—Penawaran berbasis AMD EPYC memberikan keunggulan harga dan kinerja terbaik di kelasnya untuk pelanggan Infrastruktur Cloud Oracle—
SANTA CLARA, California, Amerika Serikat. — 23 Okt., 2018—Hari ini, pada gelaran Oracle Open World 2018, AMD(NASDAQ: AMD) mengumumkan ketersediaan dari instance (server) berbasis prosesor AMD EPYC™ pada Infrastruktur Cloud Oracle untuk pertama kalinya. Pada pengumuman ini, Oracle menjadi penyedia layanan cloud publik terbesar yang memiliki server Bare Metal (server yang didedikasikan khusus hanya untuk satu klien) berbasis prosesor AMD EPYC™1. Layanan seri “E” yang berbasis prosesor AMD EPYC akan dipimpin versi bare metal, tipe Standard “E2” akan segera tersedia sebagai tipe instance pertama pada seri tersebut. Pada harga USD $0.03/Core jam, instance AMD EPYC memiliki rata-rata core hingga 66 persen lebih sedikit daripada instance-instance umum yang ditawarkan oleh para kompetitornya2 dan menjadi instance paling hemat biaya yang tersedia pada layanan cloud publik manapun.
“Dengan diluncurkannya instance AMD, sekali lagi Oracle telah mendemonstrasikan apa yang telah menjadi fokus kami untuk memberikan nilai performa dan harga terbaik bagi para pelanggan kami,” kata Clay Magouyrk, senior vice president, software development, Oracle Cloud Infrastructure. “Pada lebih dari 296 GB/Sec, platform AMD EPYC3, menawarkan memori bandwidth tertinggi dari instance cloud publik manapun. Dikombinasikan dengan peningkatan performa, keuntungan biaya tersebut membantu para pelanggan untuk dapat memaksimalkan anggaran IT mereka pada saat mereka beranjak ke layanan cloud.”
Sebagai tambahan pada penawaran layanan instance bare metal, peluncuran hari ini juga menghadirkan penawaran-penawaran VM Shapes yang memiliki satu, dua, empat, dan delapan core. Penawaran baru ini menggunakan kelebihan dari jumlah core, bandwidth memori, kemampuan I/O4,5,6 terbaik di industri ini, juga fitur-fitur keamanan mutakhir yang hadir dalam prosesor AMD EPYC. Walaupun penawaran ini ideal untuk kebutuhan umum beban kerja komputasi cloud, penawaran ini juga mendukung aplikasi-aplikasi Oracle.
“Kami merasa bangga dengan langkah Oracle untuk menambahkan prosesor AMD EPYC pada pilihan penawaran layanan cloud mereka. Prosesor EPYC memberikan core yang lebih banyak, bandwidth memori yang lebih tinggi, dan stabilitas yang menakjubkan. Yang kemudian menjadi peluncuran cloud dengan TCO (Total Cost of Ownership) terbaik2. Sebuah penawaran sempurna untuk para pelanggan Oracle yang menjalankan aplikasi-aplikasi bisnis di cloud,” kata Forrest Norrod, senior vice president and general manager, Datacenter and Embedded Solutions Business Group, AMD. “Kerjasama kami dengan Oracle menunjukkan bagaimana desain unik prosesor-prosesor EPYC menawarkan sebuah keuntungan harga dan performa yang signifikan bagi pengguna cloud.”
Dengan 64 core per server, dan hingga 33 persen channel memori lebih banyak dibandingkan instance-instance x86 di kelasnya4, instance E2 Standar ideal untuk beban kerja analisis data yang membutuhkan core dan bandwidth memori lebih banyak. Di dalam ekosistem Hadoop, AMD juga telah bekerja sama dengan banyak provider-provider unggulan termasuk Cloudera, Hortonworks, MapR, dan Transwarp. Dalam sebuah pengujian lengkap menggunakan aplikasi pengujian Terasort 10TB, instance AMD mendemonstrasikan penghematan biaya hingga 40 persen per Terasort dibandingkan dengan instances-instances x86 lainnya7.
Di dalam space HPC, bandwidth memori yang lebih tinggi pada instance EPYC membuatnya menjadi lebih pas untuk pelanggan-pelanggan yang menggunakannya untuk kasus-kasus modeling cuaca, computational fluid dynamics, analisis dan simulasi tabrakan pada proses fabrikasi pesawat terbang dan kendaraan bermotor, dan eksplorasi minyak dan gas. Sebuah simulasi CFD (computational fluid dynamics) fluent 14M cell pada sebuah pesawat dapat dipecahkan dalam waktu 4 Nodes, instance yang berbasis prosesor EPYC mendemonstrasikan hingga 30 persen pengurangan pada total biaya, ditambah lagi dengan pengurangan waktu berjalan secara keseluruhan.8
Instance-Instance ini sudah tersedia pada Infrastruktur Cloud Oracle wilayah East-Ashburn Amerika Serikat hari ini, tersedia di London pada akhir bulan Oktober, dan akan tersedia juga di wilayah-wilayah lainnya di Amerika Serikat dan Eropa pada akhir tahun ini.

















![[Review] Omron HEM-7156T Akurat, Nyaman Dan Mudah Digunakan Dengan Bluetooth](https://gadgetholic.id/wp-content/uploads/2022/11/P_20221116_075706-218x150.jpg)
![[review] Lexar SSD NVMe M.2 2280 NM760 Cocok Bagi Para Gamer dan Profesional](https://gadgetholic.id/wp-content/uploads/2022/11/P_20221114_212609-218x150.jpg)
![[Review] Smartphone Paling Kuat dengan Helio G99 & Super AMOLED di Segmennya](https://gadgetholic.id/wp-content/uploads/2022/11/P_20221104_165801-218x150.jpg)




Update tambahan MARVEL Future Fight termasuk:



Selain mengadakan kompetisi dengan hadiah uang tunai dan merchandise jutaan rupiah, BGF juga akan diisi dengan acara yang akan mengedukasi penonton untuk memahami dunia esports yang sedang berkembang di tanah air, bukan hanya dari sisi pemainnya saja, tetapi juga dari sisi support-roles seperti shout-caster, management-tim dan business-nya.
Game PES 2019 & Liga1PES, yaitu Liga Nasional & official yang di-endorse Konami, sudah menjadi judul primadona bagi para penggemar video game sepak bola di Indonesia . Liga1PES sendiri telah memasuki tahun ke-3. Turnamen PES 2019 di BGF kali ini merupakan kompetisi pra-musim sebelum menuju kompetisi LIGA1PES musim baru yang akan dimulai dalam waktu dekat.



“Teknologi Dual Engine Fast Charging merupakan salah satu kelebihan Vivo V11 Pro yang sangat fungsional. Selama menggunakan adaptor yang khusus pada unit pembelian Vivo V11 Pro, pengguna dapat tetap menikmati metode pengisian super cepat, sekaligus aman dengan rangkaian perlindungan, bahkan ketika menggunakan kabel charger pengganti. Ini tentu saja memberikan keamanan sehingga makin nyaman bagi pengguna dengan mobilitas tinggi”, ungkap Jason Fanjaya, Product Manager PT Vivo Mobile Indonesia.
Tampilan Dual Engine Fast Charging Pada Vivo V11 Pro Saat Menggunakan Adaptor Resmi
Vivo V11 Pro dengan Warna Gradien Starry Black





Bagi mereka yang menginginkan kontrol overclock, jangan lewatkan panel OC Touch dari Z390 AORUS XTREME. OC Touch menggabungkan tombol yang mudah digunakan dan tombol pengaktifan (toggle) yang membantu pengguna untuk mengkonfigurasi pengganda kunci prosesor (key processor multipliers) dan menyesuaikan frekuensi BCLK dengan satuan 1MHz atau 0,1 MHz. Terlepas dari apakah pengguna berada di layar BIOS, ataupun menggunakan sistem operasi DOS atau Windows®, perubahan frekuensi ini dapat disesuaikan dan diterapkan tanpa me-reboot sistem.





