Hardwareholic – Memiliki visi untuk menjadi tim terbesar di Asia Tenggara, organisasi esports Indonesia RRQ (Rex Regum Qeon) memilih platform Zilliqa yang performa tinggi and aman sebagai partner untuk mengembangkan interaksi fan dan penggunaan crypto serta produk Web3-powered.
Dikenal dalam komunitas gaming melalui laga di kompetisi game yang populer, seperti Point Blank dan Mobile Legends Bang Bang, RRQ telah mempunyai tim dalam tujuh divisi gaming, di antaranya adalah Free Fire dan FIFA. Seiring pesatnya perkembangan industri esports, RRQ ingin memanfaatkan blockchain untuk memperluas pengalaman interaksi dengan para penggemar. RRQ telah menandatangani perjanjian multi-year partnership untuk merealisasikan target kedua organisasi dalam dunia esport dan juga komunitas crypto.
Indonesia telah menjadi salah satu hotstpot untuk pasar crypto dan juga industri gaming baru-baru ini. Dengan harga gaming market yang diperkirakan sebesar US$1.68 billion, RRQ telah mendapatkan posisi besar dalam pasar ini. Dengan visi untuk berkembang cepat, RRQ berencana untuk melebarkan sayapnya ke wilayah Asia, yang terhitung menjadi bagian besar dari market esports global. Blockchain-based games seperti Axie Infinity, yang dikenal sebagai dambaan investor besar, yang telah mendapatkan popularitas di wilayah ini, menunjukkan perkembangan dan potensi market.
Andrian Pauline Husen, CEO RRQ, mengatakan: “Pandemi ini menunjukkan kami betapa kecil dunia ini dan seberapa besar dunia akan terbentuk nantinya saat kita menggabungkan dunia fisik dan virtual. Karena itu–meskipun Indonesia adalah rumah kita–wilayah Asia memanggil kita, dengan melihat banyak orang dari negara seperti Filipina, Thailand, dan Vietnam mempunyai passion dengan dunia ini. Dalam upaya mencapai visi kami, kami menyadari dengan memiliki partner yang cocok sangatlah penting. Dengan pengalaman bekerja sama dengan organisasi ternama di esports, kami tidak ragu memilih Zilliqa akan merevolusi bagaimana kita berinteraksi dengan penggemar kami. Kami telah melangkah sedikit ke dunia crypto dengan tokenisasi, namun sadar masih banyak potensi yang dapat digali melalui metaverse, kami sangat senang melihat potensi dunia ini!”
Ben Livshits, CEO Zilliqa, menjelaskan: “Membuka peluang ekonomi berbasis DeFi dalam dunia virtual telah menjadi sebuah hal penting di dunia setelah Covid-19, apalagi setelah melihat bagaimana beberapa negara terkena dampaknya karena tidak dapat mengakses institusi, bank, dan servis pada waktu ini. Incentive-driven gaming dan esports telah memberikan sebuah akses tidak hanya untuk interaksi, tetapi juga bisnis model baru dalam dunia Web3. Kami merasa ini panggilan bagi kami untuk membuat semua user lebih mudah.”

















![[Review] Omron HEM-7156T Akurat, Nyaman Dan Mudah Digunakan Dengan Bluetooth](https://gadgetholic.id/wp-content/uploads/2022/11/P_20221116_075706-218x150.jpg)
![[review] Lexar SSD NVMe M.2 2280 NM760 Cocok Bagi Para Gamer dan Profesional](https://gadgetholic.id/wp-content/uploads/2022/11/P_20221114_212609-218x150.jpg)
![[Review] Smartphone Paling Kuat dengan Helio G99 & Super AMOLED di Segmennya](https://gadgetholic.id/wp-content/uploads/2022/11/P_20221104_165801-218x150.jpg)













