Home Blog Page 66

GODDESS OF VICTORY: NIKKE x Stellar Blade Resmi Berkolaborasi

Gadgetholic – Level Infinite resmi mengumumkan kolaborasi besar antara dua game besutan Shift Up, yaitu GODDESS OF VICTORY: NIKKE dan Stellar Blade. Kolaborasi terbatas ini kini telah tersedia di platform PC dan mobile, menyatukan dua semesta fiksi ilmiah yang berbeda dalam satu pengalaman bermain yang epik.

Karakter Stellar Blade Hadir di Dunia NIKKE

Kolaborasi ini memperkenalkan tiga karakter ikonik dari Stellar Blade sebagai karakter yang dapat dimainkan di NIKKE:

EVE
Malaikat polos namun tangguh dari 7th Airborne Squad. EVE hadir sebagai SSR Attacker Nikke, dengan kemampuan memberikan serangan tambahan saat melakukan critical hit dan memberikan debuff berdasarkan elemen musuh. Burst Skill-nya memperkuat kekuatan serangannya dan memungkinkan serangan tambahan dahsyat.

Raven
Malaikat dari 2nd Airborne Squad yang telah mengetahui kebenaran. Sebagai SSR Attacker Nikke, kekuatan serangannya meningkat setiap kali ia menghancurkan bagian tubuh musuh. Burst Skill-nya memberikan serangan AoE (area-of-effect) serta meningkatkan kemampuan ofensif secara keseluruhan.

Lily
Seorang insinyur cerdas dari 5th Airborne Squad. Lily berperan sebagai SR Supporter Nikke, memberikan dukungan tim dengan meningkatkan kekuatan serang sekutu dan memulihkan cover selama pertempuran.

Konten Kolaborasi Eksklusif

Pembaruan kolaborasi ini tidak hanya membawa karakter baru, tapi juga segudang konten menarik lainnya:

Event Cerita Orisinal: “MEMORIES TELLER”
Pemain akan bertemu dengan Roam, sebuah robot pemula pengumpul barang rongsokan yang mengaku telah menemukan manusia di permukaan. Pertemuan ini memicu kisah baru penuh misteri dan kejutan.

Kostum Terbatas
Kostum edisi spesial tersedia untuk karakter EVE, Raven, dan Scarlet.

Mini-Game 3D “NATIVE RAID”
Mode pertarungan bos sinematik terbaru yang terinspirasi dari Stellar Blade.

ASUS ROG Hadirkan Jajaran Perangkat Gaming RTX 50 Series

Gadgetholic – ASUS Republic of Gamers (ROG) secara resmi meluncurkan rangkaian perangkat gaming terbaru yang ditenagai GPU NVIDIA GeForce RTX™ 50 Series, menjadikannya satu-satunya brand yang menghadirkan lini produk paling lengkap dan inovatif di Indonesia, mulai dari laptop ultra-powerful, laptop gaming ultraportabel, hingga desktop PC berperforma tinggi.

Dalam peluncuran ini, ASUS menghadirkan berbagai model andalan, antara lain:

ROG Strix SCAR 16/18: Laptop premium dengan Intel® Core™ Ultra 9 dan RTX™ 5090, dilengkapi AniMe Vision dan sistem pendingin canggih berbasis liquid metal serta vapor chamber.

ROG Strix G16/G18: Laptop serbaguna dengan opsi prosesor AMD dan Intel serta GPU hingga RTX™ 5080, dibekali ROG Nebula Display 2.5K 240Hz.

ROG Zephyrus G14/G16: Laptop tipis dan ringan berbahan aluminium CNC, cocok untuk gamer dan kreator, dengan GPU RTX™ 50 Series dan layar OLED berkualitas tinggi.

ROG GM700: Desktop gaming premium dengan AMD Ryzen™ 9800X3D dan RTX™ 5070 Ti, sistem pendinginan quad-fan, dan desain futuristik.

TUF Gaming A14, A16 & F16: Laptop gaming tangguh berstandar militer, hadir dengan CPU modern dan GPU RTX™ 5070, menawarkan daya tahan dan portabilitas tinggi.

TUF Gaming T500: Desktop ringkas bergaya mecha, dilengkapi Intel® Core™ i7 dan GPU RTX™ 5060 Ti, cocok untuk ruang sempit tanpa kompromi performa.

ASUS Gaming V16: Laptop gaming terjangkau dengan prosesor Intel® terbaru, GPU RTX™ 5060, serta fitur audio dan pendinginan unggulan.

Seluruh perangkat ini dirancang untuk memberikan pengalaman gaming dan produktivitas AI terbaik, baik untuk gamer profesional, content creator, maupun pengguna umum.

Promo Menarik ROG Day – Back to School

Mulai 12 Juni hingga 15 Agustus 2025, ASUS menggelar promo spesial Republic of Gamers Day – Back to School. Dengan mendaftarkan serial number laptop gaming ROG, TUF, atau ASUS Gaming yang dibeli selama periode promo, pengguna berkesempatan memenangkan hadiah seperti ROG Ally X dan monitor gaming. Pelanggan setia ROG juga berhak atas hadiah tambahan.

Infinix Luncurkan XPAD 20, ZCLIP, dan XBAND Resmi di Indonesia

Gadgetholic – Infinix meluncurkan tiga produk baru di Indonesia: tablet XPAD 20, TWS ZCLIP, dan smartband XBAND. Peluncuran ini menegaskan komitmen Infinix menghadirkan teknologi terjangkau dan mendukung gaya hidup aktif generasi muda.

XPAD 20 memiliki layar 11 inci FHD+ 90Hz, prosesor Helio G88, RAM hingga 8GB, memori internal 256GB (ekspansi hingga 1TB), baterai 7000 mAh, serta mendukung dual SIM 4G. Tersedia dalam empat warna, tablet ini cocok untuk belajar, bekerja, dan hiburan.

ZCLIP adalah earbud dengan desain clip-on ergonomis, teknologi Open-Ear, ANC hingga 36dB, dan daya tahan baterai hingga 23 jam. Mendukung konektivitas Bluetooth 5.4 dan fast charging.

XBAND hadir dengan layar 1.57” HD dan fitur pemantauan kesehatan seperti detak jantung, SpO2, stres, tidur, dan siklus menstruasi. Baterainya tahan hingga 12 hari dan bersertifikasi IP68.

Seluruh produk sudah tersedia secara resmi di toko online dan offline Infinix. XPAD 20 dijual mulai dari Rp1.999.000, ZCLIP seharga Rp299.000, dan XBAND Rp369.000, dengan harga flash sale lebih murah.

Infinix juga membagikan XPAD 20 ke sekolah-sekolah di Pulau Bintan sebagai bagian dari inisiatif edukatif memperluas akses teknologi AI.

Nuon Digital Indonesia Raih Dua Penghargaan di APB+ Awards 2025

Gadgetholic – Nuon Digital Indonesia (Nuon) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah regional dengan meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang Asia-Pacific Broadcasting+ (APB+) Awards 2025. Nuon dinobatkan sebagai pemenang dalam dua kategori: Hybrid Events – Indonesia melalui UPoint Esports Competitive Series (UECS): A Hybrid Esports Experience, serta Multi-Platform Campaign – Indonesia atas inisiatif Indonesian Music Awards (IMA) 2024.

CEO Nuon, Aris Sudewo, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pencapaian tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi penghargaan ini sebagai bukti bahwa karya-karya kolaboratif anak bangsa mampu bersaing di tingkat regional. UECS dan IMA adalah cerminan dari semangat kami untuk terus menghadirkan inovasi yang memperkuat ekosistem hiburan digital nasional,” ujar Aris.

Pengalaman Hibrida dan Kampanye Lintas Platform

Melalui turnamen UPoint Esports Championship Series (UECS), Nuon menghadirkan konsep kompetisi esports hibrida yang memadukan platform digital dengan pengalaman luring yang interaktif. Turnamen ini berhasil menjangkau ribuan pemain dan penonton dari seluruh Indonesia, serta turut memperkuat keterlibatan komunitas dan pengembangan talenta esports lokal di berbagai daerah.

Sementara itu, Indonesian Music Awards (IMA) yang diinisiasi oleh platform streaming digital milik Nuon, Langit Musik, menjadi wadah apresiasi bagi musisi Tanah Air. IMA mengusung kampanye lintas platform yang memadukan kekuatan media digital dan konvensional, serta membawa visi “Musik Indonesia Juara” dengan mendorong partisipasi publik yang luas dan memperluas eksposur musisi lokal agar semakin dikenal dan dicintai di negeri sendiri.

Tentang APB+ Awards 2025

Asia-Pacific Broadcasting+ Awards (APB+ Awards) adalah ajang tahunan yang memberikan penghargaan kepada perusahaan, inisiatif, dan kampanye paling inovatif di kawasan Asia Pasifik, khususnya dalam bidang penyiaran, produksi, dan distribusi konten digital. Pada tahun ini, APB+ Awards 2025 diselenggarakan di Crowne Plaza Changi Airport, Singapura, dan dihadiri oleh pelaku industri dari berbagai negara, termasuk CEO Charlton Media Group, Tim Charlton.

Mengukuhkan Posisi Nuon di Industri Kreatif

Pencapaian ini semakin mengukuhkan posisi Nuon sebagai salah satu pelaku utama dalam ekosistem hiburan digital nasional. Tak hanya menghadirkan hiburan, Nuon juga terus berupaya untuk memberdayakan masyarakat dan memberi dampak positif bagi industri kreatif Indonesia.

Telkomsel Ventures Gelar Tinc Pitching Day Batch X dan Teken Kolaborasi Strategis dengan Astra Digital

Gadgetholic – Telkomsel Ventures sukses menggelar Tinc Pitching Day Batch X di Telkomsel Smart Office, Jakarta. Acara ini mempertemukan 12 startup terpilih—10 finalis Tinc dan 2 startup peraih golden ticket dari NextDev ke-10—dengan unit bisnis Telkomsel, mitra strategis AppWorks, serta tim investasi Telkomsel Ventures.

Startup yang tampil di antaranya: SmartRetail, Truely, Staple, BrioHR, Katalis.AI, Peris.ai, 3T GDS Technology Inc., Cavos, Replyr.AI, Momofin, dan dua alumni NextDev—LuarKampus.id dan Difotoin.id. Mereka mempresentasikan solusi dan ide bisnis mereka di hadapan calon investor dan mitra korporat.

CEO Telkomsel Ventures, Mia Melinda, menyatakan, “Melalui Pitching Day ini kami ingin mempercepat perjalanan para inovator menuju real market deployment. Kami percaya kolaborasi antara startup dan Telkomsel dapat menghadirkan solusi berskala nasional untuk memperkuat posisi Indonesia dalam ekonomi digital.”

Dari acara tersebut, enam startup—SmartRetail, Cavos, Peris.ai, LuarKampus, Truely, dan 3T GDS Technology Inc.—terpilih untuk melanjutkan ke tahap proof-of-concept (PoC). Mereka akan menjalani proses pendampingan bersama unit bisnis Telkomsel dan due diligence teknis dan komersial oleh investor, sebagai bagian dari persiapan menuju potensi pendanaan lanjutan.

Pitching Day ini merupakan lanjutan dari kick-off Tinc Batch X, program hasil kolaborasi Telkomsel Ventures dan AppWorks sejak Batch 9. Setelah tahap pitching, startup akan menjalani pendampingan intensif, menyelesaikan PoC, dan berakhir di Demo Day. Sejak awal berdiri, Tinc telah memfasilitasi lebih dari 40 kolaborasi yang meliputi PoC hingga integrasi langsung ke layanan Telkomsel.

Informasi lebih lanjut mengenai Tinc Batch X dan batch selanjutnya dapat diakses melalui Instagram @Tinc.id dan LinkedIn Tinc (Telkomsel Ventures Accelerator).

Kolaborasi Strategis dengan Astra Digital

Di sela acara, Telkomsel Ventures juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) strategis dengan PT Astra Digital Internasional (ADI). Kerja sama ini bertujuan memperkuat sinergi antara ekosistem startup binaan Telkomsel Ventures dan ADI dalam mendukung kebutuhan layanan digital di masa depan.

“Telkomsel Ventures akan terus berkomitmen menghubungkan transformasi digital korporasi dengan kapabilitas lincah para startup demi menciptakan kolaborasi berdampak dan berkelanjutan,” tutup Mia Melinda.

A10 Networks Tampilkan Kemampuan Mendukung Keamanan, Ketahanan, dan Performa Infrastruktur AI

Gadgetholic – Organisasi di seluruh dunia tengah gencar mengadopsi aplikasi berbasis AI dan membangun pusat data yang siap mendukung kecerdasan buatan demi mendorong otomatisasi dan keunggulan operasional. Untuk mewujudkan hal ini, dibutuhkan performa sangat tinggi pada lingkungan inferensi AI dan large language model (LLM), serta solusi keamanan siber yang tangguh.

Menjawab kebutuhan tersebut, A10 Networks (NYSE: ATEN) akan menampilkan kapabilitas terbaru berupa AI firewall dan kemampuan performa prediktif dalam ajang Interop Tokyo bertema “AI Steps into Reality”, yang akan digelar pada 11–13 Juni 2025.

 

Menghadang Ancaman Siber di Tingkat AI dan LLM

A10 memperkenalkan fitur AI firewall terbaru yang dapat diimplementasikan di depan API atau URL yang mengakses LLM, baik yang dikembangkan sendiri maupun berbasis solusi komersial seperti OpenAI atau Anthropic. Dibangun di atas arsitektur yang dioptimalkan untuk edge dan didukung perangkat keras berbasis GPU, solusi ini mampu melindungi LLM dengan performa tinggi dan bisa diintegrasikan ke berbagai infrastruktur sebagai fitur keamanan tambahan.

Teknologi ini memungkinkan organisasi untuk mencegah, mendeteksi, serta mengatasi berbagai ancaman AI dengan cara menguji model inferensi terhadap kerentanan yang telah diketahui, serta menghilangkannya menggunakan teknik perlindungan LLM milik A10. AI firewall ini mampu mengidentifikasi ancaman seperti prompt injection dan kebocoran informasi sensitif, dengan cara menganalisis lalu lintas permintaan dan respons pada level prompt, serta menerapkan kebijakan keamanan yang dibutuhkan.

 

Menyajikan Pengalaman Real-Time untuk Lingkungan AI dan LLM

A10 terus memperkuat performa dan ketahanan aplikasi berbasis AI dan LLM. Ini dicapai melalui offloading proses berat seperti dekripsi TLS/SSL, caching, pengoptimalan rute trafik, serta penyediaan insight yang berguna untuk menjaga ketersediaan dan performa jaringan.

Kemampuan baru yang diperkenalkan mampu mendeteksi gangguan performa jaringan sejak dini, seperti sistem peringatan dini. Hal ini memungkinkan pelanggan mengantisipasi potensi kemacetan atau kekurangan kapasitas sebelum menjadi masalah serius. Fitur prediksi performa ini dijalankan melalui perangkat A10 berbasis GPU, memungkinkan pemrosesan data dalam jumlah besar secara cepat dan memberikan insight atas anomali yang mungkin terjadi.

Kombinasi kemampuan keamanan dan infrastruktur AI ini memberikan kemudahan manajemen, kecerdasan yang lebih luas dalam mendeteksi ancaman secara akurat, serta memastikan pengalaman terbaik bagi pengguna akhir.

“Perusahaan saat ini tengah gencar melatih dan menerapkan model inferensi AI dan LLM, baik di on-premise maupun di cloud. Tiga tantangan utama yang harus diatasi adalah latensi, keamanan, dan kompleksitas operasional. Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun dalam mengamankan serta mengelola aplikasi, kami memperluas portofolio untuk menjawab tantangan tersebut—dengan menghadirkan ketahanan, performa tinggi, dan keamanan bagi infrastruktur AI dan LLM,” ujar Dhrupad Trivedi, Presiden dan CEO A10 Networks.

Huawei Luncurkan Xinghe Intelligent Fabric di HNS 2025: Percepat Transformasi Digital AI

Gadgetholic – Dalam ajang Huawei Network Summit (HNS) 2025 kawasan Asia Pasifik, Huawei secara resmi meluncurkan solusi jaringan terbaru: Xinghe Intelligent Fabric. Peluncuran ini dilakukan dalam sesi bertajuk “Xinghe Intelligent Fabric, Powering the AI Era” dan menandai pembaruan besar dalam teknologi infrastruktur jaringan untuk mempercepat transformasi digital berbasis kecerdasan buatan (AI) di berbagai sektor industri di Asia Pasifik.

Solusi Jaringan Tangguh untuk Era AI

Wang Yidong, Direktur ICT Marketing & Solution Sales Department Huawei Asia Pasifik, dalam pidato kuncinya menyampaikan bahwa Huawei telah menyediakan infrastruktur pusat data mutakhir untuk berbagai perusahaan lintas sektor di kawasan ini.

“Solusi jaringan kami yang berkinerja tinggi, sangat andal, dan aman memungkinkan pelanggan mengembangkan inovasi bisnis sambil mengoptimalkan efisiensi operasional,” ujar Wang.

Senada dengan itu, Arthur Wang, President of Data Center Network Domain, Huawei Data Communication Product Line, menegaskan bahwa transformasi besar tengah terjadi dalam dunia pusat data, didorong oleh kemajuan teknologi AI dan evolusi arsitektur berbasis cloud. Dalam menjawab kebutuhan ini, Huawei menghadirkan versi terbaru Xinghe Intelligent Fabric, yang mengadopsi arsitektur tiga lapis: AI Brain, AI Connection, dan AI Network Element.

Tiga Pilar Teknologi Xinghe Intelligent Fabric

  1. AI Brain
    Memanfaatkan peta digital jaringan dan agen jaringan NetMaster, lapisan ini mengotomatisasi proses operasional, mengintegrasikan simulasi keamanan, serta mengatasi hingga 80% gangguan secara otomatis. Hal ini secara signifikan meningkatkan efisiensi operasi dan pemeliharaan (O&M).
  2. AI Connection
    Dengan algoritma Network-Scale Load Balancing (NSLB) khas Huawei, lapisan ini mampu mengoptimalkan jalur jaringan, meningkatkan efisiensi pelatihan AI lebih dari 10%, dan memastikan keandalan tinggi dengan teknologi iReliable yang mencakup deteksi kontaminasi dan komponen longgar pada jaringan.
  3. AI Network Element
    Dibangun di atas switch CloudEngine dan modul optik StarryLink, lapisan ini menawarkan deteksi lalu lintas presisi tinggi, visualisasi paket hilang dan latensi, serta fitur keamanan bawaan dan isolasi grup untuk meningkatkan keamanan jaringan secara menyeluruh.

Kisah Sukses dan Kolaborasi Global

Dalam sesi yang sama, sejumlah mitra Huawei turut berbagi pengalaman mereka. Welcome Chan, Direktur IT Security and Network di Chong Hing Bank, dan Adam Lam, Solutions Architect di Hong Kong Broadband Network, menceritakan kolaborasi mereka dengan Huawei dalam mengadopsi solusi canggih ini.

Selain itu, Dario Rossi, Direktur Laboratorium Algoritma dan Teknologi Pengukuran Jaringan di Paris Research Center, juga hadir untuk membahas tren terbaru dalam pengembangan jaringan pusat data di era AI.

Komitmen untuk Masa Depan Jaringan Cerdas

Melalui solusi Xinghe Intelligent Fabric, Huawei menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi bersama mitra dan pelanggan dalam mempercepat evolusi jaringan generasi berikutnya. Dengan terus memperdalam riset dan pengembangan, Huawei bertekad mendorong transformasi digital di berbagai industri melalui teknologi jaringan pusat data yang cerdas, andal, dan aman.

Xiaomi SU7 Ultra Hadir di Gran Turismo 7, Siap Melaju di Dunia Virtual

Gadgetholic – Xiaomi resmi mengumumkan kolaborasinya dengan Gran Turismo 7 dalam ajang Gran Turismo World Series 2025. Dalam kerja sama ini, Xiaomi SU7 Ultra, smart electric vehicle performa tinggi, akan debut secara virtual di Gran Turismo 7 untuk PlayStation 4 dan 5. Ini menjadi model pertama dari Xiaomi yang hadir di game balap legendaris tersebut.

Gran Turismo dikenal sebagai simulator balap realistis yang mencerminkan performa kendaraan dunia nyata. Masuknya SU7 Ultra menandai hadirnya inovasi kendaraan listrik canggih di industri otomotif dan dunia gaming.

Kolaborasi ini bermula dari pertemuan antara Kazunori Yamauchi (Creator Gran Turismo) dan Lei Jun (Founder & CEO Xiaomi) di Beijing, Mei 2025. Yamauchi terkesan dengan performa SU7 Ultra yang melampaui ekspektasi di lintasan Nürburgring serta filosofi inovatif Xiaomi yang sejalan dengan Gran Turismo.

Xiaomi SU7 Ultra adalah varian tertinggi dari lini Xiaomi EV, mengusung mesin HyperEngine V8s (27.200 rpm, 1.548 PS) dan konfigurasi tri-motor. Mobil ini mampu melesat 0–100 km/jam dalam 1,98 detik dan mencapai kecepatan maksimal lebih dari 350 km/jam.

Didesain dengan 21 komponen serat karbon dan diuji di sirkuit dunia seperti Nürburgring, SU7 Ultra menghadirkan kombinasi antara performa, keselamatan, dan kemewahan. Teknologi seperti torque vectoring dan adaptive damping turut disempurnakan melalui pengujian lintasan intensif.

Gran Turismo 7 akan menghadirkan SU7 Ultra dengan simulasi berkendara yang autentik. Ke depan, Xiaomi dan Polyphony Digital juga akan mengembangkan kendaraan konsep baru: Xiaomi VISION GRAN TURISMO.

Infinix Segera Luncurkan XPAD 20, XBAND, dan ZCLIP

Gadgetholic – Infinix akan merilis tiga produk baru pada 12 Juni 2025: tablet XPAD 20, smartband XBAND, dan earphone TWS ZCLIP. Peluncuran ini menjadi bagian dari ekspansi ekosistem digital Infinix untuk mendukung gaya hidup generasi muda.

Infinix XPAD 20 hadir sebagai tablet cerdas dengan layar 11” FHD+ bersertifikasi TÜV Rheinland, konektivitas 4G LTE + WiFi, serta teknologi AI∞ yang mencakup AI Voice Assistant, Summary, dan Translate. Bobot ringan 371 gram dan ketebalan hanya 7,55mm menjadikannya ideal untuk belajar, bekerja, hingga hiburan.

Infinix XBAND adalah smartband ultra-tipis dengan fitur pemantauan kesehatan, daya tahan baterai, dan desain estetik. Sementara itu, Infinix ZCLIP merupakan TWS clip-on bergaya open-ear dengan suara jernih, nyaman untuk penggunaan seharian.

Ketiga produk akan tersedia melalui kanal online dan offline resmi Infinix di seluruh Indonesia. Pantau media sosial Infinix untuk info harga dan promo peluncuran.

nubia Neo 3 Series Capai Lonjakan Penjualan Hingga 500%

Gadgetholic – nubia resmi mengumumkan kolaborasi global dengan Garena Free Fire, menjadikan nubia Neo 3 series sebagai Official Co-Branded Gaming Smartphone untuk game populer tersebut. Mengusung semangat “Born to Win” dan “BOOYAH”, kolaborasi ini menghadirkan pengalaman bermain sekelas esports dengan harga terjangkau.

Dua model andalannya, nubia Neo 3 GT 5G dan nubia Neo 3 5G, terinspirasi dari karakter Free Fire ikonik Kelly dan Hayato. Neo 3 GT 5G menonjolkan kecepatan dengan prosesor 5G T9100 dan layar 120Hz, sementara Neo 3 5G menawarkan daya tahan tinggi lewat baterai 6.000mAh dan desain tangguh.

Seri ini dibekali berbagai fitur gaming unggulan seperti Dual Shoulder Trigger, AI Game Space 3.0, sistem pendingin cair, dan AI Virtual Companion Demi. Desain antarmuka bertema karakter Free Fire juga dihadirkan lengkap mulai dari wallpaper hingga audio efek, memberikan pengalaman yang imersif dan personal.

Diluncurkan secara global mulai Mei 2025, termasuk di Asia Tenggara dan Eropa, nubia Neo 3 series hadir dalam kemasan edisi khusus bergaya cyber-mecha. Pembeli awal juga akan mendapat gift card Free Fire eksklusif.

Menariknya, penjualan nubia Neo 3 series melonjak lebih dari 500% dibandingkan generasi sebelumnya. Ini mencerminkan antusiasme gamer mobile terhadap kombinasi performa tinggi, desain khas, dan harga kompetitif.

Untuk menyambut peluncuran ini, nubia menghadirkan promo spesial 6.6 yang berlangsung 1–6 Juni 2025 di Shopee, Tokopedia, Lazada, dan TikTok Shop. Promo mencakup diskon hingga 40%, bonus aksesori, cicilan 0%, dan gratis ongkir ke seluruh Indonesia.

Cek di sini

Recent Posts