Home Blog Page 478

Eksekutif Divisi Penyimpanan Merupakan Kunci Dedikasi COLORFUL dalam Mengembangkan Bisnis SSD

Wawancara dengan Manager Dept Penyimpanan dan Wawasannya Tentang Pertumbuhan Pesat COLORFUL dalam Pasar SSD

09 November 2017, Jakarta, Indonesia – Colorful Technology Company Limited, produsen kartu grafis , motherboard dan berbagai solusi penyimpanan yang berkinerja tinggi, dengan bangga berbagi tekad mereka di pasar SSD yang berkembang pesat dalam wawancara dengan Manager Dept. Penyimpanan, Mr. Jerry Tsao. COLORFUL baru saja berkecimpung dalam bisnis SSD dalam waktu hanya 2 tahun, tetapi telah mendapatkan posisi pasar yang bagus berkat dedikasi COLORFUL dalam menghadirkan produk berkualitas tinggi yang sesuai dengan kebutuhan generasi pelanggan terbaru.

 

Jerry Tsao mewakili COLORFUL sangat antusias dengan arahan perusahaan saat ini dalam hal strategi keseluruhan untuk produknya, mengamankan posisi teratas di pasar Cina selama beberapa tahun hingga sekarang. Dalam kaitannya dengan penyimpanan, Tsao menekankan bahwa saat in pasar flash NAND telah berevolusi dan teknologi SSD menjadi matang, lebih banyak orang yang secara alami akan beralih ke SSD dan itu adalah kunci peringkat 3 besar yang diraih COLORFUL di pasaran untuk berbagai produk penyimpanannya.

Ditanya mengenai kesulitan yang dihadapi dengan ekspansi yang begitu cepat, kepala divisi penyimpanan membahas tantangan dari kenaikan harga yang cepat untuk flash NANDs ebagai tantangan konstan bagi mereka sebagai pesaing baru bagi pasar SSD. Tidak seperti kartu grafis dan motherboard, biaya produksi tak terduga dari SSD membuat COLORFUL harus lebih gesit dan berpaku dalam pengelolaan persediaan dan logistik. Mr. Tsao dengan senang hati mengatakan bahwa setelah tahun yang sulit, COLORFUL telah menemukan adaptasi alur kerja yang mulus untuk produksi SSD mereka yang menjamin kesuksesan COLORFUL di pasar pada tahun-tahun mendatang.

Jerry Tsao menyatakan bahwa tidak mudah untuk mencapai apa yang telah dicapai COLORFUL di pasar Cina, saat ditanya mengenai bagaimana perusahaan mencapai status peringkat 3 teratas dalam waktu singkat. Para eksekutif divisi berterimakasih kepada merek COLORFUL yang sudah dikenal pasar sebagai suatu keuntungan yang besar, tetapi juga memastikan bahwa mereka melalui para mitra dan saluran distribusi tetap menjalin hubungan kerjasama yang harmonis sehingga mereka dapat mendorong berbagai produk penyimpanan COLORFUL dengan cepat ke pasar. Berkat kualitas produk mereka, pasar telah sangat menerima. Secara internal tim R&D COLORFUL, penjualan, pemasaran, layanan pelanggan dan logistic, serta yang lainnya, juga telah melihat pertumbuhan akibat ekspansi yang cepat ke pasar lain seperti penyimpanan.

Rencana untuk ekspansi internasional melihat penjualan COLORFUL yang meningkat secara baik hingga 40% dari pasar luar negeri. Mr. Tsao menyebutkan bahwa mereka secara strategis bekerja untuk menumbuhkan kehadiran internasional dengan kalangan distributor dan saluran distribusi di wilayah Asia pasifik, Eropa timur dan Timur tengah dengan rencana untuk memasuki Eropa barat dan Amerika di tahun depan. Jerry Tsao mengungkapkan bahwa pada akhir tahun 2018, COLORFUL akan menjadi merek produk untuk SSD secara global.

Sebagai penutup, Manager Dept Penyimpanan COLORFUL menyatakan bahwa dia melihat proses manufaktur 3D NAND sebagai kunci untuk mengembangkan pasar SSD. Dengan proses yang lebih matang akan mendatangkan harga yang lebih terjangkau untuk SSD dan dia berharap bahwa Cina akan segera mampu memproduksi NAND yang memungkinkan merek seperti COLORFUL sepenuhnya dapat menggunakan suku cadang dalam negeri untuk lebih mengukuhkan sebuah ruang bagi mereka di pasar internasional.

Sambut Harbolnas, ASUS Andalkan Notebook Kelas Premium

Bekerjasama dengan situs e-commerce Lazada, ASUS sajikan varian ZenBook dan ROG

Jakarta (8 November 2017) – Menyambut hari belanja online nasional atau yang dikenal dengan Harbolnas pada 11 November nanti, ASUS ikut meramaikan kemeriahan festival belanja tersebut dengan produk-produk berkualitas. Salah satunya adalah ZenBook Flip UX370, notebook convertible yang punya dimensi sangat tipis dan desain yang mewah.

Harbolnas telah menjadi momentum yang digemari oleh masyarakat Indonesia untuk memburu barang-barang yang disukainya. Karenanya, ASUS berpartisipasi di dalamnya dan menghadirkan rangkaian hero produk mulai dari notebook hingga smartphone, agar pilihan barang yang bisa dibeli oleh konsumen setia Harbolnas semakin beragam. Promo ASUS di Lazada bisa dicek di Lazada melalui link  http://bit.ly/2i3Xms4

“ASUS menggandeng Lazada, ingin membuat perayaan Harbolnas menjadi semakin menarik,” ucap Galip Fu, Country Marketing Manager, ASUS Indonesia. “Ada beberapa produk menarik yang ditawarkan antara lain notebook ultra slim, ASUS ZenBook UX370, notebook gaming ASUS ROG GL502 serta berbagai smartphone terbaru ASUS ZenFone 4,” kata Galip.

Hari belanja online yang umumnya jatuh pada tanggal 11 November dan 12 Desember, kata Galip, menjadi saat yang pas untuk mencari berbagai kebutuhan barang yang diperlukan. Karena selain menawarkan produk-produk berkualitas tinggi, Harbolnas pun selalu dibanjiri dengan banyak diskon menarik.

ASUS ZenBook UX370, Notebook Super Slim yang Trendi

Salah satu produk yang diunggulkan oleh ASUS dalam perhelatan Harbolnas nanti adalah ASUS ZenBook UX370U. Notebook yang memiliki bobot sangat ringan yakni 1,1Kg ini, menawarkan dimensi yang sangat tipis yaitu 10,9 milimeter. Dengan bobot dan bodinya yang sangat ringan tersebut, notebook ini akan menjadi perangkat yang sangat mudah untuk dibawa kemana saja sehingga tetap produktif di manapun.

“ASUS ZenBook UX370 tidak hanya menawarkan dimensi yang tipis dan bobot yang ringan, namun desainnya yang sangat premium tersebut juga menjadi daya tarik tersendiri pada perangkat yang dilengkapi prosesor Intel i7 generasi ke-7 tersebut,” ucap Galip. “Anda pun akan dibuat sangat nyaman dengan performanya karena telah dilengkapi dengan RAM sebesar 16GB serta media penyimpanan SSD berbasis PCIe 3.0 x4,” ujar Galip.

Dukungan PCIe SSD,Galip menjelaskan, menjadikan kecepatan proses booting, serta write/read data lebih kencang 7x lebih besar dibanding SSD berbasis SATA. Konsumen setia Harbolnas yang menginginkan notebook ini bisa langsung mengunjungi situs lazada melalui link berikut ini http://bit.ly/2zyRnml.

 

ASUS ROG Strix GL502VM, Notebook Gaming Idaman Para Gamer

Siapa yang tidak mengenal brand Republic of Gamers alias ROG, sebuah brand notebook gaming dari ASUS yang terkenal dengan performanya yang buas untuk menjalankan berbagai macam aplikasi berat apapun. Pada momen Harbolnas, ASUS bersama Lazada menawarkan produk ini dengan harga yang sangat menarik.

 

ASUS ROG Strix GL502VM memiliki spesifikasi antara lain prosesor Intel Core i7-7700HQ, RAM 16GB, media penyimpanan 1TB HDD serta storage berbasis SSD berukuran 128 GB. Kombinasi dua media penyimpanan tersebut akan membuat prosesor buka tutup aplikasi serta kinerja secara keseluruhan akan berjalan sangat cepat dan mulus.

Notebook gaming ini juga dilengkapi dengan sokongan kartu grafis Nvidia GTX1060 VRAM 6GB, yang akan menjamin kinerjanya dalam mengolah grafis gaming dengan baik dan lancar. Penggunapun akan dimanjakan dengan dimensi layarnya yang sebesar 15,3 inci beresolusi Full HD berteknologi anti glare dan LED backlit.

BRIIndocomtech 2017 Ditutup dengan Cemerlang Smartphone dan laptop mendominasi penjualan terbesar selama pameran berlangsung

Jakarta, 8 November 2017 – Pameran Teknologi Informasi dan Komunikasi BRIIndocomtech 2017 yang diselenggarakan selama lima hari perhelatan mulai dari tanggal 1 – 5 November 2017 bertempat di Hall A, Cendrawasih Hall, Main Lobby Hall dan Assembly Hall Jakarta Convention Center telah resmi ditutup hari Minggu kemarin (5/11).

Pada penutupan BRIIndocomtech 2017 telah diumumkan nama-nama pemenang doorprize dari pengunjung yang telah berbelanja senilai minimal Rp500 ribu dan mendapatkan kupon undian. Pemenang utama atas nama Sunny Ingtiawati, berhak meraih hadiah berupa sepeda motor matik Yamaha Fino, sementara hadiah laptop ASUS dimenangi oleh Andy Effendy.

Sepanjang lima hari perhelatan BRIIndocomtech 2017, jumlah pengunjung tercatat mencapai 178.285 orang. Sementara dari jumlah total transaksi, BRIIndocomtech 2017 mencatat angka 613.748.500.000 miliar dengan penjualan terbanyak masih dikuasai oleh gadget jenis smartphone dan laptop. Dibandingkan gelaran tahun lalu yang mencapai transaksi sebesar Rp610 miliar, BRIIndocomtech 2017 mengalami sedikit lonjakan transaksi pada tahun ini.

“BRIIndocomtech 2017 memang masih populer sebagai pameran business-to-consumer (B2C) dengan aura diskon yang selalu masih menarik and menguntungkan pengunjungnya, namun tahun ini sudah mulai tampak geliat pameran B2B (business-to-business) yang sudah menghasilkan potensi transaksi dan kolaborasi bisnis yang cukup besar,” ujar Ir. G. Hidayat Tjokrodjojo, Ketua Yayasan APKOMINDO Indonesia. Ketua (DPAP) Dewan Pengurus Apkomindo Pusat, Rudy D. Muliadi beserta jajarannya, mengatur transportasi bagi para pengusaha untuk melihat area B2B. Selain itu 60 orang peserta pameran dari berbagai negara, diajak mengunjungi Kantor Sekretariat APKOMINDO, serta meninjau pusat perdagangan komputer di daerah Mangga Dua.

Semua Potensi yang dihasilkan dari pameran ini tersebut akan di tindak lanjuti, sehingga Yayasan APKOMINDO Indonesia bersama dengan Traya Events dapat menyelenggarakan Indocomtech dengan konsep dan konten yang segar setiap tahunnya, khususnya untuk menjawab situasi shifting dan disruption di segala bidang serta perekonomian yang sedang kita sama-sama alami. Indocomtech juga berusaha untuk menambah porsi edukasi seiring dengan komitmen Yayasan APKOMINDO untuk mengembangkan dan mengasah sumber daya manusia di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi sehingga Indonesia siap menjadi pelaku-pelaku industri yang aktif berpartisipasi bukan hanya sebagai pasar bagi produk-produk dari Luar Negeri.

“Kami patut bersyukur karena pameran BRIIndocomtech 2017 yang juga menampilkan B2B di arena i3expo, telah terlaksana dengan baik. Dilihat dari jumlah peserta, serta total transaksi, pameran kali ini telah melebihi target yang direncanakan dari awal. Kami mengakui ada berbagai kendala lokasi dan juga pengaruh perekonomian yang “disruptive” serta shifting dari Offline ke Online, tapi ternyata kebutuhan konsep Offline ke Online, tidak mengurangi minat masyarakat untuk datang di pameran ini. Gelaran tahun depan akan semakin lengkap, B2C, B2B, Online dan perusahaan rintisan (Start Up) maupun acara seminar dan talk show serta Focus Group Discussions,  akan digelar bersamaan sesuai konsep baru dari YAYASAN APKOMINDO INDONESIA, selaku penyelenggara,”  tutur Bambang Setiawan, Presiden Direktur Traya Events yang sudah melaksanakan pameran INDOCOMTECH sejak tahun 2000.

Bambang juga mengucapkan terima kasih kepada Bank BRI dan Yayasan APKOMINDO Indonesia atas jalinan kerja sama yang apik dalam pelaksanaan BRIIndocomtech 2017. Pada tahun depan, Yayasan APKOMINDO Indonesia, dan Traya Events berencana menggelar Indocomtech 2018 pada 31 Oktober – 4 November 2018, dengan jumlah peserta lebih banyak dan area pameran yang lebih luas. Untuk informasi lebih lengkap mengenai BRIIndocomtech 2017,

Tidak Ada Platform Yang Kebal Terhadap Ransomware, Berdasarkan Laporan Prediksi Malware SophosLabs 2018

  • Ransomware tidak hanya dapat merusak Windows, namun serangannya juga terdapat pada Android, Linux, serta sistem MacOS dan jumlahnya meningkat di tahun 2017
  • Terdapat dua ransomware yang bertanggung jawab atas 89,5% serangan yang berhasil dicegat pada komputer pelanggan Sophos di seluruh dunia

 

JAKARTA, Indonesia – 6 November 2017 – Sophos (LSE: SOPH), sebuah perusahaan pemimpin global dalam teknologi keamanan jaringan dan Endpoint, pada hari ini mengumumkan Prediksi Malware dari Sophoslabs 2018 (SophosLabs 2018 Malware Forecast), yaitu sebuah laporan yang merangkum tren ransomware dan keamanan cyber lainnya berdasarkan data yang dikumpulkan dari pelanggan komputer Sophos di seluruh dunia mulai tanggal 1 April hingga 3 Oktober 2017. Satu temuan kunci dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa walaupun sebagian besar ransomware menyerang sistem berbasis Windows dalam 6 bulan terakhir, ternyata platform Android, Linux, dan MacOS tidaklah kebal terhadap ransomware.

 

Ransomware telah menjadi agnostik terhadap jenis platform. Mayoritas ransomware menyasar komputer berbasis Windows, tapi tahun ini, SophosLabs melihat adanya peningkatan angka serangan crypto pada perangkat dan sistem operasi berbeda yang digunakan oleh pelanggan kami di seluruh dunia,” jelas Dorka Palotay, peneliti di SophosLabs dan kontributor untuk analisis ransomware pada laporan Prediksi Malware SophosLabs 2018.

 

Laporan tersebut juga menelisik pola pertumbuhan ransomware, mengindikasikan bahwa WannaCry, yang diluncurkan di bulan Mei 2017, adalah ransomware nomor satu yang berhasil dicegat pada komputer pengguna, mengalahkan pemimpin lama dalam ransomware yaitu Cerber, yang muncul pertama kali di awal tahun 2016. WannaCry mewakili sebesar 45.3% dari seluruh ransomware yang ditelusur oleh SophosLabs sedangkan Cerber mewakili 44.2%.

 

“Untuk pertama kalinya kami melihat ransomware dengan karakteristik seperti worm, yang berkontribusi pada cepatnya penyebaran WannaCry. Ransomware ini mengambil keuntungan dari kerentanan Windows yang umum diketahui untuk menginfeksi dan menyebarkan dirinya ke komputer lain, sehingga sulit untuk dikontrol” lanjut Palotay. “Meskipun pelanggan kami terlindungi dari ransomware itu dan WannaCry telah ditaklukkan, kami tetap melihat adanya ancaman karena sifat WannaCry yang terus menerus melakukan pemindaian dan menyerang sembarang komputer.
Kami melihat adanya kemungkinan penjahat cyber meniru kemampuan yang dimiliki WannaCry dan NotPetya. Ini sudah terbukti dengan munculnya ransomware Bad Rabbit, yang menunjukkan banyak kesamaan dengan NotPetya.

 

Prediksi Malware SophosLabs 2018 melaporkan naik turunnya ancaman NotPetya, yaitu ransomware yang mendatangkan malapetaka di bulan Juni 2017. NotPetya awalnya didistribusikan melalui paket perangkat lunak akuntansi Ukraina, yang membatasi dampaknya secara geografis. Ia juga menyebar via exploit ExternalBlue, seperti halnya WannaCry, tetapi karena WannaCry telah menginfeksi sebagian besar mesin yang ada, hanya sedikit mesin rentan yang tersisa. Motivasi dibalik NotPetya masih belum jelas karena masih banyak salah langkah, celah, dan kesalahan dalam serangan yang dilakukannya. Contohnya, akun email yang bisa digunakan korban untuk menghubungi attacker tidak bekerja sehingga korban tidak dapat menyelamatkan data mereka,” menurut Palotay.

 

“NotPetya menunjukkan perubahan yang signifikan dan sangat cepat, dan memang mengacaukan perusahaan karena menghancurkan data di komputer yang diserang secara permanen. Untungnya, NotPetya berhenti hampir secepat saat dimulai, ” kata Palotay. “Kami menduga penjahat cyber sedang bereksperimen atau mungkin tujuan mereka bukan ransomware, tapi sesuatu yang lebih merusak seperti penghapusan data seluruhnya. Terlepas dari niatnya, Sophos sangat menyarankan agar korban tidak membayar uang tebusan dan melakukan praktik-praktik terbaik, contohnya mem-back up data dan menjaga perangkat lunak tetap up to date.”

 

Cerber, yang dijual sebagai ransomware kit di Dark Web, tetap menjadi ancaman berbahaya. Pencipta Cerber terus memperbarui kode dan mereka menagih persentase uang tebusan yang diterima oleh para penyerang, bertindak sebagai “middle-men”. Fitur baru yang ditambahkan secara teratur membuat Cerber bukan hanya alat penyerang yang efektif, tapi juga selalu tersedia bagi penjahat cyber. “Sangat disayangkan bahwa model bisnis Dark Web ini memang bekerja dan serupa dengan perusahaan yang sah, hal itu mendanai pengembangan Cerber yang sedang berlangsung. Kita bisa mengasumsikan bahwa keuntunganlah yang menjadi motivasi bagi pembuat Cerber untuk terus memutakhirkan kodenya,” kata Palotay.

Ransomware Android juga menarik penjahat cyber. Menurut analisis SophosLabs, jumlah serangan terhadap pelanggan Sophos yang menggunakan perangkat Android meningkat hampir setiap bulan di tahun 2017.

 

“Pada bulan September saja, 30,4% malware Android berbahaya yang diproses oleh SophosLabs adalah ransomware. Kami memperkirakan ini akan melonjak menjadi sekitar 45% di bulan Oktober, ” kata Rowland Yu, seorang peneliti keamanan SophosLabs dan kontributor untuk Forecast Malware SophosLabs 2018. “Salah satu alasan kami percaya ransomware di Android menjadi populer adalah karena ini merupakan cara mudah bagi penjahat cyber untuk menghasilkan uang daripada mencuri data kontak dan SMS, memasang iklan atau melakukan phishing bank yang memerlukan teknik peretasan yang canggih. Penting untuk dicatat bahwa ransomware Android sering ditemukan di pasar aplikasi non-Google Play – dan ini alasan lain bagi pengguna untuk sangat berhati-hati terhadap sumber dan jenis aplikasi yang mereka unduh.”

 

Laporan SophosLabs lebih lanjut mengindikasikan ada dua jenis metode serangan Android yang muncul: mengunci telepon tanpa mengenkripsi data, dan mengunci telepon sekaligus mengenkripsi data. Kebanyakan ransomware di Android tidak mengenkripsi data pengguna, namun tindakan penguncian layar dengan imbalan uang cukup membuat orang kesulitan, terutama karena pengguna mengakses informasi pada perangkat pribadi berapa kali dalam sehari. “Sophos merekomendasikan untuk mem-back up telepon secara rutin, mirip dengan komputer, untuk menyimpan data dan menghindari pembayaran uang tebusan hanya untuk mendapatkan kembali akses. Kami melihat ransomware pada Android akan terus meningkat dan menjadi jenis malware paling dominan pada platform mobile di tahun-tahun yang akan datang, ” kata Yu.

 

ASUS VivoBook 14 A442 Kini Hadir dengan Intel Generasi ke-8

Dengan desain stylish, produktivitas tinggi dan teknologi untuk memperpanjang masa pakai baterai

Jakarta (6 November 2017) – Di segmen mainstream, ASUS mengandalkan seri VivoBook untuk memenuhi berbagai kebutuhan komputasi pengguna di Indonesia. Setelah melakukan refresh terhadap seri VivoBook di pertengahan kuartal ketiga lalu, di kuartal keempat ini ASUS Indonesia kembali menghadirkan update terhadap lini produk yang menawarkan performa tinggi, desain kekinian serta harga masuk akal tersebut.

Adalah VivoBook 14 A442, varian terbaru yang dihadirkan ke pasaran Indonesia. Berbeda dengan varian sebelumnya, VivoBook 14 A442 yang menyasar segmen mahasiswa, atau pengguna di usia 18-25 tahun, kini dilengkapi dengan prosesor Intel Core generasi terbaru yakni generasi ke-8 atau yang disebut dengan nama Kaby Lake Refresh. Dengan prosesor mutakhir, tentunya performa VivoBook 14 A442 akan semakin gegas.

“Teknologi terbaru tentu pasti akan kami hadirkan di lini produk ASUS, khususnya notebook. Apalagi ASUS bertanggungjawab terhadap 41,9 persen pangsa pasar notebook consumer di Indonesia,” sebut Galip Fu, Country Marketing Manager ASUS Indonesia. “Namun demikian, teknologi mutakhir tentu tidak harus dibarengi dengan harga yang sangat tinggi. Untuk itu, pada VivoBook 14 ini, ASUS memilih menghadirkan Intel Core generasi ke-8 versi Intel Core i5,” sebutnya.

 

Desain Stylish dan Produktivitas Tinggi

ASUS VivoBook 14 A442 merupakan kombinasi sempurna untuk keindahan dan performa. Diperkuat oleh prosesor Intel® Core™ generasi ke-8 i5 8250U Processor (6M Cache, up to 3.40 GHz) dan RAM DDR4 2133MHz hingga 8GB, ASUS menambahkan performa grafisnya dengan Nvidia GeForce 940MX dengan VRAM sebesar 2GB. Kombinasi perangkat bertenaga tersebut menawarkan produktivitas tinggi untuk pekerjaan sehari-hari penggunanya.

Dari sisi display, ASUS VivoBook 14 A442 ini tersedia dalam pilihan layar hingga resolusi full HD berukuran 14 inci untuk visual yang sangat indah. Notebook tipe ini juga dilengkapi beberapa teknologi yang didesain khusus untuk meningkatkan pengalaman visual. Adapun untuk kapasitas penyimpanan, sebuah harddisk berukuran lega, yakni 1TB sudah disediakan. Kapasitas tersebut bisa di-upgrade hingga 2TB dan SSD hingga 512GB. Untuk konektivitas, tersedia port mutakhir USB 3.1 Type-C dan standar WiFi 802.11ac.

“Teknologi ASUS Splendid tersedia untuk memastikan warna tetap tajam dan akurat dalam berbagai konten grafis. Adapun ASUS Eye Care Technology bertujuan untuk mereduksi pancaran sinar biru yang berpotensi berbahaya hingga 30 persen,” sebut Galip. “Ada pula fitur ASUS Tru2Life Video untuk meningkatkan kontras hingga 150 persen untuk menghasilkan tampilan video yang tajam, jelas dan lebih realistis,” tambahnya.

Yang menarik, pada notebook ini ASUS juga menyediakan fingerprint sensor. “Pengguna dapat membuka kunci ASUS VivoBook dalam waktu cepat tanpa perlu mengetikkan password,” sebut Galip. “Sensor sidik jari ini lebih aman, lebih cepat dan sangat memudahkan,” tambahnya.

Adapun untuk mendukung karakteristik penggunanya, notebook ini hadir dengan pilihan warna Star Gray, Rouge, Pearl White, Icicle Gold dan Vibrant Orange.

 

Teknologi ASUS Battery Health

Pada notebook konvensional, meninggalkan notebook terus terhubung ke jala-jala listrik saat baterai sudah penuh berpotensi untuk menurunkan kemampuan daya simpan baterai dan pada akhirnya menurunkan tingkat keawetan baterai itu sendiri. Ini juga bisa menjurus pada pembengkakan baterai karena penumpukan gas internal yang diakibatkan oleh oksidasi. Lebih lanjut, hal tersebut juga berpotensi untuk membuat laptop menjadi melembung dan menimbulkan kerusakan lebih lanjut.

 

ASUS Battery Health Charging Technology memungkinkan pengguna untuk menentukan kapasitas pengisian hingga 60%, 80% ataupun 100% sesuai kebutuhan. Penetapan kapasitas charging ini akan memperpanjang masa pakai baterai dan menurunkan kemungkinan terjadinya baterai melembung.

 

“Tak hanya itu, ASUS VivoBook 14 menggunakan baterai jenis lithium-polymer yang memiliki masa pakai hingga 3 kali lipat lebih awet dibandingkan dengan baterai lithium-ion biasa,” sebut Galip. “Yang menarik, dengan teknologi ASUS fast-charge, baterai yang sudah menipis bisa diisi penuh hingga kapasitas 60 persen dalam waktu 49 menit saja,” ucapnya.

 

Di Indonesia, ASUS VivoBook 14 A442 dengan Intel Core generasi ke-8 sudah tersedia dalam 2 pilihan spesifikasi dan dipasarkan di harga mulai dari Rp7.999.000. Bagi pengguna yang membutuhkan, VivoBook 14 A442 juga tersedia dalam pilihan yang menggunakan prosesor Intel Core i7-7500U. Seluruh varian dilengkapi dengan layanan garansi purna jual yang berlaku secara global selama 2 tahun senilai Rp1.250.000 dan mendapatkan bonus backpack secara cuma-cuma, senilai Rp299.000.

 

Main Spec. ASUS VivoBook 14 A442
CPU Intel® Core™ i5 8250U Processor (6M Cache, up to 3.40 GHz)
Operating System Windows 10 Home
Memory 4GB / 8GB DDR4 2133MHz SDRAM
Storage 1TB SATA HDD 5400RPM
Display 14” HD (1366×768) / FHD (1920×1080)
Graphics Discrete graphics Nvidia GT 930MX 2GB / Nvidia GT 940MX 2GB
Input/Output 1x audio, 1x USB 3.0 Type-C, 1x VGA, 1x HDMI, 1x SD card reader, 1x USB 2.0, 1x RJ45 LAN, 1x USB 3.0, Fingerprint Reader
Camera VGA Web Camera
Connectivity Integrated 802.11b/g/n/ac, Bluetooth 4.0
Audio Support Windows 10 Cortana, ASUS SonicMaster Technology

Built-in Stereo 3W speakers and analog microphone

Battery Polymer 2 cells 38Whrs Battery
Dimension (WxDxH) 348 x 242.8 x 23 ~23.6 mm
Weight 1,8Kg with Battery
Colors Icicle Gold, Star Grey, Rouge, Pearl White
Price Rp7.999.000 / Rp9.199.000
Warranty 2 tahun garansi global senilai Rp900.000

The new Ryzen Mobile: Prosesor Notebook Ultrathin tercepat di Dunia

Jakarta, 06 November 2017 –  AMD memperkenalkan Prosesor AMD RyzenTM mobile ke pasar Indonesia dengan kode nama “Raven Ridge”. Prosesor ini memberikan performa terdepan dan pengalaman hiburan lengkap dengan efisiensi optimal untuk komputer jinjing 2-in-1, multiguna dan ultrathin premium. Dengan TDP 15 watt yang bisa diatur, prosesor AMD RyzenTM 7 2700U dan  AMD RyzenTM 5 2500U menggabungkan arsitektur pemenang penghargaan “Zen” x86 core — menghadirkan teknologi kecerdasan level prosesor AMD SenseMI — dengan grafis revolusioner Radeon “Vega” pada desain System-on-Chip untuk mencapai performa Notebook Ultrathin, dengan performa multi-threaded CPU hingga 44% lebih baik serta performa grafis yang 161% lebih baik daripada kompetitornya.

“Di awal tahun 2017, AMD sudah memenuhi komitmennya untuk membawa inovasi dan kompetisi kembali ke pasar PC. Dengan kesuksesan peluncuran prosesor Ryzen, hingga saat ini – pasar desktop kelas atas, produk-produk komersial dan server – AMD sudah membangkitkan kembali bisnis PC global,” kata Peter Chambers, AMD Consumer Sales Director for Asia Pacific and Japan. “Untuk menguatkan posisi AMD di pasar PC, oami sangat antusias mengumumkan kehadiran prosesor AMD RyzenTM Mobile terbaru. Jajaran prosesor-prosesor baru ini akan memberikan performa terdepan pada perangkat PC Mobile dan Ultrathin. AMD RyzenTM Mobile juga menawarkan formfactor baru pada Notebook yang didukung oleh partner OEM kami sehingga AMD dapat menjawab tren utama kebutuhan untuk pasar Notebook seperti tipis dan ringan, multiguna, dan hiburan ‘on the go’. Tidak hanya menjawab kebutuhan desain-desain baru tersebut, AMD RyzenTM Mobile juga akan memberikan pengalaman superior dalam aktivitas sehari-hari, multi-tasking, maupun beban kerja tinggi, dan semua kelebihan tersebut juga didukung oleh ketahanan baterai yang menakjubkan.”

Performa Kuat

Terdiri dari hingga 4 core dan 8 threads, prosesor AMD RyzenTM Mobile sudah menggunakan teknologi AMD SenseMI dan dirancang untuk performa terdepan dalam bentuk yang ramping. Prosesor AMD RyzenTM 7 2700U adalah yang tercepat di dunia untuk Notebook Ultrathin, menghadirkan nominal 15W pada TDP prosesor.

Sebagai nilai tambah, AMD RyzenTM Mobile memberikan performa super cepat dibandingkan dengan generasi prosesor AMD Mobile sebelumnya dengan performa CPU hingga 3X lebih cepat, performa GPU hingga 2.3X lebih cepat serta konsumsi daya hingga 58% lebih hemat.

Prosesor AMD RyzenTM Mobile juga menjadi yang pertama kali memperkenalkan teknologi Precision Boost 2 yang baru, mempercepat performa prosesor dalam bekerja menggunakan satu hingga banyak core CPU. Ada juga mobile Extended Frequency Range (mXFR) yang meningkatkan performa pada Notebook dengan solusi pendingin yang baik dan tersertifikasi untuk “Ultimate XFR Performance”.

Sangat Memanjakan

Prosesor AMD RyzenTM dengan Grafis RadeonTM memberikan performa GPU yang elit dengan framerate yang halus dan playable di resolusi 1080p pada judul-judul game eSports terkenal seperti League of LegendsTM, OverwatchTM, CS:GOTM dan DOTATM 2 dalam ukuran Ultrathin. Grafis proses AMD RyzenTM Mobile ini juga siap untuk menjalankan teknologi display terdepan seperti HDR, RadeonTM FreeSyncTM 2 dan monitor-monitor 4K.

Didesain Secara Efisien

AMD selangkah lebih di depan dengan inisiatif 25X20 nya, dengan prosesor AMD RyzenTM 7 2700U memampukan 5,86X peningkatan efisiensi daya mulai dari awal inisiatif tersebut. Prosesor AMD RyzenTM Mobile menargetkan peningkatan daya hidup baterai hingga 2X.

Lomba overclocking Online AMD Rock Tour dengan total hadiah lebih dari 60 Juta

AMD ROCK TOUR akan di adakan secara Online, pada tangal 6  – 19 november 2017, para overclocker indonesia baik pemula maupun pro bisa join di acara oc online ini.

Mungkin sudah punya  ryzen siap siap waktu 3 hari lagi untuk mempersiapkan Rig yang anda punya dan menangkan Hadiah terbesar pada akhir tahun ini.

Jangan takut untuk ikutan di acara AMD Rock Tour  ini , semua lini pasti bisa ikutan.

Menurut info yang beredar baik pro maupun pemula bisa Join dan untuk memenangkan lomba ini cukup besar di setiap sesinya

 

Syarat

Syaratnya pesertanya bebas.

Yang terpenting peserta harus menggunakan semua seri  prosesor Ryzen 3,5 dan 7 yang beredar di Indonesia,
dan syarat hardware mainboardnya harus bergaransi distributor resmi, seperti hanya menggunakan motherboard B350/X370  merk ASROCK, ASUS, GIGABYTE, MSI .

Pendaftaran

Pendaftaran akan dibuka mulai hari Senin tanggal 6 November 2017 hingga Minggu 19 November 2017.

Rules

Nah buat infomasi rulesnya pasti di hari senin juga, jangan lewatkan lomba AMD rock Tour,

info rules akan di Update disini juga.

Hadiah

Benar ga ya hadiah total 60 juta, ternyata menurut info hadiah total benar benar ada..

Jangan takut ga dapat hadiah, peserta nanti akan ada pengundian LuckyDraw..

 

LINE Let’s Get Rich Tournament bersama INDOMOG Meriahkan LINE Creativate 2017

Minggu, 29 Oktober 2017 kemarin LINE Creativate 2017 sukses menutup rangkaian event kreatifnya di Mall Kota Kasablanka. Dengan dukungan Badan Ekonomi Kreatif, LINE telah menjaring lebih dari 17.000 karya insan kreatif dalam rangkaian event di 2017 dengan tema “Indonesia Unjuk Kreatif”.

Dalam event LINE Creativate 2017 kemarin LINE menghadirkan seminar, exhibiton dan berbagai kompetisi diantaranya kompetisi LINE WEBTOON, LINE Sticker, LINE Chatbot, #UnjukKreasiLokalmu, serta tentunya tidak ketinggalan LINE GAME.

Bersama INDOMOG dan Alliance Let’s Get Rich Communities, LINE menghadirkan kompetisi untuk salah satu game LINE paling popular yaitu LINE Let’s Get Rich pada acara LINE Creativate 2017 tersebut. Ada 32 orang peserta yang telah di saring ketat untuk bertanding dan memperebutkan 4 gelar juara dengan hadiah keren yang di siapkan oleh LINE dan INDOMOG, yaitu: 1 buah Xiaomi Mi5, 3 buah LG G3, Saldo INDOMOG senilai Rp5 juta dan MOGPlay senilai Rp5 juta yang bisa digunakan untuk mendapat berbagai item dan konten di website LINE STORE.

Setelah pertandingan menegangkan yang diadakan selama 2 hari di booth LINE GAME, akhirnya di dapatkan 4 orang pemenang dalam LINE Let’s Get Rich Tournament 2017 ini. Para pemenangnya adalah

  • Juara 1: Vefry (ID Line: dunia_lgr Clan –FLY)

Xiaomi Mi5 dan Saldo INDOMOG Rp2 juta + MOGPlay 2 juta

 

  • Juara 2: Lady (ID Line: myladycarolina Clan ROYAL)

LG G3 dan INDOMOG Wallet 1.5 juta + MOGPlay 1.5 juta

 

  • Juara 3: Dapoy (ID Line: dapoy18 Clan ANT)

LG G3 dan INDOMOG Wallet 1 juta + MOGPlay 1 juta

 

  • Juara 4: Kevin (ID Line: Rosihan4514 Clan ROYAL)

LG G3 dan INDOMOG Wallet 500 ribu + MOGPlay 500 ribu

Selamat buat para pemenang LINE Let’s Get Rich Tournament 2017! Tentu LINE dan INDOMOG berharap ajang kreatif dan kompetisi ini akan terus berkelanjutan guna mendorong industri kreatif dan juga meningkatkan jiwa kompetitif di Indonesia. Sehingga para penggiat industri kreatif dan pencinta LINE GAME di Indonesia semakin bersemangat untuk berkreasi dan berprestasi dalam event-event seru berikutnya bersama LINE dan INDOMOG.

 

 

Garap Indocomtech 2017, ASUS Fokus di Notebook High End

Seri ZenBook, VivoBook dan ROG diandalkan untuk meraih minat pengguna

 

Jakarta (1 November 2017) – Indocomtech, ajang pameran teknologi informasi dan komunikasi terbesar di Indonesia akan kembali digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal 1 – 5 November 2017. Melanjutkan tema tahun lalu “Gadget is Everywhere”, tahun ini tema yang diangkat menjadi “Digital Smart Living” sesuai dengan tren dan gaya hidup masyarakat moderen yang semakin cerdas dengan memanfaatkan peranti dan teknologi digital.

Sebagai pemain utama di industri perangkat teknologi dan komunikasi di Indonesia, ASUS tentu tak ketinggalan untuk mengambil bagian di ajang yang telah menjadi benchmark bagi perkembangan teknologi di Tanah Air tersebut. Tahun ini, sejumlah perangkat komputasi terbaru diusung sebagai andalan.

“Sejak tahun 2013 lalu, ASUS sudah menjadi market leader untuk bisnis perangkat komputasi mobile di Indonesia. Selain dikenal dengan menghadirkan produk yang berkualitas dan inovatif, ASUS juga menyediakan layanan purna jual yang luas dan garansi penuh,” sebut Galip Fu, Country Marketing Manager ASUS Indonesia. “Indocomtech sendiri selalu menjadi ajang di mana pengguna bisa mendapatkan perangkat-perangkat mutakhir yang dihadirkan ASUS ke Indonesia,” sebutnya.

Tahun ini, Galip menambahkan, ASUS akan fokus di tiga lini notebook unggulannya yakni ZenBook, VivoBook dan ASUS ROG series.

 

ASUS ZenBook

Setelah menghadirkan varian ASUS ZenBook terbaru di ajang The Edge of Beyond, pertengahan Agustus 2017 lalu, ASUS terus gencar merasuki segmen high end notebook serta ultrabook. Pada Indocomtech kali ini, seluruh lini ASUS ZenBook digelar, mulai dari ASUS ZenBok Flip S UX370, ZenBook 3 UX390, ZenBook Pro UX550, ZenBook UX410 serta ZenBook UX430.

ZenBook UX430, salah satu primadona pada Indocomtech 2017 kali ini hadir dengan dua pilihan spesifikasi. ZenBook UX430UN dengan grafis berbasis Pascal yakni Nvidia MX150 dan ZenBook UX430UQ yang diperkuat oleh grafis Nvidia GeForce GT940MX. Keduanya dilengkapi dengan video memory berkapasitas 2GB.

Notebook Berbasis Windows 10 Home tersebut memiliki layar 14 inci jenis IPS resolusi Full HD 1920 x 1080. Yang menarik, meski punya layar 14 inci, dimensi notebook tersebut sama seperti notebook berukuran layar 13,3 inci. Ini dimungkinkan berkat teknologi Nano Edge design yang membuat bazel di sekeliling layar notebook bisa dibuat setipis mungkin.

 

Dari sisi dapur pacu, prosesor Intel Core i7-7500U dengan cache 4MB dan kecepatan hingga 3,5GHz sudah ditanamkan. Adapun untuk menopang performa, RAM DDR4 16GB dan storage berbasis SSD yang 26 kali lebih cepat dibanding harddisk biasa sudah disediakan. Untuk kapasitasnya, SSD yang digunakan memiliki ukuran 512GB.

Notebook ultra tipis dengan ketebalan hanya 1,59cm ini punya keyboard dengan travel distance yang sangat nyaman yakni 1,4 milimeter. Tak hanya itu, keyboard tersebut juga dilengkapi backlit untuk memudahkan pengguna bekerja di ruangan berpencahayaan redup.

Menopang aspek multimedia, notebook ini mendapatkan sertifikasi SonicMaster Premium setelah ASUS menggandeng Harman/Kardon untuk mengadakan empat buah speaker di dalamnya. Demi menyempurnakan kenyamanan penggunaan, ada fingerprint login pada touchpad berlapis kaca yang tak hanya membuatnya semakin premium, tetapi juga sangat smooth saat disentuh.

Pada ajang Indocomtech kali ini, ZenBook UX430UN dan ZenBook UX430UQ dipasarkan di harga Rp18.799.000 dan Rp17.799.000 lengkap dengan sleeve bag dan USB 3.0 to LAN dongle senilai Rp1.500.000.

 

ASUS VivoBook

ASUS VivoBook merupakan lini produk yang pertama kali hadir di 2012 lalu. Lini notebook berbasis layar sentuh ini merupakan varian produk yang menjadikan ASUS sebagai pemain utama di industri notebook layar sentuh di Indonesia. Pada ajang The Edge of Beyond lalu, ASUS memperluas lini VivoBook, tak hanya berbasis layar sentuh, namun juga menghadirkan varian mainstream. Pada ajang Indocomtech, model seperti VivoBook S 15 S510, VivoBook 14 A405, dan VivoBook Max X441 menjadi andalan.

Salah satu unggulan utama, yakni VivoBook S 15 S510, merupakan notebook yang memiliki bezel NanoEdge 7,8mm yang tipis, finishing logam yang sempurna, prosesor Intel Core i7 generasi ke-7 dengan RAM 16GB serta dua buah storage yang dikombinasikan antara HDD dan SSD. Notebook ini menawarkan  penggunanya kombinasi sempurna antara keindahan desain dan performa dari sebuah perangkat komputasi mobile.

Mereka yang bekerja dengan notebook untuk beberapa hal seperti mengedit dokumen maupun menyunting naskah, akan sangat terbantu dengan ukuran display-nya yang luas yakni 15,6 inci. Anda pun akan terkagum-kagum ketika melihat layarnya karena tampak tidak memiliki bezel alias bezel-less sebab ratio atau perbandingan luas layar dengan bodi mencapai 80 persen. Inilah cara ASUS menempatkan layar monitor berukuran 15,6 inci pada body notebook yang biasanya punya ukuran layar 14 inci. Di Indocomtech, VivoBook S15 S510UQ tersedia di harga Rp9.499.000.

ASUS ROG Strix dan Zephyrus

Untuk segmen penggemar gaming, pada Indocomtech kali ini ada dua model terbaru yang diandalkan oleh ASUS. ROG Strix GL502VM dan ROG Zephyrus GX501VI. ASUS ROG Strix GL502VM didesain dengan kumpulan komponen hardware canggih agar mampu melahap berbagai game masa kini. Antara lain, prosesor terbaru generasi ke-7 Intel Core i7-7700HQ dan sistem pengolah grafis Nvidia Pascal GTX1060 yang memiliki video memori atau VRAM sebesar 6GB.

Selain dua hardware penting di atas, notebook gaming ini mempunyai sokongan piranti keras lain seperti RAM berukuran 16GB bertipe DDR4 untuk multitasking fantastis. Adapun untuk kebutuhan penyimpan data, ASUS menyematkan media penyimpanan berbasis SSD PCIe x4 sebesar 256GB. Apabila masih terasa kurang, disediakan pula harddisk SATA 7200rpm sebesar 1TB.

Untuk display, ASUS ROG GL502VM mempunyai layar yang dilapisi matte panel dengan bentan layar seluas 15,6 inci. Resolusinya Full HD dengan  aspect ratio 16:9 yang telah mendukung G-Sync. Tentunya dari spesifikasi yang fantastis tersebut, menjalankan berbagai game berat kekinian adalah hal yang sepele. ASUS turut memberikan desain terbaru yakni dengan warna silver metal sehingga membuatnya jauh terlihat lebih elegan.

Adapun ASUS ROG Zephyrus GX501 adalah notebook gaming tertipis di belahan bumi manapun saat ini dengan ketebalan hanya 1,69cm. Perangkat tersebut adalah hasil perwujudan akan suatu hal yang dulunya dianggap mustahil menjadi mungkin. Yakni menciptakan mesin gaming berperforma tinggi, di mana form factornya bahkan lebih tipis dari ultrabook sekalipun.

Menyoal mengenai performa, tak ada yang perlu diragukan dari ASUS ROG Zephyrus GX501. Tiap-tiap bagian di dalam tubuhnya, terdiri dari susunan komponen perangkat kelas atas yang ada. Prosesor Intel generasi ke-7, Core i7-7700HQ disokong kartu grafis Nvidia Max-Q GTX 1080 dengan video memori 8GB GDDR5 yang punya performa 1,8 kali lebih tinggi dari GPU Nvidia GTX 1060.

 

Teknologi pendinginnya, bernama ROG Active Aerodinamic System (AAS), dibuat menjadi lebih inovatif. Melalui 5 buah heatpipe yang tersimpan, sistem pendinginan akan berbagi tugas meredam panas dengan cepat saat sistem sedang full load. Ada 71 baling-baling kipas pada tiap fan-nya yang terbuat menggunakan bahan polikarbonat yang dikristalisasi.  Secara keseluruhan panas yang akan direduksi oleh teknologi Active Aero System ini adalah sebanyak 20% lebih baik ketimbang pendingin konvensional.

Di Indocomtech, GL502VM dipasarkan di harga Rp29.299.000 untuk varian dengan layar Full HD IPS yang mendukung G-Sync serta GTX 1060 GDDR5 6GB, serta Rp23.799.000 untuk non G-Sync dan GTX 1060 GDDR5 3GB. Keduanya termasuk free gaming mouse, headset dan backpack senilai total Rp2.900.000. Adapun ROG Zephyrus GX501VI dipasarkan di harga Rp50.299.000 dan mendapatkan bonus gaming mouse, USB 3.0 to LAN, palmrest dan screwdriver senilai Rp1.700.000.

“Seluruh produk yang dipasarkan ASUS Indonesia, termasuk di ajang Indocomtech 2017 mendapatkan garansi layanan purna jual hingga 2 tahun secara penuh, baik service ataupun sparepart,” sebut Galip.

Meski mengunggulkan perangkat-perangkat kelas atas, Galip menambahkan, ASUS juga menyediakan solusi bagi para pelajar, mahasiswa ataupun pengguna umum yang membutuhkan notebook dengan kemampuan memadai untuk kebutuhan sehari-hari. “ASUS EeeBook E203 hadir dengan dimensi yang sangat ringkas, bobot yang sangat ringan, serta dipasarkan di harga mulai dari Rp3.299.000,” tambahnya.

Dibuka Hari Ini, BRIIndocomtech 2017 Usung Tema “Digital Smart Living”

Representasikan gaya hidup cerdas sesuai dengan tuntutan hidup di era teknologi digital

Jakarta, 1 November 2017 – BRIIndocomtech 2017, pameran teknologi informasi dan komunikasi yang telah menjadi benchmark bagi perkembangan teknologi di Indonesia, hari ini resmi dibuka oleh DR. IR. Ismail MT  Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika yang mewakili Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan didampingi oleh Ketua Umum Yayasan Apkomindo Indonesia (YAI) Ir. G. Hidayat Tjokrodjojo, Ketua APKOMINDO Rudi D. Muliadi, Direktur Konsumer Bank BRI Handayani beserta Direktur Jaringan dan Layanan BRI, Mohammad Irfan, Direktur Kepatuhan BRI, Susy Liestyowaty, Direktur Digital Banking dan Teknologi Informasi BRI, Indra Utoyo, serta Direktur BRI yang lain, dan Presiden Direktur Traya Events, Bambang Setiawan. Pameran yang digawangi oleh Yayasan APKOMINDO Indonesia bekerjasama dengan PT Traya Eksibisi Internasional (Traya Events) dan disponsori oleh BRI ini akan berlangsung selama lima hari dari tanggal 1 November – 5 November 2017 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

Mengangkat tema “Digital Smart Living” yang mencerminkan pola gaya hidup masa kini dari masyarakat khususnya perkotaan yang tidak bisa dilepaskan dari peranti gadget dan teknologi digital dalam aspek-aspek penting kehidupannya, BRIIndocomtech 2017 berusaha untuk memberikan update dari perkembangan teknologi, gawai, solusi, dan internet of things dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam melakukan bisnis.

Dalam pelaksanaannya tahun ini, Indocomtech kembali didukung oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. untuk tahun keenam berturut-turut. Hal ini menandakan bahwa Indocomtech telah menjadi bagian dari sebuah komitmen Bank BRI sebagai bank terbesar di Indonesia, terhadap perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. “BRI sangat bangga bisa menjadi partner utama dari BRIIndocomtech 2017 dan harapannya bisa mendukung Marketing 4.0 yang mempertemukan digital provider, player dan juga dari online menjadi offline. Dan di pameran kali ini juga ada perusahaan-perusahaan fintech (financial technology) yang mengkolaborasikan bentuk-bentuk baru atau cara bertransaksi baru, yang mirip dengan perbankan,” ungkap Handayani.

 

Di sisi lain, pemerintah juga terus menggeber pembangunan termasuk dalam bidang Industri Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) Indonesia agar semakin memiliki peran besar terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Nasional. Berdasarkan laporan The Global Competitiveness Index 2017-2018 yang dirilis oleh World Economic Forum, Indonesia berada di peringkat 36 dari 137 negara. Peringkat tersebut naik dari posisi tahun lalu 41 dari 138 negara. Dalam bidang IT, peringkat Indonesia juga mengalami peningkatkan dibanding pada 2016-2017, naik dari 91 menjadi 80.

 

Dalam sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia yang diwakili oleh Dr. Ir. Ismail MT, Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, menyatakan industri telah banyak terpengaruh dari perkembangan Teknologi Informasi. Pemerintah melihat destructive technology sudah ada di depan mata dan mempengaruhi hampir semua sektor kehidupan. Destructive technology tersebut bisa menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh para pelaku bisnis di Indonesia. Ada tiga perubahan yang menjadi kunci yaitu kompetensi, enterpreneurship, dan partisipasi masyarakat.

 

“BRIIndocomtech 2017 memiliki kontribusi penting untuk mengajak para pelaku industri dan pemangku kepentingan untuk meilihat perubahan dunia, perkembangan aplikasi, software, hardware, sehingga generasi muda Indonesia nantinya bisa menjadi tuan rumah di negerinya sendiri. Kita saat ini berada di era baru untuk mempertahankan kedaulatan digital Indonesia,” tutur Ismail lebih lanjut.

 

Menurut Ismail, Pemerintah Indonesia ingin menempatkan Indonesia sebagai Negara Digital Economy terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020. Selain adanya E-commerce Roadmap, pemerintah menargetkan dapat menciptakan 1.000 technopreneurs baru pada tahun 2020 dengan valuasi bisnis USD130 miliar. Untuk itulah, pameran seperti BRIIndocomtech 2017 bisa menjadi pemicu untuk menciptakan startup atau peluang-peluang bisnis baru di bidang IT, baik sebagai produsen peranti digital, pencipta aplikasi dan solusi, atau penyedia e-commerce.

 

“Di tengah bisnis yang kini hampir semuanya menjadi online, sistem yang mengarah machine-to-machine (M2M) dan digital, ternyata masih diperlukan human touch. Itulah kenapa pameran  BRIIndocomtech 2017 selalu disambut dan sangat dibutuhkan. Pameran BRIIndocomtech dapat menjadi kesempatan untuk terjadinya human touch atau interaksi antara penjual dan pembeli. Itulah sebabnya di pameran ini kita menghadirkan pemain-pemain online yang turut mendukung pameran ini dengan kehadiran secara offline,” kata Ketua Umum Yayasan APKOMINDO Indonesia (YAI) Ir. G. Hidayat Tjokrodjojo.

 

Yayasan APKOMINDO Indonesia berharap agar BRIIndocomtech 2017 dapat terus menjadi jendela perkembangan industri TIK Nasional yang memberikan gambaran langsung kepada masyarakat Indonesia maupun dunia internasional tentang posisi dan kemampuan industri TIK Indonesia pada saat ini. Menurut Hidayat, pameran ini ibarat sebuah etalase yang merangkum perkembangan teknologi di Indonesia, memberikan edukasi mengenai teknologi melalui workshop yang ada di dalamnya, sekaligus untuk memberikan peluang bagi startup-startup bisnis teknologi di Indonesia agar bisa menggaet calon investor, serta menjadi wadah bagi para investor dan pelaku industri internasional untuk berinvestasi di Indonesia.

 

Area Khusus untuk Menjaring Pebisnis dan Investasi di Bidang Industri TIK Indonesia

 

Berbeda dengan penyelenggaraan tahun lalu, BRIINDOCOMTECH 2017 akan diisi dengan adanya Indonesia International ICT (I3) Expo di Assembly Hall, yang merupakan fasilitas bagi para pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Indonesia untuk bisa berbisnis dengan para pemain industri dari luar negeri. Program business matching ini juga akan diselenggarakan selama pameran berlangsung untuk membangun jaringan bisnis antara pengusaha lokal dan para pengusaha internasional tersebut. I3Expo diharapkan bisa menjadi wadah untuk memfasilitasi para pelaku industri untuk menjalin hubungan dan kolaborasi bisnis yang potensial antara  pengusaha di bidang teknologi IT dan digital.

 

BRIIndocomtech 2017 didukung oleh total 250 peserta, dan dihadiri juga peserta dari luar negeri. Peserta yang berasal dari China, Taiwan dan Hongkong juga akan hadir di I3Expo Assembly Hall BRIIndocomtech 2017. Harapannya, para pemain teknologi luar negeri tersebut tertarik untuk membangun jaringan bisnis antara pengusaha lokal serta menciptakan kolaborasi bisnis yang berpotensi memperkuat usaha mereka dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat.

 

“BRIIndocomtech 2017 selalu menjadi pameran yang ditunggu-tunggu oleh para produsen, peritel, komunitas, dan pecinta gadget serta para pengembang aplikasi solusi dan teknologi di Indonesia untuk melihat perkembangan terbaru di dunia TIK. Setiap tahunnya kami berusaha untuk menampilkan sesuatu yang baru, seperti adanya I3Expo pada gelaran tahun ini. Begitu pula dengan tema baru ‘Digital Smart Living’ yang menggambarkan tren yang sedang berkembang saat ini dan sebagian besar bisa dinikmati oleh para pengunjung,” tutur Bambang Setiawan, Presiden Direktur Traya Events.

Sejumlah acara menarik untuk pengalaman dan pengetahuan yang baru bagi pengunjung, akan digelar sepanjang berlangsungnya pameran BRIIndocomtech 2017. Selain memamerkan serangkaian produk gadget, smartphone, Virtual Reality, dan peranti-pakai (wearable device) dari merek-merek terkenal, juga tersaji gambaran mengenai Smart City, konsep Smart Home, Internet of Things (IoT), Smart Health, serta sejumlah solusi inovatif berbasis aplikasi dan teknologi internet.

 

Sementara itu, Bank BRI, sebagai sponsor utama BRIIndocomtech 2017, akan mempersembahkan program-program sponsorship untuk para pengunjung. Pengunjung juga dapat merasakan pengalaman berbelanja yang berbeda, diantaranya melalui Flash Sale dengan E-pay BRI, Virtual Reality Game serta Lelang Gadget. Selain itu, bagi pengunjung yang mengajukan kartu kredit BRI bisa mendapatkan kesempatan untuk Lucky Wheel dan memenangkan hadiah handphone. Pengunjung juga berkesempatan mendapatkan promo redeem BRI Point Kartu Kredit BRI.

 

Para pengunjung juga dapat merasakan e-Banking BRI Experience yang memberikan kemudahan untuk melakukan transaksi di area pameran dengan menggunakan uang elektronik BRIZZI dapat digunakan sebagai alat belanja non tunai di berbagai merchant yang telah bekerja sama dengan Bank BRI dan dapat diisi ulang di seluruh jaringan e-channel Bank BRI.  “Momen eksibisi ini juga menunjukkan bahwa BRI sudah memasuki satu era dimana kita mendigitalisasikan semua transaksi perbankan untuk dapat mengikuti era transformasi ini dari good menuju great. Tentunya ini menjadi platform bagi BRI untuk memanfaatkan BRIIndocomtech 2017 dalam memperkenalkan berbagai produk perbankan berbasis digital,” papar Handayani.

 

“BRIIndocometch 2017 juga akan menjadi momen berharga bagi para pengunjung untuk dapat merasakan transformasi BRI menjadi bank yang andal di bidang teknologi dan satu-satunya bank di Indonesia yang memiliki satelit sendiri untuk mendukung semua teknologi finansial yang ada,” tambahnya.

BRIIndocometch 2017 yang digelar di area seluas di area seluas 17.000 meter persegi, akan diikuti oleh 300 eksibitor dari bidang telekomunikasi, komputer, software, games, smartphone, produk elektronik, serta aksesoris ini dibuka selama lima hari dengan harga tiket masuk hanya Rp20.000 per orang untuk hari Rabu – Jumat, sedangkan pada hari Sabtu dan Minggu, pengunjung dapat membeli tiket masuk seharga Rp30.000 per orang. Dan harga tersebut belum termasuk pembelian kartu Brizzi sebagai kartu akses masuk Pameran.

Recent Posts