Gadgetholic – Dalam era digital yang terus berkembang, integrasi Kecerdasan Buatan (AI) dalam industri telekomunikasi telah menjadi pendorong utama inovasi. ZTE Corporation, bersama nubia Indonesia, menyadari potensi transformatif AI dalam meningkatkan efisiensi operasional dan menciptakan solusi yang lebih cerdas. Penerapan AI memungkinkan optimalisasi jaringan, analisis data yang mendalam, dan personalisasi layanan, yang pada akhirnya meningkatkan pengalaman pengguna secara signifikan.

Dalam acara buka puasa bersama media di Jakarta, ZTE dan nubia membahas perkembangan AI dalam telekomunikasi Indonesia. Kevin Fang, Marketing Director of ZTE Indonesia, membuka acara, diikuti oleh Iman Hirawadi, Telecom Solution Architect & Business Consultant of ZTE Indonesia, yang membahas kebangkitan AI dalam industri telekomunikasi. Sesi ini juga menghadirkan Maya Arneldy, PR Manager of nubia Indonesia, yang memaparkan kampanye Ramadan, serta Bernardus Agung, Marketing Manager nubia Indonesia, yang menjelaskan inovasi nubia AI.

Bernardus Agung, Marketing Manager nubia Indonesia & Maya Arneldy, PR Manager of nubia Indonesia

Peran AI dalam Industri Telekomunikasi

Menurut Iman Hirawadi, operator telekomunikasi yang mengadopsi AI dapat mengurangi biaya operasional, meningkatkan kualitas layanan, serta membuka model bisnis baru di luar konektivitas tradisional. ZTE telah mengintegrasikan AI dalam berbagai solusi, termasuk jaringan pintar dan ekosistem digital berbasis AI untuk meningkatkan efisiensi dan pengalaman pelanggan.

AI juga berperan dalam optimisasi jaringan, layanan pelanggan berbasis AI, serta perencanaan dan deployment jaringan. Ke depan, AI akan semakin penting dalam mengelola kompleksitas jaringan telekomunikasi, meningkatkan pengalaman pengguna, dan menciptakan aliran pendapatan baru.

Strategi AI dari ZTE dan nubia

nubia V70 Max

ZTE menerapkan pendekatan AI komprehensif dengan mengembangkan Full-Scenario Intelligent Ecosystem. Ini mencakup interaksi multi-modal berbasis AI yang menghubungkan berbagai perangkat, termasuk jaringan telekomunikasi, kendaraan, dan ekosistem rumah pintar. Dengan pendekatan ini, ZTE bertujuan meningkatkan efisiensi, pengalaman emosional pengguna, serta nilai fungsional dari teknologi AI.

Sementara itu, nubia mengintegrasikan AI dalam tiga aspek utama: gaming, fotografi, dan interaksi. Maya Arneldy menegaskan bahwa AI bukan sekadar fitur tambahan, tetapi menjadi bagian dari keseharian pengguna, memungkinkan gaming lebih lancar, foto lebih berkualitas, dan komunikasi lebih praktis. Bernardus Agung menambahkan bahwa nubia V70 Max, dengan baterai 6000mAh dan layar 6,9 inci, dirancang untuk daya tahan tinggi dan kinerja optimal, menjadikannya pendamping andal dalam berbagai aktivitas.

Kampanye Ramadan “Vroom Terus Kebaikanmu”

Dalam rangka Ramadan, nubia meluncurkan kampanye “Vroom Terus Kebaikanmu,” yang mengajak masyarakat berbagi kebaikan melalui berbagai program inspiratif. Salah satunya adalah “Vroom Sampai Kampung,” yang memberikan tiket mudik gratis bagi 20 pemenang yang membeli smartphone nubia pada periode 5–15 Maret 2025. Selain itu, melalui “Vroom Serunya Mudik,” nubia mendorong pengguna berbagi pengalaman mudik secara kreatif.

nubia juga menawarkan promo spesial, seperti diskon hingga Rp400.000, cicilan 0% selama 3 bulan, serta gratis ongkir. Selain itu, nubia berkolaborasi dalam Ramadan Jazz Festival 2025 di Masjid Cut Meutia, Jakarta, di mana sebagian hasil penjualan tiket akan digunakan untuk renovasi masjid. Dengan inisiatif ini, nubia ingin menunjukkan bahwa teknologi dan inovasi dapat berjalan seiring dengan aksi sosial dan kepedulian terhadap komunitas.

Melalui integrasi AI dan berbagai program sosial, ZTE dan nubia terus berinovasi untuk mendorong transformasi digital dan menghadirkan gaya hidup mobile yang lebih cerdas bagi masyarakat Indonesia.