Home Blog Page 6

MODENA Hadirkan Kitchen Sink Multifungsi dengan 12 Fitur

Gadgetholic – MODENA meluncurkan dua kitchen sink multifungsi terbaru berbahan NeoGranite™, yakni Multifunction Granite Sink 2 Bowl KS 3290 GTBE dan Multifunction Granite Sink 1 Bowl KS 3192 GTBE. Keduanya menawarkan hingga 12 fungsi dalam satu area kerja untuk mendukung aktivitas mencuci, food preparation, hingga kebutuhan memasak.

“Kami menghadirkan kitchen sink yang menggabungkan keunggulan material granit dengan beragam fitur untuk berbagai aktivitas dapur dalam satu area kerja,” ujar Teddy Wijaya, Vice President Marketing MODENA.

Fitur yang tersedia antara lain Jet Spray, Cup Washer, Soap Dispenser, Phone Holder, Knob Drain, Piano Button, Main Faucet dengan Canton Pattern, Temperature Display, Knob Temperature Setting, Drinking Water Faucet, Waterfall Left (Flat), dan Waterfall Right (Shower).

NeoGranite™ yang Tangguh

Material NeoGranite™ dikembangkan MODENA dengan komposisi 80% Quartz-Granite dan 20% material khusus. Material ini mampu menahan panas hingga 280°C, beban hingga 200 kg, serta tahan terhadap benturan dan goresan.

Pori-porinya yang rapat juga membantu mencegah kotoran, air, dan bakteri tertinggal di permukaan sink, sehingga lebih higienis dan mudah dirawat.

Untuk mendukung kebersihan, sink dilengkapi Fast Drain Pipe yang mempercepat pembuangan air sekaligus membantu mencegah bau, bakteri, dan hewan kecil masuk kembali melalui saluran pembuangan.

Kedua model juga memiliki bowl hingga 20% lebih dalam, dengan kapasitas hingga 20 piring sekaligus, sehingga memberikan ruang lebih luas untuk berbagai aktivitas dapur.

Multifunction Granite Sink KS 3290 GTBE dan KS 3192 GTBE tersedia melalui MODENA dengan harga mulai Rp7 juta.

Signify Innovation Day Dorong Kota Cerdas dan Bangunan Berkelanjutan di Indonesia

Gadgetholic – Signify, pemimpin dunia di bidang pencahayaan, menggelar Signify Innovation Day – Light the Future di Jakarta pada 2 September 2026. Acara ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor untuk membahas peran teknologi pencahayaan dalam mendukung pembangunan smart & liveable city serta future-ready building di Indonesia.

Inisiatif tersebut sejalan dengan upaya Indonesia mendorong pembangunan berkelanjutan sekaligus mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada 2060 atau lebih cepat.

Melalui Signify Innovation Day, perusahaan menghadirkan dua diskusi utama yang membahas pembangunan kota cerdas dan layak huni serta pengembangan bangunan yang adaptif terhadap kebutuhan bisnis dan keberlanjutan di masa depan.

“Kami percaya bahwa pencahayaan memiliki peran jauh lebih besar dari sekadar penerangan. Teknologi pencahayaan pintar dan berkelanjutan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat, menunjang mobilitas dan aktivitas ekonomi, hingga meningkatkan efisiensi energi dan membantu mengurangi emisi karbon,” ujar Lucas Ardhana, Director – Commercial Leader of Professional Business Signify Indonesia.

Menurut Lucas, konsep tersebut disebut sebagai “Light Beyond Illumination”, yaitu bagaimana teknologi pencahayaan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat, bisnis, dan lingkungan.

Mendorong Smart & Liveable Cities

Salah satu sesi diskusi mengusung tema “Future of Smart & Liveable Cities: Driving Sustainability Through Innovation and Circularity”. Forum ini membahas pentingnya infrastruktur andal, pemanfaatan teknologi, serta penerapan prinsip sirkularitas untuk menciptakan pembangunan kota yang lebih efisien, inklusif, dan berkelanjutan.

Diskusi menghadirkan perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PPN/Bappenas, Dinas Bina Marga DKI Jakarta, serta Signify Indonesia.

Berbagai topik dibahas, mulai dari strategi pembangunan berbasis data, potensi skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), hingga penerapan teknologi LED dan sistem pencahayaan pintar pada Penerangan Jalan Umum (PJU).

Teknologi pencahayaan dinilai menjadi salah satu elemen penting dalam mewujudkan kota yang lebih cerdas, efisien, nyaman, dan berkelanjutan.

Future-Ready Building untuk Bisnis dan Keberlanjutan

Signify Innovation Day juga mengangkat tema “Achieving Sustainability Goals and Business Growth Through Future-Ready Buildings”.

Forum ini mempertemukan para ahli dan praktisi dari sektor properti, hospitality, ESG, dan green building untuk membahas bagaimana bangunan dapat beradaptasi dengan perubahan kebutuhan bisnis sekaligus mendukung target keberlanjutan.

Para panelis menyoroti pentingnya integrasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam strategi bisnis. Keberlanjutan dan pertumbuhan bisnis dinilai dapat berjalan beriringan melalui penerapan teknologi dan inovasi yang tepat.

Dalam konteks tersebut, teknologi pencahayaan memiliki peran strategis untuk meningkatkan efisiensi energi dan operasional, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih nyaman serta meningkatkan pengalaman pengguna.

“Future-ready buildings adalah tentang menciptakan lingkungan yang mampu merespons kebutuhan yang terus berubah, beroperasi secara lebih efisien dan cerdas, serta memberikan manfaat yang lebih baik bagi masyarakat dan bisnis,” ujar Jitender Khurana, Chief Executive Officer of Professional Business Signify Southeast Asia & Far East.

Menurutnya, inovasi Signify turut mempercepat transisi menuju penggunaan pencahayaan LED yang hemat energi dan terkoneksi, sehingga membantu pelanggan mengurangi konsumsi energi, biaya operasional, serta emisi karbon.

Tampilkan Beragam Inovasi Pencahayaan

Selain sesi diskusi, Signify Innovation Day juga menghadirkan demonstrasi berbagai teknologi dan solusi pencahayaan untuk kebutuhan profesional.

Solusi tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari perkantoran, industri, data center, hotel, fasad bangunan, lanskap, stadion, hingga penerangan jalan.

Beragam inovasi tersebut dirancang untuk mengoptimalkan penggunaan energi, meningkatkan efisiensi operasional, mendukung target keberlanjutan, serta menciptakan kenyamanan dan pengalaman yang lebih baik bagi pengguna.

Melalui Signify Innovation Day – Light the Future, Signify menegaskan komitmennya dalam menghadirkan inovasi pencahayaan yang mendukung pembangunan infrastruktur dan lingkungan yang lebih cerdas, efisien, berkelanjutan, serta siap menghadapi kebutuhan masa depan di Indonesia.

Infinix XPAD 30 Pro Resmi Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp3 Jutaan

Gadgetholic – Infinix resmi meluncurkan XPAD 30 Pro di Indonesia sebagai tablet serbaguna untuk mendukung kebutuhan belajar, bekerja, hiburan, hingga gaming. Mengusung konsep “Deadline Killer, Game Winner”, tablet ini menyasar mahasiswa dan profesional muda dengan mobilitas tinggi.

XPAD 30 Pro dibekali layar 11 inci beresolusi 2.5K dengan refresh visual yang tajam, kecerahan hingga 550 nits, serta sertifikasi TÜV Rheinland Low Blue Light dan Flicker-Free. Pengalaman hiburan juga didukung audio DTS 3D Surround Sound.

Untuk performa, tablet ini menggunakan MediaTek Helio G200 Ultimate 6nm yang diklaim menawarkan peningkatan performa hingga 35,6% dibanding generasi sebelumnya. Fitur Esports Mode, Wet Touch Technology, AI Magic Voice Changer, serta Bypass Charging turut melengkapi pengalaman gaming.

XPAD 30 Pro juga membawa baterai 8.200mAh, dukungan SIM dan jaringan 4G, serta sistem operasi XOS 16 dengan berbagai fitur AI dan kolaborasi lintas perangkat. Tablet ini mendukung penggunaan sebagai layar kedua, transfer file, shared clipboard, hingga drag-and-drop dengan perangkat Infinix yang kompatibel.

Dengan bodi metal setebal 6,6 mm dan bobot 476 gram, XPAD 30 Pro tersedia dalam pilihan warna Twilight Purple, Anthracite Grey, dan Titanium Silver. Penyimpanannya juga dapat diperluas menggunakan microSD hingga 2TB.

Harga Infinix XPAD 30 Pro di Indonesia:

  • 4GB+128GB: Rp3.499.000, harga perdana Rp3.399.000
  • 8GB+128GB: Rp4.599.000, harga perdana Rp4.499.000

XPAD 30 Pro mulai tersedia pada 9 September 2026 melalui kanal penjualan resmi Infinix, dengan bonus dan promo tertentu selama periode penjualan perdana.

Ariel Noah Jadi Brand Ambassador Telkomsel Halo Optima

Gadgetholic – Telkomsel meluncurkan Halo Optima, evolusi terbaru dari layanan pascabayar Telkomsel Halo yang menggabungkan kuota internet besar, konektivitas andal, serta berbagai pilihan benefit digital sesuai kebutuhan dan gaya hidup pelanggan.

Melalui Halo Optima, pelanggan dapat menikmati paket yang lebih lengkap dengan kuota internet hingga 2.000 GB, alokasi telepon dan SMS yang lebih besar, serta beragam layanan hiburan digital dalam satu paket.

Halo Optima tersedia dalam berbagai pilihan. Paket Halo Optima 100K menawarkan 70 GB internet, 200 menit telepon, 200 SMS, serta 1 GB kuota roaming. Sementara itu, paket tertinggi Halo Optima 1500K menghadirkan 2.000 GB internet, 2.000 menit telepon, 2.000 SMS, dan 50 GB kuota roaming per bulan.

Selain kuota utama, pelanggan juga mendapatkan berbagai manfaat tambahan, termasuk kuota roaming yang dapat digunakan di lebih dari 150 negara, perlindungan anti-scam dan anti-spam melalui SISCAMLING Pro, akses Jaringan Prioritas, serta layanan prioritas di GraPARI dan Call Center 188.

Pelanggan juga dapat memilih paket Halo Optima yang telah dilengkapi akses ke berbagai layanan digital, seperti Netflix, Spotify, Prime Video, Vidio, hingga YouTube Premium. Telkomsel turut menyediakan pilihan extra benefit sesuai paket yang dipilih, termasuk akses ke WeTV, iQIYI, dan berbagai layanan digital lainnya.

VP Mobile Product Marketing Telkomsel, Adhi Putranto, mengatakan bahwa kebutuhan pelanggan terhadap konektivitas dan layanan digital terus berkembang.

“Kebutuhan pelanggan terhadap layanan digital terus berkembang. Mereka membutuhkan konektivitas yang andal sekaligus manfaat yang relevan dengan aktivitas sehari-hari. Halo Optima hadir sebagai solusi pascabayar yang memberikan nilai tambah melalui kombinasi kuota besar, layanan digital pilihan, dan kenyamanan dalam satu paket,” ujar Adhi.

Peluncuran Halo Optima semakin memperkuat posisi Telkomsel Halo sebagai layanan pascabayar yang menawarkan lebih dari sekadar konektivitas. Dengan dukungan jaringan broadband Telkomsel, pelanggan dapat menikmati pengalaman digital yang lebih lancar untuk bekerja, belajar, berkreasi, hingga menikmati hiburan.

Mengusung tema “Halo, Nyatanya Lebih”, kampanye ini menerjemahkan brand promise Telkomsel Halo, “More in Every Way”, ke dalam pengalaman yang dapat dirasakan langsung oleh pelanggan melalui berbagai nilai tambah dan benefit digital.

Sebagai bagian dari kampanye tersebut, Telkomsel juga menggandeng Nazril Irham atau Ariel sebagai Brand Ambassador Halo Optima. Sosok Ariel dinilai merepresentasikan karakter yang konsisten, relevan, dan terus berkembang, sejalan dengan semangat Halo Optima dalam menghadirkan manfaat yang relevan dengan gaya hidup digital pelanggan.

Pelanggan dapat memilih paket Halo Optima melalui aplikasi MyTelkomsel, GraPARI, maupun situs resmi Telkomsel Halo untuk menemukan paket yang sesuai dengan kebutuhan.

by.U Korea Kaja! Vol.3 Sukses Jaring 2.000 Talenta Muda Pecinta K-Pop

Gadgetholic – by.U, youth telco brand serba digital dari Telkomsel, menggelar Grand Final kompetisi Random Play Dance (RPD) Korea Kaja! Vol.3 bertajuk “Dance of Dreams” di Jakarta, Sabtu (6/9). Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian Korea Kaja! Vol.3 yang sebelumnya digelar di lima kota, sekaligus menjadi wadah bagi talenta muda Indonesia untuk mengembangkan kemampuan, meningkatkan kepercayaan diri, serta mengubah kecintaan terhadap K-Culture menjadi pengalaman dan peluang nyata.

Korea Kaja! Vol.3 mencatat peningkatan antusiasme peserta. Sepanjang program, tercatat sekitar 2.000 video submission RPD, naik 38% dibandingkan lebih dari 1.450 submission pada Vol.2. Roadshow yang berlangsung di Jakarta, Pontianak, Palembang, Solo, dan Bandung juga menjangkau sekitar 10.000 penonton secara langsung serta lebih dari 60.000 penonton secara online, dengan dukungan lebih dari 20 mitra komunitas.

Head of by.U Product Marketing Telkomsel, Herman A. Prasetyo, mengatakan Korea Kaja! dihadirkan untuk memberikan ruang bagi anak muda yang memiliki passion terhadap K-pop dan dance agar dapat menunjukkan kemampuan sekaligus membuka peluang baru.

“Banyak anak muda Indonesia punya passion besar terhadap K-pop dan dance, tetapi belum semuanya memiliki ruang untuk menunjukkan kemampuan dan melangkah lebih jauh. Korea Kaja! kami hadirkan sebagai platform untuk berpartisipasi, mendapatkan pengalaman baru, dan membuka peluang nyata,” ujarnya.

Dari kompetisi yang digelar di lima kota, sebanyak 10 pemenang dan dua peserta penerima comeback chance berhasil melaju ke Grand Final. Ke-12 finalis tersebut ditantang menampilkan interpretasi terbaik dari tema “Dance of Dreams”, yang menggambarkan keberanian mengambil kesempatan dan menjadikan setiap langkah lebih dekat dengan impian.\

Grand Final turut menghadirkan Khloe Kim, SM Universe Dance Trainer asal Korea, sebagai global dance judge, serta Asyifa Nadya Ivan (Acipa) sebagai local dance judge. Keduanya memberikan penilaian dari perspektif global dan lokal, mencakup teknik, karakter, musikalitas, kepercayaan diri, hingga kemampuan membangun koneksi dengan penonton.

Khloe Kim mengapresiasi antusiasme para dancer Indonesia dan berharap para finalis mampu menunjukkan karakter mereka sendiri.

“Saya menantikan finalis yang tidak sekadar mengikuti gerakan, tetapi juga memiliki true star quality dan stage presence yang mampu memikat audiens global,” kata Khloe.

Selain kompetisi, Korea Kaja! Vol.3 masih membuka kesempatan bagi anak by.U untuk mendapatkan pengalaman ke Korea melalui pembelian Paket K-Popers Modal Kuota dan penukaran uCoin. Kesempatan tersebut tersedia hingga 30 September 2026.

Pemenang RPD Korea Kaja! Vol.2, Diva Dovendra, turut menilai program ini sebagai ruang bagi dancer untuk mengekspresikan kemampuan dan karakter mereka. Menurutnya, pengalaman mengikuti Korea Kaja! tahun lalu membuatnya semakin percaya diri untuk tampil dan mengekspresikan diri.

Motorola dan DMS+ Gelar Penelusuran Horor Bersama moto g67 POWER 5G

Gadgetholic – Motorola Indonesia melanjutkan kolaborasi jangka panjang dengan DMS+ yang telah berlangsung sejak 2025. Kali ini, keduanya menghadirkan aktivitas bertajuk “Penelusuran Take Over by moto g67 POWER 5G” yang mengajak peserta menikmati pengalaman bertema horor sekaligus membuat konten kreatif.

Mengusung tema “Mengungkap Misteri Kelam Bersama”, kegiatan yang berlangsung pada 28 Agustus 2026 ini diikuti oleh 15 peserta dari komunitas UGC, media, dan Key Opinion Leader (KOL). Para pemenang kemudian diumumkan dalam acara Ruang Tamu DMS+ Vol. 2 pada 2 September 2026 di Jakarta.

Melalui kegiatan ini, peserta menggunakan moto g67 POWER 5G untuk mendokumentasikan pengalaman mereka. Smartphone ini dibekali baterai silikon karbon berkapasitas 7.000mAh yang diklaim mampu digunakan hingga 58 jam, serta kamera utama 50MP Sony LYTIA 600, kamera ultrawide 8MP, dan kamera depan 32MP dengan dukungan perekaman video 4K.

Dari sisi performa, moto g67 POWER 5G ditenagai Snapdragon 7s Gen 2, RAM 8GB dengan RAM Boost hingga 24GB, serta penyimpanan 256GB. Perangkat ini juga menawarkan layar 6,7 inci FHD+ 120Hz dan speaker stereo dengan Dolby Atmos untuk pengalaman hiburan yang lebih imersif.

Motorola turut menyiapkan total hadiah senilai Rp10,7 juta, berupa berbagai produk, termasuk moto g67 POWER 5G, moto g57 POWER, moto g06, dan moto buds 2.

Moto g67 POWER 5G tersedia dalam konfigurasi RAM 8GB/256GB dengan pilihan warna Pantone Cilantro dan Curacao Blue. Smartphone ini dapat dibeli melalui berbagai marketplace serta jaringan ritel seperti Erafone, Digiplus, dan Agres.ID.

Kolaborasi Motorola Indonesia dan DMS+ ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman teknologi dan hiburan yang lebih dekat dengan pengguna melalui semangat #NonStopSeruSeruan.

Telkomsel IndonesiaNEXT Summit 2026 Cetak Talenta Digital Berbasis AI

Gadgetholic – Telkomsel menuntaskan rangkaian program tanggung jawab sosial perusahaan IndonesiaNEXT tahun ke-10 melalui IndonesiaNEXT Summit 2026 yang digelar di Jakarta pada 4 September 2026.

Mengusung tema “AI Driven Digital Talents”, program ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi kecerdasan artifisial (AI), pengalaman industri, serta kemampuan berkolaborasi dalam menciptakan solusi digital yang relevan bagi masyarakat.

IndonesiaNEXT hadir untuk menjawab kebutuhan akan talenta digital yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara tepat dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan persoalan nyata. Melalui pembelajaran aplikatif dan pendampingan dari praktisi, program ini turut membantu memperkecil kesenjangan antara kompetensi lulusan perguruan tinggi dan kebutuhan industri digital yang terus berkembang.

Sejak dimulai pada April 2026, IndonesiaNEXT diikuti oleh 8.916 mahasiswa dalam tahap awal program. Sebanyak 1.000 peserta kemudian mengikuti onboarding, dilanjutkan dengan 300 peserta yang mengikuti sertifikasi internasional dan pengayaan kompetensi.

Dari proses tersebut, 99 peserta terpilih untuk mengikuti digital hackathon dan mengembangkan keterampilan sesuai peran masing-masing, sekaligus menyusun solusi berdasarkan berbagai studi kasus.

Tahapan seleksi kemudian mengerucut menjadi 24 talenta digital terbaik dari berbagai perguruan tinggi yang terbagi dalam delapan tim. Setiap tim memadukan tiga peran penting dalam pengembangan produk digital, yakni Hacker sebagai pengembang teknologi, Hipster sebagai perancang pengalaman pengguna, serta Hustler yang berperan dalam pengelolaan produk dan model keberlanjutan.

Sebelum mengikuti Summit, para peserta juga menjalani offline bootcamp pada 1–3 September 2026. Dalam kegiatan tersebut, mereka mempelajari ekosistem AI Telkomsel, proses pengembangan produk, kolaborasi lintas peran, etika profesional, perlindungan data, hingga teknik presentasi. Peserta juga mendapatkan kesempatan melihat langsung lingkungan kerja industri teknologi.

VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, mengatakan bahwa memasuki satu dekade IndonesiaNEXT, Telkomsel ingin memastikan generasi muda tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mampu menggunakannya secara relevan dan bertanggung jawab.

“Memasuki satu dekade IndonesiaNEXT, kami ingin memastikan talenta digital memahami dan mampu menggunakan teknologi secara tepat, bertanggung jawab, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui pembelajaran, pendampingan, dan pengalaman langsung bersama industri, para peserta berlatih mengubah ide menjadi solusi yang dapat dikembangkan,” ujar Abdullah Fahmi.

Scenaria Raih Best Team IndonesiaNEXT 2026

Dalam IndonesiaNEXT Summit 2026, delapan tim terbaik mempresentasikan solusi digital yang dinilai berdasarkan pemahaman masalah, kebutuhan pengguna, kualitas purwarupa, serta kelayakan penerapan dan keberlanjutannya.

Selain itu, sembilan finalis terbaik yang terdiri dari tiga Hacker, tiga Hipster, dan tiga Hustler juga mempresentasikan kompetensi, kontribusi, kepemimpinan, rekam dampak, serta pandangan mereka mengenai masa depan teknologi Indonesia.

Berdasarkan keputusan dewan juri yang terdiri dari sejumlah pakar industri, Scenaria berhasil meraih penghargaan sebagai Best Team.

Scenaria merupakan platform AI-Powered Sales Roleplay & Training yang membantu tenaga penjualan berlatih menghadapi berbagai situasi pelanggan secara interaktif. Platform ini dirancang untuk menguji kemampuan pengambilan keputusan sekaligus meningkatkan performa tenaga penjualan sesuai kebutuhan perusahaan.

Tim Scenaria terdiri dari Atha Azzahra Khairun Nisa dari Universitas Brawijaya sebagai Hipster, Wahyu Oktiansyah dari Telkom University sebagai Hustler, serta Putera Nami Shiddieqy dari Universitas Sumatera Utara sebagai Hacker.

Berdasarkan penilaian juri, Scenaria dinilai sebagai solusi yang paling unggul dalam menjawab kebutuhan industri melalui pemanfaatan AI yang relevan dan memiliki potensi untuk diterapkan secara nyata.

Daftar Talenta Terbaik IndonesiaNEXT 2026

Best Hacker

  • Putera Nami Shiddieqy – Universitas Sumatera Utara
  • Muanai Khalifah Revindo Purba – Universitas Sriwijaya
  • Reno Syaelendra – Universitas Trunojoyo

Best Hipster

  • Atha Azzahra Khairun Nisa – Universitas Brawijaya
  • Radja Daffa Ramadhan – Universitas Dian Nuswantoro
  • Nanta Dwi Kurniawan – Universitas Muhammadiyah Riau

Best Hustler

  • Andi Alya Inar Putri – Universitas Hasanuddin
  • Vania Winanda Aurellia – Universitas Brawijaya
  • Wahyu Oktiansyah – Telkom University

Berbagai solusi yang dipresentasikan para finalis mengangkat isu yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Mulai dari kesehatan mental, peningkatan kompetensi tenaga penjualan, pengelolaan limbah, pengembangan kepercayaan diri melalui AI coaching, hingga optimalisasi sektor pangan dan perikanan melalui teknologi berbasis AI.

Memasuki tahun ke-10 penyelenggaraannya, IndonesiaNEXT telah menjangkau lebih dari 96.000 mahasiswa dari 705 perguruan tinggi di 38 provinsi. Program ini juga telah membekali lebih dari 9.000 peserta dengan sertifikasi berstandar industri serta menghasilkan 280 alumni terbaik.

Melalui pengembangan talenta digital yang konsisten dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja, Telkomsel terus mendukung terbentuknya ekosistem digital yang inklusif sekaligus memperkuat kesiapan generasi muda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Informasi lebih lanjut mengenai program IndonesiaNEXT dapat diakses melalui situs resmi IndonesiaNEXT.

Indosat Ideafest 2026: Pengaruh AI di Kehidupan Sekarang

Gadgetholic – Perkembangan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) yang semakin pesat telah mengubah banyak aspek kehidupan manusia. Teknologi dan algoritma kini mampu membantu manusia dalam mengambil keputusan serta membuka berbagai kemungkinan baru.

Namun, di tengah kemajuan tersebut, muncul pertanyaan penting: bagaimana manusia tetap mempertahankan perannya di tengah teknologi yang semakin canggih?

Pertanyaan inilah yang diangkat oleh Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) dalam kehadirannya di Ideafest 2026: Re-Humanize melalui gagasan “Heartware Inside the Hardware”.

Gagasan tersebut menekankan bahwa di balik setiap perangkat, sistem, algoritma, dan teknologi AI, terdapat hal yang tidak dapat digantikan oleh mesin, yaitu manusia. Rasa ingin tahu, kreativitas, imajinasi, nilai, serta kebijaksanaan manusia menjadi elemen penting dalam menentukan arah perkembangan teknologi.

Kolaborasi Indosat dan Sarkodit Lewat Peran-Tara

Indosat menerjemahkan gagasan tersebut melalui pendekatan artistik dengan menggandeng seniman Indonesia, Sarkodit. Kolaborasi ini menghasilkan sebuah karya instalasi bertajuk “Peran-Tara”.

Nama Peran-Tara memiliki makna yang menggambarkan peran manusia serta akal dan kebijaksanaan dalam menentukan pilihan dan memberikan makna terhadap teknologi yang diciptakan.

Melalui karya tersebut, teknologi digambarkan sebagai alat yang mampu membawa manusia menuju berbagai kemungkinan. Namun, manusia tetap memiliki peran utama dalam menentukan arah dan tujuan dari perkembangan teknologi tersebut.

Peran-Tara juga menggambarkan perjalanan Indosat dalam menghadirkan konektivitas bagi masyarakat Indonesia. Mulai dari menghubungkan Indonesia dengan dunia hingga membuka peluang baru melalui perkembangan teknologi digital.

Sarkodit mengatakan bahwa karya tersebut lahir dari interpretasinya terhadap gagasan Heartware Inside the Hardware.

“Teknologi bisa terus berubah dan semakin canggih, tetapi selalu ada manusia di baliknya yang memiliki ide, membuat pilihan, memberikan makna, dan menentukan akan dibawa ke mana teknologi tersebut. Dari situlah Peran-Tara lahir sebagai interpretasi saya terhadap gagasan tersebut,” ujar Sarkodit

Teknologi untuk Membuka Lebih Banyak Kemungkinan

Bagi Indosat, perkembangan teknologi seharusnya mampu memberikan manfaat nyata dan membuka lebih banyak peluang bagi kehidupan manusia, baik dalam belajar, bekerja, berkarya, maupun terhubung dengan orang lain.

Semangat tersebut menjadi bagian dari perjalanan Indosat dalam menghadirkan inovasi dan teknologi, termasuk AI, yang dapat memberikan dampak positif dalam kehidupan sehari-hari.

Ovidia Nomia, SVP-Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan bahwa Peran-Tara juga mencerminkan peran Indosat sebagai penghubung antara teknologi dan kebutuhan masyarakat.

“Bagi kami, teknologi, termasuk AI, akan lebih berarti ketika membawa manfaat nyata bagi kehidupan manusia. Semangat ini sejalan dengan #LebihBaikIndosat, bahwa kemutakhiran teknologi pada akhirnya harus membuka lebih banyak kemungkinan bagi manusia,” ujar Ovidia Nomia.

Di Ideafest 2026: Re-Humanize, instalasi Peran-Tara menjadi bagian dari pengalaman interaktif di booth Indosat. Pengunjung tidak hanya dapat menikmati karya instalasi tersebut, tetapi juga menjelajahi perjalanan teknologi Indosat serta berinteraksi dengan berbagai pengalaman yang mengajak masyarakat melihat teknologi dari perspektif yang lebih manusiawi.

Melalui kolaborasi dengan Sarkodit, Indosat ingin menunjukkan bahwa secanggih apa pun teknologi berkembang, manusia tetap menjadi pihak yang memberikan arah, makna, dan tujuan bagi masa depan.

Telkomsel Dorong Transformasi Digital Ekosistem Logistik Indonesia

Gadgetholic – Telkomsel menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Connecting the Future of Indonesia’s Logistics Ecosystem” di Jakarta pada 2 September 2026. Forum ini mempertemukan sekitar 35 pimpinan perusahaan logistik nasional, BPI Danantara, Pos Indonesia, serta berbagai pemangku kepentingan untuk membahas masa depan transformasi industri logistik Indonesia.

FGD yang digelar bersama Supply Chain Indonesia (SCI) tersebut menjadi wadah kolaborasi antara kebutuhan industri, arah kebijakan, dan kapabilitas teknologi. Tujuannya adalah mendorong ekosistem logistik yang lebih efisien, aman, terintegrasi, dan siap menghadapi pertumbuhan bisnis di masa depan.

Industri logistik saat ini masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari tingginya biaya operasional, sistem pelacakan yang belum terintegrasi, koordinasi lapangan yang kompleks, hingga pengelolaan rute multimoda. Tantangan tersebut semakin penting untuk diatasi seiring pertumbuhan perdagangan elektronik dan penataan ekosistem BUMN logistik.

VP Industrial and Resources Account Management Telkomsel, Nyoman Adiyasa, mengatakan bahwa transformasi digital harus memberikan dampak nyata terhadap operasional bisnis.

“Memperkuat daya saing logistik Indonesia menjadi salah satu cara Telkomsel untuk melayani sepenuh hati. Transformasi digital harus terasa hasilnya bagi bisnis: keputusan lebih cepat, biaya lebih terkendali, operasi lebih aman, dan pelanggan lebih terlayani,” ujar Nyoman.

Melalui Telkomsel Enterprise, perusahaan menawarkan berbagai solusi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelaku usaha. Solusi tersebut menggabungkan konektivitas, data, kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), keamanan, serta layanan digital lainnya.

Dalam sesi technology showcase, Telkomsel Enterprise memperkenalkan sejumlah teknologi untuk mendukung industri logistik, seperti IoT FleetSense untuk pengelolaan armada dan perilaku pengemudi, Push-to-Talk untuk koordinasi tim lapangan, CCTV AI untuk pengawasan dan respons insiden, serta SiteSense untuk membantu menentukan lokasi bisnis yang optimal.

Teknologi tersebut menjadi bagian dari portofolio Telkomsel Enterprise yang mencakup konektivitas tetap dan bergerak, jaringan privat, cloud dan edge computing, keamanan siber, managed services, analitik data, hingga kecerdasan buatan. Pelaku industri dapat memulai transformasi dari kebutuhan yang paling mendesak dan mengembangkannya secara bertahap, mulai dari armada dan gudang hingga distribusi serta layanan pelanggan.

Penerapan teknologi digital juga telah menunjukkan dampak nyata terhadap efisiensi operasional. Salah satunya melalui implementasi 5G Smart Warehouse bersama Huawei. Integrasi konektivitas 5G, kendaraan berpemandu otomatis, simulasi digital twin, dan CCTV berbasis AI mampu meningkatkan kinerja pengambilan barang hingga 25%.

Selain itu, waktu persiapan operasional berhasil dipangkas dari empat jam menjadi tiga jam, penggunaan material dioptimalkan hingga 80%, serta pemakaian kertas berkurang sebesar 40%.

FGD ini juga membahas arah penataan BUMN logistik oleh BPI Danantara serta pengalaman transformasi bisnis yang dilakukan Pos Indonesia. Melalui kolaborasi bersama SCI dan berbagai pelaku industri, Telkomsel Enterprise berharap dapat menghubungkan kebutuhan nyata perusahaan dengan solusi teknologi dan mitra yang tepat.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempercepat transformasi digital industri logistik sekaligus memperkuat rantai pasok nasional di tengah perkembangan ekonomi digital Indonesia.

Informasi mengenai berbagai solusi bisnis Telkomsel Enterprise dapat diakses melalui tsel.id/enterprise.

Telkomsel Gelar Piala by.U 2026 di 16 Kota

Gadgetholic – Telkomsel kembali menghadirkan Piala by.U 2026, turnamen futsal pelajar yang tahun ini tak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga membuka peluang pendidikan dan pengembangan karier bagi talenta muda Indonesia.

Mengusung tema “Nyalakan Semangatmu, Tunjukkan Bisamu”, Piala by.U 2026 akan berlangsung pada September 2026 hingga Januari 2027 di 16 kota/kabupaten. Turnamen ini melibatkan lebih dari 768 sekolah dan 64 kampus dari berbagai daerah di Indonesia.

Salah satu inovasi utama tahun ini adalah hadirnya kategori Universitas untuk pertama kalinya. Selain itu, peserta terpilih berkesempatan mendapatkan Campus Scholarship Opportunity melalui kolaborasi dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan STKIP Pasundan, serta peluang pengembangan menuju level profesional melalui kerja sama dengan Unggul FC Malang.

Buka Jalur Menuju Level Profesional

Melalui program Talent Scouting, Piala by.U 2026 akan memilih 14 pemain futsal terbaik untuk mengikuti Training Camp bersama Unggul FC Malang.

Program tersebut memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk mendapatkan pengalaman dan pembinaan lebih lanjut. Peserta terpilih juga berpeluang memperoleh beasiswa pendidikan maupun Club Professional Contract Opportunity.

Head of by.U Product Marketing, Herman Andik Prasetyo, mengatakan bahwa futsal merupakan salah satu passion yang dekat dengan generasi muda.

Menurutnya, Piala by.U tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga berupaya membuka lebih banyak kesempatan bagi talenta muda untuk berkembang melalui jalur pendidikan maupun menuju jenjang profesional.

Lanjutkan Kesuksesan Piala by.U 2025

Piala by.U 2026 melanjutkan kesuksesan penyelenggaraan tahun sebelumnya. Pada 2025, kompetisi ini melibatkan 1.080 sekolah, sekitar 12 ribu atlet pelajar, serta ditonton lebih dari 1 juta penonton online.

Program Talent Scouting pada edisi sebelumnya juga memberikan kesempatan kepada 13 pemain berbakat untuk mengikuti training camp bersama Fafage Banua, Blacksteel Papua, dan Cosmo JNE.

Selain pertandingan dan program pengembangan talenta, Piala by.U 2026 turut menghadirkan maskot “Piyu”, jingle resmi, serta Pop-Up Booth by.U untuk pembelian kuota dan penukaran U-Coin dengan merchandise eksklusif.

by.U juga menawarkan Starter Pack SIM Card dengan paket data 5 GB seharga Rp25.000 untuk 14 hari. Sementara itu, para juara akan mendapatkan uang pembinaan, sertifikat, dan medali di tingkat kota maupun nasional.

Rangkaian Piala by.U 2026 turut didukung Hanif Thamrin sebagai Official Content Partner.

Para pecinta futsal dapat mengikuti perjalanan kompetisi melalui MAXstream dan kanal YouTube by.U. Informasi serta pendaftaran tim futsal kategori SMP, SMA, dan Universitas tersedia di pialabyu.com.

Recent Posts