Benchmark

Untuk spesifikasi yang ditawarkan oleh V11 Pro ini bisa dibilang cukup kencang dibandingkan smartphone kelas menengah lainnya.

Chipset yang digunakan V11 Pro yaitu Snapdragon 660. mengusung CPU 8 core Kryo 260 dengan konfigurasi 8x Kryo 260, GPU Adreno 512, DSP Hexagon 680 dan modem X12 LTE yang memiliki speed 600Mbps (downlink). jika dilihat sekilas, chipset yang digunakan V11 Pro terlihat sama persis dengan Snapdragon 636 yang umumnya digunakan pada beberapa smartphone kelas menengah dan sama-sama menggunakan litografi 14 nm.

Meskipun begitu, perbedaannya terletak pada fitur Qualcomm AIE (AI Engine) termasuk nilai frekuensi dari CPU Kryo yang mencapai 2 GHz dan Adreno 512 sebagai pengolah grafisnya membuat performa dari Snapdragon 660 yang tertanam pada smartphone ini terlihat lebih baik dari saudaranya.

RAM 6 GB dengan internal 64 GB merupakan storage yang digunakan pada V11 Pro yang diulas kali ini. Ukuran RAM 6 GB terbilang cukup besar untuk smartphone kelas menengah saat ini yang bisa dipastikan dapat menunjang kinerja dari smartphone ini.

Sedangkan internal storage dengan kapasitas 64 GB mungkin bisa dibilang cukup untuk smartphone kelas menengah. jika merasa kapasitas penyimpanan dari smartphone ini terasa kurang, terdapat pula dukungan memori MicroSD dengan kapasitas sampai 256 GB dengan slot yang terdedikasi.

Untuk konektivitas, V11 Pro mendukung jaringan 4G LTE yang tersedia di Indonesia. Fitur WiFi sendiri mendukung WiFi Dual-band dengan spesifikasi 802.11 a/b/g/n/ac. Konektivitas lain juga tersedia diantaranya Bluetooth v5.0.

Untuk pengujian performa dari V11 Pro akan menggunakan aplikasi benchmark seperti Antutu, Geekbench, 3DMark dan PCMark.

Antutu merupakan aplikasi benchmark yang paling sering digunakan sebagai tolok ukur performa sebuah perangkat berbasis Android. AnTuTu memiliki beberapa pengujian performa dari perangkat berbasis Android berdasarkan empat poin pengujian yaitu Graphics, CPU, UX (user experience) dan RAM. AnTuTu yang digunakan dalam pengujian kali ini menggunakan AnTuTu 7.1.Geekbench merupakan benchmark lintas platform yang mengukur kinerja CPU dan GPU sebuah perangkat smartphone, tablet dan PC. Aplikasi ini menggunakan beberapa algoritma komputasi yang umumnya digunakan pada scenario real world sehingga dapat menganalisa kemampuan CPU saat melakukan proses single core maupun multi core dan juga GPU. Geekbench yang digunakan untuk pengujian kali ini yaitu Geekbench 4.3DMark merupakan benchmark yang ditujukan untuk menguji performa dari system perangkat berbasis Android dalam melakukan pemrosesan berdasarkan grafis. Semakin tinggi nilainya semakin baik performa perangkat tersebut. Pengujian yang dijalankan yaitu Ice Storm unlimited dan Sling Shot.PCMark merupakan aplikasi benchmark untuk menguji perangkat Android lewat pengujian yang berdasarkan aktivitas sehari-hari yang biasa dilakukan pengguna. Nilai yag dihasilkan mencerminkan performa dari perangkat Android yang sebenarnya. Tes yang dijalankan adalah Work dan Work 2.0.Dari semua pengujian diatas terlihat jelas bahwa seharusnya V11 Pro akan mampu menjalankan aplikasi harian maupun aplikasi berbasis grafis 3D salah satunya bermain game dengan detail HD.

Di sektor fotografi, V11 Pro menggunakan konfigurasi dual-camera pada kamera utama dan single-camera untuk kamera depan. Konfigurasi kamera seperti ini mulai banyak dijumpai pada beberapa smartphone kelas atas maupun kelas menengah. Kamera utama yang berada di belakang terdiri dari kamera 12 MP f/1.8 sebagai kamera utama dan kamera 5MP f/2.0 sebagai kamera depth field untuk fitur bokeh filter.

Untuk kamera depan menggunakan sensor 25 MP f/2.0 secara fisik tidak memiliki flash tapi dengan kecerahan layar sebagai flash . fitur yang dimiliki diantaranya HDR untuk detail gambar lebih jernih, panorama untuk hasil kamera memanjang dan juga Depth untuk detail mengarah ke objek terdekat. untuk perekaman video, kamera utama dari V11 Pro memiliki dukungan resolusi 2160p@30fps dan 1080p@60fps termasuk fitur slow motion recording. hasil kamera dapat dilihat di bawah ini.