Hardwareholic – realme berhasil memukau dunia teknologi melalui gebrakan teknologi terbaru dalam hal pengisian daya, dengan menghadirkan realme GT NEO 3, dan realme turut resmikan teknologi 150W UltraDart Charge ke pasar Indonesia. Langkah ini menjadi tolok ukur baru bagi realme sebagai merek teknologi yang berani merealisasikan konsep teknologi ke unit retail yang bisa dinikmati banyak orang hanya dalam waktu 3 bulan saja.

Namun tidak dapat dimungkiri bahwa gebrakan teknologi yang super cepat ini mendapat perhatian khusus utamanya dari segi keamanan. realme paham bahwa teknologi pengecasan dalam kapasitas yang lebih besar itu kerap beriringan dengan risiko keamanan yang juga besar. Oleh karena itu realme tidak sekadar membesarkan kapasitas pengecasan agar tercipta pengisian 0-50% hanya dalam waktu 5 menit atau sesingkat waktu menyeduh kopi instan. Akan tetapi, juga memberi jaminan keamanan selama proses pengecasan hingga ke dampak yang diberikan kepada baterai.

Hal utama yang realme lakukan adalah dengan menyertakan dua chipset pengisian daya khusus ke dalam realme GT NEO 3, yang berguna untuk menjaga suhu pengisian daya pada tingkat optimal dan secara cerdas mengoptimalkan kesehatan baterai untuk siklus pengisian daya yang lebih banyak. UltraDart Adaptive Dual Chipset ini mencakup beberapa fitur perlindungan keselamatan yang dapat dengan mudah mengatasi pengisian daya yang berlebihan, pengosongan berlebih, panas berlebih, korsleting, dan kesalahan lainnya, hingga menawarkan berbagai tingkat perlindungan untuk baterai dan realme GT NEO 3 secara keseluruhan.

Selain chip khusus yang bisa beradaptasi dengan kondisi pengecasan, realme juga membenamkan teknologi Dual Charge Pump Parallel Architecture yang mampu meningkatkan tingkat konversi pengisian hingga 98,5% sekaligus meredam panas. Sementara teknologi Battery Sense Voltmeter secara akurat mampu mendeteksi voltase sel baterai, serta menyesuaikan pengisian daya yang tepat selama proses charging.