Rangkaian turnamen Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) antar kampus, Student  Warchief Championship (SWC) mulai memasuki babak playoff hari ini (30/4). Delapan kampus terakhir  yang bertahan akan bertanding untuk memperebutkan posisi jawara. Perebutan posisi puncak ini akan dapat disaksikan secara langsung melalui kanal Youtube UniPin Gaming setiap harinya mulai 30 April – 2  Mei 2021. 

Delapan kampus beruntung yang siap bertarung demi titel juara tersebut, yaitu: 
1. Grup A 
a. Universitas Gunadarma 
b. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 
c. Universitas Dian Nuswantoro 
d. Universitas Tanjungpura 

2. Grup B 
a. Institut Pertanian Bogor 
b. UPN Veteran Jakarta 
c. Universitas Mulawarman 
d. Universitas Ciputra 

Sebelum sampai di babak playoff, mereka telah menghadapi puluhan kampus dari seluruh Indonesia.  Dengan total 40 kampus peserta, satu persatu kampus dihabisi lewat dua babak penyisihan sebelumnya.  Mulai babak Warchiefs Challengers yang terselenggara 9-11 April 2021 hingga major group stage pada  16 – 25 April 2021. 

Pada babak major group, 32 kampus challenger dipertemukan dengan delapan kampus anggota UNITY  Student Warchief yang dibina oleh UniPin Community. Melalui pertandingan ketat dengan membawa serta kebanggan almamater masing-masing, beberapa kampus UNITY Student Warchief terpaksa harus  menyerah. Tim-tim seperti Universitas Indonesia, Universitas Diponegoro, Universitas Pendidikan  Indonesia dan Universitas Katolik Atma Jaya terpaksa tidak bisa melaju lebih jauh dengan selisih poin tipis. 

Salah satu tim kampus UNITY Student Warchief dari Universitas Gunadarma menyebutkan timnya sempat  melakukan blunder di beberapa pertandingan terakhir. Mereka mengungkapkan bahwa hal tersebut  menjadi pelajaran dan akan mepersiapkan strategi khusus untuk mengejutkan lawan pada babak playoff

“Kami akan terus kasih yang terbaik buat kampus, Gundar Esports dan teman-teman Gundar (Gunadarma)  lainnya dan mengambil gelar juara di USW kali ini,” tambah manajer tim, Islamiati Nita Hidayat dengan  optimis.

Jika pada kedua babak sebelumnya sistem permainan menggunakan best-of-one, maka babak playoff akan  menggunakan sistem double elimination bracket. Tim-tim upper bracket akan menggunakan sistem best of-three, sementara mereka yang ada di lower bracket harus bersiap dengan best-of-one. Dua tim lower  bracket terbaik akan diuji kembali lewat lower bracket final dengan sistem best-of-three. Hingga pada  akhirnya, jawara akan ditentukan pada grand final menggunakan best-of-five.