JAKARTA – 29 Januari 2019 – Lenovo perusahaan manufaktur PC dan smart device ternama dunia, hari ini menyaksikan Legion of Champions Series III (LoC III) babak Grand Final, berakhir dengan spektakuler, dengan Tim Awestar dari Korea, mengangkat trofi kejuaraan pada turnamen LoC pertama mereka. Turnamen eSports yang digelar tahunan ini, hasil kerjasama Lenovo dengan Intel, menarik jumlah pengunjung yang besar sebagai saksi dari kompetisi sengit yang berlangsung selama tiga hari tersebut.
“Kami bangga telah menyelenggarakan kompetisi ini selama tiga
tahun berturut-turut dan menyediakan platform yang sangat baik untuk generasi
gamer berikutnya untuk berkumpul, bersaing, dan berkomunikasi satu sama lain.
Hal ini juga merupakan sebuah kesempatan bagi Lenovo untuk berinteraksi dengan
mereka dan membuktikan bahwa membuktikan bahwa Legion akan terus berkembang
untuk memenuhi kebutuhan penggunanya,” kata Ken Wong, President,
PCs and Smart Devices, Lenovo Asia Pacific. “Sejak kompetisi LoC pertama kali
digelar pada tahun 2017, kami telah berhasil melipatgandakan jumlah pesertanya pada
tahun ini. Hasilnya melebihi ekspektasi dan kami berniat untuk membawa eSport
ke tingkat berikutnya di tingkat Asia Pasifik.”
George
Chacko, Director of Global Account for Lenovo, Intel Asia Pacific mengatakan,
“Intel mengucapkan selamat kepada para pemenang Lenovo Legion of Champions dan
senang bisa terlibat pada kompetisi ini. Bersama dengan Lenovo, Intel turut
membantu transformasi masa depan eSport dengan menginspirasi dan mendukung
komunitas pemain dan penggemar, dengan menyediakan teknologi mutakhir terbaik
yang kami miliki.”
Perjuangan
tim Awestar membuat mereka berhasil meraih total hadiah uang sebesar USD 7000
dan notebook Legion Y530 senilai USD 5000, sementara tim Diamond dari Taiwan
sebagai juara kedua membawa pulang hadiah sebesar USD 3000, dan tim Mega eSport
dari Thailand sebagai juara ketiga mendapatkan hadiah sebesar USD 2000.
Perwakilan
dari Indonesia, tim Headhunters, mengukuhkan posisinya di peringkat 8 besar
kali ini, setelah menunjukkan kemampuannya yang terbaik. “Kami melalui berbagai
pertarungan yang sengit, tetapi saya senang tim Headhunters dapat tetap tenang
dan mengesekusi strategi dengan baik. LoC telah menjadi sarana yang baik untuk
berkenalan dengan pemain lain dan melatih kemampuan saya, terlebih setelah
mendapat wawasan mengenai strategi bermain dari pemain profesional,” kata Bayu
sebagai perwakilan dari tim Headhunters. “Ini merupakan sebuah pengalaman yang
tak terlupakan, mengingat persaingan ketat yang kami hadapi, tetapi saya sudah tak sabar menantikan LoC tahun depan dan
bertemu dengan teman-teman pemain dari seluruh wilayah dan bertanding dalam
kompetisi ini lagi!”
Jakarta, 31 Januari – Setelah sukses menyelenggarakan final dunia festival e-Sports globalnya di tahun lalu, Summoners War World Arena Championship 2018, pada 13 Oktober 2018 di Seoul, Korea Selatan dengan jumlah lebih dari 1.300 penonton berkumpul di lokasi dan memenuhi stadion utama.
Com2us kali ini
mengumumkan tahap registrasi turnamen regional Summoners War untuk semua summoners di Asia Tenggara agar bisa
mengikuti kompetisi yang menentukan juara turnamen pertama di tahun 2019!
Turnamen ini akan menjadi kompetisi antara empat daerah utama di Asia Tenggara: Thailand, Indonesia, Vietnam dan negara yang berbahasa Inggris di Asia Tenggara. Penyisihan akan berlangsung di masing-masing negara sebelum memasuki final regional pada tanggal 9 Maret. Agar bisa menjadi salah satu dari 10 pemain yang mewakili negaranya, para pemain harus mencapai peringkat yang tinggi di World Arena Musim 8 (per 31 Januari). Babak penyisihan akan berlangsung pada 16, 17, 23 dan 24 Januari. Setelah babak penyisihan, dua pemain dengan skor tertinggi dari tiap negara (total 8 pemain) akan melaju ke final regional dan bertanding pada turnamen untuk menentukan juara Asia Tenggara.
Dengan hadiah total 6,400 USD dan hadiah in-game yang menarik, turnamen ini akan menjadi ajang pemanasan untuk turnamen global tahunan Summoners War. Sejak transisinya menjadi esports, Summoners War sering mengadakan turnamen dengan skala gobal dan kontinental sehingga pemainnya bisa terus saling bersaing dan berinteraksi.
Turnamen Asia Tenggara ini akan disiarkan secara live di
Youtube Summoners War Esports (https://www.youtube.com/c/summonerswaresports). Sebagai
tambahan, Summoners War juga
menyediakan berbagai hadiah menarik untuk para pemain yang menonton pertandingan
seru di turnamen ini!
Jakarta, 30 Januari 2019 – Usai membuat para pengguna penasaran dengan 3 produk yang siap dirilis pada kuartal pertama 2019, salah satu sub-brand sukses dari Transsion Holding, Infinix kembali memberikan bocoran lainnya terkait 3 jagoannya yang siap meluncur dalam waktu dekat ini.
Muncul dengan hashtag #6aSix, Infinix akan memberikan pengalaman imersif dengan suguhan layar notch display mencapai 6.2” HD+ pada pada smartphone pertamanya di 2019 untuk menemani kegiatan sehari-hari pengguna. Memiliki layar yang luas, smartphone dari Infinix ini memiliki fitur dual camera dan better low light selfie 4-in-1 pada kamera utama yang juga masih dibarengi AI Teknologi Selfie.
Tidak hanya smartphone, Infinix
mengaku 2 dari ketiga jagoannya siap hadir sebagai penunjang kegiatan pengguna
bersama smartphone itu sendiri. Salah
satunya adalah kehadiran smart
accessories yang sudah ditunggu-tunggu X-Fans Indonesia.
“Tidak dapat dipungkiri bahwa bisnis smartphone
Indonesia sedang mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Hal tersebut
juga mempengaruhi tingkat penjualan lini produk Infinix yang mencapai 30%
sepanjang tahun 2018. Semakin bersemangat di tahun ini, Infinix siap memberikan
sesuatu yang berbeda dari sebelumnya.” Tutur Agus Supangat selaku Assistant
Country Manager Infinix Indonesia.
Selain meluncurkan 3 produk sekaligus, Infinix juga menggandeng salah
satu operator ternama di Indonesia yakni, Smartfren Indonesia secara eksklusif
yang akan memberikan penawaran-penawaran menarik lainnya dalam peluncuran
produk terbarunya nanti.
“Sejauh ini, Infinix sudah sangat siap untuk kembali meramaikan pasar smartphone di Indonesia. salah satunya
adalah, tahun ini kita hadir bersama Smartfren Indonesia untuk memberikan yang
terbaik kepada para pengguna.” Sambung Agus.
Berbeda dari peluncuran produk-produk sebelumnya, kini Infinix beserta 3 jagoannya akan meluncur secara eksklusif bersama Shopee Indonesia. Tidak hanya itu, Infinix juga menggandeng AkuLaku khusus untuk penjualan smartphone terbarunya nanti.
Sebagai vendor ponsel pintar yang terus bertumbuh di Indonesia sejak tahun
2013, serangkaian inovasi melalui berbagai produk terbaru terus dilancarkan oleh
Infinix setiap tahunnya. Jadi, dapat diprediksi bahwa kehadiran sejumlah lini
produk terbaru Infinix pada kuartal pertama tahun 2019 ini akan semakin meramaikan
persaingan bisnis smartphone di
Indonesia yang kian hari kian ketat.
Jakarta, 30 Januari 2019 – “Ada seribu jalan menuju Roma” kiasan ini cocok untuk menentukam ending dari film Netflix yang sedang jadi perbincangan, Black Mirror : Bandersnatch, ada banyak ending yang bisa kita temukan. Coba searching di Twitter “Ending Bandersnatch” maka kita akan menemukan beragam thread atau pun cuitan yang berisi Flowcahrt tetang alur film tersebut.
Black Mirror : Bandersnatch selain sebuah film tentang pembuatan game, ia adalah game itu sendiri. Tidak cukup hanya menonton sekali, bahkan nonton berkali-kali pun tak akan terasa bosan. Betapa jeniusnya Charlie Brooker, menentukan alur cerita.
Sebenarnya bukan ini bukan pertama Netflix membuat film interaktif. Sebelumnya mereka sudah pernah memproduksi film interaktif yang dikhususkan buat anak-anak, yaitu lewat film Puss in Boots: Trapped in an Epic Tale dan Buddy Thunderstruck: The Maybe Pile.
Netflix punya Bandersnatch, Indonesia punya TADOtv
Jika Netflix baru beberapa kali membuat film interaktif, ternyata ada sebuah aplikasi buatan Indonesia yang sudah membuat seluruh filmnya interaktif. Saat ini aplikasi TADO tv tersedia di Play Store dan App Store.
TADOtv menyediakan film dengan genre Komedi, drama romantis dan tentunya horor. Penonton akan disuguhkan daftar film yang bisa dinikmati di halaman pertama aplikasi. Setiap film hadir dengan alur cerita yang bisa penonton pilih sendiri sesuai keinginan. Sama seperti Black Mirror : Bandersnatch pada menit-menit tertentu akan ada dua pilihan untuk melanjutkan eposode selanjutnya. Pemilihan lanjutan cerita membuat penonton akan mencoba beberapa kali karena pasti penasaran dengan alur cerita lainnya.
Yang menarik dari TADOtv adalah pemilihan vertikal video untuk setiap kontennya. Ini jelas memudahkan para penonton karena tidak perlu memiringkan handphone untuk menikmati setiap cerita. Tim produksi TADOtv tentu harus berjuang ekstra untuk menghasilkan video vertikal seperti itu.
Selain kenyamanan dengan menonton vertikal, ada hal kecil yang bermakna besar juga dipikirkan oleh tim TADOtv, yakni penggunaan subtitle. TADOtv berfikir jika filmnya tak melulu dikonsumsi oleh penonton dengan pendengaran normal. Tapi juga mungkin mereka yang tunarungu. Dengan adanya subtitle juga membuat para penonton tetap bisa menikmati TADOtv meski dalam keadaan handphone silent. Namun sangat disarankan memperbesar volume atau menggunakan headset terutama saat menonton kategori horor.
TADOtv baru dilaunching pada medio Januari ini. Kabarnya nanti akan ada film panjang yang akan dikerjakan oleh sutradara handal dan artis layar lebar layaknya film bioskop. Bakal jadi hal yang menarik untuk ditunggu.
Untuk mencoba menonton TADOtv, kamu bisa mengunjungi tautan berikut https://tadotv.com/watch/dd4CP5dan untuk menonton seluruh film yang sudah ada, kamu bisa download Aplikasi TADOtv di Android di link berikut http://bit.ly/DLTADOtv
Jakarta, 30 Januari – Pakar Kaspersky Lab telah membantu mengidentifikasi dan mengatasi tujuh kerentanan yang sebelumnya tidak diketahui di ThingsPro Suite, yaitu platform IoT industri yang dirancang untuk akuisisi data sistem kendali industri (Industria Control Systems – ICS) dan analisis jarak jauh. Beberapa kerentanan yang ditemukan berpotensi memungkinkan para pelaku ancaman untuk mendapatkan akses khusus ke gateway IoT industri dan menjalankan perintah berbahaya. Semua kerentanan yang diidentifikasi dilaporkan dan diatasi oleh pengembang platform Moxa.
Suite ThingsPro adalah platform IoT industri yang
mengumpulkan data secara otomatis dari perangkat Teknologi Operasional (TO)
yang berjalan di fasilitas industri dan mengirimkannya ke cloud IoT untuk
analisis lebih lanjut. Walaupun platform tersebut berguna untuk memudahkan
integrasi dan pemeliharaan IIoT, mereka juga memiliki potensi berbahaya,
kecuali jika dikembangkan dan diintegrasikan dengan sistem keamanan yang
memadai. Karena solusi semacam itu berfungsi sebagai titik penghubung antara
domain keamanan TI dan TO, kerentanan yang ditemukan di dalamnya memungkinkan
para pelaku kejahatan siber memperoleh akses ke jaringan industri.
Dalam dua minggu, peneliti keamanan Kaspersky Lab ICS
CERT telah melakukan studi prakonseptual terhadap produk tersebut, dengan
menguji kerentanan yang dapat dieksploitasi dari jarak jauh. Hingga akhirnya,
tujuh kerentanan zero-day ditemukan. Salah satunya paling berbahaya yang dapat
memungkinkan pelaku kejahatan siber untuk mengeksekusi perintah apa pun pada
gateway target IIoT dari jarak jauh. Kerentanan lain memungkinkan pelaku
kejahatan siber untuk mendapatkan hak akses root, memberikan kemampuan untuk
mengubah konfigurasi perangkat. Selain itu, eksploitasinya dapat diotomatisasi,
yang berarti pelaku kejahatan siber dapat secara otomatis menyerang beberapa
gateway Moxa ThingsPro IoT di perusahaan berbeda dan bahkan berpotensi memperoleh
akses menuju jaringan industri dari organisasi tersebut.
“Moxa adalah merek tepercaya dan tidak diragukan di dunia sistem industri. Namun, terlepas dari keahlian dan pengalaman yang dimiliki perusahaan, produk barunya memiliki sejumlah kerentanan, yang menunjukkan bahwa betapa pentingnya bagi para pemimpin industri untuk melakukan tes keamanan siber yang tepat. Kami menghimbau semua pengembang produk ICS untuk bertindak secara bertanggung jawab, melakukan pemeriksaan kerentanan secara berkala, memperlakukan keamanan solusi untuk sistem industri sebagai bagian integral dan penting dari pengembangan perusahaan,” kata Alexander Nochvay, peneliti keamanan di Kaspersky Lab.
Untuk melindungi
sistem kontrol industri tetap aman, berikut beberapa rekomendasi dari kami
untuk perusahaan:
Batasi akses perangkat gateway
IIoT ke komponen jaringan OT dan TI perusahaan sejauh mungkin;
Batasi akses ke perangkat
gateway IIoT dari jaringan perusahaan dan internet sejauh mungkin;
Atur pemantauan akses jarak
jauh ke jaringan OT perusahaan, serta pemantauan akses ke komponen ICS
individu (workstation, server,
dan peralatan lainnya) dalam jaringan OT;
Gunakan
solusi yang dirancang untuk menganalisis lalu lintas jaringan, mendeteksi
dan mencegah serangan jaringan – pada batas jaringan perusahaan dan pada
batas jaringan OT;
Gunakan solusi khusus untuk
memantau dan melakukan analisis mendalam tentang lalu lintas jaringan pada
jaringan OT dan mendeteksi serangan pada peralatan industri;
Pastikan keamanan host di jaringan TI dan OT
perusahaan menggunakan solusi yang memberikan perlindungan dari serangan
malware dan siber.
Memberikan pelatihan cyber-hygiene kepada karyawan,
mitra, dan pemasok yang memiliki akses ke jaringan OT perusahaan.
Untuk membantu
perusahaan dalam memilih solusi keamanan OT yang tepat, perusahaan riset dan
penasihat terkemuka dunia Gartner
telah merilis Landscape Kompetitif: laporan Keamanan Teknologi Operasional
(Ditulis oleh: Ruggero Contu, Diterbitkan pada: 29 Oktober 2018). Kaspersky Lab
termasuk di dalamnya untuk solusi di beberapa kategori berikut: Keamanan titik
akhir OT, pemantauan dan visibilitas jaringan OT, deteksi anomali, respons
insiden dan pelaporan, serta Layanan Keamanan OT. Untuk melihat laporan
lengkapnya, kunjungi situs web Gartner
Jakarta (29 Januari 2019) – ASUS hari ini memperkenalkan laptop gaming pertama berbasis chip grafis GeForce RTX pertama di Indonesia, yaitu ROG G703GX. Laptop yang dikategorikan sebagai ROG Monster ini hadir dengan performa ultra-kencang yang disokong oleh hardware kelas atas terbaru, salah satunya adalah chip grafis NVIDIA GeForce RTX 2080.
“Jika ada sebuah laptop gaming yang sangat bertenaga, ROG G703 adalah jawabannya,” ujar Jimmy Lin, Country Manager ASUS Indonesia. “Laptop gaming ini dirancang khusus untuk gamer yang haus akan performa dan bisa menampilkan framerate tiga digit dengan mudah,” lanjutnya.
Selain ditenagai oleh chip grafis GeForce RTX 2080, ROG G703GX juga hadir dengan prosesor ultra-kencang yaitu Intel Core i9 versi factory overclocked. Berbagai keunggulan dari seri pendahulunya juga tetap dihadirkan, seperti sistem pendingin khusus sehingga memastikan performa stabil disegala kondisi.
Penakluk PC desktop
Tidak seperti ROG Strix GL504GW Scar II dan ROG Strix GL704GV Scar II yang juga dirilis hari ini, ROG G703GX hadir dengan bodi yang lebih besar. Namun di balik ukuran bodinya tersebut, terdapat segudang fitur premium yang membuat ROG G703GX hadir untuk menantang langsung dekstop PC kelas high-end yang ada saat ini.
Sama seperti desktop PC, ROG G703GX dilengkapi dengan port yang sangat lengkap mulai dari USB 3.1 Gen2 (Type-C dan Type-A), HDMI 2.0a, hingga Mini DisplayPort. Yang menarik lagi, port USB Type-C pada laptop ini sudah mendukung konektivitas Thunderbolt 3 yang memiliki kecepatan transfer data sangat tinggi. Salah satu port USB Type-A pada ROG G703GX juga telah dilengkapi dengan fitur AUS USB Charger Plus sehingga bisa digunakan untuk mengisi daya smartphone atau gadget lainnya.
Tambahan port lainnya adalah LAN port untuk gamer yang ingin bermain dengan konektivitas lebih stabil, serta sebuah SD Card Reader untuk memudahkan transfer data antar gadget. Berbeda dengan laptop pada umumnya, ROG G703GX hadir dengan dua audio jack. Satu didedikasikan untuk mikrofon dan satu lagi merupakan combo audio jack.
Berbicara soal audio, ROG G703GX mengoimbinasikan ESS patented HyperStream DAC dan Time Domain Jitter Eliminator agar dapat menghasilkan suara yang sangat realistis. Tentu saja dukungan teknologi 7.1-Channel Surround Sound dari Sonic Studio III hadir di laptop ini untuk menghasilkan suara yang jernih dan powerful.
Beralih ke layar, ROG G703GX menggunakan layar ultra-responsive berukuran 17,3 inci. Layar dengan panel IPS-level tersebut hadir dengan refresh rate 144Hz dan response time 3ms (grey-to-grey). Ditambah dengan dukungan NVIDIA G-Sync, ROG G703GX dipastikan dapat menghadirkan tampilan grafis terbaik di dalam game dengan lancar, tanpa tearing dan stuttering.
“ROG G703GX tidak hanya hadir untuk menantang semua laptop gaming yang ada saat ini. Ia juga merupakan pesaing kuat desktop PC,” jelas Jimmy. “Fitur terbaik yang ada di desktop PC didesain ulang dan dihadirkan di laptop ini, menjadikannya perangkat terbaik untuk menggantikan desktop PC Anda.”
ROG G703GX juga hadir dengan keyboard yang dirancang khusus untuk bermain game yang telah dilengkapi dengan teknologi eksklusif HyperStrike Extreme. Selain menghadirkan hotkey dan tombol khusus, teknologi HyperStrike Extreme juga membawa desain ergonomis ke setiap tombol keyboard ROG G703GX.
Setiap tombol keyboard laptop ini memiliki travel distance sejauh 2,5mm yang ideal untuk bermain game sekaligus mengetik. Didukung dengan teknologi N-Key Rollover dan fitur anti-ghosting, keyboard pada ROG G703GX dapat memastikan setiap input ditampilkan secara akurat, memastikan gamer mendapatkan kontrol yang akurat dan nyaman.
Setiap tombol keyboard ROG G703GX juga dirancang dengan durabilitas tinggi dan tahan ditekan berkali-kali. Tingkat ketahanan tombol keyboard pada laptop ini bahkan mencapai 20 juta kali tekan. Ditambah dengan fitur Aura RGB Lighting, tampilan keyboard ROG G703GX dapat disesuaikan dengan selera setiap gamer.
Sistem pendingin super
Berbeda dengan laptop gaming lainnya, ROG G703GX dilengkapi dengan sistem pendingin khusus heavy-duty HyperCool Pro. Sistem pendingin eksklusif ini membuat setiap komponen di dalam ROG G703GX tampil dengan performa maksimal tanpa terhalang oleh masalah overheat.
Heavy-duty HyperCool Pro memanfaatkan dua kipas 12v yang sangat bertenaga untuk menghasilkan aliran udara kencang. Didukung dengan chassis khusus yang memiliki empat jalur pembuangan udara panas, ROG G703GX dipastikan tetap dapat tampil dengan performa maksimal meski sedang dalam keadaan full-load.
Gamer juga memiliki kontrol penuh terhadap sistem pendingin khusus di ROG G703GX. Melalui aplikasi Armoury Crate, gamer dapat mengatur kecepatan kipas pada sistem pendingin ROG G703GX secraa manual atau membuat sistem mengatur kecepatan kipasnya secara otomatis.
Performa ultra-powerful
ROG G703GX merupakan laptop berbasis GeForce RTX dari ASUS dengan spesifikasi tertinggi saat ini. Ditenagai oleh chip grafis NVIDIA GeForce RTX 2080 yang dilengkapi dengan memori GDDR6 sebesar 8GB, ROG G703GX merupakan salah satu laptop dengan performa grafis terbaik yang ada saat ini. Berdasarkan hasil benchmark menggunakan 3DMark Fire Strike, GeForce RTX 2080 memiliki performa 23% lebih kencang dibandingkan GeForce GTX 1080 yang merupakan chip grafis generasi sebelumnya.
GeForce RTX merupakan GPU gaming terbaru dari NVIDIA. GPU yang menggunakan arsitektur Turing tersebut hadir dengan CUDA Core serta RT Core yang dapat menghadirkan kualitas visual luar biasa berkat dukungan teknologi ray tracing. GeForce RTX juga sudah dilengkapi Tensor Core yang dapat mengakselerasi performa AI. Gabungan teknologi terbaru tersebut membuat jajaran laptop terbaru ROG mampu menghadirkan sajian visual lebih nyata sekaligus menetapkan standar baru di industri laptop gaming.
ROG G703GX ditenagai oleh prosesor super cepat Intel Core i9-8950HK yang memiliki konfigurasi 6 core 12 thread dengan kecepatan pemrosesan hingga 4,8GHz. Intel Core i9-8950HK juga merupakan prosesor Intel untuk laptop consumer paling kencang saat ini dan telah menggunakan arsitektur 14nm.
Performanya semakin powerful berkat penggunaan teknologi penyimpanan HyperDrive Extreme yang mengkombinasikan tiga NVMe PCIe SSD berkapasitas masing-masing 512GB pada konfigurasi RAID 0 sehingga bisa menghadirkan kecepatan baca hingga 8700MB/s, tercepat di antara semua laptop gaming yang ada hingga saat ini.
JAKARTA, INDONESIA — 29 Januari 2019 — Garena, sebagai salah satu perusahaan internet terbesar di Asia Tenggara dan sekitarnya, mengumumkan peluncuran program perdana pertandingan esports sekolah pertama dan terbesar di Indonesia, Youth National Esports Championship 2019. Bekerjasama dengan Fruit Tea Sosro dan Sukro serta didukung oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga, Garena berkomitmen untuk ikut terus berkontribusi kepada peningkatan kebutuhan teknologi masyarakat dengan memberdayakan generasi muda di bidang olahraga melalui esports.
Youth
National Esports Championship 2019 sendiri merupakan rangkaian dari program
Garena Goes to School yaitu program pemberdayaan esports yang positif di antara
pelajar di Indonesia. Turnamen ini akan diadakan di 22 kota, dimana 600 sekolah
akan bertanding dalam game Arena of
Valor dan Free Fire. Pemenang
dari masing sekolah kemudian akan melanjutkan pertandingan ke tingkat kota,
regional dan terakhir ke tingkat nasional untuk memperebutkan Piala Menpora di
bulan September. Pemilihan kedua mobile game ini tidak lepas dari prestasi yang
telah dicapai dimana Arena of Valor
dinobatkan sebagai Best Multiplayer Game di ajang International Mobile Gaming
Award (IMGA) 2018 serta masuk sebagai salah satu cabang eksibisi di Asian Games
2018. Sementara Free Fire terpilih sebagai Google Play User’s Game Choice of
2018.
Jakarta, 29 Januari 2019 – Netmarble Corp., perusahaan game terkemuka di dunia, hari ini mengumumkan kehadiran konten baru, ‘Colosseum’, pada game MMORPG andalannya, Lineage2 Revolution.
Colosseum yang dihadirkan pada update kali ini merupakan turnamen real-time 1 vs 1 untuk menemukan pemain terbaik di server. Untuk berpartisipasi di Colosseum, pemain harus memiliki CP yang cukup dan telah mencapai 2nd Class Transfer. Turnamen pertama dimulai dengan 64 pemain dan pemain yang tidak ikut berpartisipasi dalam battle, bisa menonton battle dan memberi prediksi siapa yang akan menjadi pemenangnya melalui fitur Tonton dan Dukung.
Telah ditambahkan pula Equipment Atribut Humanoid, yang efektif untuk monster tipe Manusia, memberikan lebih banyak damage pada monster atau mengurangi damage yang diterima. Sedangkan, untuk Temporal Rift terbaru dengan monster tipe Manusia akan hadir pada update selanjutnya.
Sistem baru Tukar Enhancement juga turut hadir di update kali ini. Pemain dapat menukar level enhancement equipment ke equipment lain, dan Tukar Enhancement hanya tersedia untuk tipe equipment yang sama.
Lineage2 Revolution merayakan update ini dengan menyediakan event Semarak Lucky Spin 2019. Pemain dapat memenangkan Red Diamond dari Spin dan akan diterima dengan jumlah yang sudah terakumulasi.
Jakarta,
28 Januari 2019 – Vivo, brand smartphone global, yang telah masuk ke pasar Indonesia sejak 5
tahun silam semakin mendapat apresiasi dari konsumen dan publik sebagai
produsen ponsel cerdas yang memiliki kapabilitas, kualitas, dan integritas.
Pendapat ini didasarkan pada beberapa penghargaan yang diberikan oleh sejumlah
media, baik dari mancanegara maupun nasional kepada vivo di penghujung tahun
2018 silam.
Sejumlah penghargaan internasional
dianugerahkan oleh Smartprix
People’s Choice Award 2018
untuk beberapa seri smartphone vivo.
Seri Vivo V9 Pro (V9 6GB) tercatat meraih Best
Affordable Phone of 2018 dan urutan kedua dari enam nominator di kategori Best Budget Camera Phone of the Year.
Selanjutnya, seri Vivo V11 Pro berada di runner-up dari enam nominator untuk
kategori Best Mid-range Phone of 2018,
seri Vivo NEX juga menempati urutan kedua untuk kategori Best Economical Flagship Phones of 2018. Namun demikian, Vivo NEX
memperoleh apresiasi sebagai Best Looking
Phone of 2018, mengalahkan enam nominator lainnya.
Situs web Smartprix menganugerahi Vivo Sebagai Most Innovative Brand of The Year 2018
Dalam hal brand, vivo juga tercatat dalam urutan kedua dalam ketegori penghargaan Most Disruptive Brand of The Year. Penghargaan tertinggi dari Smartprix yang membanggakan bagi vivo adalah pencapaian sebagai Most Innovative Brand of The Year. Brand vivo dianggap telah memelopori penggunaan teknologi In-Display Fingerprint Sensor atau Screen Touch ID dan membawa tren layar dengan notch, serta memaksimalkan chipset Qualcomm dalam produk ponsel cerdasnya.
Situs
media online BGR dari India juga
memberikan penghargaan untuk Vivo NEX yang masuk sebagai salah satu Most
Innovative Smartphones BGR Awards 2018. Vivo NEX yang
dikembangkan dari basis concept phone
APEX dinilai inovatif karena mampu memaksimalkan tampilan layar dengan cara
menghilangkan notch dan
mengaplikasikan teknologi Elevating Front
Camera atau kamera swafoto pop-up.
Dengan teknik menyembunyikan kamera depan di dalam frame, ponsel Vivo NEX mampu memperoleh bentang layar yang optimal
dengan rasio layar 91% dan rasio layar-ke-bodi mencapai lebih dari 86%.
Giliran Vivo NEX Raih Most Innovative Smartphone Versi BGR Awards 2018
Sebelumnya, vivo juga telah meraih penghargaan Best of Android 2018: Best Innovations yang diadakan oleh Android Authority. Situs web global yang selalu mengupas berita mengenai gawai tersebut telah menganugerahkan penghargaan untuk vivo atas upaya dalam memelopori teknologi in-display fingerprint reader. Teknologi yang dikenal juga sebagai Screen Touch ID pada seri Vivo V11 Pro dianggap sebagai inovasi paling penting dan menarik sepanjang tahun 2018.
Situs Android Authority Berikan Penghargaan Best of Android 2018: Best Innovation kepada Vivo
Teknologi tersebut telah diaplikasikan pertama kali pada smartphone premium seri Vivo X20 Plus UD, yang disusul dengan Vivo X21 UD, Vivo Nex, dan Vivo V11 Pro, serta ponsel purwarupa APEX. Sejumlah produsen smartphone lain juga mulai tertarik menggunakan teknologi in-display fingerprintscanner pada produknya. Bahkan, teknologi in-display fingerprint scanner diprediksi bakal menjadi tren teknologi bagi sejumlah smartphone kelas mid-range sepanjang tahun 2019.
Penghargaan Nasional
Beragam penghargaan dari
dalam negeri juga mewarnai pencapaian Vivo Indonesia di tahun 2018 lalu. Salah
satunya dari ajang penghargaan DroidLime
Awards 2018, dimana smartphone
Vivo V11 Pro meraih penghargaan sebagai Best Challenger Smartphone 2018. Penghargaan
yang diperoleh seri Vivo V11 Pro ini adalah hasil dari jajak pendapat 5.632
vote (37,32%) secara online. “DroidLime Awards” sendiri merupakan
ajang voting online untuk para
pembaca media DroidLime guna memilih gadget
terfavorit yang hadir sepanjang tahun 2018. Pada tahun lalu, ajang tersebut
merupakan kali keempat digelar dengan sistem satu vote untuk satu kategori
penghargaan, yang telah digelar dari tanggal 13 – 20 Desember 2018 melalui
situs atau aplikasi DroidLime di smartphone
Android.
Vivo V11 Pro Raih Best Challenger Smartphone – droidLime Awards 2018
FDari media dalam negeri lainnya, vivo juga
dianugerahi 2 (dua) penghargaan Selular
Editor’s Choice 2018, yaitu dalam kategori Smartphone
dengan Inovasi Terbaik untuk Vivo V11 Pro atas inovasinya menjadi yang pertama
mengusung teknologi Screen Touch ID
di Indonesia. Beberapa fitur seperti Ultra All Screen, AI Camera, dan performa
yang tangguh juga menjadi sorotan dalam kategori ini. Selain itu, Vivo V11 Pro
juga mendapatkan penghargaan dalam kategori Smartphone
dengan Kemampuan Selfie Terbaik. Penghargaan lainnya juga datang dari Detik.com dimana vivo terpilih menjadi The Best Brand 2018 untuk kategori smartphone pada akhir 2018.
Vivo Indonesia memandang penghargaan yang
dilakukan oleh media seperti DroidLime dan Selular Indonesia secara independen
dan terbuka menjadi salah satu acuan penting bagi produsen smartphone. Media di
Indonesia juga dianggap sebagai mitra berharga bagi Vivo Indonesia karena
selalu memberitakan informasi dan update secara lugas, lengkap, dan informatif
ke publik tanpa memihak ke salah satu brand.
“Berbagai penghargaan yang telah diraih vivo, baik lokal maupun
internasional semakin memacu vivo untuk terus berinovasi tiada henti dalam
menghadirkan teknologi smartphone terkini yang diperlukan oleh konsumen dan
memelopori beragam tren yang akan berkembang pada tahun ini dan di masa
mendatang, khususnya bagi konsumen Indonesia,” ujar Edy Kusuma, General Manager for Brand and Activation PT Vivo Mobile
Indonesia.
Jakarta (29
Januari 2019) – Hari ini ASUS
merilis tiga laptop gaming terbaru berbasis NVIDIA GeForce RTX. Ketiganya
merupakan laptop gaming yang berada di bawah bendera Republic of Gamers (ROG)
dan merupakan laptop gaming berbasis GeForce RTX pertama di Indonesia.
GeForce RTX merupakan GPU gaming terbaru dari NVIDIA. GPU yang
menggunakan arsitektur Turing tersebut hadir dengan CUDA Core serta RT Core
yang dapat menghadirkan kualitas visual luar biasa berkat dukungan teknologi
ray tracing. GeForce RTX juga sudah dilengkapi Tensor Core yang dapat
mengakselerasi performa AI. Gabungan teknologi terbaru tersebut membuat jajaran
laptop terbaru ROG mampu menghadirkan sajian visual lebih nyata sekaligus
menetapkan standar baru di industri laptop gaming.
“Laptop gaming
berbasis GeForce RTX terbaik telah hadir di Indonesia,” ujar Jimmy Lin,
Regional Director ASUS South East Asia. “Berkat teknbologi baru dari NVIDIA,
tiga laptop baru ROG kali ini menawarkan performa yang sangat tinggi dan belum
pernah ada pada sebuah laptop gaming sebelumnya. Tidak ada game yang tidak bisa
dijalankan dengan mulus di laptop baru ROG ini.”
ASUS ROG G703GX, laptop gaming super kencang pengganti PC desktop
ROG G703GX
merupakan laptop gaming NVIDIA GeForce RTX 2080 pertama di Indonesia. Laptop
ini juga memiliki spesifikasi paling tinggi di antara tiga laptop gaming yang
dikenalkan ASUS hari ini. ROG G703GX
diposisikan sebagai desktop replacement dan hadir dengan hardware serta performa
kelas PC desktop.
“ROG G703GX
dirancang untuk satu tujuan: menaklukkan semua game yang ada saat ini pada
pengaturan grafis maksimal seperti halnya bermain game di PC desktop high-end,”
jelas Jimmy. “Untuk itulah ASUS menyematkan berbagai komponen hardware terbaik
untuk menghasilkan performa luar biasa yang bisa menyaingi PC desktop,”
tambahnya.
ROG G703GX
ditenagai oleh prosesor super cepat Intel Core i9-8950HK yang memiliki
konfigurasi 6 core 12 thread dengan kecepatan pemrosesan hingga 4,8GHz. Intel
Core i9-8950HK juga merupakan prosesor Intel untuk laptop consumer paling
kencang saat ini dan telah menggunakan arsitektur 14nm.
Menemani prosesor
tersebut adalah chip grafis NVIDIA GeForce RTX 2080 yang juga merupakan salah
satu chip grafis paling kencang dari NVIDIA saat ini. GeForce RTX 2080 yang
diusung di ROG G703GX kali ini hadir dengan memori GDDR6 terbaru yang sangat
kencang berkapasitas 8GB. Dukungan teknologi ray tracing terbaru pada chip
grafis ini memastikan ROG G703GX dapat menghadirkan kualitas visual terbaik
untuk para gamer.
ROG G703
menggunakan layar dengan panel IPS-level yang memiliki refresh rate hingga
144Hz, 3ms grey-to-grey (GTG) response time, serta dukungan teknologi NVIDIA
G-SYNC untuk pengalaman bermain super lancar tanpa stuttering dan tearing
bahkan di pengaturan grafis tertinggi. ROG G703 juga hadir dengan teknologi
penyimpanan HyperDrive Extreme yang mengkombinasikan tiga NVMe PCIe SSD
berkapasitas masing-masing 512GB pada konfigurasi RAID 0 sehingga bisa menghadirkan kecepatan baca
hingga 8700MB/s, tercepat di antara semua laptop gaming yang ada hingga saat
ini.
Meski masih
menggunakan desain laptop gaming tradisional, ROG G703 tetap bisa diandalkan
sebagai perangkat bergerak. Laptop ini tetap bisa digunakan di atas pangkuan
penggunanya dan tetap tampil layaknya sebuah laptop. Di sisi lain, ROG G703
merupakan laptop gaming dengan performa kelas desktop yang dapat melahap semua
game terkini tanpa kompromi.
ASUS ROG Strix GL504GW Scar II, semakin powerful dengan GeForce RTX 2070
ROG Strix GL504GW
Scar II merupakan generasi terbaru dari lini laptop gaming ROG GL504 Scar II
yang sangat populer di kalangan gamer. Kali ini, ASUS menghadirkan pembaruan
melalui penggunaan chip grafis NVIDIA GeForce RTX 2070 yang membuat ROG Strix
GL504GW Scar II bagaikan terlahir kembali dengan performa yang lebih kencang
dari sebelumnya.
Laptop gaming ini
hadir dengan prosesor Intel Core i7-8750H yang memiliki 6 core serta 12 thread.
Prosesor yang memiliki kecepatan pemrosesan hingga 4,10GHz ini juga ditemani
oleh RAM DDR4 2666MHz berkapasitas 16GB. Dikombinasikan dengan chip grafis
NVIDIA GeForce RTX 2070, ROG Strix GL504GW Scar II dapat menghadirkan performa
gaming terbaik dalam bodi yang ringkas.
ROG Strix GL504GW
Scar II masih hadir dengan beragam keunggulan dari seri sebelumnya. Teknologi
eksklusif seperti NanoEdge Display dan Anti-Dust Cooling tetap dihadirkan di
laptop gaming ini. Sementara layarnya masih mengusung standar eSports dunia
dengan refresh rate 144Hz dan response time 3ms (grey-to-grey), menjadikan ROG
Strix GL504GW Scar II sebagai salah satu laptop terbaik untuk gamer eSports.
Gamer yang
menginginkan laptop ROG Strix dengan layar lebih besar dapat memilih ROG Strix
GL704GV Scar II sebagai senjata utamanya. Laptop berlayar 17 inci ini kembali
hadir dengan chip grafis yang lebih powerful dari seri sebelumnya, yaitu
GeForce RTX 2060. Penggunaan chip grafis tersebut membuat ROG Strix GL704GV
Scar II kini dapat mendukung ray tracing, sebuah teknologi visual baru yang
dapat membuat pengalaman bermain game lebih realistis.
ROG Strix GL704GV Scar II juga mengandalkan prosesor Intel Core generasi ke-8 serta dibekali dengan RAM DDR4 berkecepatan 2666MHz yang memiliki kapasitas sebesar 16GB. Agar performanya lebih optimal, laptop gaming ini juga dibekali dengan M.2 NVMe PCIe SSD serta sistem pendingin khusus agar setiap komponen dapat berkerja sempurna.
Harga dan
ketersediaan
Tiga laptop gaming
terbaru ASUS yang mengusung chip grafis NVIDIA GeForce RTX kali ini mulai dapat
dipesan di mitra e-commerce ASUS yaitu JD.id, BliBli.com, Tokopedia, Lazada,
Bhinneka, dan Shopee pada tanggal 29 Januari 2018 pukul 21.00 WIB. Untuk
harganya, ROG Strix GL704GV Scar II dibanderol Rp36.999.000 dan ROG Strix
GL504GW Scar II dibanderol Rp40.999.000. Sedangkan ROG G703GX dibanderol
Rp80.999.000.