr. Romulo Augustine Reyes dan Director GCA, Mr. Moon Jiseong. GCA (Gyeonngi Content Agency) dan Elite Games sendiri merencanakan kerja sama dengan para developor dari Indonesia agar bisa saling membangun komoditas game di pasar Indonesia-Korea.

GCA Global Game Expo II turut memperlihatkan penandatanganan perjanjian kerja sama antara antara GCA dengan Melon by Telkom. Prosesi penandatanganan ini dilakukan oleh Presiden GCA, Mr. Oh Changhee dan Presiden Direktur Melon Indonesia, Mr. Dedi Suherman.

Selain itu dalam konferensi pers, Presiden dari Gyeonggi Contents Agency, Mr. Oh Changhee menceritakan keadaan industri Korea Selatan dan menyampaikan kesan pertamanya saat tiba di Indonesia. Besar harapan rencana kerja sama dengan developer lokal dapat terwujud dengan mulus untuk kemajuan bersama.

Recent Posts