ASUS belum lama ini mengumumkan salah satu produk terbarunya di Indonesia yakni notebook ASUS VivoBook X505ZA. Notebook ini ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan notebook dengan kemampuan multimedia dan gaming dengan harga terjangkau. Tentu saja, pelajar atau mahasiswa menjadi salah satu target pasar dari VivoBook X505ZA.
Salah satu keunikan yang dimiliki oleh notebook ini adalah penggunaan APU Ryzen 5 sebagai dapur pacu dari VivoBook X505ZA. Untuk pertama kalinya ASUS menggunakan APU Ryzen sebagai dapur pacu pada notebook terbarunya yang berarti performa dari notebook ini bisa sejajar dengan pesaingnya di harga yang sama.
Dengan grafis terintegrasi Radeon Vega 8 menjadikan notebook ini merupakan salah satu solusi notebook irit daya karena grafis diskrit tidak diperlukan.
ASUS VivoBook X505ZA dalam ulasan ini dipersenjatai dengan Prosesor APU Ryzen 5 2500U dengan arsitektur Zen yang sama persis seperti CPU Ryzen pada Desktop. Ryzen 5 2500U termasuk dalam prosesor APU Ryzen khusus notebook dari AMD. Ryzen 5 2500U memiliki konfigurasi Quad-Core dan memiliki teknologi SMT (simultaneous multi-threading) sehingga prosesor tersebut memiliki 8 Thread.
Nilai base clock dari Ryzen 5 2500U sebesar 2.0 GHz dan saat Turbo menjadi 3.6 GHz. dengan nilai TDP sebesar 15 W membuat notebook ini irit daya meskipun spesifikasi APU Ryzen 5 memiliki performa mumpuni.
ASUS VivoBook X505ZA pada pengujian kali ini menggunakan RAM DDR4 berkapasitas 8 GB dengan kecepatan maksimal sebesar 2400 MHz. konfigurasi memori yang digunakan yaitu Single-channel. Dengan spesifikasi memori seperti ini membuat performa dari notebook ini cukup baik.
Meskipun begitu, dengan harga yang dilabel untuk notebook ini seharusnya memori Dual-Channel merupakan keharusan sehingga Ryzen 5 2500U dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
ASUS VivoBoo X505ZA yang digunakan dalam pengujian kali ini memiliki grafis terintegrasi Radeon Vega 8 yang dilengkapi 512 Shaders dengan Base Clock 1100 MHz yang dilengkapi memori grafis/VRAM sebesar 1GB dari memori sistem.
Radeon Vega 8 menggunakan arsitektur GCN5 seperti grafis diskrit Radeon Vega 56/64 yang merupakan kartu grafis High-End dari AMD. Dengan arsitektur yang dimiliki memungkinkan Radeon Vega 8 mampu menangani proses multimedia dengan baik termasuk bermain game.
Untuk desain, sisi luar ASUS VivoBook X505ZA menggunakan material plastik polimer dan memiliki desain yang sama dengan seri VivoBook pada umumnya. Meskipun berbahan plastik, casing dari notebook ini terlihat kokoh dan tidak ringkih.
Asus X505ZA dilengkapi layar 15.6 inch dengan resolusi 1366 x 768 pixel dan memiliki desain anti-glare sehingga cahaya matahari tidak terpantul dari layar saat notebook digunakan di luar ruangan.
Penggunaan bezel NanoEdge membuat rasio dan ukuran layar dari notebook ini terlihat besar meskipun ukuran notebook sejatinya merupakan notebook 14 inch.
Sisi kiri dari X505ZA terdapat konektor lubang DC-in adaptor, LAN port, HDMI, USB3.0, dan terdapat port reversible USB 3.0 Type-C yang dapat digunakan untuk menghubungkan perangkat smartphone pada notebook ini.
Sementara di sisi kanan terdapat indikator daya dan baterai, Kensington Lock, 2x USB 2.0, 1x Card Reader dan Audio jack combo 3.5mm. absennya DVD writer pada notebook ini membuat tebal notebook ini juga menipis dan bobot menjadi ringan.
Keyboard ASUS X505ZA menggunakan desain tombol Chiclet seperti notebook ASUS pada umumnya kecuali tata letaknya. Untuk ukuran luas tiap tombol kecuali deretan paling atas dan tombol di sudut kanan bawah, terlihat cukup besar sehingga pengguna yang berjari besar dapat mengetik dengan cukup mudah. Tombol terasa cukup responsif bahkan pada tombol dengan ukuran kecil sekalipun.
Terlihat pada sisi kanan atas terdapat tombol daya dengan indikator yang sejajar dengan tombol deret atas sehingga jika tersentuh secara tidak sengaja notebook ini akan masuk mode sleep.
Untuk touchpad, posisinya terletak dibawah tombol spasi dan terlihat tombolnya menyatu dengan area touchpad dengan garis di tengah sebagai tanda pemisah antara tombol kanan dan kiri touchpad.
Untuk pengisian daya, power adapter ASUS X505ZA yang disertakan memiliki power rating sebesar 45 Watt dengan besaran arus 2.3A. Terlihat dari ukuran yang cukup ringkas dan ringan membuat anda tidak perlu khawatir soal beban yang dibawa saat laptop ini dibawa bersama dengan adaptor-nya. Power rating dari adaptor notebook ini sangat sesuai karena APU Ryzen 5 yang tertanam memiliki TDP sekitar 15 Watt saja.
Spesifikasi lengkap dari VivoBook X505ZA adalah sebagai berikut.


















![[Review] Omron HEM-7156T Akurat, Nyaman Dan Mudah Digunakan Dengan Bluetooth](https://gadgetholic.id/wp-content/uploads/2022/11/P_20221116_075706-218x150.jpg)
![[review] Lexar SSD NVMe M.2 2280 NM760 Cocok Bagi Para Gamer dan Profesional](https://gadgetholic.id/wp-content/uploads/2022/11/P_20221114_212609-218x150.jpg)
![[Review] Smartphone Paling Kuat dengan Helio G99 & Super AMOLED di Segmennya](https://gadgetholic.id/wp-content/uploads/2022/11/P_20221104_165801-218x150.jpg)
























Berbeda dengan GL503, ASUS ROG Strix GL504 hanya tersedia dua seri, Hero II dan Scar II yang menjadi unggulan ASUS untuk membantu para gamer tanah air meraih kemenangan. Namun keduanya tetap ditargetkan untuk genre game yang sama. ROG Strix GL504 Hero II untuk para gamer MOBA (Multiplayer Online Battle Arena), dan ROG Strix GL504 Scar II untuk para gamer FPS (First Person Shooter).
Dari sisi desain, ROG Strix GL504 tak hanya tampil lebih kompak berkat bezel tipis di layar, kini tampil lebih premium dengan pattern baru sehingga mampu memuaskan para gamers dengan desain futuristis. Bagi pengguna non gamers, desain terbaru yang digunakan juga sangat elegan dan secara keseluruhan telah menjadi faktor penyempurna dari notebook yang menawarkan performa sangat mumpuni tersebut.
Untuk memori utamanya, ASUS memberikan kapasitas ruang sebesar hingga 32GB bertipe DDR4 dengan kecepatan 2.666 MHz. Dukungan ini akan memuluskan kinerja sistem untuk mengolah performa komputasi dengan lancar, terutama dalam aspek multitasking. Sementara untuk gaming, ROG Strix GL504 Hero II sendiri akan hadir dengan grafis Nvidia GeForce GTX1060 6GB GDDR5 dan ROG Strix GL504 Scar II memiliki pilihan grafis Nvidia GeForce hingga GTX 1070 8GB GDDR5.
Perihal media penyimpanan, ASUS mempertahakan penggunakan teknologi SSD NVMe PCIe Gen3 x4 hingga 256GB yang dikombinasikan dengan hybrid SSHD berkapasitas luas, 1TB untuk media penyimpanan data atau koleksi game. Storage mampu menghadirkan application maupun gaming loading time alias kecepatan loading dalam membuka aplikasi dan game, dua kali lebih cepat dibanding HDD konvensional.
Di Indonesia, ROG Strix GL504 Scar II dan Hero II akan hadir dengan pilihan. Semuanya telah di lengkapi dengan prosesor Intel Core 8th Gen i7-8750H yang memiliki enam core dua belas thread dengan pilihan GPU yang berbeda. ROG Strix GL504 Scar II akan hadir dengan pilihan GPU hingga GTX 1070 8GB dengan harga mulai Rp 30.299.000. Sedangkan ROG Strix GL504 Hero II akan hadir dengan pilihan GPU GTX 1060 6GB dengan harga mulai Rp24.299.000.




Game yang dapat dijalankan pun tidak tanggung-tanggung mulai dari PUBG, The Division, Dragon Ball FighterZ, Realm Royale, Dishonored, Sniper Elite 4, Metal Gear Solid 5 dan game-game AAA lainnya. Game-game tersebut dijalankan dengan metode streaming yang tentunya membutuhkan koneksi internet cepat dan stabil.
“Dengan hasil kerjasama ini, sudah tidak ada lagi batasan antara gamers PC ataupun mobile. Kedua perangkat tersebut sudah bisa menikmati game AAA yang populer saat ini. Untuk pengalaman penggunaan Skyegrid yang maksimal, tentu saja GameSir menawarkan paket bundling dimana setiap pembelian gamepad dari GameSir akan mendapatkan layanan Skyegrid selama 1 bulan penuh”, ungkap Fajar Arifin selaku Business Dept GameSir Indonesia.






