Home Blog Page 7

ASUS TUF Gaming 16 Resmi Hadir di Indonesia

Gadgetholic – ASUS TUF Gaming 16 (FX610) hadir sebagai laptop gaming dengan performa tinggi yang ditenagai prosesor Intel Core HX dan GPU NVIDIA GeForce RTX 50 Series. Laptop ini tersedia dalam pilihan RTX 5050, RTX 5060, hingga RTX 5070.

Untuk performa, ASUS menawarkan pilihan Intel Core i5-14450HX dengan 10 core/16 thread atau Core i7-14650HX dengan 16 core/24 thread. Kapasitas RAM 16GB DDR5-5600 dapat ditingkatkan hingga 64GB, sementara penyimpanan menggunakan 512GB PCIe 4.0 NVMe SSD dengan dua slot M.2.

Pada sektor grafis, ASUS TUF Gaming 16 tersedia dengan GeForce RTX 5050/5060/5070 Laptop GPU hingga 8GB GDDR7 dengan Max TGP 85W. Layarnya berukuran 16 inci WUXGA dengan rasio 16:10, refresh rate 144Hz, cakupan warna sRGB 100%, dan tingkat kecerahan hingga 300 nits.

Laptop ini dilengkapi konektivitas Wi-Fi 6, Bluetooth 5.4, HDMI 2.1, USB Type-A dan Type-C, RJ45 LAN, serta dukungan pengisian cepat melalui USB Type-C 100W. Baterainya berkapasitas 63Wh dan bobot perangkat sekitar 2,2 kg.

Dari sisi ketahanan, ASUS TUF Gaming 16 telah mengantongi sertifikasi MIL-STD-810H, yang mencakup pengujian terhadap vibrasi, ketinggian, guncangan, dan suhu ekstrem. Paket penjualan juga mencakup TUF Backpack, mouse P309 TUF Gaming M3, serta adaptor USB-C 100W.

Harga ASUS TUF Gaming 16

  • RTX 5050 + Core i5: Rp27.999.000
  • RTX 5050 + Core i7: Rp30.499.000
  • RTX 5060 + Core i5: Rp30.499.000
  • RTX 5060 + Core i7: Rp31.999.000
  • RTX 5070 + Core i7: Rp35.999.000

ASUS TUF Gaming 16 dapat dibeli melalui jaringan resmi ASUS, termasuk ASUS Exclusive Store, ROG Exclusive Store, ASUS Store, ASUS Online Store, serta official store ASUS di marketplace.

Untuk perlindungan, perangkat mendapatkan 2 tahun garansi internasional dan 2 tahun ASUS VIP Perfect Warranty, termasuk perlindungan terhadap kerusakan akibat kelalaian pengguna.

Infinix Siap Rilis XPAD 30 Pro di Indonesia

Gadgetholic – Infinix mengumumkan kehadiran tablet terbarunya, Infinix XPAD 30 Pro, yang dijadwalkan meluncur resmi di Indonesia pada 8 September 2026. Perangkat ini dirancang khusus untuk menjawab mobilitas tinggi mahasiswa dan profesional muda yang membutuhkan fleksibilitas—mulai dari belajar, bekerja, menikmati hiburan, hingga bermain game dalam satu perangkat.

Di tengah ritme hidup yang serba cepat, anak muda sering menghadapi dilema memilih perangkat. Layar smartphone kerap terasa terlalu terbatas untuk menyelesaikan pekerjaan, sementara membawa laptop tidak selalu praktis di setiap situasi. XPAD 30 Pro hadir mengisi celah tersebut dengan menawarkan layar lebih luas untuk produktivitas, namun tetap ringkas dan nyaman di genggaman.

Semangat “BE UNXPADTED”: Deadline Killer, Game Winner

Kebutuhan akan efisiensi ini melatarbelakangi lahirnya semangat “BE UNXPADTED”—sebuah ajakan bagi generasi muda untuk selalu siap menghadapi berbagai agenda, tantangan, maupun peluang yang datang mendadak.

Tagline “Deadline Killer, Game Winner” mencerminkan dua fungsi utama XPAD 30 Pro:

  • Produktif: Membantu menuntaskan tugas dan pekerjaan kantor secara efisien.
  • Hiburan: Menyajikan performa tangguh untuk maraton film hingga gaming.

“Generasi muda Indonesia menjalani keseharian yang sangat dinamis. Dalam satu perangkat, mereka membutuhkan ruang yang nyaman untuk belajar dan bekerja, sekaligus performa yang dapat mengikuti kebutuhan hiburan dan gaming. Melalui XPAD 30 Pro, kami ingin membantu mereka tetap siap menghadapi setiap aktivitas, bahkan ketika rencana berubah secara tidak terduga,” ujar Tommy Xiong, Country Manager Infinix Indonesia.

Keunggulan Utama Infinix XPAD 30 Pro

Untuk mendukung mobilitas penggunanya, Infinix menyematkan sejumlah spesifikasi andalan:

  • Layar 11 Inci 2.5K: Menampilkan visual yang tajam dan area pandang luas. Sangat nyaman untuk membaca materi kuliah, menyusun presentasi, mengikuti online class, hingga menikmati konten multimedia dengan pengalaman yang imersif.
  • Chipset MediaTek Helio G200 Ultimate: Menyediakan performa responsif untuk menangani multitasking, aplikasi berat, dan sesi gaming tanpa kendala.
  • Baterai Berkapasitas Besar: Memastikan daya tahan seharian agar pengguna dapat beraktivitas lebih lama—mulai dari mengejar deadline hingga nongkrong dan main game bareng tim (squad).

Peluncuran dan Ketersediaan

Infinix XPAD 30 Pro akan diperkenalkan secara resmi pada 8 September 2026 melalui kanal digital resmi Infinix Indonesia. Perangkat ini bisa dibeli secara online mulai 9 September 2026 pukul 00.00 WIB di berbagai platform e-commerce serta mitra resmi Infinix di Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai harga dan promo peluncuran, pantau akun media sosial resmi @infinixid atau kunjungi situs resmi Infinix Indonesia.

Mobo: Robot Pendamping Berbasis Embodied Intelligence Resmi Debut di WRC 2026

Gadgetholic – Mobo, robot pendamping keluarga berbasis embodied intelligence, resmi tampil perdana di hadapan publik dalam ajang World Robot Conference (WRC) 2026. Kehadirannya memberikan kesempatan bagi para pelaku industri dan pengunjung untuk melihat langsung teknologi embodied intelligence yang dirancang khusus untuk lingkungan rumah.

Berbeda dari pameran robot konvensional yang statis, Mobo tampil atraktif mengelilingi area pameran bersama Argos, robot anjing berkaki empat yang mendampinginya. Mobo juga menampilkan gerakan tari yang luwes hingga menarik perhatian banyak pengunjung. Anak-anak tampak antusias menari dan berinteraksi bersamanya, menciptakan pengalaman interaksi manusia dan robot yang hangat serta menyenangkan. Momen ini menunjukkan kelincahan, keramahan, dan potensi besar Mobo sebagai pendamping pintar di rumah.

Solusi Cerdas untuk Lingkungan Rumah yang Dinamis

President of AiMOGA Robotics, Zhang Guibing, mengungkapkan komitmen perusahaan dalam menghadirkan teknologi ini ke tengah masyarakat.

“AiMOGA terus membangun pemahaman dan kepercayaan publik melalui penerapan robot dalam berbagai skenario layanan publik. Kami juga terus menyempurnakan produk dan mengembangkan robot cerdas untuk lingkungan rumah yang mudah digunakan dan terjangkau. Tujuan kami adalah mempermudah masyarakat dalam mengenal dan menggunakan teknologi embodied intelligence, sekaligus menghadirkan teknologi cerdas sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujar Zhang Guibing.

Kemampuan beradaptasi inilah yang membedakan Mobo dari robot pintar pada umumnya. Berbeda dari lingkungan industri yang terstruktur dan terstandarisasi, lingkungan rumah bersifat dinamis karena orang, ruang, serta kebutuhan sehari-hari terus berubah. Kondisi ini menuntut mobilitas dan kecerdasan adaptif yang lebih tinggi.

Mobo bukan sekadar robot yang menjalankan perintah, melainkan pendamping berbasis embodied intelligence yang mampu mengenali orang, memahami lingkungan sekitar, menganalisis situasi, dan mengambil tindakan secara mandiri.

Teknologi Utama di Balik Mobo

Keunggulan Mobo didukung oleh sejumlah teknologi mutakhir:

  • Vision Language Model (VLM): Memadukan informasi visual dan audio untuk mengenali serta memahami objek, manusia, dan lingkungan rumah.
  • Agent-Based Task Planning: Memungkinkan Mobo menguraikan kebutuhan rumah tangga menjadi beberapa tugas terencana dan menyelesaikannya secara mandiri.
  • Long-Term Memory: Merekam preferensi serta riwayat interaksi anggota keluarga, sehingga Mobo makin mengenali kebiasaan dan menyesuaikan diri dengan rutinitas rumah.

Dengan teknologi ini, Mobo berkembang dari sekadar “memahami satu instruksi” menjadi “memahami seluruh dinamika rumah”. Hal ini membuka pendekatan baru bagi penerapan embodied intelligence dalam kehidupan keluarga.

Manfaat Nyata untuk Seluruh Anggota Keluarga

Mobo hadir membawa manfaat nyata yang melampaui fungsi hiburan. Robot ini dapat membantu mengatur jadwal, merencanakan kegiatan, memberikan pengingat, hingga membantu aktivitas harian—seperti mengingatkan anggota keluarga untuk minum obat. Selain itu, pemilik rumah dapat memantau kondisi rumah secara remote melalui aplikasi saat berada di luar.

Peran Mobo dirancang untuk melengkapi setiap generasi di rumah:

  • Bagi lansia: Mobo menjadi teman ngobrol yang ramah, memberikan informasi, dan siap membantu menjadi pengingat harian.
  • Bagi anak-anak: Mobo menawarkan interaksi bahasa, materi pembelajaran, dan hiburan interaktif.

Melalui kemampuan mobilitas, persepsi, dan interaksi, Mobo hadir sebagai asisten rumah tangga yang dapat diandalkan tanpa menggantikan peran anggota keluarga.

Menuju Produksi Massal

Melalui Mobo, AiMOGA Robotics mengeksplorasi arah baru penerapan embodied intelligence. Robot tak lagi sekadar perangkat pintar, tetapi terlibat aktif dalam kehidupan keluarga dan secara bertahap menjadi “anggota baru” di rumah melalui pendampingan jangka panjang.

Mobo dijadwalkan masuk tahap produksi massal pada akhir tahun 2026. Robot ini akan dipasarkan secara online maupun offline untuk pasar domestik dan global, membawa teknologi embodied intelligence ke lebih banyak hunian di seluruh dunia.

HP Indonesia Rilis Jajaran HP OmniBook AI PC Ditenagai Intel Core Ultra Series 3

Gadgetholic – HP Indonesia resmi memperkenalkan portofolio HP OmniBook AI PC terbaru. Jajaran perangkat ini hadir ditenagai prosesor Intel® Core™ Ultra Series 3 untuk mendukung berbagai gaya hidup digital masyarakat Indonesia—mulai dari bekerja, membuat konten, hingga menikmati hiburan.

Kehadiran lini baru ini menjawab tren fleksibilitas perangkat di Indonesia. Berdasarkan data HP Work Relationship Index 2025, sebanyak 70% Gen Z dan 68% Milenial di Indonesia memiliki side hustle di luar pekerjaan utama mereka. Selain itu, 94% knowledge workers telah memanfaatkan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), dengan 50% di antaranya menggunakannya setiap hari.

Juliana Cen, President Director HP Indonesia, menyampaikan:

“Cara kita menggunakan PC telah berubah. Di HP, kami percaya teknologi harus mampu beradaptasi dengan berbagai kebutuhan tersebut, bukan justru menambah kompleksitas. Melalui seri OmniBook, kami memadukan performa yang kuat, kemampuan berbasis AI, dan berbagai fitur cerdas untuk membantu masyarakat memberikan kinerja terbaik mereka.”

Performa AI dan Kolaborasi Ekosistem

Kemampuan akselerasi AI pada Intel® Core™ Ultra Series 3 dirancang untuk memberikan efisiensi daya sepanjang hari sekaligus grafis kelas profesional.

Harry K. Nugraha, Country Manager Intel Indonesia, menambahkan:

“Intel® Core™ Ultra Series 3 dirancang untuk menghadirkan performa AI, daya tahan baterai sepanjang hari, dan grafis kelas profesional secara bersamaan. Kami senang dapat berkolaborasi dengan HP untuk menghadirkan kapabilitas ini kepada pengguna melalui seri OmniBook.”

Untuk menunjang alur kerja pengguna, ekosistem HP OmniBook juga telah terintegrasi dengan berbagai aplikasi populer:

  • Kreativitas: Adobe Premiere Pro, Adobe Photoshop, DaVinci Resolve, dan Blender.
  • Produktivitas & Kolaborasi: Microsoft dan Zoom.

Lini Produk HP Omni Series

HP menyediakan berbagai segmen perangkat yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna:

  • HP OmniBook 3 & 5 (Pelajar & Keluarga): Pilihan serbaguna untuk belajar, presentasi, kelas online, hingga hiburan keluarga.
  • HP OmniBook X & Ultra (Profesional & Kreator): Menawarkan performa tinggi dan fleksibilitas. Salah satu modelnya, HP OmniBook X Flip 14, mengusung desain convertible 4-in-1 (mode laptop, tablet, tent, dan stand).
  • HP OmniBook 7 (Mobilitas Tinggi): Dirancang bagi profesional, pemilik usaha kecil, dan power users yang membutuhkan konektivitas serta performa di mana saja.
  • HP OmniDesk & OmniStudio (Desktop): Pilihan ekosistem desktop (OmniDesk, OmniDesk Mini, OmniStudio X, dan OmniStudio) untuk kebutuhan ruang kerja yang lebih tangguh.

Fitur AI Cerdas di Balik Layar

Untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna, HP menyematkan sejumlah fitur cerdas:

  • Navigasi Multi-layar: Fitur Look to Move memungkinkan pemindahan kursor atau jendela aplikasi antarlayar hanya dengan pergerakan kepala. Dilengkapi pula dengan Screen Shift dan Task Group untuk merapikan ruang kerja digital.
  • Keamanan & Kesehatan: Presence Sensing dan Onlooker Detection untuk menjaga privasi layar, serta Posture Detection yang mengingatkan pengguna untuk menyesuaikan posisi duduk saat beraktivitas lama di depan PC.

Harga dan Ketersediaan di Indonesia

Portofolio HP OmniBook kini telah tersedia di Indonesia dengan rincian harga sebagai berikut:

Seri LaptopKategori & Evolusi ProdukHarga Mulai Dari
HP OmniBook 3Evolusi dari laptop & 2-in-1 PC HP (Entry-level)Rp10.899.000
HP OmniBook 5Evolusi dari keluarga HP PavilionRp19.999.000
HP OmniBook 7Evolusi dari HP Pavilion Plus & AeroRp21.499.000
HP OmniBook XEvolusi dari keluarga HP EnvyRp18.500.000
HP OmniBook UltraSeri premium, evolusi dari HP Spectre 2-in-1 PCRp30.999.000

IM3 Luncurkan Airena Kreatif, Wadah Anak Muda dan UMKM Kembangkan Kreativitas

Gadgetholic – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui brand IM3 meluncurkan Airena Kreatif, sebuah inisiatif yang menjadi wadah bagi anak muda, kreator, komunitas, hingga UMKM untuk belajar, berkolaborasi, dan mengembangkan kreativitas.

Melalui ekosistem ini, IM3 ingin membuka akses lebih luas terhadap pengetahuan, teknologi, koneksi, dan peluang di tengah pertumbuhan creator economy di Indonesia.

Sebagai kolaborasi perdana, IM3 menggandeng Adobe Express melalui kampanye “Lancar Sampai Jadi Pro”. Kolaborasi ini menghadirkan berbagai workshop dan sesi berbagi bersama kreator serta praktisi kreatif.

Pelanggan IM3 juga bisa mendapatkan Adobe Express Premium gratis selama enam bulan senilai Rp493.000 melalui Freedom Internet, Paket Istimewa, dan aktivasi kartu perdana IM3. Layanan ini memberikan akses ke jutaan aset premium, Adobe Firefly, fitur editing visual dan video berbasis AI, serta hasil konten tanpa watermark.

Sejumlah fitur seperti Generative AI, Resize, Clip Maker, Brand Kit, dan Enhance Speech turut membantu pengguna mengembangkan ide menjadi berbagai format konten secara lebih praktis.

Director and Chief Growth Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Apoorva Mehrotra, mengatakan Airena Kreatif hadir dari keyakinan bahwa setiap orang memiliki potensi untuk menghasilkan karya berkualitas tanpa harus menjadi ahli.

Menandai peluncurannya, Airena Kreatif menggelar creative workshop pada 28 Agustus 2026 di The Brickhall Fatmawati. Kegiatan ini mempertemukan anak muda, kreator, UMKM, komunitas, dan praktisi kreatif melalui berbagai sesi, mulai dari desain visual, pemanfaatan AI dalam pembuatan konten, peluang monetisasi, hingga storytelling.

IM3 juga memperkenalkan IM3 Friends, platform komunitas dengan tiga semangat utama, yaitu Connect, Create, dan Grow. Platform ini menjadi ruang bagi kreator untuk memperluas koneksi, berkolaborasi, bertukar pengetahuan, serta mengembangkan kemampuan dengan dukungan teknologi IM3, termasuk jaringan 5G dan solusi AI melalui kolaborasi dengan Google dan Adobe.

Sebelumnya, IM3 dan Adobe juga telah menggelar rangkaian Adobe Express IRL pada 15, 16, 22, dan 23 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan pengalaman kreatif seperti Photo Walk & Visual Storytelling, Wedding Photography Talk, dan Zine Making Workshop bersama sejumlah praktisi kreatif.

Melalui Airena Kreatif dan berbagai inisiatif komunitasnya, IM3 ingin mendorong lebih banyak masyarakat untuk mengembangkan ide menjadi karya dengan dukungan teknologi yang relevan, sejalan dengan semangat “Lancar Sampai Jadi Pro”.

ASUS ROG Rayakan 20 Tahun Lewat Koleksi Eksklusif ROG Edition 20 di Indonesia

Gadgetholic – ASUS Republic of Gamers (ROG) resmi memperkenalkan koleksi ROG Edition 20 di Indonesia melalui acara ROG 20th Anniversary Exclusive Launch yang digelar pada 27 Agustus 2026 di Jakarta. Koleksi edisi terbatas ini menjadi penanda perjalanan dua dekade ROG dalam menghadirkan inovasi perangkat gaming berperforma tinggi.

Mengusung tagline “Innovate. Perform. Dominate”, ROG Edition 20 memadukan teknologi terbaru, performa ekstrem, desain premium, serta nilai koleksi. Desainnya menggunakan kombinasi ROG Black, ROG Red, Crystal Lens transparan, dan aksen Radiant Gold sebagai representasi perjalanan dan masa depan ROG.

Marketing Manager ROG Indonesia Open Platform Business Group (OPBG), Nicholas Kurniawan, mengatakan ROG Edition 20 tidak sekadar menjadi koleksi perayaan ulang tahun.

“ROG Edition 20 merupakan representasi semangat untuk terus menghasilkan sesuatu yang berbeda dengan tetap mengedepankan kombinasi teknologi, performa, dan desain eksklusif khas ROG,” ujarnya.

Dalam peluncurannya, ROG memamerkan berbagai perangkat edisi khusus, termasuk ROG Crosshair X870E Edition 20, ROG Ryujin 360 Edition 20, ROG Astral GeForce RTX 5090 Edition 20, serta ROG Thor Titanium III 3000W Edition 20.

Koleksi ini juga mencakup peripheral seperti ROG Azoth Extreme Edition 20 dan ROG Harpe II Extreme Edition 20 yang dilengkapi nameplate berlapis emas 24K. Sementara untuk kebutuhan visual, ROG menghadirkan monitor ROG Swift OLED PG27AQWP-G Edition 20 dengan layar Tandem WOLED dan mode QHD hingga 540Hz.

Selain PC desktop, ROG turut memperkenalkan ROG NUC 16 Edition 20, mini PC premium berukuran 3 liter dengan dukungan GPU Laptop hingga NVIDIA GeForce RTX 5090. Untuk konektivitas, tersedia pula router ROG Rapture GT-BE98 Edition 20 dengan WiFi 7 quad-band, kecepatan hingga 30Gbps, dan teknologi Multi-Link Operation.

Secara keseluruhan, lini ROG Edition 20 mencakup motherboard, kartu grafis, pendingin, power supply, chassis, keyboard, mouse, keycaps, mousepad, gaming chair, mini PC, router, hingga monitor.

Rangkaian ROG Edition 20 tersedia secara terbatas di Indonesia melalui paket bundling maupun pembelian standalone. Paket Powered by ASUS PC Bundle dibanderol mulai Rp279.999.000, sedangkan ROG NUC Package dijual seharga Rp170.999.000.

Untuk produk standalone, harga dimulai dari Rp1.199.000 untuk ROG Scabbard II XXL Edition 20 hingga Rp26.999.000 untuk ROG Swift OLED PG27AQWP-G Edition 20.

Melalui ROG Edition 20, ASUS menegaskan bahwa perjalanan 20 tahun ROG bukan menjadi akhir, melainkan awal untuk terus mendorong inovasi dan membentuk masa depan industri gaming bersama komunitas gamer.

Garmin dan PBESI Integrasikan Teknologi Sports Science untuk Perkuat Timnas Esports Indonesia

Gadgetholic – Garmin melalui divisi ekosistem bisnis Garmin Health menjalin kemitraan strategis dengan Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) untuk mendukung peningkatan performa atlet esports nasional. Kolaborasi ini menghadirkan pendekatan sports science berbasis data dalam program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) melalui penyediaan 50 unit smartwatch Garmin vívoactive 6 serta akses ke dasbor analitik Garmin Clipboard.

Business Development Manager Garmin Health Indonesia, David Hartono, mengatakan kerja sama tersebut tidak sekadar berfokus pada penyediaan perangkat wearable, tetapi juga memperkenalkan ekosistem analitik enterprise Garmin Health untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

“Kemitraan bersama PBESI jauh melampaui sekadar pengadaan wearable, ini adalah pembuktian kapabilitas ekosistem enterprise Garmin Health. Kami menghadirkan solusi yang aman, terpusat, dan terukur dengan standar keamanan global untuk melindungi privasi atlet. Melalui Garmin Clipboard, kami memberikan arsitektur analitik terbaik untuk mendukung federasi olahraga profesional di Indonesia dalam mengambil keputusan strategis berbasis data,” ujar David.

Pantau Kondisi Fisik dan Mental Atlet

Inisiatif ini dirancang untuk membantu tim pelatih memantau kondisi fisiologis atlet selama menjalani program latihan. Pendekatan tersebut diharapkan memberikan “Real-Life Buff”, yakni keuntungan di luar permainan yang dapat membantu atlet menjaga kesiapan fisik dan mental saat menghadapi kompetisi tingkat internasional, termasuk Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.

Garmin melihat bahwa esports profesional tidak hanya membutuhkan kemampuan mekanik dan strategi dalam permainan. Beban kognitif, tekanan kompetisi, serta durasi latihan yang panjang juga dapat memengaruhi kondisi tubuh dan mental atlet.

Melalui sensor optik Garmin Elevate™ dan teknologi Firstbeat Analytics, perangkat dapat memantau sejumlah metrik, termasuk denyut jantung dan Heart Rate Variability (HRV). Data tersebut kemudian dapat menjadi bagian dari pendekatan latihan yang lebih terukur sehingga aktivitas latihan tidak hanya mengandalkan durasi atau intensitas, tetapi juga mempertimbangkan kondisi pemulihan atlet.

Sejumlah fitur seperti Body Battery, Sleep Score, dan Stress Tracking juga menjadi indikator untuk membantu atlet dan tim pelatih memahami tingkat energi, kualitas tidur, stres, serta kebutuhan pemulihan.

Marcom Manager Garmin Indonesia, Rian Krisna, menjelaskan bahwa performa atlet esports juga dipengaruhi oleh kondisi tubuh ketika berada di luar pertandingan.

“Kami memahami bahwa performa atlet esports tidak hanya ditentukan oleh apa yang terjadi saat pertandingan, tetapi juga bagaimana mereka mengelola kondisi tubuh di luar permainan. Melalui Body Battery, Stress Tracking, Sleep Score dan berbagai insight kesehatan pada vívoactive 6, atlet dapat lebih memahami pola energi, stres, dan pemulihan mereka sehari-hari,” ujar Rian.

Ia menambahkan, desain vívoactive 6 yang ringan dan tipis serta daya tahan baterai hingga 11 hari memungkinkan perangkat digunakan secara konsisten sepanjang hari, termasuk ketika tidur. Dengan demikian, data mengenai kondisi tubuh atlet dapat dikumpulkan secara lebih menyeluruh.

Garmin Clipboard Hadirkan Data Terpusat

Dukungan Garmin Health dalam kerja sama dengan PBESI juga diperkuat melalui Garmin Clipboard. Platform ini memungkinkan jajaran pelatih mengakses data para atlet secara terpusat dan nirkabel selama Training Camp.

Dengan sistem tersebut, pelatih tidak perlu memeriksa perangkat satu per satu untuk mendapatkan gambaran kondisi atlet. Data yang terkumpul dapat digunakan sebagai salah satu referensi dalam menentukan kesiapan atlet menghadapi scrimmage maupun mengatur porsi latihan fisik dan strength training.

Pendekatan ini memungkinkan program latihan disesuaikan dengan kondisi masing-masing atlet. Dengan begitu, latihan dapat diarahkan untuk menjaga performa sekaligus mengurangi risiko kelelahan akibat beban latihan yang berlebihan.

Pelatih Kepala Timnas Esports Indonesia, Richard Permana, menyambut positif kolaborasi tersebut. Menurutnya, persaingan di level global membutuhkan persiapan yang lebih komprehensif karena performa atlet dapat dipengaruhi oleh kondisi fisik dan mental.

“Di level kompetisi global seperti Asian Games, kemampuan mekanik in-game saja tidak cukup. Kita berhadapan dengan margin of error sepersekian detik yang sangat bergantung pada kondisi fisik dan mental atlet. Investasi strategis dari Garmin Health ini menciptakan standarisasi baru bagi Timnas. Dengan data yang presisi, kami dapat menyusun program yang paling efisien dengan target yang jelas: meraih medali emas untuk Indonesia di Aichi-Nagoya 2026,” ujar Richard.

Melalui kemitraan dengan PBESI, Garmin menegaskan komitmennya untuk mendukung perkembangan ekosistem esports Indonesia melalui pemanfaatan teknologi wearable dan analitik berbasis data.

Kolaborasi ini juga diharapkan mendorong pemahaman yang lebih luas bahwa performa atlet esports tidak hanya ditentukan oleh kemampuan bermain. Kedisiplinan dalam menjaga kondisi fisik, mengelola stres, serta mempertahankan kualitas tidur menjadi bagian penting dalam membangun performa yang konsisten di tingkat dunia.

Komdigi dan Indosat Hadirkan GSIH Jayapura untuk Dorong Talenta Digital Papua

Gadgetholic – Generasi muda Papua kini memiliki ruang baru untuk mengembangkan keterampilan digital sekaligus memperluas akses ke ekosistem teknologi nasional. Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi), bersama dukungan Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), meresmikan Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) Jayapura yang berlokasi di Indosat AI Experience Center (AIEC) Jayapura.

Mengusung tema “From Spark to Impact: Gateway for Digital Talent to the Ecosystem”, GSIH hadir sebagai wadah yang mempertemukan talenta digital dengan pemerintah, industri, akademisi, komunitas, serta jejaring teknologi nasional. Kehadirannya di Jayapura dirancang dengan mempertimbangkan potensi dan kebutuhan talenta lokal, termasuk melalui akses pembelajaran, pengembangan keterampilan, dan peluang kolaborasi.

Menghubungkan Talenta Papua dengan Ekosistem Nasional

Peluncuran GSIH Jayapura menjadi bagian dari rangkaian nasional yang terhubung secara langsung dengan acara utama di BSD, Tangerang Selatan, melalui livestream. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Meutya Hafid berinteraksi dengan tim Indosat di Jayapura sekaligus menyaksikan pengenalan Indosat Game Center Jayapura, yang menjadi salah satu bagian dari ekosistem GSIH.

Koneksi antara BSD dan Jayapura mencerminkan tujuan GSIH untuk memperluas hubungan antara talenta digital di berbagai daerah dengan ekosistem teknologi nasional. Melalui pengembangan kemampuan di tingkat lokal dan akses terhadap jejaring yang lebih luas, generasi muda Papua diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menghasilkan ide, menciptakan solusi, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Meutya Hafid mengatakan bahwa Jayapura memiliki posisi penting dalam pengembangan talenta digital di Papua. Menurutnya, potensi generasi muda, akademisi, dan komunitas yang terus berkembang perlu didukung dengan akses terhadap pembinaan, industri, dan berbagai peluang di tingkat nasional.

“Kami mengapresiasi dukungan Indosat Ooredoo Hutchison dalam mewujudkan kolaborasi ini,” ujar Meutya Hafid.

Dorong Generasi Muda Berinovasi dari Papua

Pemerintah Kota Jayapura turut mendukung kehadiran GSIH sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas generasi muda. Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., Wali Kota Jayapura, menilai keberadaan innovation hub tersebut dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda Papua untuk belajar, berinovasi, dan terhubung dengan perkembangan ekonomi digital nasional.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, industri, dan komunitas menjadi penting agar talenta lokal tidak hanya berperan sebagai pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan solusi serta peluang baru yang berasal dari Papua.

Dukungan Indosat juga diwujudkan melalui kehadiran Indosat Game Center Jayapura. Fasilitas ini menjadi ruang bagi generasi muda dan komunitas gaming untuk berkumpul, berinteraksi, serta mengembangkan kreativitas melalui berbagai aktivitas digital yang positif.

Kehadiran Game Center tersebut sekaligus melengkapi fungsi GSIH sebagai ruang pengembangan talenta dan komunitas digital di Papua.

Perluas Fungsi AI Experience Center

Reski Damayanti, Director and Chief Legal & Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan bahwa teknologi akan memberikan manfaat yang lebih besar ketika semakin banyak masyarakat memiliki kesempatan untuk mempelajari dan memanfaatkannya secara produktif.

“Melalui dukungan terhadap Garuda Spark Innovation Hub serta kehadiran Indosat Game Center di Jayapura, kami ingin membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda Papua untuk belajar, mengembangkan keterampilan, berkolaborasi, dan menciptakan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Reski.

Kehadiran GSIH sekaligus memperluas fungsi Indosat AI Experience Center Jayapura, yang telah beroperasi sejak 20 Mei 2025 sebagai AI Experience Center kedua Indosat di Indonesia. Dengan tambahan GSIH dan Indosat Game Center, fasilitas tersebut kini memiliki peran yang semakin luas sebagai ruang bagi masyarakat Papua untuk mengenal teknologi, mengembangkan keterampilan, membangun komunitas, serta memperoleh akses terhadap peluang di ekosistem digital.

Melalui kolaborasi dengan Komdigi, pemerintah daerah, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan, Indosat terus mendorong pemerataan akses teknologi dan pengembangan talenta digital di Indonesia.

Di Jayapura, upaya tersebut menjadi bagian dari gerakan yang lebih luas untuk memastikan talenta dari Indonesia Timur memiliki kesempatan yang sama untuk terhubung dengan perkembangan dan peluang dalam ekosistem digital nasional.

81 Miles for Indonesia, XLSMART Uji Konektivitas 5G Sambil Berbagi untuk Negeri

Gadgetholic – Memperingati 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) menggelar “81 Miles for Indonesia – Connected Beyond the Journey”, sebuah perjalanan Semarang–Solo–Yogyakarta yang memadukan pengalaman konektivitas 5G, kebersamaan, dan kepedulian sosial.

Digelar pada 21–22 Agustus 2026, kegiatan ini tidak sekadar menjadi touring, tetapi juga menjadi simbol perjalanan Indonesia menuju masa depan yang semakin maju, inklusif, dan terkoneksi. Melalui kegiatan tersebut, XLSMART menghadirkan pengalaman jaringan 5G sekaligus menjalankan berbagai aksi sosial melalui program XLSMART Berbagi.

Direktur & Chief People Officer XLSMART, Jeremiah Rathadi, mengatakan bahwa semangat kemerdekaan tercermin dalam kebersamaan, keberanian untuk terus maju, serta kemauan memberikan kontribusi bagi Indonesia.

“Melalui 81 Miles for Indonesia, kami ingin membawa semangat tersebut dalam perjalanan yang menghubungkan teknologi dengan kepedulian. Di satu sisi kami menunjukkan bagaimana konektivitas 5G dapat mendukung aktivitas masyarakat, dan di sisi lain kami ingin memastikan perjalanan ini juga meninggalkan manfaat nyata bagi sesama,” ujarnya.

Menurut Jeremiah, konektivitas tidak hanya berkaitan dengan pembangunan jaringan, tetapi juga bagaimana teknologi mampu mendekatkan masyarakat, membuka peluang, dan memberikan manfaat secara lebih luas.

Lima Misi dalam Satu Perjalanan

81 Miles for Indonesia membawa lima misi utama, yakni touring bersama komunitas karyawan XLSMART Motorcycle Club, kunjungan ke galeri layanan, pelaksanaan kegiatan sosial XLSMART Berbagi, engagement dengan komunitas otomotif, serta pengujian pengalaman jaringan 5G XLSMART.

Sepanjang perjalanan, peserta dapat merasakan langsung konektivitas 5G di berbagai titik yang dilalui. Pengalaman tersebut menunjukkan bagaimana jaringan generasi terbaru dapat mendukung kebutuhan digital sehari-hari, mulai dari komunikasi, akses informasi, berbagi konten, hingga berbagai aktivitas digital lainnya.

Secara nasional, jaringan 5G XLSMART telah tersedia di lebih dari 50 kota dan kabupaten. Cakupan tersebut ditargetkan terus diperluas hingga mencapai 88 kota dan kabupaten pada akhir 2026.

Kinerja jaringan XLSMART juga memperoleh pengakuan melalui Ookla® Speedtest Awards™ H1 2026. Layanan XL yang didukung infrastruktur XLSMART meraih empat penghargaan, yaitu Best Mobile Network in Indonesia 2026, Best 5G Network in Indonesia 2026, Fastest 5G in Indonesia 2026, dan Best 5G Video Experience in Indonesia 2026.

Perjalanan 81 Miles for Indonesia dimulai dari Semarang menuju Solo pada Jumat (21/8), setelah peserta mengikuti rangkaian kegiatan XLSMART Berbagi dan persiapan touring. Pada Sabtu (22/8), perjalanan berlanjut dari Solo menuju Sleman, Yogyakarta, dengan agenda komunitas dan kegiatan sosial sebelum berakhir di Yogyakarta.

Berbagi untuk Negeri di Tiga Kota

Semangat “For Indonesia” diwujudkan melalui program XLSMART Berbagi di tiga wilayah yang menjadi bagian dari perjalanan, yakni Semarang, Solo, dan Yogyakarta. Setiap kegiatan dirancang sesuai kebutuhan penerima manfaat sekaligus membawa semangat gotong royong.

Di Semarang, XLSMART memberikan bantuan kebutuhan pokok kepada para veteran yang tergabung dalam Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka terhadap perjalanan bangsa.

Kegiatan kemudian berlanjut di Solo melalui pemberian dukungan kepada para lansia di Panti Jompo Aisyiyah Surakarta, khususnya untuk memenuhi kebutuhan perawatan dan kebersihan sehari-hari.

Sementara di Yogyakarta, XLSMART memberikan dukungan kepada Yayasan Mutiara Hikmah melalui bantuan renovasi masjid, meliputi kebutuhan bahan bangunan, furnitur, dan perlengkapan ibadah.

Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa perjalanan 81 Miles for Indonesia tidak hanya berorientasi pada tujuan akhir. Setiap kota yang dilewati menjadi ruang untuk membangun hubungan, berbagi kebaikan, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Melalui “Connected Beyond the Journey”, XLSMART menegaskan komitmennya untuk menggabungkan kemajuan teknologi dengan kepedulian sosial. Sejalan dengan semangat “Rise As One”, XLSMART meyakini bahwa kemajuan akan memiliki arti lebih besar ketika dibangun dan dirasakan bersama.

Ke depan, XLSMART akan terus memperkuat konektivitas sekaligus menghadirkan berbagai kontribusi sosial sebagai bagian dari upaya mendukung Indonesia yang semakin terkoneksi, inklusif, dan maju.

RAIA Grid Resmi Diluncurkan, Bangun Fondasi Infrastruktur Digital Berbasis AI di Indonesia

Gadgetholic – PT Infra Fiber Teknologi (IFT), perusahaan infrastruktur digital independen hasil kolaborasi Arsari Group dan Indosat Ooredoo Hutchison, resmi memperkenalkan RAIA Grid. Platform ini hadir untuk menjawab kebutuhan infrastruktur digital Indonesia yang terus berkembang, seiring meningkatnya penggunaan cloud computing, kecerdasan buatan (AI), pusat data hyperscale, serta berbagai layanan digital.

Dari Konektivitas Menuju Ekosistem Digital Berbasis AI

Selama satu dekade terakhir, pembangunan infrastruktur digital Indonesia berfokus pada perluasan konektivitas untuk menghubungkan masyarakat dan berbagai wilayah. Namun, perkembangan teknologi membuat kebutuhan tersebut semakin kompleks.

Infrastruktur digital kini tidak hanya dituntut menghubungkan manusia, tetapi juga harus mampu menghubungkan data, bisnis, mesin, pusat data, layanan cloud, hingga sistem AI secara efisien.

Founder and Chairman Arsari Group, Hashim Djojohadikusumo, menilai pembangunan infrastruktur digital memiliki peran penting dalam menentukan arah perkembangan Indonesia di masa depan.

Menurutnya, RAIA Grid menjadi bagian dari komitmen jangka panjang untuk memperkuat kapabilitas digital nasional melalui pembangunan infrastruktur, pengembangan ilmu pengetahuan, serta peningkatan talenta yang dibutuhkan untuk mengembangkan teknologi AI di dalam negeri.

Miliki Jaringan Fiber Optik 86.000 Kilometer

RAIA Grid hadir dengan jaringan fiber optik yang memiliki total panjang mencapai 86.000 kilometer. Infrastruktur tersebut dirancang sebagai “jalan tol digital” yang memungkinkan data dan berbagai layanan digital bergerak secara lebih efisien di berbagai wilayah Indonesia.

Jaringannya dapat mendukung beragam kebutuhan, mulai dari konektivitas 5G dan fiber-to-the-home (FTTH) hingga koneksi antarpusat data.

Dengan konsep open-access, infrastruktur RAIA Grid dapat dimanfaatkan oleh berbagai pelaku dalam ekosistem digital, termasuk operator telekomunikasi, perusahaan data center, penyedia layanan cloud, hyperscaler, hingga korporasi.

President Director RAIA Grid, Hendri Mulya Syam, mengatakan RAIA Grid dibangun dengan visi menjadi infrastruktur penghubung bagi ekosistem digital Indonesia yang semakin kompleks.

Platform ini tidak sekadar menghubungkan satu lokasi dengan lokasi lainnya, tetapi juga dirancang untuk menghubungkan pusat data, memperlancar perpindahan data, serta mendukung kebutuhan komputasi dan AI dalam skala besar.

AI Menjadi Bagian dari Infrastruktur

Salah satu aspek yang menjadi pembeda RAIA Grid adalah pemanfaatan Machine Learning, AI, dan Agentic AI dalam pembangunan serta pengoperasian infrastrukturnya.

Teknologi tersebut diterapkan sejak tahap perencanaan jaringan, peluncuran infrastruktur, hingga operasional dan pemeliharaan. Pendekatan ini memungkinkan perencanaan jaringan dilakukan secara lebih cerdas sekaligus membantu memprediksi kebutuhan konektivitas di masa mendatang.

AI juga dimanfaatkan untuk mengoptimalkan rute fiber, menentukan kebutuhan investasi infrastruktur, mempercepat peluncuran jaringan, hingga mendukung pemeliharaan secara prediktif.

Dengan pendekatan tersebut, RAIA Grid ditujukan untuk menghadirkan infrastruktur yang lebih tangguh dan responsif dengan konektivitas berlatensi rendah. Hal ini semakin penting karena kebutuhan pemindahan data terus meningkat, mulai dari lokasi data dibuat, disimpan, diproses, hingga digunakan.

Menghubungkan Data Center, Cloud, Bisnis, dan AI

Peran RAIA Grid tidak berhenti pada penyediaan konektivitas. Platform ini dirancang untuk menghubungkan pusat data, layanan cloud, pelaku usaha, serta infrastruktur AI agar berbagai kapabilitas digital dapat terintegrasi dalam satu ekosistem.

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menyebut peluang yang dibawa RAIA Grid lebih luas dibandingkan sekadar konektivitas.

RAIA Grid diarahkan menjadi infrastruktur yang menghubungkan berbagai lapisan penting dalam ekosistem digital, mulai dari data center dan platform cloud hingga pelaku usaha dan infrastruktur AI.

Sinergi RAIA Grid, Indosat, dan Zankore diharapkan dapat memperkuat fondasi ekosistem AI di Indonesia. Dengan konektivitas antarlapisan tersebut, pengembangan teknologi AI diharapkan dapat semakin luas dan mudah dimanfaatkan oleh pelaku usaha, industri, maupun masyarakat.

Dorong Kemandirian Teknologi Indonesia

Pengembangan RAIA Grid juga diarahkan untuk mendukung kebutuhan komputasi berkinerja tinggi di Indonesia. Infrastruktur ini diposisikan sebagai salah satu fondasi dalam menghadapi perkembangan teknologi komputasi dan AI di masa depan.

Deputy CEO dan COO Arsari Group, Aryo Djojohadikusumo, menegaskan bahwa pembangunan “jalan tol digital” bukanlah tujuan akhir. Infrastruktur tersebut justru diharapkan menjadi sarana untuk membangun dan mengembangkan kapabilitas teknologi nasional.

Dalam jangka panjang, peningkatan kemampuan komputasi di dalam negeri bahkan diharapkan dapat membuka peluang bagi Indonesia untuk mengembangkan teknologi yang lebih maju, termasuk kemampuan dalam pengembangan dan manufaktur supercomputer.

Jika kapabilitas tersebut dapat dibangun secara nasional, Indonesia berpeluang memperkuat kemandirian teknologi sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat global.

Fondasi Transformasi Digital dan AI

Pada akhirnya, RAIA Grid tidak hanya berbicara mengenai pembangunan jaringan fiber dan peningkatan konektivitas. Platform ini menjadi bagian dari upaya mengintegrasikan konektivitas, komputasi, talenta, dan kapabilitas AI dalam satu ekosistem digital.

Konvergensi berbagai elemen tersebut menjadi penting agar teknologi AI dapat dikembangkan dan dimanfaatkan dalam skala yang lebih luas. Infrastruktur digital yang kuat juga dapat membuka peluang bagi pelaku usaha, industri, dan inovator untuk menciptakan aplikasi serta layanan baru berbasis AI.

RAIA Grid menggabungkan pengalaman dan investasi jangka panjang Arsari Group dalam pembangunan kapabilitas nasional dengan keahlian telekomunikasi, skala bisnis, dan inovasi digital yang dimiliki Indosat.

Melalui kolaborasi tersebut, RAIA Grid diarahkan menjadi platform infrastruktur digital berbasis AI yang tidak hanya memenuhi kebutuhan konektivitas saat ini, tetapi juga menjadi salah satu fondasi bagi transformasi digital dan pengembangan ekosistem AI Indonesia dalam jangka panjang.

Recent Posts