Jakarta, 24 Juni 2019 – Kembali hadir sebagai Official Tittle Partner dan Official Smartphone, vivo mendukung penuh terselenggaranya PUBG MOBILE Club Open SEA League 2019yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang pada 22-23 Juni 2019. Salah satu gelaran turnamen PUBG Mobile terbesar ini berhasil menarik perhatian masyarakat bukan hanya di Indonesia, tapi di seluruh Asia Tenggara. Vivo V15 Pro, V-Series teranyar vivo dengan fitur AI khusus Ultra Game Mode menjadi perangkat resmi yang digunakan oleh 16 tim dari berbagai negara di Asia Tenggara untuk bertanding mendapatkan tempat di babak Global Final dan berkesempatan memenangkan total hadiah sebesar Rp 28,000,000,000.
Edy Kusuma, General Manager for Brand and Activation PT Vivo Mobile Indonesia menyatakan, kolaborasi global vivo dengan Tencent Games and PUBG Corporation melalui PMCO 2019 diharapkan dapat menjadi momentum strategis untuk memperkuat eksistensi vivo ditengah berkembangnya ekosistem eSports. “Perkembangan eSports membuka kesempatan lebih luas bagi anak muda Indonesia untuk mendalami minat mereka bermain mobile game secara profesional. Ini tentu saja sejalan dengan visi vivo sebagai brand teknologi yang mendukung ekspresi diri anak muda yang dilakukan secara positif,” ungkap Edy.
Sebagai Official Smartphone yang digunakan oleh para pemain di turnamen PMCO SEA League 2019, vivo mempersembahkan pengalaman bermain mobile game yang mulus sepanjang pertandingan. vivo V15 Pro didukung dengan spesifikasi tangguh Ultimate All Screen dengan display Super AMOLED ukuran 6.39 inci, prosesor Snapdragon 675 AIE, 6GB RAM /128GB ROM, serta teknologi kecerdasan buatan (AI) pada fitur Ultra Game Mode dengan Multi-Turbo dan Competition Mode. Kedua fitur ini, bukan hanya meminimalisir gangguan saat bermain mobile game, namun dapat lebih jauh mengintegrasikan kemampuan AI untuk mendorong performa smartphone bebas lag dan tetap efisien dalam menggunakan daya.
Dari 16 tim yang bertanding, RRQ Team dari Thailand berhasil mendominasi kompetisi yang diadakan selama dua hari dari tanggal 22 sampai 23 Juni 2019 di ICE BSD, Tangerang dan menjadi juara. Salah satu tim lokal dari Indonesia, Bigetron, berhasil menempati posisi kedua dan berkesempatan untuk maju ke babak World Final yang akan diadakan di Berlin, Jerman, pada bulan Juli nanti. Selain itu, PUBG Mobile juga menyediakan kesempatan kepada juara ketiga dan keempat untuk masuk ke babak kualifikasi di tahap Global Final, yaitu kepada Purple Mood dari Thailand dan Secret dari Malaysia. Untuk detail mengenai poin yang diraih masing-masing tim, yaitu: (1) The RRQ dari Thailand mendapatkan total 305 poin, (2) Bigetron dari Indonesia mendapatkan total 270 poin, (3) Purple Mood dari Thailand mendapatkan total 205 poin, dan (4) Secret dari Malaysia mendapatkan total 193 poin. Tim lain dari Indonesia, Victim, berhasil menempati posisi kesembilan, sedangkan Evos di posisi ke-12. Diikuti oleh Onic di posisi ke-13 dan WAW di posisi ke-14.
Kami berharap kualitas
feature dan kekuatan performa yang mumpuni pada tiap produk-produk kami dapat
memberikan pengalaman bermain yang maksimal untuk para penikmat mobile gaming,” tambah Edy.
Jakarta, 24 Juni 2019 – Netmarble hari ini mengumumkan bahwa game RPG Mobile Seven Knights akan menghadirkan Mythical Awaken pada update bulan Juli mendatang.
Mythical
Awaken adalah level tertinggi Awaken dan Mythical Awaken Hero akan mendapatkan
skill dan tampilan yang baru. Dua Hero yang pertama kali mendapatkan keuntungan
Mythical Awaken adalah Dellons dan Shane. Hero lainnya juga akan segera hadir dengan
Mythical Awaken.
Sistem Growth untuk Hero yang telah ada akan
mengalami pembaruan yang drastis pada update bulan Juli ini. Final Enhance yang
tersedia kini gratis bagi pemain. Para pemain juga bisa menggunakan sistem
Limit Break dengan Gold dan memperkuatnya dengan Soul Essence. Level maksimum
untuk Hero yang baru dimiliki juga ditingkatkan hingga Level 40.
Netmarble akan merayakan update dan Bulan Seven Knights dengan
berbagai event perayaan. Pemain bisa mendapatkan reward yang berlimpah dengan
memainkan konten Special Jumping Check-in Board. Lalu, Netmarble juga akan
mengadakan Event Check-in sebagai bentuk perayaan Bulan Seven Knights.
Juni 2019 – “Esports for Everyone – Road to PEC 2019” adalah event pembukaan dari “Patriot Esports Championship 2019” yang akan diselenggarakan di akhir caturwulan ke 4 tahun 2019 ini. Acara “Esports For Everyone – Road to PEC 2019” sendiri dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 29 dan 30 Juni 2019 mendatang. Bertempat di Mega Bekasi Hypermall, Tournament yang bertujuan untuk memfasilitasi minat dan bakat para pemuda di Bekasi ini berhadiahkan total IDR 20.000.000,-
Acara yang diinisiasi oleh Pemerintah kota Bekasi melalui divisi Bekasi Keren ini, diselenggarakan untuk dapat memfasilitasi minat dan bakat para pemuda, khususnya yang ada di kota Bekasi, dalam bidang esports. Bekasi Keren sendiri merupakan campaign kota Bekasi yang menargetkan kalangan milenials, dengan tujuan menghadirkan sosok baru yang lebih fresh dan kekinian dari Kota Bekasi.
Berkolaborasi dengan Esports Ability Indonesia (EAI), PEC 2019 siap menghadirkan tournament yang ramah disabilitas. Selain itu juga untuk memberikan kesempatan bagi teman-teman berkebutuhan khusus untuk merasakan competitive scene di industry esports saat ini. Melalui event “Esports for Everyone – Road to PEC 2019” kami berharap dapat menghadirkan olahraga elektronik yang benar-benar dapat dinikmati semua kalangan penikmat game.
Tournament Mobile Legends Bang Bang dan PUBG Mobile
Acara “Esports for Everyone – Road to PEC 2019” menghadirkan 3 tournament, yaitu Mobile Legends Tournament, PUBG Mobile Tournament dan juga DotA 2 one by one tournament. Untuk Mobile Legends Bang Bang Tournament dan DotA 2 one by one tournament, pendaftaran peserta dibuka untuk umum dan juga teman-teman berkebutuhan khusus. Namun pada pertandingan PUBG Mobile, pendaftaran peserta hanya dibuka untuk teman-teman berkebutuhan khusus saja. Tentunya dengan penyesuain peraturan pertandingan agar semua pemain tetap nyaman ketika bertanding.
Untuk menghadirkan suasana yang nyaman bagi teman-teman berkebutuhan khusus, para anggota dari EAI pun turut terlibat dalam proses persiapan dan pelaksanaan tournament. Beberapa fasilitas-fasilitas yang ramah terhadap disabilitas pun telah disiapkan, mulai dari Interpreter, MC hingga juri yang mumpuni. Bagi teman-teman yang berkeinginan untuk mengikuti tournament, dapat melakukan Pendaftaran dengan 2 cara, yaitu online melalui website PEC2019.Mobileague.id atau dengan cara COD di Econnection Space yang terletak di Mega Bekasi Hypermall lantai 3, Bekasi.
Selain pertandingan gim online, event ini juga turut mengundang teman-teman komunitas dari RGCI yang akan menghadirkan Retro Game Console Experience serta komunitas Game Developer Bekasi yang siap menampilkan hasil karya mereka yang dapat langsung dicoba di area event.
Dukungan berbagai pihak
Acara “Esports for Everyone – Road to PEC 2019” ini terselenggara atas dukungan dari berbagai pihak, khususnya dari Bekasi Keren, Diskominfostandi Kota Bekasi, Dispora Kota Bekasi, Bekraf, Disparbud Kota Bekasi, Bekasi Keren dan Pemerintah Kota Bekasi. Fasilitas venue yang disediakan merupakan kerja sama dengan Mega Bekasi Hypermall dan Econnection Bekasi. Selain itu dukungan Langsung dari Moonton melalui Esports for Everyone Project serta IESPA sebagai induk dari organisasi olahraga elektronik di Indonesia juga sangat besar dirasakan.
Acara ini dipersembahkan oleh Komunitas Patriot Gamer, Wonderful Media, Achiko.co. mimopay dan Komunitas EAI sebagai wadah teman-teman gamer berkebuthan khusus. Serta tidak lepas juga dukungan dari para sponsor dan co-sponsor seperti; Coffee Sunyi, Hotel Golden Tulip, Kaos Instant, Digital Alliance, T-Force, LG Gaming Monitor.
20 Juni 2019 – CEO Gravity Interactive, Yoshinori Kitamura telah mengumumkan perilisan Mobile Game terbaru yaitu Ragnarok Poring Pop yang bergenre Puzzle Game pada platform Android di Google Play Store.
Ragnarok Poring Pop adalah game dengan sistem permainan yang mudah, yaitu mencocokkan dua atau lebih poring yang berdekatan dengan cara di tap. Gaya permainan yang mudah memungkinkan semua usia untuk memainkan dan menikmatinya tanpa kesulitan.
Fitur utama dari Poring Pop yaitu menghadirkan Poring yang merupakan maskot utama dunia Ragnarok. Poring Pop juga memiliki sistem leveling dimana semakin tinggi level pemain, maka semakin besar skor yang didapat. Saat pemain mencapai rank yang tinggi, pemain bisa mendapatkan hadiah in-game tiap minggunya.
Sebagai tambahan, pemain dapat melihat daftar rank Poring Pop dari masing-masing negara asal, yang memungkinkan untuk update kompetisi dalam skala internasional.
Selainmenerapkan pembelian item premium dalam game. Item premium dalam Ragnarok Poring Pop juga bisa didapatkan dari menyaksikan iklan yang terdapat dalam game. Dengan demikian semua pemain bisa mendapatkan item premium dengan mudah.
Hari ini TeamGroup meluncurkan dua SSD baru dengan fitur yang berbeda. SSD Internal yang bernama T-Force Cardea II,adalah generasi terbaru dari T-Force Cardea I, yang memiliki form factor M.2 PCIe. SSD ini menggunakan spesifikasi PCIe Gen3x4 berkecepatan tinggi dan paten heatsink bermodel sirip ikan hiu. Untuk SSDlainnya bernama PD400, yang merupakan SSD portable dari TeamGroup. Portable SSD ini menggunakan interface USB 3.1 Gen 1. Ringan, mudah dibawa kemanapun, dan memiliki 3 fitur unggulan, yakni: tahan tekanan, tahan goncangan, dan tahan cipratan air.
Dua SSD baru
ini menawarkan solusi untuk kebutuhan akan performa dan penampilan. Pengguna
SSD ini bukan hanya akan mendapatkan tampilan visual yang keren, namun juga
dapat menikmati performa sistem penyimpanan yang mumpuni.
T-Force M.2 PCIe SSD Cardea II ini diluncurkan dengan performa yang lebih baik dari seri SSD Cardea sebelumnya. Modul pendingin dengan bentuk sirip ikan hiu ini memiliki desain paten (Taiwan Utility Model Patent No. M541645), dan telah melewati berbagai tes ketahanan panas. SSD ini dapat menurunkan suhu hingga 10 derajat di dalam ruangan tertutup dan menurunkan suhu hingga 30 derajat di ruangan terbuka. Performa-pund apat meningkat hingga 15% dibanding modul pendingin tradisional. Modul dengan thermal konduktif ini dapat mengakselerasi perpindahan panas dari SSD tersebut, sehingga kecepatan transfer data tidak akan terpengaruh oleh panas SSD. Cardea II menggunakan PCIe Gen3x4 yang mendukung protokol NVMe 1.3. Dengan kecepatan read/write hingga 3400/3000 MB/s dan randomread/write hingga 180K/160K IOPS, Cardea II merupakan solusi untuk pengguna yang mencari performa cepat dan stabil.
Dengan ukuran yang hanya sebesar kepalan tangan, SSD
eksternal PD400 merupakan solusi untuk penyimpanan data yang praktis. Data
dapat tersimpan aman dengan adanya fitur proteksi tahan tekanan, tahan
goncangan, dan tahan air. Desain yang simple dan klasik, PD400 hanya memiliki
berat 60g, yang tentu saja menjadi pertimbangan utama dalam memilih SSD portable. PD400 juga menggunakan
generasi terakhir dari USB 3.1 Gen 1, yang memiliki kecepatan 4x lebih cepat
daripadah hard disk external dalam
hal transfer data. PD400 adalah pilihan terbaik untuk SSD eksternal yang
mengkombinasikan kenyamanan, dan performa.
Accent
Jakarta (20 Juni 2019) – ASUS memperkenalkan VivoBook Ultra A412, ultrabook ringkas yang tetap hadir dengan performa kencang. VivoBook Ultra A412 juga hadir dalam empat pilihan varian warna unik yang sangat cocok untuk pengguna muda. ASUS kali ini berkolaborasi dengan Rizky Febian dan Ria Ricis, dimana keduanya merupakan sosok yang sangat cocok merepresentasikan VivoBook Ultra A412.
“Rizky Febian dan Ria Ricis merupakan dua sosok muda yang sangat enerjik serta penuh energi. Keduanya sangat merepresentasikan VivoBook Ultra A412 sebagai laptop yang sangat mobile serta memiliki performa tinggi,” ujar Jimmy Lin, Country Manager ASUS Indonesia. “Kami juga sangat senang berkolaborasi dengan dua sosok muda ini karena selain digemari oleh masyarakat Indonesia, keduanya juga memiliki jiwa kreatif yang sejalur dengan .”
Sosok Rizky Febian memang sudah tidak asing lagi di dunia hiburan Tanah Air. Musisi sekaligus aktor dan presenter ini sering tampil di layar televisi bersama ayahnya yang juga seorang komedian ternama. Sebagai musisi, Rizky Febian hingga kini sudah menerbitkan enam single dan meraih berbagai penghargaan.
Sebagai sosok profesional kreatif yang memiliki jadwal padat, Rizky Febian membutuhkan perangkat yang powerful serta ringkas untuk dibawa bepergian. VivoBook Ultra A412 merupakan ultrabook pilihannya karena memiliki bobot ringan, bodi ringkas, serta performa powerful yang ditenagai oleh prosesor Intel Core generasi ke-8.
Sementara Ria Ricis merupakan seorang YouTuber sukses dengan channel lebih dari 15 juta subscriber. Selain berprofesi sebagai content creator di YouTube, Ria Ricis merupakan seorang aktris yang telah membintangi sejumlah film. Ria Ricis juga pernah tampil sebagai host di berbagai acara televisi dan sempat meraih sejumlah penghargaan.
Ria Ricis merupakan sosok wanita yang sangat aktif dan enerjik. Ditambah dengan kesibukannya sebagai YouTuber, Ria Ricis tentu membutuhkan perangkat yang bias diandalkan kapan saja, di mana saja, dan memiliki performa kencang untuk membuat konten YouTube. VivoBook Ultra A412 merupakan pilihan Ria Ricis karena telah ditenagai dengan chip grafis NVIDIA GeForce MX250 sehingga dapat digunakan untuk melakukan video editing. Selian itu, bodi yang ringkas dan penuh warna sangat cocok untuk Ria Ricis yang aktif dan enerjik.
Kolaborasi ASUS dengan Rizky Febian dan Ria Ricis
ASUS berkolaborasi dengan Rizky Febian dan Ria Ricis melalui sebuah lagu khusus bertemakan VivoBook Ultra A412. Lagu tersebut dinyanyikan bersama oleh Rizky Febian dan Ria Ricis, serta akan ditayangkan di akun resmi media sosial Rizky Febian dan Ria Ricis, serta channel YouTube Ria Ricis.
ASUS juga menghadirkan program promosi khusus bagi untuk setiap pembelian VivoBook Ultra A412 dengan prosesor intel. 100 orang pertama yang membeli VivoBook Ultra A412 yang menggunakan prosesor Intel akan mendapatkan T-Shirt eksklusif yang dilengkapi tanda tangan Rizky Febian dan Ria Ricis. T-Shirt tersebut dapat diklaim melalui situs promosi ASUS dengan periode klaim dari 20 Juni hingga 19 Juli 2019.
Produk laptop mainstream kekinian yang ditujukan untuk kaum muda-mudi? Berbeda dengan jajaran laptop ASUS lainnya seperti ZenBook serta seri gaming ROG, umur VivoBook memang masih tergolong sangat muda. Meski demikian, ASUS tampak sangat percaya diri dengan jajaran produk barunya kali ini.
Rasa optimis ASUS terhadap lini VivoBook tersebut dapat dilihat dari cukup banyaknya varian laptop yang mengusung nama VivoBook saat ini. Setelah VivoBook S dan VivoBook Pro, ASUS kini memperkenalkan VivoBook Ultra, sebuah laptop dengan desain stylish Dan performa mumpuni, namun hair dalam ukuran bodi yang sangat ringkas.
Mirip VivoBook S S430
Secara fisik, VivoBook Ultra A412 memang sangat mirip dengan saudaranya yaitu VivoBook S S430 yang telah hadir di Indonesia sejak akhir tahun lalu. Keduanya sama-sama mengusung layar 14 inci yang sudah menggunakan teknologi NanoEdge Display, sama-sama dilengkapi dengan fitur ErgoLift Design, serta hadir dengan ragam warna yang mencolok.
VivoBook Ultra A412 sebenarnya memiliki gelar, yaitu sebagai “world’s smallest colorful 14-inch ultrabook” atau ultrabook berlayar 14-inci paling kecil dan paling berwarna di dunia. Berdasarkan julukan tersebut, laptop ini memang sejatinya memiliki bodi yang tergolong kecil meski mengusung layar 14-inci, bahkan lebih kecil dibandingkan dengan VivoBook S S430.
Laptop ini memiliki ukuran panjang 32cm dengan lebar 21cm. Sementara ketebalannya berada di angka 1,9cm yang artinya VivoBook Ultra A412 ini memang layak disebut sebagai ultrabook. Per’u diketahui, sebuah laptop memiliki kualifikasi untuk bisa disebut sebagai ultrabook jika memiliki bodi dengan ketebalan dibawah 2cm.
Di antara ultrabook lainnya, VivoBook Ulta A412 memang bukan merupakan yang paling tipis. Meski demikian berdasarkan ukuran bodinya tersebut, laptop ini tetap mudah dibawa bepergian. Bodinya yang sedikit agak tebal dibandingkan ultrabook lainnya juga memberikan keuntungan tersendiri, yaitu suhu penggunaannya yang relatif lebih stabil berkat rongga udara ekstra pada bodinya.
Tidak sampai disitu, VivoBook Ultra A412 hadir dengan fitur ErgoLift Design. Fitur yang hanya terdapat di laptop ASUS ini kembali hadir di laptop ini. ErgoLift Design merupakan mekanisme khusus yang membuat bodi utama (bagian yang terdapat keyboard dan komponen) laptop ini dapat terangkat dan membentuk sudut dua derajat.
Sama seperti di laptop ASUS lainnya, ErgoLift Design dapat menghadirkan dua benefit. Pertama posisi keyboard yang miring membuat mengetik menjadi lebih nyaman dibandingkan ketika menggunakan keyboard laptop dengan posisi mendatar. Kedua, rongga udara ekstra yang dibentuk berkat bodi VivoBook Ultra A412 yang terangkat membuat aliran udara semakin lancar dan sistem pendinginan dapat bekerja lebih optimal. Pada akhirnya, performa laptop ini tidak terganggu oleh panas yang ditimbulkan.
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, VivoBook Ultra A412 menggunakan layar yang sudah dilengkapi dengan teknologi NanoEdge Display. Teknologi yang belakangan diusung di berbagai perangkat terbaru ASUS, termasuk ZenFone 6, memungkinkan layar tampil dengan bezel yang sangat tipis. Kali ini VivoBook Ultra A412 memiliki ukuran bezel 5,7mm dan berkat ukuran tersebut laptop ini mampu menghadirkan screen-to-body ratio hingga 87 persen.
Vivobook Ultra A412 juga merupakan laptop yang tergolong ringan. Bobotnya hanya 1,5 kilogram dan jika digabung dengan dimensinya yang ringkas, laptop ini cocok untuk dijadikan sebagai partner untuk bekerja secara mobile atau bahkan melancong. Tampilannya juga tergolong unik apalagi dengan warna yang sangat berbeda dari laptop lainnya. Seperti unit yang kami uji kali ini memiliki warna Peacock Blue dengan nuansa warna gradasi yang bisa berubah dari biru dan ungu jika dilihat dari sudut yang berbeda.
Ergonomis, Fitur Lengkap
Vivobook Ultra A412 boleh jadi memiliki bodi yang ringkas dan ringan, namun laptop ini tetap hadir dengan fitur yang lengkap sehingga bisa diandalkan untuk berbagai scenario penggunaan. Pertama mengenai port yang jenisnya cukup lengkap dan bisa memenuhi kebutuhan penggunaan modern. Port yang ada di laptop ini mencakup USB 3.1 Type-A dan Type-C, HDMI, dan audio jack.
Melirik jumlah dan jenisnya, port di VivoBook Ultra A412 memang bisa dikatakan standar. Untungnya, laptop ini masih hadir dengan pembaca kartu MicroSD sehingga pengguna yang biasa melakukan transfer data melalui media penyimpanan mini tersebut tidak perlu menggunakan pembaca kartu memori eksternal.
ASUS juga merancang Vivobook Ultra A412 sebagai laptop yang nyaman untuk digunakan. Tidak hanya berkat dukungan ErgoLift Design, tetapi juga berkat faktor lainnya seperti keyboard yang memiliki rancang bangun khusus agar pengguna dapat mengetik dengan nyaman. Keyboard di Vivobook Ultra A412 menggunakan layout tenkeyless yang ringkas dan telah dilengkapi dengan LED backlit agar pengguna tetap bisa mengoperasikan laptop ini meski dalam keadaan gelap sekalipun.
Tiap-tiap tombol pada keyboard Vivobook Ultra A412 memiliki key travel sejauh 1,3mm yang menurut kami cukup nyaman untuk mengetik. Jarak antara tombol juga tidak terlalu rapat dan tidak terlalu jauh sehingga kami dapat beradaptasi dengan sangat cepat ketika menggunakan laptop ini. Apalagi jika Anda adalah pengguna laptop ASUS, pasti sudah tidak asing lagi dengan layout keyboard-nya. Yang menarik, setiap tombol pada keyboard laptop ini memiliki durabilitas tinggi dan telah lolos uji hingga 10.000 kali tekan.
Sama seperti saudaranya, Vivobook Ultra A412 juga diposisikan sebagai laptop mainstream. Laptop ini memang tidak dilengkapi dengan kamera infra merah dan sistem pengeal wajah. Sebagai gantinya, sebuah sensor pemindai sidik jari atau fingerprint ditempatkan di bagian touchpad-nya. Fingerprint tersebut sudah terintegrasi dengan fitur Windows Hello sehingga Anda bisa masuk ke dalam sistem tanpa harus mengetikkan password.
Performa Andal
Sebuah ultrabook atau laptop mainstream biasanya hadir dengan spesifikasi standar dan tidak memiliki kemampuan olah grafis yang baik. Hal tersebut untungnya tidak terjadi di Vivobook Ultra A412 karena laptop ini telah dilengkapi dengan chip grafis NVIDIA GeForce MX250 yang juga ditenagai oleh VRAM GDDR5 sebesar 2GB. Keberadaan chip grafis ini memang telah membuat Vivobook Ultra A412 tampil sangat menarik. Pasalnya, laptop ini menjadi bisa digunakan untuk berbagai tugas yang membutuhkan tenaga grafis ekstra, seperti video editing.
Sementara dari sisi prosesor, Vivobook Ultra A412 mengandalkan Intel Core i7-8565U (Whisky Lake). Prosesor Intel generasi ke-8 ini hadir dengan base clock di 1,8GHz dan boost clock hingga 4,6GHz. Prosesor ini juga menggunakan konfigurasi 4 core 8 thread dan memiliki TDP hingga 15 watt yang artinya cukup hemat daya.
Vivobook Ultra A412 yang kami uji kali ini memiliki memori sebesar 8GB. Memori tersebut berjenis DDR4 dan terdiri dari memori on-board sebesar 4GB serta memori tambahan sebesar 4GB. Memori tersebut berjalan di kecepatan 2400MHz meski tidak menggunakan konfigurasi dual-channel. Memori Vivobook Ultra A412 juga masih bisa di-upgrade hingga total 12GB (4+8GB) untuk performa multitasking yang lebih baik.
Kombinasi seluruh komponen tersebut membuat Vivobook Ultra A412 memiliki performa yang tergolong cukup kencang di kelasnya. Berdasarkan pengujian menggunakan berbagai software benchmark, laptop ini berhasil menunjukkan performa yang pantas, bahkan dari sisi grafis performanya cukup baik.
Pengujian menggunakan 3DMark pun menunjukkan rata-rata skor yang sangat baik, memperlihatkan bahwa laptop ini memang bisa diandalkan untuk menjalankan aplikasi yang membutuhkan performa grafis ekstra, termasuk game kasual. Chip grafis GeForce MX250 baru menyerah ketika disuguhi 3DMark Fire Strike. Hal tersebut perlu dimaklumi karena VivoBook Ultra A412 memang tidak fokus pada performa grafis layaknya laptop gaming.
Meski demikian, VivoBook Ultra A412 mampu menampilkan skor yang cukup memuaskan di aplikasi PCMark 10. Dengan total skor 4350 poin, VivoBook Ultra A412 telah terbukti mampu menjalankan berbagai aplikasi dengan lancar dan dipastikan dapat menunjang produktivitas sehari-hari.
Agar performanya lebih kencang lagi, VivoBook Ultra A412 yang kami uji kali ini sama sekali tidak dilengkapi dengan hard disk. Media penyimpanan utamanya hanyalah sebuah M.2 SATA SSD berkapasitas 512GB. Penggunaan M.2 SSD di VivoBook Ultra A412 merupakan salah satu yang paling kami suka karena tidak ada alasan bagi sebuah laptop sekelas ini di tahun 2019 dan hanya dilengkapi hard disk, apalagi kapasitas SSD di laptop ini sudah tergolong besar.
Berdasarkan pengujian menggunakan CrystalDiskMark 6, kecepatan M.2 SSD di VivoBook Ultra A412 memang tergolong standar namun cukup membuat pengalaman penggunaan laptop ini menjadi lebih baik ketimbang menggunakan hard disk.
Terakhir dari sisi baterai. VivoBook Ultra A412 mengusung baterai berkapasitas 37Wh yang sebenarnya tergolong lebih kecil dibandingkan dengan jajaran laptop VivoBook lainnya. Hal tersebut mengkin dikarenakan ruang yang sangat terbatas mengingat bodi laptop ini sangat ringkas.
Meski demikian, menurut pengujian menggunakan PCMark 8 Battery, laptop ini mampu bertahan selama kurang lebih 3 jam 25 menit. Artinya, VivoBook Ultra A412 masih bisa digunakan untuk kegiatan ringan hingga menengah selama kurang lebih 3,5 jam.
Bagi kami hal tersebut tidak terlalu mengkhawatirkan karena di sisi lain VivoBook Ultra A412 dilengkapi dengan adapter yang ukurannya juga mungil serta ringan, sehingga tetap tidak terlalu merepotkan ketika digunakan dan dibawa bepergian.
Kesimpulan
VivoBook Ultra A412 merupakan laptop yang cocok untuk pengguna muda yang mobile dan banyak bergerak. Kenapa pengguna muda? Karena desain dan warna laptop ini sangat stylish dan mencolok, sehingga lebih cocok untuk pengguna berusia muda. Selain itu, laptop ini juga memiliki performa yang tergolong sangat baik di kelasnya, apalagi dengan dukungan SSD sebesar 512GB.
Di sisi lain, ada beberapa kekurangan pada laptop ini seperti kapasitas baterai yang tidak terlalu besar. Namun kekurangan tersebut bagi kami masih bisa “dimaafkan” karena laptop ini memiliki kelebihan yang lebih menonjol.
Jakarta (20 Juni 2019) – Selain VivoBook Ultra A412, ASUS juga memperkenalkan VivoBook Ultra K403, yaitu sebuah ultrabook tangguh untuk pengguna yang mengutamakan mobilitas. Keunggulan utama ultrabook ini terdapat di daya tahan baterainya yang mencapai 24 jam berdasarkan pengujian internal ASUS. Dengan daya tahan baterai tersebut, pengguna VivoBook Ultra K403 tidak perlu khawatir kerepotan mencari sumber listrik karena ultrabook ini tahan digunakan seharian.
“Apakah Anda seorang yang sangat mobile dan membutuhkan ultrabook dengan daya tahan baterai panjang? VivoBook Ultra K403 adalah jawabannya,” ujar Jimmy Lin, Country Manager ASUS Indonesia. “Selain memiliki daya tahan baterai yang sangat panjang, VivoBook Ultra K403 juga sudah mengantongi sertifikasi standar militer sehingga tahan banting dan cocok untuk dibawa bepergian,” tambahnya.
Sebagai perangkat yang mengutamakan mobilitas, VivoBook Ultra K403 juga hadir dengan ukuran bodi yang sangat ringkas dan memiliki bobot yang sangat ringan, yaitu hanya 1,3 kilogram. Meski bodinya sangat ringkas, VivoBook Ultra K403 tetap mengusung layar lebar berukuran 14 inci berkat adopsi teknologi NanoEdge Display.
Ringkas, Ringan, Tangguh
NanoEdge Display merupakan salah satu teknologi unggulan yang tertanam di VivoBook Ultra K403. Dimensi bodi yang sangat ringkas dengan ketebalan di angka 16,5 milimeter, dan bezel hanya 4,1 milimeter. Bezel yang sangat tipis tersebut juga membuat VivoBook Ultra K403 memiliki screen-to-body ratio hingga 87 persen.
VivoBook Ultra K403 telah mengantongi sertifikasi ketahanan standar militer MIL-STD-810G. Artinya, ultrabook ini sudah lolos berbagai pengujian ekstrem seperti uji jatuh, vibrasi, dan pengujian pada suhu tinggi serta rendah.
Selain konektivitas nirkabel, VivoBook Ultra K403 memiliki fasilitas seperti port USB Type-A dan Type-C untuk koneksi perangkat menggunakan kabel. Bahkan, ultrabook ini tetap menghadirkan port audio, HDMI, dan pembaca SD Card meski mengusung bentuk bodi yang sangat ringkas.
Tetap Produktif
ASUS VivoBook Ultra K403 tidak hanya sekadar hadir sebagai ultrabook ringkas dan sangat portabel. Ultrabook ini tetap mengusung spesifikasi yang mumpuni agar penggunanya tetap dapat produktif. Dibekali dengan prosesor Intel Core generasi ke-8 yang hemat daya namun tetap kencang, VivoBook Ultra K403 dapat diandalkan untuk melakukan berbagai macam kegiatan standar sehari-hari, termasuk menjalankan aplikasi kantoran.
VivoBook Ultra K403 telah didukung oleh penyimpanan NVME PCIe SSD sebesar 512GB, jadi selain memiliki kapasitas yang lega, performa penyimpanannya juga jauh lebih kencang dari laptop yang masih menggunakan hard disk.
Soal baterai, VivoBook Ultra K403 merupakan ultrabook dengan daya tahan baterai yang sangat panjang. VivoBook Ultra K403 menggunakan baterai Lithium-Ion dengan 4-cell berkapasitas 72WHrs. Konfigurasi hardware, baterai, dan optimalisasi khusus oleh engineer ASUS memungkinkan ultrabook ini mampu bertahan hingga 24 jam penggunaan berdasarkan pengujian internal. Untuk penggunaan sehari-hari, ultrabook ini dapat menemani penggunanya hingga seharian.
Jakarta, 17 Juni
2019 – OPPO hari ini
resmi meluncurkan OPPO Reno Series di Indonesia. Hadir dalam dua varian, yaitu
Reno 10x Zoom dan Reno, OPPO Reno Series merupakan perangkat high-end terbaru
OPPO yang menggabungkan teknologi terkini dan kemampuan fotografi menawan dalam
sebuah desain unik yang memesona.
“OPPO Reno Series adalah bagian tak terpisahkan dari strategi pertumbuhan global OPPO di era berbasis konektivitas saat ini. Karena itu, OPPO Reno Series akan berperan sebagai dasar dari pengembangan smartphone-smartphone OPPO berikutnya,” ujar CEO OPPO Indonesia, Ivan Lau.
Dibuat dengan mendobrak batasan pada
teknologi kamera dan desain smartphone biasa, OPPO Reno Series menyasar
individu-individu berjiwa muda yang ekspresif dan dinamis untuk memacu
kreativitas mereka serta melihat kehidupan dari perspektif yang unik.
“Dengan fitur-fitur fotografi dan kekuatan performanya, kedua varian OPPO Reno Series akan menginspirasi pengguna untuk melihat hal dari berbagai sudut pandang berbeda,” lanjut Ivan.
Adapun varian OPPO
Reno 10x Zoom dijual dengan harga Rp12.999.000,-,sementara
varian OPPO Reno dijual dengan harga Rp7.999.000,-. Keduanya hadir
dengan dua pilihan warna, yaitu Ocean Green dan Jet Black.
Kamera tersembunyi
yang inovatif, didukung dengan simetri yang elegan
OPPO Reno Series memberikan pengguna
pengalaman imersif yang menyeluruh dengan
menghadirkan full panoramic screen, layar smartphone paling
modern dan premium saat ini. Varian Reno 10x Zoom dilengkapi dengan layar OLED
6,6 inci yang luas, sedangkan varian Reno mempunyai layar OLED 6,4 inci. Tepian
bagian bawah keduanya memiliki ukuran kecil 3,5mm, sehingga OPPO Reno Series
memiliki rasio screen-to-body hingga 93,1%. Selain itu, OPPO Reno Series
juga dilengkapi dengan Corning® Gorilla glass generasi keenam, yang akan
meningkatkan daya tahan layar dari benturan.
Agar pengguna dapat menggenggam perangkat
dengan nyaman, OPPO menempatkan kamera belakang OPPO Reno Series di bawah
penampang berbahan kaca dengan panel 3D yang melengkung. Dengan demikian,
bagian belakang perangkat akan terasa halus. Sementara untuk kamera depan, soft
light, danlampu kilat belakang, kedua varian OPPO Reno Series
menyembunyikannya dalam struktur pivot-rising. Struktur ini akan muncul
dalam waktu 0,8 detik ketika pengguna ingin melakukan swafoto atau pemindaian
wajah, dan secara otomatis akan tertutup kembali ketika sudah tidak digunakan.
Tidak hanya itu, OPPO Reno Series juga dilengkapi dengan sensor sidik jari di
bawah layar yang peka terhadap cahaya (Fingerprint Unlock 2.0). Sistem
penerangan dan algoritma baru pada sensor sidik jari ini meningkatkan tingkat
keakuratan pembacaan sidik jari hingga 28,5%.
Fotografi tajam
dengan 10x Zoom
OPPO Reno 10x Zoom
melampaui batasan yang ada pada fotografi smartphone, dengan dilengkapi
tiga kamera belakang: kamera utama dengan resolusi 48MP, kamera telephoto
dengan resolusi 13MP, dan kamera bersudut lebar dengan resolusi 8MP. Ketiga kamera ini
bekerja bersama untuk mewujudkan full-focal-length sebesar 16mm-160mm,
sehingga mampu mencapai 10x hybrid zoom. Kamera utamanya sendiri menggunakan optical
image stabilization (OIS) dan closed-loop focusing motor untuk
menangkap seluruh momen spesial pengguna secara jelas dan real time.
Untuk menyematkan lensa telephoto pada bodi yang ramping, OPPO Reno 10x Zoom melakukan tiga inovasi utama: memosisikan lensa telephoto periskop secara horizontal, mengurangi ketebalan lensa melalui teknologi D-Cut, dan menggunakan desain motor lensa untuk menggabungkan motor lensa utama dengan motor lensa bersudut lebar yang tadinya terpisah. Inovasi-inovasi ini memungkinkan adanya lensa ultra-tipis 5,75mm dan memaksimalkan kemampuan zoom yang kuat dalam perangkat yang nyaman digenggam. Untuk memastikan kualitas zoom, Reno 10x Zoom juga menggunakan desain OIS ganda dalam lensa primer dan lensa telephoto, demi mengurangi guncangan ketika mengambil gambar.
Kedua varian OPPO
Reno Series dilengkapi dengan sensor Sony IMX586 48MP untuk memudahkan pengguna
mengambil potret malam hari yang berkelas. Selain itu, fitur Ultra Night Mode
2.0 baru pada OPPO Reno Series mampu meningkatkan kejernihan dan kecerahan
gambar melalui pengurangan multi-frame noise dan teknologi HDR multi-frame.
Hal ini memungkinkan OPPO Reno Series untuk memproses wajah dan latar belakang
secara terpisah, sehingga menghasilkan efek warna kulit dan keseluruhan foto
yang lebih realistis. Khusus untuk varian Reno 10x Zoom, OPPO melengkapi
perangkat tersebut dengan kemampuan perekaman video 4K UHD dengan frame rate
60fps, disertai stabililasi gambar optik dan elektronik.
Peranti keras dan
lunak mutakhir yang menghadirkan smartphone dengan performa kuat
Demi memberikan performa perangkat yang bertenaga kepada pengguna, varian Reno 10x Zoom hadir dengan dukungan prosesor Qualcomm Snapdragon 855, konfigurasi RAM dan ROM 8 GB+256 GB, dan baterai berkapasitas 4.065mAh. Sementara itu, varian Reno ditenagai oleh prosesor Snapdragon 710 dan baterai berkapasitas 3.765 mAh. Untuk mendukung dinamika pengguna, kedua varian dilengkapi dengan teknologi pengisian daya cepat VOOC 3.0 yang memungkinkan pengguna melakukan pengisian daya dengan cepat saat bermain game atau streaming video, tanpa dihadapkan pada permasalahan panas berlebih atau penurunan performa.
OPPO Reno Series
juga menghadirkan solusi optimisasi Hyper Boost 2.0 yang dikembangkan secara
independen oleh OPPO. Hyper Boost 2.0 mencakup tiga modul terpisah: Game Boost,
System Boost, dan App Boost, yang masing-masingnya memberikan peningkatan
signifikan pada kinerja game, kecepatan sistem, dan kecepatan pembukaan
aplikasi. Selain itu, kedua varian OPPO Reno Series berjalan pada sistem
operasi ColorOS 6 yang dirancang khusus
untuk smartphonefull screen, demi memberikan
pengalaman penggunaan yang lebih imersif dan seimbang melalui tata letak UI,
warna, font, dan fitur utama lainnya.
Tidak ketinggalan,
Dolby Atmos dan perangkat audio mobile baru membuat OPPO Reno Series
mampu menghasilkan suara yang lebih keras dan jernih. OPPO Reno 10x Zoom dilengkapi
dengan speaker stereo, tiga mikrofon untuk pengambilan suara stereo,
fungsi NFC, dan aksesoris peranti keras lainnya. Dengan demikian, OPPO Reno
Series siap menghadirkan pengalaman tak terlupakan bagi konsumen di seluruh
dunia.
Ketersediaan
OPPO Reno dapat dipesan mulai hari ini (17 Juni)
hingga 21 Juni 2019 dan akan dijual perdana pada 22 Juni 2019. Sementara untuk OPPO
Reno 10x Zoom, pemesanan awal dapat dilakukan mulai 17 Juni sampai 27 Juni 2019,
dan akan mulai dijual perdana pada 28 hingga 30 Juni 2019.
Pada masa pemesanan awal, konsumen akan mendapatkan
cashback hingga 1 juta rupiah, gratis VOOC Car Adapter dan VOOC Type C
Cable senilai 700 ribu rupiah, cicilian 0% dan cashback hingga 700 ribu
rupiah menggunakan kartu kredit dari Bank BCA, BNI, CIMB Niaga, dan Mandiri, serta
special bundling dari XL Prioritas dan Indosat Ooredoo. Khusus untuk O-Fans,
OPPO juga memberikan penawaran tukar tambah melalui Joy Exchange dengan
tambahan cashback maksimal 1,5 juta rupiah, jika mereka menukarkan perangkat
smartphone OPPO mereka dengan Reno series.
Seoul,
Korea Selatan (13 Juni 2019) – Com2uS
telah mengumumkan bahwa Summoners War telah merilis update besar Dimension Hole
pada semester pertama ini.
Update Dimension Hole berisi
konten baru berskala besar yang telah diperkenalkan sebelumnya dalam 10 bulan
terakhir. Update ini akan memberikan pengalaman pertarungan PvE yang lebih
baik. Setiap stage memiliki syarat masuk yang berbeda-beda agar dapat
memberikan permainan strategis baru yang dapat dinikmati para pemain. Para
pemain juga bisa melakukan Secondary Awakening untuk Monster ★2-3 milik mereka.
Dimension
Hole memiliki berbagai stage yang mencerminkan karakteristik
monster-monsternya. Pada update ini telah terdapat Karzhan Dimension yang
dipenuhi hewan-hewan buas, serta Ellunia Dimension yang menjadi tempat tinggal
para peri.
Para
pemain bisa masuk ke dalam Karzhan Dimension hanya dengan Monster ★4,
sementara hanya monster dengan elemen yang sama yang bisa masuk ke dalam
Ellunia Dimension. Dengan batasan masuk dungeon yang unik ini, para pemain
dapat membuat serta memperkuat deck monster baru milik mereka.
Selain itu, monster
boss yang sangat kuat yang dapat menggunakan skill kombinasi bersama dua
monster summonnya pun akan muncul. Para pemain bisa mendapatkan hadiah baru
dengan mengalahkan boss pada tiap stage.
Update
ini menawarkan sistem baru yang disebut “Secondary Awakening”.
Secondary Awakening tersedia untuk Monster ★2-3 seperti Warbear, Fairy, Inugami, dan
Pixie. Monster secondary awakening akan mendapatkan penampilan baru yang cantik
dan menarik, serta mendapatkan upgrade pada status serta skill mereka.
Warbear
dan Inugami terhubung dengan Karzhan Dimension, sementara Fairy dan Pixie
terhubung dengan Ellunia DImension. Para pemain bisa masuk ke Secondary
Awakening Dungeon masing-masing monster dan mendapatkan Secondary Awakening EXP
untuk melakukan Secondary Awakening.
Com2uS berkata “Kami sangat ingin melihat
para pemain menikmati sistem upgrade monster serta pertarungan yang strategis
melalui konter terbaru. Kami akan terus memberikan konten dan layanan
berkualitas tinggi agar para pemain dari seluruh dunia dapat terus mencintai
Summoners War untuk waktu yang lama.”