Jakarta, 10 Oktober 2018 – Menurut laporan Kaspersky Lab mengenai Internet of Things (IoT) pada paruh pertama tahun 2018, perangkat IoT menerima serangan dari 120.000 lebih modifikasi malware. Angka ini lebih dari tiga kali lipat jumlah malware IoT yang terlihat di seluruh 2017. Kaspersky Lab memperingatkan bahwa pertumbuhan rangkaian malware yang menyerang perangkat pintar ini merupakan tren berbahaya yang berkelanjutan: pada tahun 2017 juga terlihat sejumlah modifikasi malware pada perangkat pintar meningkat 10 kali lipat dibandingkan tahun 2016.
Pasar untuk perangkat IoT (juga dikenal sebagai perangkat “pintar”), dan perannya dalam kehidupan sehari-hari, tumbuh secara eksponensial. Tetapi para pelaku kejahatan siber juga melihat peluang mengambil keuntungan finansial dengan cara melipatgandakan dan membuat variasi serangan yang mereka lakukan. Bahaya yang timbul bagi para pengguna gawai IoT adalah ancaman ini dapat menyerang mereka dengan cara tidak terduga, bahkan perangkat yang tampak tidak berbahaya dapat berubah menjadi mesin kuat untuk menjalankan aktivitas ilegal. Beberapa contohnya seperti penambangan crypto, serangan DDoS, atau perangkat secara diam-diam menjanlankan botnet.
Menyadari akan bahayanya, para ahli Lab Kaspersky secara rutin meninjau data yang dikumpulkan dari berbagai sumber termasuk perangkat honeypots, yaitu umpan yang digunakan untuk menarik perhatian para pelaku kejahatan siber dan menganalisis kegiatan mereka. Informasi terbaru paling mengejutkan yang ditemukan para ahli adalah jumlah modifikasi malware yang menyerang sejumlah perangkat IoT pada paruh pertama tahun 2018, tercatat sebanyak tiga kali lebih tinggi daripada jumlah di seluruh tahun 2017.

Statistik menunjukkan bahwa metode propagasi malware IoT yang paling populer masih berupa usaha paksa kata sandi, yaitu upaya berulang untuk memasukkan berbagai kombinasi kata sandi. Brute forcing digunakan pada 93% serangan yang terdeteksi. Dalam sebagian besar kasus lainnya, akses ke perangkat IoT dijalankan menggunakan eksploitasi yang cukup dikenal.
Perangkat yang paling sering menyerang umpan honeypots dari Kaspersky Lab adalah router dengan 60% serangan berasal dari router. Perangkat IoT lainnya yang melakukan penyerangan menggunakan ragam teknologi yang berbeda misalnya perangkat DVR dan printer. Honeypots bahkan mencatat serangan yang datang dari 33 mesin cuci.
“Dibandingkan dengan komputer pribadi dan ponsel pintar, perangkat IoT mungkin tidak cukup kuat untuk menarik pelaku kejahatan siber dan digunakan menjalankan aktivitas ilegal mereka. Namun, kurangnya kinerja mereka tidak sebanding dengan jumlah mereka, dan fakta bahwa beberapa produsen perangkat pintar masih belum memperhatikan keamanan produk mereka. Bahkan jika para vendor mulai melengkapi perangkat mereka dengan keamanan yang lebih baik, maka masih akan perlu waktu sampai mengganti perangkat yang menua di rumah. Selain itu, varian malware IoT dapat menyesuaikan dan berkembang dengan sangat cepat, sementara aktivitas yang dieksploitasi sebelumnya belum diperbaiki, para pelaku kejahatan siber terus-menerus menemukan cara baru. Produk IoT telah menjadi sasaran empuk bagi pelaku kejahatan siber yang dapat mengubah mesin sederhana menjadi alat yang kuat dalam melakukan kegiatan ilegal, seperti memata-matai, mencuri dan memeras,” kata Mikhail Kuzin, peneliti keamanan di Kaspersky Lab.
Untuk mengurangi risiko serangan malware IoT, pengguna disarankan untuk:
- Instal setiap pembaruan untuk firmware yang Anda gunakan sesegera mungkin. Kerentanan yang ditemukan dapat diperbaiki melalui patch dalam pembaruan.
- Selalu ubah kata sandi yang pertama kali terinstal pada perangkat. Gunakan kata sandi rumit yang mencakup huruf besar, huruf kecil, angka dan simbol.
- Gunakan Kaspersky Smart Home dan IoT Scanner untuk memeriksa perangkat IoT Anda terhadap kerentanan dan infeksi.
- Segera reset ulang perangkat Anda setelah melihat adanya indikasi aneh pada perangkat. Tindakan ini dapat menyingkirkan malware yang ada, tetapi tidak mengurangi risiko terkena infeksi lain.
Baca versi lengkapnya di Securelist.com.

















![[Review] Omron HEM-7156T Akurat, Nyaman Dan Mudah Digunakan Dengan Bluetooth](https://gadgetholic.id/wp-content/uploads/2022/11/P_20221116_075706-218x150.jpg)
![[review] Lexar SSD NVMe M.2 2280 NM760 Cocok Bagi Para Gamer dan Profesional](https://gadgetholic.id/wp-content/uploads/2022/11/P_20221114_212609-218x150.jpg)
![[Review] Smartphone Paling Kuat dengan Helio G99 & Super AMOLED di Segmennya](https://gadgetholic.id/wp-content/uploads/2022/11/P_20221104_165801-218x150.jpg)




Rangkaian acara Megaxus Olimpiade 2018 dimulai dari Babak Penyisihan Online yang telah selesai dilakukan dari tanggal 21-30 September 2018, dan telah meloloskan masing-masing satu tim untuk game Audition AyoDance, Counter-Strike Online, Closers Online dan AyoDance Mobile. Total ada 739 orang peserta yang tergabung dalam 225 tim yang sudah mengikuti Babak Penyisihan Megaxus Olimpiade 2018. Tim-tim yang telah lolos Babak Penyisihan Online ini akan bertanding di Babak Final di Neo Soho Mall, Jakarta, tanggal 11-14 Oktober 2018, menghadapi tim-tim yang lolos tahap Penyisihan On Spot. Total jumlah tim yang akan bertanding di Babak Final adalah 16 tim Audition AyoDance, 4 tim Counter-Strike Online, 4 tim Closers Online, dan 8 tim AyoDance Mobile.
Semua prosesor 8-Core Intel® Core ™ i9-9900K yang baru dibangun pada teknologi 14nm dan mendukung soket LGA 1151. BIOS pada motherboard seri GIGABYTE Z / H / B 300 telah diperbarui sehingga sangat kompatibel dengan prosesor baru. Untuk memastikan kebutuhan daya untuk overclocking hingga 5GHz + di semua core, dimungkinkan dengan penggunaan GIGABYTE Z390 AORUS Motherboards yang dilengkapi desain daya digital fase 12, dipadukan dengan kontroler PowIRstage atau modul DrMOS dengan MOSFET untuk manajemen daya yang seimbang.
Peningkatan UI pada interface BIOS dan desain grafis baru membuat konfigurasi pengaturan BIOS jauh lebih intuitif dan ramah pengguna dibanding sebelumnya. Informasi penting perihal kecepatan clock, data memori, perangkat penyimpanan, status kipas dan perangkat keras penting lainnya ditampilkan dengan jelas bagi pengguna untuk dievaluasi.
Vivo menjadi salah satu brand yang konsisten mengusung teknologi AI dalam rangkaian model smartphone pada beberapa tahun terakhir. Pada seri terbarunya, Vivo V11 Pro, vivo fokus untuk mengembangkan teknologi kecerdasan buatan pada beberapa fitur esensial seperti pada kamera, antarmuka, hingga pengolahan dokumen yang membuat performa smartphone semakin maksimal. Dengan teknologi AI pada Vivo V11 Pro, beberapa kemudahan pun akan didapatkan oleh pengguna. Berikut di antaranya:
Selain mempelajari fitur yang paling sering digunakan, Vivo V11 Pro juga mengenali dokumen gambar pada memori smartphone, dan memilahnya sesuai jenis gambar, baik selfie, pemandangan, dan lain sebagainya; serta memilah setiap foto sesuai wajah yang tertangkap pada kamera. Fitur AI Image Identification ini juga terintegrasi dengan fitur IManager pada smartphone yang akan memudahkan pengguna mencatat gambar yang sama ketika ingin membersihkan Galeri.
Kamera Vivo V11 Pro dapat secara otomatis dapat mengenali karakteristik wajah saat mengambil foto. Menggunakan pemindaian berbasis gender, fitur pada wajah, serta pencahayaan; hasil foto dengan mode Beauty Face dibuat semakin natural, serta menonjolkan fitur wajah dengan detail. Pada saat selfie, pengguna juga dapat otomatis menyesuaikan tone kulit wajah, bentuk wajah dan dagu, hidung, bibir, serta bentuk mata satu persatu sesuai keinginan. Fitur ini pun juga dapat digunakan saat mengambil video.
Pada saat mengambil foto objek dengan kamera belakang, pengguna Vivo V11 Pro juga bisa menggunakan fitur AI Portrait Framing yang otomatis memberi panduan mengambil foto dengan lebih proporsional. Fitur yang dapat diaktifkan pada pengaturan kamera ini juga dapat dipadukan dengan AI Scene Identification yang otomatis mengenali jenis objek dan memaksimalkan filter yang akan digunakan saat mengambil foto makanan, pemandangan, wajah, dan lainnya. Saat mengambil foto dengan kondisi backlight, Vivo V11 Pro juga memiliki fitur Anti Backlight AI-HDR yang otomatis menyesuaikan pencahayaan bahkan sejak momen mengambil foto.
Bagi para mobile gamer, Vivo V11 Pro dilengkapi Game Assistant yang membuat smartphone dapat tetap menjalankan game, bahkan ketika melakukan aktivitas lain seperti menelepon atau chatting. Ketika ingin rehat sejenak namun tetap ingin menjalankan game, AI Game Mode juga dapat digunakan pada Vivo V11 Pro. Selain itu, pengguna juga bisa memaksimalkan kinerja CPU, dan RAM ketika dibutuhkan untuk menjalankan mobile gameyang lebih berat.
Selain pada fitur game, Vivo V11 Pro juga memberikan keleluasaan bagi autentikasi penggunanya. Aktifkan fitur AI Face Access yang dapat bekerja kurang dari 1 detik bahkan saat kondisi gelap; atau manfaatkan fitur futuristik Screen Touch ID yang memindai langsung sidik jari di layar. Kedua fitur ini juga dapat dijalankan sekaligus. Bahkan autentikasi sidik jari dapat diaktifkan untuk lebih dari 1 pengguna.


AORUS menjadi pelopor dalam industry menciptakan efek cahaya tiga-cincin RGB baru yang cukup fenomenal untuk dipandang dengan jangka panjang. Satu kipas menggunakan lampu LED yang menghiasi kecepatan kipas,sehingga tercipta kejutan yang dinamis. Mode pencahayaan apa pun dapat direpresentasikan dengan sempurna yakni cukup dengan mengatur waktu pencahayaan LED. Sejauh ini, AORUS satu-satunya yang dapat memberikan efek pencahayaan yang luar biasa ini.


Menurut Josef Wang, Marketing Director of Realme Southeast Asia, peluncuran Realme di Indonesia merupakan babak baru bagi Realme untuk menjadi game changer dalam industri smartphone global. “Dengan membawa semangat ‘Proud to Be Young,’ Realme siap untuk menghilangkan batasan dan menetapkan standar kualitas baru di industri smartphone Indonesia. Kami mendefinisikannya sebagai ‘Power meets style’ dimana Realme berfokus dalam menyediakan produk dengan inovasi terbaru yang mengkombinasikan kinerja yang kuat dan desain yang stylish. Karena Realme menargetkan pasar global, kami ingin menjadikan acara peluncuran di Indonesia ini sebagai momentum baru ke industri smartphone global.”
“Melalui rangkaian produk dari Realme, pengguna dapat merasakan prosesor seluler tingkat tinggi yang dirancang untuk kinerja, efisiensi, dan fleksibilitas maksimum, dikemas dalam performa smartphone yang superior,” tambah Mantosh Malhotra, Presiden Qualcomm Asia Tenggara.
Realme juga memahami bahwa generasi muda memiliki ekspektasi yang tinggi untuk bermain game, dan Realme juga berkolaborasi dengan game Arena of Valor (AoV), sebuah permainan multiplayer online yang saat ini sering dimainkan oleh para mobile gamer di Indonesia. Dengan kolaborasi ini, Realme berharap dapat memenuhi pengalaman kaum muda dalam memainkan game online favoritnya.
Realme 2 memiliki ukuran layar 6,2 inci, dan rasio screen-to-body mencapai 88,8%. Terbuat dari material komposit berukuran nano 2.5D, casing belakang Realme 2 menghasilkan efek cahaya dan bayangan seperti berlian. Realme 2 hadir dengan baterai besar 4230mAh dan AI Power Manager untuk memberikan daya tahan baterai yang sangat lama selama 44 jam. Kamera belakang memiliki konfigurasi dual-camera 13MP + 2MP dengan modus portrait yang dioptimalkan, memberikan gambar yang lebih jelas dan latar belakang bokeh yang lebih alami.
Menggenggam Realme 2 Pro yang hadir dengan rasio screen-to-body mencapai 90,8% menghasilkan kenyamanan yang sama dengan memegang smartphone konvensional 5,5 inci dengan layar 16:9. Casing belakang Realme 2 Pro dilapisi 13-15 lapisan atom yang menghadirkan kedalaman, transparansi, dan detil yang tinggi. Casing belakang Realme 2 Pro memiliki pola yang sesuai dengan pusat telapak tangan, dan memberikan efek seperti kaca. Selain memiliki pilihan warna Black Sea yang elegan, Realme 2 Pro juga menawarkan pilihan warna Blue Ocean yang mengingatkan pada lautan yang tenang, dan Ice Lake yang mirip kristal, sesuai dengan tren mode saat ini.Realme 2 Pro mengusung prosesor Qualcomm Snapdragon 660AIE yang memiliki performa tinggi dan konsumsi daya rendah, GPU Adreno 512, dan hub sensor Qualcomm All-Ways Aware ™ dan HVX, serta mesin AI bawaan memberikan pengalaman AI yang nyata. Realme 2 Pro dilengkapi dengan RAM hingga 8GB dan ROM sebesar 128GB dan memiliki slot kartu microSD hingga 256GB. Realme 2 Pro juga menawarkan opsi RAM 4GB + ROM 64GB serta 6GB + 64GB dengan harga yang lebih terjangkau. Baterai 3500mAh ini juga dilengkapi dengan AI Sleep Mode yang cerdas dapat mengetahui pola penggunaan smartphone dan mematikan aplikasi yang berjalan di background sehingga Realme 2 Pro dapat digunakan selama satu hari penuh.
Realme 2 Pro hadir dengan konfigurasi kamera belakang ganda 16MP yang dilengkapi dengan sensor Sony IMX398 dengan fokus ganda, aperture F1.7 dan lensa 6P sedangkan kamera sekunder bertugas mengukur jarak spasial objek yang difoto dalam mode portrait. Realme 2 Pro hadir dengan kamera depan 16MP dan aperture sebesar F2.0 yang mampu menangkap lebih banyak cahaya, memastikan foto selfie yang lebih khas; Realme 2 Pro menghadirkan fitur baru AI beauty 2.0 yang secara tepat mengenali 296 titik identifikasi wajah dan menawarkan 8 juta pilihan efek beautification beautification ang dapat dipersonalisasikan.
Realme 2 Pro mengusung sistem operasi Color OS 8.1 berbasis Android 8.1 5.2 AI yang hadir dengan fitur dasar yang lebih baik serta dioptimalkan untuk memfasilitasi penggunaan sehari-hari. Sementara itu, Realme 2 Pro juga memiliki fitur manajemen file super cleaning yang dapat menghapus file junk. Untuk kepuasan dalam bermain game, Realme 2 Pro dilengkapi dengan Game Space yang dirancang untuk memberikan pengalaman bermain yang sangat baik, fitur keamanan yang terintegrasi, smart driving, AI Board, Google Assistant, Smart Scan dan masih banyak lagi agar pengguna sepenuhnya merasakan kenyamanan nyata dari teknologi AI.
Realme C1 merupakan smartphone yang hadir untuk memberi definisi baru dalam jajaran smartphone Entry Level. Realme C1 hadir dengan layar ‘Mega Display’ berukuran 6.2 inci, tampilan Full HD 1080p dan rasio layar hingga 88%. Selain itu, spesifikasi Realme C1 juga didukung dengan ‘Mega Battery’ yang memiliki kapasitas sebesar 4230 mAh yang dapat digunakan hingga 18 jam untuk mendengarkan musik dengan koneksi Wi-Fi dan memainkan video selama 15 jam atau bermain game hingga 10 jam.
Harga & Ketersediaan





